<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832</id><updated>2011-07-08T07:01:49.271-07:00</updated><category term='serbuiff'/><category term='ismail'/><category term='NABI MUHAMMAD'/><category term='Pakistan'/><category term='Professor Karen'/><category term='gospel'/><category term='Kemiskinan'/><category term='Syahadat'/><category term='Jihad'/><category term='Mendagri Harus Sikapi Raperda Injil'/><category term='JESUS IN AL QURAAN'/><category term='heaven'/><category term='Alkitab Kehilangan 18.666 ayat'/><category term='dosa besar'/><category term='Surah : THAA-HAA'/><category term='Bush Fuels Oil Conspiracy Theory'/><category term='Kebohongan Sejarah Dalam Injil-Injil PB Rabu'/><category term='Afghanistan'/><category term='musa'/><category term='PAULUS RUBAH TOTAL AJARAN YESUS .irenahandono'/><category term='hell'/><category term='Raperda Kota Injil'/><category term='Sejarah Perjanjian Baru Dan Perubahannya'/><category term='Pernikahan Nabi Muhammad dengan Siti Aisyah'/><category term='syuaib'/><category term='Memaki sembahan qs 6 : 108'/><category term='Otda yang Kebablasan&apos;'/><category term='MENCURI'/><category term='maryam'/><category term='Sejarah Hidup Muhammad'/><category term='Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember'/><category term='Saidina Abu Bakar'/><category term='[Asbabun Nuzul] : QS 3 &apos;ALI-IMRAN ayat 1-200'/><category term='mualaf'/><category term='Surah : MARYAM'/><category term='PENGUMUMAN PENGGANTIAN URL'/><category term='Is George Bush Jewish?'/><category term='ibrahim'/><category term='HUKUM ZINA'/><category term='SITUS http://www.indonesia.faithfreedom.org/ DITUTUP'/><category term='Selingkuh Kristen dengan Islam Liberal'/><category term='nabi hus'/><category term='Masuk Islam'/><category term='nasrani'/><category term='yaqub'/><category term='10 Alasan Menjadi Pengikut Yesus yg Setia Harus Masuk Islam by H. Insan LS Mokoginta'/><category term='BERSIKAP ADIL AJARAN KASIH'/><category term='muhammad'/><category term='KIRIM TOPIK ATAU TULISAN ANDA DISINI'/><category term='istri-istri  nabi muhammad'/><category term='TANTANGAN'/><category term='Tantangan Muallaf kepada Pendeta'/><category term='INDONESIAFAITHFREEDOM'/><category term='9 Pedang Nabi Muhammad Beserta Namanya'/><category term='1001 Cara Kristenisasi'/><category term='torah'/><category term='Salahuddin Ayyubi'/><category term='KEUTAMAAN BERBUAT KEBAIKAN'/><category term='Asbabun Nuzul] : AL-BAQARAH ayat1 - 140'/><category term='forumotion'/><category term='moses'/><category term='ketololan mereka : tidak bisa membedakan  islam dengan oknum islam'/><category term='isa putra maryam'/><category term='MEMBUNUH'/><category term='Al-Qur&apos;an-ENGLISH'/><category term='istri nabi muhammad'/><category term='KIBLAT'/><category term='Asbabun Nuzul] : AL-BAQARAH ayat 141-286'/><category term='Perkawinan Rasulullah'/><title type='text'>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG (serbuiff)</title><subtitle type='html'>MENJAWAB SERANGAN INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG  TERHADAP ISLAM</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>64</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-4055390062709140347</id><published>2010-09-29T00:28:00.000-07:00</published><updated>2010-09-29T00:29:48.047-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhammad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='9 Pedang Nabi Muhammad Beserta Namanya'/><title type='text'>9 Pedang Nabi Muhammad Beserta Namanya</title><content type='html'>&lt;h2 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://blog-thelounge.blogspot.com/2009/08/9-pedang-nabi-muhammad-beserta-namanya.html"&gt;9 Pedang Nabi Muhammad Beserta Namanya&lt;/a&gt; &lt;/h2&gt;   &lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; &lt;style&gt;.fullpost{display:inline;}&lt;/style&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;1.Al Mat'thur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Juga dikenal sebagai&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; 'Ma'thur Al-Fijar'&lt;/span&gt; adalah pedang yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW sebelum dia menerima wahyu yang pertama di Mekah. Pedang ini diberi oleh ayahnya, dan dibawa waktu hijrah dari Mekah ke Medinah sampai akhirnya diberikan bersama-sama dengan peralatan perang lain kepada Ali bin Abi Thalib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 99 cm. Pegangannya terbuat dari emas dengan bentuk berupa 2 ular dengan berlapiskan emeralds dan pirus. Dekat dengan pegangan itu terdapat Kufic ukiran tulisan Arab berbunyi: 'Abdallah bin Abd al-Mutalib'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://blog-thelounge.blogspot.com/2009/08/9-pedang-nabi-muhammad-beserta-namanya.html" title="Al Mat'thur"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 111px;" src="http://i279.photobucket.com/albums/kk129/kura2lincah/swords/1al_matthur.jpg" alt="Pedang Nabi Muhammad" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.Al Adb&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Al-'Adb, nama pedang ini, berarti "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;memotong&lt;/span&gt;" atau "tajam." Pedang ini dikirim ke para sahabat Nabi Muhammad SAW sesaat sebelum Perang Badar. Dia menggunakan pedang ini di Perang Uhud dan pengikut-pengikutnnya menggunakan pedang ini untuk menunjukkan kesetiaan kepada Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pedang ini berada di masjid Husain di Kairo Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://blog-thelounge.blogspot.com/2009/08/9-pedang-nabi-muhammad-beserta-namanya.html" title="Al Adb"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 223px; height: 68px;" src="http://i279.photobucket.com/albums/kk129/kura2lincah/swords/2al_adb.jpg" alt="Pedang Nabi Muhammad" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.Dhu Al Faqar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dhu Al Faqar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan pada waktu perang Badr. Dan dilaporkan bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan pedang ini kepada Ali bin Abi Thalib, yang kemudian Ali mengembalikannya ketika Perang Uhud dengan bersimbah darah dari tangan dan bahunya, dengan membawa Dhu Al Faqar di tangannya. Banyak sumber mengatakan bahwa pedang ini milik Ali Bin Abi Thalib dan keluarga. Berbentuk blade dengan dua mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://blog-thelounge.blogspot.com/2009/08/9-pedang-nabi-muhammad-beserta-namanya.html" title="Dul Al Faqar"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 100px;" src="http://i279.photobucket.com/albums/kk129/kura2lincah/swords/3dhu_al_faqar.jpg" alt="Pedang Nabi Muhammad" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.Al Battar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Al Battar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Pedang ini disebut sebagai 'Pedangnya para nabi', dan di dalam pedang ini terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi : 'Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW'. Di dalamnya juga terdapat gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepala dari Goliath, orang yang memiliki pedang ini pada awalnya. Di pedang ini juga terdapat tulisan yang diidentifikasi sebagai tulisan Nabataean.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 101 cm. Dikabarkan bahwa ini adalah pedang yang akan digunakan Nabi Isa AS kelak ketika dia turun ke bumi kembali untuk mengalahkan Dajjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://blog-thelounge.blogspot.com/2009/08/9-pedang-nabi-muhammad-beserta-namanya.html" title="Al Battar"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 107px;" src="http://i279.photobucket.com/albums/kk129/kura2lincah/swords/4al_battar.jpg" alt="Pedang Nabi Muhammad" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5.Hatf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hatf adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Dikisahkan bahwa Nabi Daud AS mengambil pedang 'Al Battar' dari Goliath sebagai rampasan ketika dia mengalahkan Goliath tersebut pada saat umurnya 20 tahun. Allah SWT memberi kemampuan kepada Nabi Daud AS untuk 'bekerja' dengan besi, membuat baju baja, senjata dan alat perang, dan dia juga membuat senjatanya sendiri. Dan Hatf adalah salah satu buatannya, menyerupai Al Battar tetapi lebih besar dari itu. Dia menggunakan pedang ini yang kemudian disimpan oleh suku Levita (suku yang menyimpan senjata-senjata barang Israel) dan akhirnya sampai ke tangan Nabi Muhammad SAW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pedang ini berada di Musemum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade, dengan panjang 112 cm dan lebar 8 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://blog-thelounge.blogspot.com/2009/08/9-pedang-nabi-muhammad-beserta-namanya.html" title="Hatf"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 107px;" src="http://i279.photobucket.com/albums/kk129/kura2lincah/swords/5hatf.jpg" alt="Pedang Nabi Muhammad" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6.Al Mikhdham&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mengabarkan bahwa pedang ini berasal dari Nabi Muhammad SAW yang kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib dan diteruskan ke anak-anaknya Ali. Tapi ada kabar lain bahwa pedang ini berasal dari Ali bin Abi Thalib sebagai hasil rampasan pada serangan yang dia pimpin di Syria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 97 cm, dan mempunyai ukiran tulisan Arab yang berbunyi: 'Zayn al-Din al-Abidin'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://blog-thelounge.blogspot.com/2009/08/9-pedang-nabi-muhammad-beserta-namanya.html" title="Al Mikhdham"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 100px;" src="http://i279.photobucket.com/albums/kk129/kura2lincah/swords/6al_mikhdham.jpg" alt="Pedang Nabi Muhammad" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7.Al Rasub&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mengatakan bahwa pedang ini dijaga di rumah Nabi Muhammad SAW oleh keluarga dan sanak saudaranya seperti layaknya bahtera (Ark) yang disimpan oleh bangsa Israel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 140 cm, mempunyai bulatan emas yang didalamnya terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi: 'Ja'far al-Sadiq'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://blog-thelounge.blogspot.com/2009/08/9-pedang-nabi-muhammad-beserta-namanya.html" title="Al Rasub"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 74px;" src="http://i279.photobucket.com/albums/kk129/kura2lincah/swords/7al_rasub.jpg" alt="Pedang Nabi Muhammad" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8.Al-Qadib&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Al-Qadib berbentuk blade tipis sehingga bisa dikatakan mirip dengan tongkat. Ini adalah pedang untuk pertahanan ketika bepergian, tetapi tidak digunakan untuk peperangan. Ditulis di samping pedang berupa ukiran perak yang berbunyi syahadat: "Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad Rasul Allah - Muhammad bin Abdallah bin Abd al-Mutalib." Tidak ada indikasi dalam sumber sejarah bahwa pedang ini telah digunakan dalam peperangan. Pedang ini berada di rumah Nabi Muhammad SAW dan kemudian hanya digunakan oleh khalifah Fatimid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Panjangnya adalah 100 cm dan memiliki sarung berupa kulit hewan yang dicelup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://blog-thelounge.blogspot.com/2009/08/9-pedang-nabi-muhammad-beserta-namanya.html" title="Al Qa-dib"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 103px;" src="http://i279.photobucket.com/albums/kk129/kura2lincah/swords/8al_qabid.jpg" alt="Pedang Nabi Muhammad" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9.Qal'a&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pedang ini dikenal sebagai "Qal'i" atau "Qul'ay." Nama yang mungkin berhubungan dengan tempat di Syria atau tempat di dekat India Cina. Ulama negara lain bahwa kata "qal'i" merujuk kepada "timah" atau "timah putih" yang di tambang berbagai lokasi. Pedang ini adalah salah satu dari tiga pedang Nabi Muhammad SAW yang diperoleh sebagai rampasan dari Bani Qaynaqa. Ada juga yang melaporkan bahwa kakek Nabi Muhammad SAW menemukan pedang ini ketika dia menemukan air Zamzam di Mekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 100 cm. Didalamnya terdapat ukiran bahasa Arab berbunyi: "Ini adalah pedang mulia dari rumah Nabi Muhammad SAW, Rasul Allah." Pedang ini berbeda dari yang lain karena pedang ini mempunyai desain berbentuk gelombang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa 'uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://blog-thelounge.blogspot.com/2009/08/9-pedang-nabi-muhammad-beserta-namanya.html" title="Qal'a"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 111px;" src="http://i279.photobucket.com/albums/kk129/kura2lincah/swords/9al_qala.jpg" alt="Pedang Nabi Muhammad" border="0" /&gt;http://blog-thelounge.blogspot.com/2009/08/9-pedang-nabi-muhammad-beserta-namanya.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-4055390062709140347?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/4055390062709140347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=4055390062709140347' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/4055390062709140347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/4055390062709140347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2010/09/9-pedang-nabi-muhammad-beserta-namanya.html' title='9 Pedang Nabi Muhammad Beserta Namanya'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i279.photobucket.com/albums/kk129/kura2lincah/swords/th_1al_matthur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-7193656948806175600</id><published>2010-09-28T02:49:00.001-07:00</published><updated>2010-09-28T02:49:37.833-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;img style="visibility:hidden;width:0px;height:0px;" border=0 width=0 height=0 src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTI4NTY2NzMxNzMyMiZwdD*xMjg1NjY3MzQzNzQzJnA9MTgwMzMxJmQ9Jm49YmxvZ2dlciZnPTEmbz1lYjNjY2EyZDA4ODc*/NTZmOWMwNzJmMDc1YzAxNTBhYiZvZj*w.gif" /&gt;&lt;a href="http://www.scribd.com/word/view/23186504"&gt;Islam Dihujat&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-7193656948806175600?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/7193656948806175600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=7193656948806175600' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/7193656948806175600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/7193656948806175600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2010/09/islam-dihujat.html' title=''/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-2831895745140155898</id><published>2010-08-15T06:37:00.001-07:00</published><updated>2010-08-15T06:37:06.763-07:00</updated><title type='text'>Ayat Ayat Fitna (Quraish Shihab)</title><content type='html'>Check out this SlideShare Presentation: &lt;div style="width:477px" id="__ss_1094819"&gt;&lt;strong style="display:block;margin:12px 0 4px"&gt;&lt;a href="http://www.slideshare.net/Shobrie/ayat-ayat-fitna-quraish-shihab" title="Ayat Ayat Fitna (Quraish Shihab)"&gt;Ayat Ayat Fitna (Quraish Shihab)&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;object id="__sse1094819" width="477" height="510"&gt;&lt;param name="movie" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=ayat-ayatfitnaquraishshihab-090303073012-phpapp02&amp;stripped_title=ayat-ayat-fitna-quraish-shihab" /&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"/&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"/&gt;&lt;embed name="__sse1094819" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=ayat-ayatfitnaquraishshihab-090303073012-phpapp02&amp;stripped_title=ayat-ayat-fitna-quraish-shihab" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="477" height="510"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div style="padding:5px 0 12px"&gt;View more &lt;a href="http://www.slideshare.net/"&gt;documents&lt;/a&gt; from &lt;a href="http://www.slideshare.net/Shobrie"&gt;Shobrie Hardhi, SE, CPTr, CPHR&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-2831895745140155898?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/2831895745140155898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=2831895745140155898' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/2831895745140155898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/2831895745140155898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2010/08/ayat-ayat-fitna-quraish-shihab.html' title='Ayat Ayat Fitna (Quraish Shihab)'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-532026090499078564</id><published>2010-07-16T04:22:00.000-07:00</published><updated>2010-07-16T04:23:18.177-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kemiskinan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Afghanistan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pakistan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Professor Karen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masuk Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mualaf'/><title type='text'>Professor Karen : Masuk Islam Karena Terinspirasi Penderitaan Dan Kemiskinan Pakistan Dan Afghanistan</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;span&gt;Professor Karen : Masuk Islam Karena Terinspirasi Penderitaan  Dan Kemiskinan Pakistan Dan Afghanistan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;               &lt;p&gt;&lt;a href="http://hidayatullah.com/images/stories/pakistani1ilustration_thumb.jpg"&gt;&lt;img class="aligncenter" src="http://hidayatullah.com/images/stories/pakistani1ilustration_thumb.jpg" alt="" width="240" height="172" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DUA  minggu lalu, selepas Jumat saya menemukan secarik kertas di atas  meja kantor saya di Islamic Cultural Center of New York . Isinya  kira-kira berbunyi, “I have been trying to reach you but never had a  good luck! Would you please call me back? Karen.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berhubung karena berbagai kesibukan lainnya, saya menunda menelepon  balik Karen hingga dua hari lalu. “Oh! thank you so much for getting  back to me!” jawabnya ketika saya perkenalkan diri dari Islamic Center  of New York. “I am really sorry for delaying to call you back,” kataku,  sambil menanyakan siapa dan apa latar belakang sang penelpon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hi, I am sorry! My name is Karen Henderson, and I am a professor at  the NYU (New York University),” katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“And so what I can do for you?”  tanyaku. Dia kemudian menanyakan  jika saya ada beberapa menit untuk berbicara lewat telepon. “Yes,  certainly I have, just for you, professor!” candaku. “Oh.. that is so  kind of you!” jawabnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karen kemudian bercerita panjang mengenai dirinya, latar belakang  keluarganya, profesinya, dan bahkan status sosialnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya adalah seorang professor yang mengajar sosiologi di New York  University,” demikian dia memulai. Namun menurutnya lagi, sebagai  sosiolog, dia tidak saja mengajar di universitas tapi juga melakukan  berbagai penelitian di berbagai tempat, termasuk luar negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karen sudah pernah mengunjungi banyak negara untuk tujuan  penelitiannya, termasuk dua negara yang justru disebutnya sebagai sumber  inspirasi. Yaitu Pakistan dan Afghanistan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya menghabiskan lebih dari 3 tahun di negara ini, sebagian besar  di desa-desa,” katanya. “Selama tiga tahun, saya punya banyak kenangan  tentang orang-orang. Mereka sangat menakjubkan,” lanjutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak terasa Karen berbicara di telepon hampir 20 menit. Sementara  saya hanya mendengarkan dengan serius dan tanpa menyela sekalipun.  Selain itu Karen berbicara dengan sangat menarik, informatif, dan  disampaikan dalam bahasa yang jelas, membuat saya lebih tertarik  mendengar. Mungkin karena dia adalah seorang professor, jadi dalam  berbicara dia sangat sistematis dan eloquent.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Karen, itu adalah cerita yang sangat menarik. Saya yakin apa yang  Anda lakukan seperti pengalamanku juga. Saya tinggal di Pakistan 7  tahun, dan memiliki kesempatan untuk mengunjungi banyak daerah-daerah  yang tidak Anda sebutkan, ” kataku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tapi apa kau ingin menceritakan cerita ini?” tanyaku Lagi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nampaknya Karena menarik napas, lalu menjawab. Tapi kali ini dengan  suara lembut dan agak lamban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sir, saya ingin tahu Islam lebih lanjut, agama orang-orang ini.  Mereka adalah orang-orang manis, dan saya pikir saya telah terinspirasi  oleh mereka dalam banyak hal, ” katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi karena waktu yang tidak terlalu mengizinkan untuk saya banyak  berbicara lewat telepon, saya meminta Karen untuk datang ke Islamic  Center keesokan harinya, Sabtu lalu. Dia pun menyetujui dan  disepakatilah pukul 1:30 siang, persis jam ketika saya mengajar di kelas  khusus non-muslim, Islamic Forum for non-Muslims.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keesokan harinya, Sabtu, saya tiba agak telat. Sekitar pukul 12 siang  saya tiba, dan pihak security menyampaikan bahwa dari tadi ada seorang  wanita menunggu saya. “She is the mosque.” (maksudnya di ruang shalat  wanita). Saya segera meminta security untuk memanggil wanita tersebut ke  kantor untuk menemui saya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak lama kemudian datanglah seorang wanita dengan pakaian ala Asia  Selatan (India Pakistan). Sepasang shalwar dan gamiz, lengkap dengan  penutup kepala ala kerudung Benazir Bhutto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hi, sorry for coming earlier! I can wait at the mosque, if you are  still busy with other things,” kata wanita baya umur 40-an tahun itu.  Dia jelas Amerika berkulit putih, kemungkinan keturunan Jerman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Not at all, professor! I am free for you,” jawabku sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Silakan duduk dulu, aku pamit sekitar lima menit,” mintaku untuk  sekedar melihat-lihat weekend school program hari itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah selesai melihat-lihat beberapa kelas pada hari itu, saya  kembali ke kantor. “I am sorry Professor!” sapaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Please do call me by name, Karen!” pintanya sambil tersenyum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“You know, saya lebih senang memanggil seseorang penuh penghormatan.  Dan aku benar-benar tak tahu bagaimana harus memanggil Anda,” kataku.  “Di sejumlah negara, orang suka dikenal dengan gelar profesional mereka.  Tapi aku tahu, di  Amerika tidak,” lanjutku sambil ketawa kecil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita kemudian hanyut dalam pembicaraan dalam berbagai hal, mulai dari  isu hangat tentang kartun Nabi Muhammad SAW di sebuah komedi kartun  Amerika, hingga kepada asal usul Karen itu sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya adalah seorang kelahiran Yahudi. Orangtua saya orang Yahudi,  tetapi Anda tahu, terutama ayahku, dia tidak percaya pada agama lagi,”  katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan menurutnya, ayahnya itu seringkali menilai konsep tuhan  sebagai sekedar alat repression (menekan) sepanjang sejarah manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun menurut Karen, walaupun tidak percaya agama dan mengaku tidak  percaya tuhan, ayahnya masih juga merayakan hari-hari besar Yahudi,  seperti Hanukkah, Sabbath, dll.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Perayaan ini, sebagai orang Yahudi kebanyakan, tidak lebih dari  warisan tradisi,  “ jelasnya. “Yudaisme adalah saya pikir bukan agama,  dalam arti lebih tentang budaya dan keluarga, “ tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam hatiku saya mengatakan bahwa semua itu bukan baru bagi saya.  Sekitar 60 persen atau lebih Yahudi di Amerika Serikat adalah dari  kalangan sekte ‘reform’ (pembaharu). Mereka ini ternyata telah melakukan  reformasi mendasar dalam agama mereka, termasuk dalam hal-hal akidah  atau keyakinan. “Sekte reform” misalnya, sama sekali tidak percaya lagi  kepada kehidupan akhirat. Saya masih teringat dalam sebuah diskusi di  gereja Marble Collegiate tahun lalu tentang konsep kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembicaranya adalah saya dan seorang Pastor dan Rabbi dari Central  Synagogue Manhattan. Ketika kita telah sampai kepada isu hari Akhirat,  Rabbi tersebut mengaku tidak percaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiba-tiba salah seorang hadirin yang juga murid muallaf saya  keturunan Rusia berdiri dan bertanya, “Jadi, jika Anda tidak percaya  pada kehidupan setelah kematian, mengapa Anda harus pergi ke rumah  ibadat, mengenakan yarmukka, memberi amal, dll? Mengapa Anda merasa  perlu untuk bersikap jujur, bermanfaat untuk orang lain? Dan mengapa  kita harus menghindari hal-hal yang harus kita hindari? ” begitu  pertanyaannya kala itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sang Rabbi hanya tersenyum dan menjawab singkat, “Kami melakukan  semua karena apa yang harus kita lakukan,” ujarnya.  Mendengar jawaban  sang Rabbi, semua hadirin hanya tersenyum, dan bahkan banyak yang  tertawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kembali ke Karen, kita kemudian hanyut dalam dialog tentang konsep  kebahagiaan. Menurutnya, sebagai seorang sosiolog, dia telah melakukan  banyak penelitian dalam berbagai hal yang berkaitan dengan bidangnya.  Pernah ke Amerika Latin, Afrika, beberapa negara Eropa, dan juga Asia ,  termasuk Asia Selatan.”Tapi satu hal yang harus aku ceritakan padamu,  orang-orang Pakistan dan Afghan adalah orang-orang sangat menakjubkan,”  katanya mengenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Apa yang membuat Anda benar-benar heran tentang mereka,” tanyaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Banyak, religiusitas mereka. Antara lain komitmen mereka terhadap  agama. Tapi saya rasa yang paling menakjubkan tentang mereka adalah  kekuatan mereka, dan bertahan lama di alam dalam kehidupan sehari-hari,”  katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Aku heran bagaimana orang-orang ini begitu kuat dan tampak bahagia  meski kehidupan yang sangat menantang.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya tidak pernah menyangka kalau Karen tiba-tiba meneteskan airmata  di tengah-tengah pembicaraan kami. Dia seorang professor yang senior,  walau masih belia dalam umur. Tapi juga pengalamannya yang luar biasa,  menjadikan saya lebih banyak mendengar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah-tengah membicarakan ‘kesulitan hidup’ orang-orang  Afghanistan dan Pakistan, khususnya di daerah pegunungan-pegunungan, dia  meneteskan airmata tapi sambil melemparkan senyum. “I am sorry, saya  sangat emosional dengan kisah ini,” katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Segera saya ambil kendali. Saya bercerita tentang konsep kebahagiaan  menurut ajaran Islam. Bahkan berbicara panjang lebar tentang kehidupan  dunia sementara, dan bagaimana Islam mengajarkan kehidupan akhirat itu  sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tidak peduli bagaimana Anda menjalani hidup Anda di sini, itu adalah  sementara dan tidak memuaskan. Harus ada beberapa tempat, kadang di  mana kita akan hidup kekal, di mana semua mimpi dan harapan akan  terpenuhi, ” jelasku. “Keyakinan ini memberi kita kekuatan besar dan  tekad untuk menjalani hidup kita sepenuhnya, tidak peduli bagaimana  situasi dapat mengelilingi kehidupan itu sendiri,” jelasku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa terasa adzan Dhuhur dikumandangkan. Saya pun segera berhenti  berbicara. Nampaknya Karen paham bahwa ketika adzan didengarkan, maka  kita seharusnya mendengarkan dan menjawab. Mungkin dia sendiri tidak  paham apa yang seharusnya diucapkan, tapi dia tersenyum ketika saya  meminta maaf berhenti berbicara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah adzan, saya melanjutkan sedikit, lalu saya tanya kepada  Karen, “Jadi, apa yang benar-benar membuat Anda menelepon saya?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya ingin memberitahu Anda bahwa pikiran saya terus-menerus  mengingat orang-orang itu. Memori saya mengingatkan saya tentang  bagaimana mereka bahagia, sementara kita, di Amerika hidup dalam keadaan  mewah, tapi penuh kekurangan kebahagiaan,” ujarnya seolah bernada  marah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tapi kenapa kau harus datang dan membicarakan dengan saya?”  pancingku lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karen merubah posisi duduknya, tapi nampak sangat serius lalu  berkata. “Aku sudah memikirkan ini untuk waktu yang cukup lama. Tapi aku  benar-benar tidak tahu harus berbuat apa dan bagaimana untuk  melanjutkan itu. Aku ingin menjadi seorang muslim,” ujarnya mantap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya segera menjelaskan bahwa untuk menjadi muslim itu sebenarnya  sangat mudah. Yang susah adalah proses menemukan hidayah. Jadi nampaknya  Anda sudah melalui proses itu, dan kini sudah menuju kepada jenjang  akhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Pertanyaan saya adalah apakah Anda benar-benar yakin bahwa ini  adalah agama yang Anda yakini sebagai kebenaran, “ kataku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ya, tentu tidak diragukan lagi!” Jawabnya tegas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya segera memanggil salah seorang guru weekend school wanita untuk  mengajarkan kepada Karen mengambil wudhu. Ternyata dia sudah bisa wudhu  dan shalat, hanya belum hafal bacaan-bacaan shalat tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selepas shalat Dhuhur, Karen saya tuntun melafalkan, “Asy-hadu an laa  ilaaha illa Allah wa asy-hadu anna Muhammadan Rasul Allah” dengan penuh  khusyu’ dan diikuti pekikan takbir ratusan jamaah yang hadir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hanya doa yang menyertai, semoga Karen Henderson dijaga dan dikuatkan  dalam iman, tumbuh menjadi pejuang Islam di bidangnya sebagai profesor  ilmu-ilmu sosial di salah satu universitas bergengsi di AS. Amin!  (diceritakan oleh &lt;a href="http://hidayatullah.com/kolom/syamsi-ali/11529?task=view"&gt;M.syamsi  Ali&lt;/a&gt;)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;http://ihsanhasan.wordpress.com/2010/05/06/professor-karen-masuk-islam-karena-terinspirasi-penderitaan-dan-kemiskinan-pakistan-dan-afghanistan/&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-532026090499078564?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/532026090499078564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=532026090499078564' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/532026090499078564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/532026090499078564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2010/07/professor-karen-masuk-islam-karena.html' title='Professor Karen : Masuk Islam Karena Terinspirasi Penderitaan Dan Kemiskinan Pakistan Dan Afghanistan'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-8791027107420834547</id><published>2009-03-04T23:38:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T23:41:37.895-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serbuiff'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='forumotion'/><title type='text'>PENGUMUMAN : LINK TERBARU DARI SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG / serbuiff .... MARI GABUNG DISINI DI : .... http://serbuiff.forumotion</title><content type='html'>PENGUMUMAN : LINK TERBARU DARI SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG / serbuiff .... MARI GABUNG DISINI DI : .... http://serbuiff.forumotion.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNTUK DAFTAR CLICK DI SINI : http://serbuiff.forumotion.com/profile.forum?mode=register&amp;agreed=true&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KUMPULAN TOPIK BISA DILIHAT DISINI http://serbuiff.forumotion.com/your-first-forum-f1/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-8791027107420834547?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://serbuiff.forumotion.com/' title='PENGUMUMAN : LINK TERBARU DARI SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG / serbuiff .... MARI GABUNG DISINI DI : .... http://serbuiff.forumotion'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/8791027107420834547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=8791027107420834547' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/8791027107420834547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/8791027107420834547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2009/03/pengumuman-link-terbaru-dari-serangan.html' title='PENGUMUMAN : LINK TERBARU DARI SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG / serbuiff .... MARI GABUNG DISINI DI : .... http://serbuiff.forumotion'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-3956530918018551761</id><published>2009-02-09T03:16:00.001-08:00</published><updated>2009-02-09T03:17:02.284-08:00</updated><title type='text'>TULIS AJA DISINI APA YG INGIN ANDA KATAKAN...</title><content type='html'>TULIS AJA DISINI APA YG INGIN ANDA KATAKAN...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-3956530918018551761?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/3956530918018551761/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=3956530918018551761' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/3956530918018551761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/3956530918018551761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2009/02/tulis-aja-disini-apa-yg-ingin-anda.html' title='TULIS AJA DISINI APA YG INGIN ANDA KATAKAN...'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-6256263016250573592</id><published>2008-11-19T23:03:00.000-08:00</published><updated>2008-11-19T23:04:01.615-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SITUS http://www.indonesia.faithfreedom.org/ DITUTUP'/><title type='text'>SITUS http://www.indonesia.faithfreedom.org/ DITUTUP</title><content type='html'>SITUS http://www.indonesia.faithfreedom.org/ DITUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai hari ini tanggal 19 Nov 2008, admins/moderators menutup forum ini demi terciptanya keharmonisan beragama di Indonesia. Forum ini adalah milik dan dikelola oleh www.faithfreedom.org, Dr. Ali Sina. Dengan ini admins/moderators tidak lagi terlibat dalam bentuk apapun dalam forum ini, dan meminta maaf bila kehadiran forum ini telah meresahkan masyarakat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-6256263016250573592?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/' title='SITUS http://www.indonesia.faithfreedom.org/ DITUTUP'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/6256263016250573592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=6256263016250573592' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/6256263016250573592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/6256263016250573592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/11/situs-httpwwwindonesiafaithfreedomorg.html' title='SITUS http://www.indonesia.faithfreedom.org/ DITUTUP'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-6845394516226845139</id><published>2008-10-17T05:13:00.001-07:00</published><updated>2008-10-17T05:15:01.380-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syahadat'/><title type='text'>Syahadat</title><content type='html'>Syahadat&lt;br /&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadat merupakan asas dan dasar bagi rukun Islam lainnya. Syahadat merupakan ruh, inti dan landasan seluruh ajaran Islam. [1]Syahadat sering disebut dengan Syahadatain karena terdiri dari 2 kalimat (Dalam bahasa arab Syahadatain berarti 2 kalimat Syahadat). Kedua kalimat syahadat itu adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kalimat pertama : Berkas:syahadat1.gif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Asyhadu An-Laa Ilâha Illallâh&lt;br /&gt;    artinya : Saya bersaksi bahwa tiada Ilah selain Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kalimat kedua : Berkas:syahadat2.gif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullâh&lt;br /&gt;    artinya: dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah Rasul / utusan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar isi&lt;br /&gt;[sembunyikan]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 1 Makna Syahadat[2]&lt;br /&gt;    * 2 Makna LAA ILAAHA ILLALLAH[3]&lt;br /&gt;    * 3 Kandungan Kalimat Syahadat[4]&lt;br /&gt;    * 4 Syarat Syahadat&lt;br /&gt;    * 5 Asas Dari Tauhid Dan Islam[6]&lt;br /&gt;    * 6 Inti Syahadat[7]&lt;br /&gt;    * 7 Penafsiran Yang Salah (Bathil)[8]&lt;br /&gt;    * 8 Referensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Makna Syahadat[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kalimat pertama menunjukkan pengakuan tauhid. Artinya, seorang muslim hanya mempercayai Allâh sebagai satu-satunya Allah. Allah adalah Tuhan dalam arti sesuatu yang menjadi motivasi atau menjadi tujuan seseorang. Jadi dengan mengikrarkan kalimat pertama, seorang muslim memantapkan diri untuk menjadikan hanya Allâh sebagai tujuan, motivasi, dan jalan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kalimat kedua menunjukkan pengakuan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allâh. Dengan mengikrarkan kalimat ini seorang muslim memantapkan diri untuk meyakini ajaran Allâh seperti yang disampaikan melalui Muhammad saw, seperti misalnya meyakini hadist-hadis Muhammad saw. Termasuk di dalamnya adalah tidak mempercayai klaim kerasulan setelah Muhammad saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Makna LAA ILAAHA ILLALLAH[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita tinjau sebenarnya kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH mengandung dua makna, yaitu makna penolakan segala bentuk sesembahan selain Allah, dan makna menetapkan bahwa satu-satunya sesembahan yang benar hanyalah Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan mengilmui kalimat ini Allah ta'ala berfirman: "Maka ketahuilah(ilmuilah) bahwasannya tidak ada sesembahan yang benar selain Allah" (QS Muhammad : 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan ayat ini, maka mengilmui makna syahadat tauhid adalah wajib dan mesti didahulukan daripada rukun-rukun islam yang lain. Disamping itu nabi kita pun menyatakan: "Barang siapa yang mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAH dengan ikhlas maka akan masuk ke dalam surga" ( HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ikhlas di sini adalah mereka yang memahami, mengamalkan dan mendakwahkan kalimat tersebut sebelum yang lainnya, karena di dalamnya terkandung tauhid yang Allah menciptakan alam karenanya. Rasul mengajak paman beliau Abu Thalib, Ketika maut datang kepada Abu Thalib dengan ajakan "wahai pamanku ucapkanlah LAA ILAAHA ILLALLAH sebuah kalimat yang aku akan jadikan ia sebagai hujah di hadapan Allah" namun Abu Thalib enggan untuk mengucapkan dan meninggal dalam keadaan musyrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tinggal selama 13 tahun di makkah mengajak orang-orang dengan perkataan beliau "Katakan LAA ILAAHA ILLALLAH" maka orang kafir pun menjawab "Beribadah kepada sesembahan yang satu, kami tidak pernah mendengar hal yang demikian dari orang tua kami". Orang qurays di Zaman nabi sangat paham makna kalimat tersebut, dan barangsiapa yang mengucapkannya tidak akan menyeru/berdoa kepada selain Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Kandungan Kalimat Syahadat[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Ikrar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikrar yaitu suatu pernyataan seorang muslim mengenai apa yang diyakininya.Ketika kita mengucapkan kalimat syahadah, maka kita memiliki kewajiban untuk menegakkan dan memperjuangkan apa yang kita ikrarkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sumpah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadat juga bermakna sumpah. Seseorang yang bersumpah, berarti dia bersedia menerima akibat dan resiko apapun dalam mengamalkan sumpahnya tersebut. Artinya, Seorang muslim itu berarti siap dan bertanggung jawab dalam tegaknya Islam dan penegakan ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Janji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadat juga bermakna janji. Artinya, setiap muslim adalah orang-orang yang berjanji setia untuk mendengar dan taat dalam segala keadaan terhadap semua perintah Allah SWT, yang terkandung dalam Al Qur'an maupun Sunnah Rasul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Syarat Syahadat&lt;br /&gt;Kaligrafi tulisan syahadat&lt;br /&gt;Kaligrafi tulisan syahadat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat syahadat adalah sesuatu yang tanpa keberadaannya maka yang disyaratkannya itu tidak sempurna. Jadi jika seseorang mengucapkan dua kalimat syahadat tanpa memenuhi syarat-syaratnya, bisa dikatakan syahadatnya itu tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat syahadat ada tujuh [5] , yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pengetahuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang bersyahadat harus memiliki pengetahuan tentang syahadatnya. Dia wajib memahami isi dari dua kalimat yang dia nyatakan itu, serta bersedia menerima konsekuensi ucapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Keyakinan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang bersyahadat mesti mengetahui dengan sempurna makna dari syahadat tanpa sedikitpun keraguan terhadap makna tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Keikhlasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas berarti bersihnya hati dari segala sesuatu yang bertentangan dengan makna syahadat. Ucapan syahadat yang bercampur dengan riya atau kecenderungan tertentu tidak akan diterima oleh Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kejujuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejujuran adalah kesesuaian antara ucapan dan perbuatan. Pernyataan syahadat harus dinyatakan dengan lisan, diyakini dalam hati, lalu diaktualisasikan dalam amal perbuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kecintaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaan berarti mencintai Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman. Cinta juga harus disertai dengan amarah yaitu kemarahan terhadap segala sesuatu yang bertentangan dengan syahadat, atau dengan kata lain, semua ilmu dan amal yang menyalahi sunnah Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Penerimaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerimaan berarti penerimaan hati terhadap segala sesuatu yang datang dari Allah dan Rasul-Nya. Dan hal ini harus membuahkan ketaatan dan ibadah kepada Allah SWT, dengan jalan meyakini bahwa tak ada yang dapat menunjuki dan menyelamatkannya kecuali ajaran yang datang dari syariat Islam. Artinya, bagi seorang muslim tidak ada pilihan lain kecuali Al Qur'an dan Sunnah Rasul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Ketundukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketundukan yaitu tunduk dan menyerahkan diri kepada Allah dan Rasul-Nya secara lahiriyah. Artinya, seorang muslim yang bersyahadat harus mengamalkan semua perintah-Nya dan meninggalkan semua larangan-Nya. Perbedaan antara penerimaan dengan ketundukan yaitu bahwa penerimaan dilakukan dengan hati, sedangkan ketundukan dilakukan dengan fisik.Oleh karena itu, setiap muslim yang bersyahadat selalu siap melaksanakan ajaran Islam dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Asas Dari Tauhid Dan Islam[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAA ILAAHA ILLALLAH adalah asas dari Tauhid dan Islam dengannya terealisasikan segala bentuk ibadah kepada Allah dengan ketundukan kepada Allah, berdoa kepadanya semata dan berhukum dengan syariat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ulama besar Ibnu Rajab mengatakan: Al ilaah adalah yang ditaati dan tidak dimaksiati, diagungkan dan dibesarkan dicinta, dicintai, ditakuti, dan dimintai pertolongan harapan. Itu semua tak boleh dipalingkan sedikit pun kepada selain Allah. Kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH bermanfaat bagi orang yang mengucapkannya selama tidak membatalkannya dengan aktifitas kesyirikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Inti Syahadat[7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sekilas tentang makna LAA ILAAHA ILLALLAH yang pada intinya adalah pengakuan bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah ta'ala semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Penafsiran Yang Salah (Bathil)[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu untuk diketahui, bahwa telah banyak penafsiran yang bathil yang beredar ditengah masyarakat muslim Indonesia secara khususnya mengenai makna LAA ILAAHA ILLALLAH, dan semoga kita terhindar dari kebathilan ini, yakni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laa ilaaha illallah artinya: "Tidak ada sesembahan kecuali Allah." Ini adalah batil, karena maknanya: Sesungguhnya setiap yang disembah, baik yang hak maupun yang batil, itu adalah Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laa ilaaha illallah artinya: "Tidak ada pencipta selain Allah." Ini adalah sebagian dari arti kalimat tersebut. Akan tetapi bukan ini yang dimaksud, karena arti hanya mengakui tauhid rububiyah saja, dan itu belum cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laa ilaaha illallah artinya: "Tidak ada hakim (penentu hukum) selain Allah." Ini juga sebagian dari makna kalimat laa ilaaha illallah. Tapi bukan ini yang dimaksud, karena makna tersebut belum cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua tafsiran di atas adalah batil atau kurang. Kami menghimbau dan memperingati di sini karena tafsir-tafsir itu ada dalam kitab-kitab yang banyak beredar. Sedangkan tafsir yang benar menurut syariat Islam yang shohih dan para muhaqqiq (ulama peneliti) adalah "Laa ilaaha illallah ma'buuda bihaqqin illallah" (tidak ada sesembahan yang hak selain Allah) seperti tersebut di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Referensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. ^ Pentingnya Dua Kalimat Syahadat.&lt;br /&gt;   2. ^ Makna Syahadat.&lt;br /&gt;   3. ^ Tahukah Antum Makna Syahadat Laa Ilaaha Illallaah.&lt;br /&gt;   4. ^ Kandungan Kalimat Syahadat.&lt;br /&gt;   5. ^ Syahadat yang diterima Allah SWT.&lt;br /&gt;   6. ^ Tahukah Antum Makna Syahadat Laa Ilaaha Illallaah.&lt;br /&gt;   7. ^ Tahukah Antum Makna Syahadat Laa Ilaaha Illallaah.&lt;br /&gt;   8. ^ Tahukah Antum Makna Syahadat Laa Ilaaha Illallaah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-6845394516226845139?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Syahadat' title='Syahadat'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/6845394516226845139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=6845394516226845139' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/6845394516226845139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/6845394516226845139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/10/syahadat.html' title='Syahadat'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-5507414695923696812</id><published>2008-10-17T01:36:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T01:39:29.959-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember'/><title type='text'>Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember</title><content type='html'>Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya untuk menyelenggarakan peringatan kelahirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perayaan Natal baru masuk dalam ajaran Kristen Katolik pada abad ke-4 M. Dan peringatan inipun berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala. Dimana kita ketahui bahwa abad ke-1 sampai abad ke-4 M dunia masih dikuasai oleh imperium Romawi yang paganis politheisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Konstantin dan rakyat Romawi menjadi penganut agama Katholik, mereka tidak mampu meninggalkan adat/ budaya pagannya, apalagi terhadap pesta rakyat untuk memperingati hari Sunday (sun=matahari; day=hari) yaitu kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka supaya agama Katholik bisa diterima dalam kehidupan masyarakat Romawi diadakanlah sinkretisme (perpaduan agama-budaya/ penyem-bahan berhala), dengan cara menyatukan perayaan kelahiran Sun of God (Dewa Matahari) dengan kelahiran Son of God (Anak Tuhan=Yesus). Maka pada konsili tahun 325, Konstantin memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus, Juga diputuskan: Pertama , hari Minggu (Sunday = hari matahari) dijadikan pengganti hari Sabat yang menurut hitungan jatuh pada Sabtu. Kedua, lambang dewa matahari yaitu sinar yang bersilang dijadikan lambang Kristen. Ketiga, membuat patung-patung Yesus untuk menggantikan patung Dewa Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah Kaisar Konstantin memeluk agama Katolik pada abad ke- 4 Masehi, maka rakyat pun beramai-ramai ikut memeluk agama Katholik. Inilah prestasi gemilang hasil proses sinkretisme Kristen oleh Kaisar Konstantin dengan agama paganisme politheisme nenek moyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian asal-usul Christmas atau Natal yang dilestarikan oleh orang-orang Kristen di seluruh dunia sampai sekarang. Darimana kepercayaan paganis politheisme mendapat ajaran tentang dewa matahari yang diperingati tanggal 25 Desember?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita telusuri melalui Bibel maupun sejarah kepercayaan paganis yang dianut oleh bangsa Babilonia kuno didalam kekuasaan raja Nimrod (Namrud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putaran jaman menyatakan bahwa penyembah berhala versi Babilonia ini berubah menjadi "Mesiah palsu", berupa dewa "13a-al" anak dewa matahari dengan obyek penyembahan "Ibu dan Anak" (Semiramis dan Namrud) yang lahir kembali. Ajaran tersebut menjalar ke negara lain: Di Mesir berupa "Isis dan Osiris", di Asia bernama "Cybele dan Deoius", di Roma disebut Fortuna dan Yupiter", bahkan di Yunani. "Kwan Im" di Cina, Jepang, dan Tibet. Di India, Persia, Afrika, Eropa, dan Meksiko juga ditemukan adat pemujaan terhadap dewa "Madonna" dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewa-dewa berikut dimitoskan lahir pada tanggal 25 Desember, dilahirkan oleh gadis perawan (tanpa bapak), mengalami kematian (salib) dan dipercaya sebagai Juru Selamat (Penebus Dosa):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewa Mithras (Mitra) di Iran, yang juga diyakini dilahirkan dalam sebuah gua dan mempunyai 12 orang murid. Dia juga disebut sebagai Sang Penyelamat, karena ia pun mengalami kematian, dan dikuburkan, tapi bangkit kembali. Kepercayaan ini menjalar hingga Eropa. Konstantin termasuk salah seorang pengagum sekaligus penganut kepercayaan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apollo, yang terkenal memiliki 12 jasa dan menguasai 12 bintang/planet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hercules yang terkenal sebagai pahlawan perang tak tertandingi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ba-al yang disembah orang-orang Israel adalah dewa penduduk asli tanah Kana'an yang terkenal juga sebagai dewa kesuburan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewa Ra, sembahan orang-orang Mesir kuno; kepercayaan ini menyebar hingga ke Romawi dan diperingati secara besar-besaran dan dijadikan sebagai pesta rakyat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga Serapsis, Attis, Isis, Horus, Adonis, Bacchus, Krisna, Osiris, Syamas, Kybele dan lain-lain. Selain itu ada lagi tokoh/pahlawan pada suatu bangsa yang oleh mereka diyakini dilahirkan oleh perawan, antara lain Zorates (bangsa Persia) dan Fo Hi (bangsa Cina). Demikian pula pahlawan-pahlawan Helenisme: Agis, Celomenes, Eunus, Soluius, Aristonicus, Tibarius, Grocecus, Yupiter, Minersa, Easter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, konsep bahwa Tuhan itu dilahirkan seorang perawan pada tanggal 25 Desember, disalib/dibunuh kemudian dibangkitkan, sudah ada sejak zaman purba4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep/dogma agama bahwa Yesus adalah anak Tuhan dan bahwa Tuhan mempunyai tiga pribadi, dengan sangat mudahnya diterima oleh kalangan masyarakat Romawi karena mereka telah memiliki konsep itu sebelumnya. Mereka tinggal mengubah nama-nama dewa menjadi Yesus. Maka dengan jujur Paulus mengakui bahwa dogma-dogma tersebut hanyalah kebohongan yang sengaja dibuatnya. Kata Paulus kepada Jemaat di Roma:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliannya; mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa? (Roma 3:7) ".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kemungkinan terjadinya pendustaan itu, Yesus telah mensinyalir lewat pesannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab Yesus kepada mereka : "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang". (Matius 24:4-5)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : buku islam dihujat karangan irene handono&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-5507414695923696812?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://serbuiff.multiply.com/journal/item/89/Asal_Usul_Perayaan_Natal_25_Desember' title='Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/5507414695923696812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=5507414695923696812' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/5507414695923696812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/5507414695923696812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/10/asal-usul-perayaan-natal-25-desember.html' title='Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-7382576402640386649</id><published>2008-10-17T01:02:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T01:06:07.349-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='istri-istri  nabi muhammad'/><title type='text'>Pernikahan Muhammad</title><content type='html'>Pernikahan Muhammad&lt;br /&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu-ibu dari orang-orang yang beriman (Arab: أمهات المؤمنين) adalah istilah Islam yang merupakan penyebutan kehormatan bagi istri-istri dari Nabi Muhammad. Muslim menggunakan istilah tersebut sebelum atau sesudah nama istri beliau. Istilah ini diambil dari ayat Quran, Surah Al-Ahzab ayat 6.&lt;br /&gt;Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad seringkali disebutkan menikah dengan 11 orang perempuan. Terdapat anggapan bahwa ia menikah dengan dua orang perempuan lainnya, tetapi diceraikannya sebelum mereka sempat bersama-sama.[rujukan?]&lt;br /&gt;Daftar isi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 1 Khadijah binti Khuwailid&lt;br /&gt;    * 2 Saudah binti Zam'ah&lt;br /&gt;    * 3 Aisyah binti Abu Bakar&lt;br /&gt;    * 4 Hafshah binti Umar bin al-Khattab&lt;br /&gt;    * 5 Ummu Salamah&lt;br /&gt;    * 6 Ummu Habibah binti Abu Sufyan&lt;br /&gt;    * 7 Juwairiyah (Barrah) binti Harits&lt;br /&gt;    * 8 Shafiyah binti Huyai&lt;br /&gt;    * 9 Zainab binti Jahsy&lt;br /&gt;    * 10 Zainab binti Khuzaimah&lt;br /&gt;    * 11 Maria al-Qibtiyyah&lt;br /&gt;    * 12 Referensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Khadijah binti Khuwailid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Khadijah binti Khuwailid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia merupakan isteri Nabi Muhammad yang pertama. Sebelum menikah dengan Nabi, ia pernah menjadi isteri dari Atiq bin Abid dan Abu Halah bin Malik dan telah melahirkan empat orang anak, dua dengan suaminya yang bernama Atiq, yaitu Abdullah dan Jariyah, dan dua dengan suaminya Abu Halah yaitu Hindun dan Zainab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai riwayat memaparkan bahwa saat Muhammad s.a.w. menikah dengan Khadijah, umur Khadijah berusia 40 tahun sedangkan Nabi hanya berumur 25 tahun. Tetapi menurut Ibnu Katsir, seorang tokoh dalam bidang tafsir, hadis dan sejarah, mereka menikah dalam usia yang sebaya. Nabi Muhammad s.a.w. bersama dengannya sebagai suami isteri selama 25 tahun yaitu 15 tahun sebelum menerima wahyu pertama dan 10 tahun setelahnya hingga wafatnya Khadijah, kira-kira 3 tahun sebelum hijrah ke Madinah. Khadijah wafat saat ia berusia 50 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia merupakan isteri nabi Muhammad s.a.w. yang tidak pernah dimadu, karena semua isterinya yang dimadu dinikahi setelah wafatnya Khadijah. Di samping itu, semua anak Nabi kecuali Ibrahim adalah anak kandung Khadijah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maskawin dari nabi Muhammad s.a.w. sebanyak 20 bakrah dan upacara perkawinan diadakan oleh ayahnya Khuwailid. Riwayat lain menyatakan, upacara itu dilakukan oleh saudaranya Amr bin Khuwailid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saudah binti Zam'ah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Saudah binti Zam'ah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi menikah dengan Saudah setelah wafatnya Khadijah dalam bulan itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudah adalah seorang janda tua. Suami pertamanya ialah al-Sakran bin Amr. Saudah dan suaminya al-Sakran adalah di antara mereka yang pernah berhijrah ke Habsyah. Saat suaminya meninggal dunia setelah pulang dari Habsyah, maka Rasulullah s.a.w. telah mengambilnya menjadi isteri untuk memberi perlindungan kepadanya dan memberi penghargaan yang tinggi kepada suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara pernikahan dilakukan oleh Salit bin Amr. Riwayat lain menyatakan upacara dilakukan oleh Abu Hatib bin Amr. Mas kawinnya ialah 400 dirham. ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Aisyah binti Abu Bakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Aisyah binti Abu Bakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akad nikah diadakan di Mekkah sebelum Hijrah, tetapi setelah wafatnya Khadijah dan setelah nabi Muhammad menikah dengan Saudah. Ketika itu Aisyah berumur 16 tahun. Rasulullah tidak bersama dengannya sebagai suami isteri melainkan setelah berhijrah ke Madinah. Ketika itu, Aisyah berumur 19 tahun sementara nabi Muhammad berumur 53 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah adalah satu-satunya isteri rasulullah yang masih gadis pada saat dinikahi. Saat itu Aisyah berumur 19. Upacara dilakukan oleh ayahnya Abu Bakar dengan mas kawin 400 dirham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lebih jauh dapat dibaca di: http://erzal.wordpress.com/category/pernikahan-nabi-muhammad-dengan-siti-aisyah/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hafshah binti Umar bin al-Khattab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Hafshah binti Umar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hafsah seorang janda. Suami pertamanya Khunais bin Hudhafah al-Sahmiy yang meninggal dunia saat Perang Badar. Ayahnya Umar meminta Abu Bakar menikah dengan Hafsah, tetapi Abu Bakar tidak menyatakan persetujuan apapun dan Umar mengadu kepada nabi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudia rasulullah mengambil Hafsah sebagai isteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ummu Salamah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Ummu Salamah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salamah seorang janda tua mempunyai 4 anak dengan suami pertama yang bernama Abdullah bin Abd al-Asad. Suaminya syahid dalam Perang Uhud dan saudara sepupunya turut syahid pula dalam perang itu lalu nabi Muhammad melamarnya. Mulanya lamaran ditolak karena menyadari usia tuanya. Alasan umur turut digunakannya ketika menolak lamaran Abu Bakar dan Umar al Khattab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lamaran kali kedua nabi Muhammad diterimanya dengan mas kawin sebuah tilam, mangkuk dari sebuah pengisar tepung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ummu Habibah binti Abu Sufyan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Ummu Habibah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummu Habibah seorang janda. Suami pertamanya Ubaidillah bin Jahsyin al-Asadiy. Ummu Habibah dan suaminya Ubaidullah pernah berhijrah ke Habsyah. Ubaidullah meninggal dunia ketika di rantau dan Ummu Habibah yang berada di Habsyah kehilangan tempat bergantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui al Najashi, nabi Muhammad melamar Ummu Habibah dan upacara pernikahan dilakukan oleh Khalid bin Said al-As dengan mas kawin 400 dirham, dibayar oleh al Najashi bagi pihak nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Juwairiyah (Barrah) binti Harits&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Juwairiyah binti Harits&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Juwairiyah ialah ketua kelompok Bani Mustaliq yang telah mengumpulkan bala tentaranya untuk memerangi nabi Muhammad dalam Perang al-Muraisi'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Bani al-Mustaliq tewas dan Barrah ditawan oleh Tsabit bin Qais bin al-Syammas al-Ansariy. Tsabit hendak dimukatabah dengan 9 tahil emas, dan Barrah pun mengadu kepada nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersedia membayar mukatabah tersebut, kemudian menikahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Shafiyah binti Huyai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Shafiyah binti Huyai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Safiyah anak dari Huyay, ketua suku Bani Nadhir, yaitu salah satu suku bangsa Yahudi yang berdiam di sekitar Madinah. Dalam Perang Khaibar, Safiyah dan suaminya Kinanah bin al-Rabi telah tertawan. Dalam satu perundingan setelah dibebaskan, Safiyah memilih untuk menjadi isteri nabi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Zainab binti Jahsy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Zainab binti Jahsy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zainab merupakan isteri Zaid bin Haritsah, yang pernah menjadi budak dan kemudian menjadi anak angkat nabi Muhammad s.a.w. setelah dia dimerdekakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan suami isteri antara Zainah dan Zaid tidak bahagia karena Zainab dari keturunan mulia, tidak mudah patuh dan tidak setaraf dengan Zaid. Zaid telah menceraikannya walaupun telah dinasihati oleh nabi Muhammad s.a.w. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upacara pernikahan dilakukan oleh Abbas bin Abdul-Muththalib dengan mas kawin 400 dirham, dibayar bagi pihak nabi Muhammad s.a.w.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Zainab binti Khuzaimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Zainab binti Khuzaimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zainab binti Khuzaimah meninggal dunia sewaktu nabi Muhammad s.a.w. masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Maria al-Qibtiyyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Maria al-Qibtiyyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mariah al-Qibthiyah ialah satu-satunya istri Nabi yang berasal dari Mesir dan satu-satunya pula yang dengannya Nabi memperoleh anak selain Khadijah yakni Ibrahim namun sayangnya meninggal dalam usia 4 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Referensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Profesor Madya Dr. Ishak Mohd. Rejab, Rasulullah Sebagai Ketua Keluarga, Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia, 1988.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-7382576402640386649?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Pernikahan_Muhammad' title='Pernikahan Muhammad'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/7382576402640386649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=7382576402640386649' title='59 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/7382576402640386649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/7382576402640386649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/10/pernikahan-muhammad.html' title='Pernikahan Muhammad'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>59</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-672605048873582467</id><published>2008-10-17T00:53:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T00:55:32.424-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhammad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='istri nabi muhammad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perkawinan Rasulullah'/><title type='text'>Perkawinan Rasulullah</title><content type='html'>Perkawinan Rasulullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembunuhan karakter melalui isu seksual, adalah hal yang biasa dilakukan baik Yahudi maupun Kristen, kita bisa melihatnya dalam Bibel yang berisi Taurat dan Injil. Para nabi seringkali digambarkan melakukan hal-hal yang tidak pantas, seperti incest, mengambil istri orang lain, bahkan Yesus sendiri mereka gambarkan dekat dengan pelacur, bahkan sebagian mereka menuduh Yesus melacur -satu tuduhan yang membuat umat Muslim ikut merasa sakit-. Maka tidak heran jika mereka berusaha membunuh karakter nabi Muhammad seperti yang pernah dilakukan oleh sebagian mereka terhadap nabi dari mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah istri-istri Nabi seringkali dijadikan sasaran hujatan, dengan meninggalkan fakta-fakta dibalik perkawinan tersebut. Oleh sebab itu dalam tulisan ini kami mencoba menelusuri sejarah Rasulullah yang berkenaan dengan latar belakang perkawinannya, maka kita mendapatkan hikmah dibalik perkawinan beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkawinan pertama Rasulullah dengan seorang janda berumur 40 tahun, yaitu Siti Khadijah, yang berlangsung hingga tahun sepuluh kenabian atau tiga tahun menjelang hijrah.44 Pernikahan tersebut berlangsung selama 25 th. sebab beliau menikah usia 25 th, dan menjadi utusan Allah ketika berusia 40 th..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggal Khadijah Rasulullah ditawari oleh Khaulah binti Hakim untuk menikahi salah satu dari dua orang wanita, satu perawan (Aisyah), dan satu lagi janda (Saudah), dan Rasulullah menikahi Saudah,45 seorang janda berbadan gemuk.46 -tanpa bermaksud mengecilkan penampilan fisik istri seorang Nabi ini- kedua perkawinan tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah bukan type pengumbar hawa nafsu sebagaimana yang dituduhkan oleh Robert Morey. Lebih dari itu, bahwa Saudah memiliki anak banyak yang membutuhkan pelindung,47 menurut hemat kami, alasan ini merupakan hikmah mendasar dibalik perkawinan beliau dengan Saudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkawinan ketiga, dengan Aisyah binti Abu Bakar. Pinangan Rasulullah atas Aisyah telah menyelamatkan Abu Bakar dari dilema antara menikahkan putrinya dengan seorang kafir atau mengingkari janjinya kepada Muth'im bin Ady orang tua dari pemuda kafir tersebut yang telah dijanjikan untuk menikahi putrinya. Sungguh beruntung bahwa yang terjadi justru istri Muth'im bin `Ady tidak menghendaki anaknya menikahi Aisyah karena tidak menginginkan anaknya masuk agama baru yang dibawa Nabi, maka pinangan Rasulullah pun diterima.48 Hal itu terjadi pada tahun yang sama -sepuluh kenabian-, namun baru berkumpul pada saat di Madinah -tiga tahun kemudian-. Kebanyakan hadits menyebutkan bahwa pertemuan Aisyah dengan Rasulullah di Madinah saat usia Aisyah 9 th, walaupun ada yang mengatakan berusia 11 th, Zainal Arifin Abbas -penulis "Peri hidup Muhammad Rasulullah Saw"- menyebut usia Aisyah waktu itu antara 12-14 th. Perhitungan usia yang ditulis oleh H. Zainal Arifin Abbas, berdasarkan analisa atas hadits tentang penawaran Khaulah binti Hakim, bahwa penawaran itu terjadl pada th. 10 kenabian, dan Abu Bakar tidak bisa langsung menerima pinangan karena telah menunangkan putrinya dengan putra Muthim bin Ady. Logikanya saat itu usia Aisyah adalah minimal 10 th, karena tidak mungkin Abu Bakar menunangkan putrinya dengan Djubeir bin Muth'im yang berada di front terdepan dari para penentang Rasul sementara beliau menjadi tangan kanan Rasulullah, maka kemungkinan pertunangan tersebut terjadi sebelum Islam (sebelum kenabian), sebab adat seperti itu sudah ada. Hal ini dikuatkan dengan pandangan Arab saat itu yang memandang usia gadis yang pantas untuk menikah adalah antara 11-12 th.49 Menurut perhitungan ini, maka saat pertemuan di Madinah, usia Aisyah antara 14-15 th. Tentang umur Aisyah banyak penulis yang berbeda pendapat, dari usia 9 hingga 15 th.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sensitifitas modern kadang merasa risih dengan hal ini, tapi hal ini terjadi pada satu komunitas yang memandang usia 9-15 th, adalah usia terendah bagi seorang anak perempuan untuk dikawini, itupun 14 abad yang lalu. Hingga akhir-akhir inipun beberapa komunitas masih memberlakukan adat pernikahan dini. Namun demikian pernikahan anak usia dini adalah lebih baik ketimbang merebaknya pergaulan bebas yang membuat anak usia tersebut sudah tidak ada yang perawan, walaupun secara resmi mereka menikah pada usia 28 ke atas. Toh kenyataannya usia 28 sebagai patokan perkawinan di beberapa negara maju hanya berdasarkan faktor psikologis dan masalah karir serta emansipasi, namun diluar formalitas itu kebejatan seksual merebak dimana-mana pada tingkat yang paling fulgar. Perbandingannya jika ada komunitas (manapun) yang mengawinkan putrinya pada usia dini di Amerika anak usia yang sama sudah tidak perawan lagi. Perbedaan dalam agama, yang satu formal, yang satu lagi zina. Perzinaan sejak dini akan dibawa hingga masa perkawinan, maka akibatnya penyelewengan suami atau istri adalah hal biasa, dan ajaran Yesus yang tidak mengizinkan perceraian menjadi lelucon belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali kepada sejarah Rasul, pada tahun ketiga Hijriah, Putri Umar bin Khattab, Hafshah binti Umar ditinggal mati suaminya Khunais bin Khudzafah setelah perang Badar. Seperti layaknya seorang ayah Umar berusaha mencarikan suami bagi putrinya yang masih berumur 18 th. agar terbebas dari kemurungan yang dideritanya. Upaya selama 6 bulan atau lebih belum menghasilkan apa-apa, hingga pada masanya, ia menawarkan anaknya kepada sahabat Abu Bakar, namun Abu Bakar hanya menjawab dengan diam. Umar lantas menemui `Utsman, namun sahabat ini hanya menjawab: "belum berhasrat menikah saat itu". Kejengkelan Umar terhadap dua orang sahabat terdekatnya disampaikan kepada Rasulullah, dan beliau menjawab: "Hafshah akan menikah dengan yang lebih baik dari Utsman, dan Utsman akan menikah dengan yang lebih baik dari Hafshah". Umar tidak pernah menyangka bahwa Rasulullah akan menikahi putrinya, hingga ia bersorak kegirangan mengumumkan kepada para sahabatnya, yang kemudian disambut oleh Abu Bakar juga Utsman. Dan seperti dikatakan oleh Nabi, maka Utsman akhirnya menikah dengan putri beliau; Umi Kultsum.50&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita kembali lagi, pada tahun 1 H. Rasulullah menikahi Aisyah, pada tahun 2 H. Rasulullah menikahkan putrinya Fathimah dengan sahabat Ali bin Abi Thalib, dan pada tahun 3 H. Rasul menikahi Hafshah binti Umar dan menikahkan putrinya Umi Kultsum dengan `Utsman bin Affan. Tidak cukup sampai disini, anak angkatnya Zaid bin Haritsah dinikahkan dengan sepupunya sendiri yaitu Zainab binti Jahsy, serta perkawinan antara warga imigran (muhajirin) dan penduduk Madinah (Anshor). Dari sini kita dapat melihat bahwa perkawinan-perkawinan tersebut nampaknya dilatar belakangi upaya memperkuat barisan dikalangan para sahabat, apalagi bahwa tahun-tahun tersebut adalah awal pembinaan sebuah komunitas baru berdasar Tauhid, maka sangat wajar jika perkawinan menjadi salah satu jalan demi terwujudnya harapan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkawinan kelima juga dengan seorang janda yaitu Zainab binti Khuzaimah al-Hilaliyah. Sebelumnya telah menikah dengan At-Thufail bin al-Harits bin Abdil Muththolib yang kemudian menceraikannya, lantas dinikahi oleh saudaranya `Ubaidah bin al-Harits yang kemudian meninggal pada perang Badar. Sepeninggalnya Rasulullah menikahi Zainab pada tahun 4 H. Ia dikenal dengan sebutan Ummul Masakin (Ibu orang­orang miskin), karena kedekatan dan kasih sayangnya terhadap orang-orang miskin. Pernikahannya tidak berlangsung lama sebab dua atau tiga bulan setelah perkawinannya ia meninggal.51&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun yang sama, Rasulullah mengawini seorang  janda lain yaitu Ummi Salmah yang nama aslinya Hindun binti Umayyah bin al-Mughirah, sebelumnya dipinang oleh Abu Bakar dan Umar, namun ia tidak berkenan. Bahkan ketika Rasulullah meminangnya, ia menjawab bahwa ia minder karena sudah berumur dan memiliki banyak anak. Hal ini dapat dimaklumi sebab dikalangan istri-istri Rasulullah terdapat Aishah yang masih muda dan cantik. Mendengar jawaban ini Rasulullah menjawab: `Jika engkau berumur, maka aku lebih tua darimu, soal minder biarlah Allah yang menghilangkannya dari dirimu, adapun masalah tanggungan keluarga (anak-anak) serahkan kepada Allah dan Rasulnya".52&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembentukan komunitas baru yang menjadikan keluarga dan perkawinan sebagai salah satu instrumennya, maka perhatian terhadap janda dan anak-anak yang ditinggal ayah mereka yang syahid akibat peperangan adalah suatu yang sudah semestinya, apalagi kesempatan mendapatkan kebutuhan sehari­hari ditanah yang gersang tidaklah semudah yang dibayangkan, tidak heran jika ada yang menjual manusia dipasar budak demi mencukupi kehidupan sehari-hari. Langkah Rasulullah yang juga diikuti para sahabatnya untuk memperhatikan para janda dan anak-anaknya, tampak dalam beberapa perkawinan yang kita sebutkan di atas, begitu juga dengan apa yang akan kami bahas berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada th. 5 H. (th. 18 masa kenabian) Rasulullah menikahi, Zainab binti Jakhsy, setelah diceraikan oleh Zaid bin Haritsah. Seperti yang telah kita bahas pada kajian tentang perbudakan, bahwa Zaid yang diangkat anak oleh Rasulullah pada masa sebelum kenabian, dinikahkan dengan kerabat Rasulullah Zainab yang tentu saja memiliki nasab tinggi dikalangan Quraisy-dari pihak ibu Zainab adalah sepupuh nabi atau cucu Abdul Mutholib-. Pada masa itu masalah nasab (keturunan) sangatlah diperhatikan oleh masyarakat Arab. Pencapaian ketinggian derajat nasab seringkali diupayakan melalui perkawinan, maka tidak heran jika satu orang bisa memiliki istri banyak, bukan sekedar karena mereka suka, tapi para istri memiliki kepentingan sendiri dengan pernikahan tersebut, termasuk untuk masalah nasab, apalagi bahwa penghormatan kepada wanita pada masa itu amatlah rendah. Fenomena tersebut tldaklah aneh saat itu, karena bangsa lain juga memiliki adat yang tidak jauh berbeda. Bahkan hingga saat ini masalah keturunan sangat diperhatikan, terlepas dari pandangan yang melatar-belakangnya: apakah karena status sosial, kekayaan, atau kebangsawanan; dikalangan muslim sebagian memandang nasab berdasarkan kesalehan beragama. Kembali pada masalah perkawinan Zainab, Rasulullah yang ingin merombak adat tersebut, demi tujuan pokok menyamakan umat manusia dihadapan Allah (tauhid), mencoba mempertemukan antara bangsawan dan budak (walaupun sudah diangkat anak), rupanya hal itu belum mampu meruntuhkan rasa kebangsawanan Zainab hingga perkawinan tersebut gagal. Namun demikian tanggungjawab Rasulullah menghendaki beliau untuk menikahinya. Lain dari pada itu bahwa pernikahan tersebut atas perintah langsung dari Allah, sebab sebelumnya setiap kali Zaid mengadu kepada Rasulullah atas sikap Zainab, Rasulullah menasehatinya agar mempertahankan perkawinannya serta takut kepada Allah.53 Dengan begitu, tidak hanya masalah tanggung jawab Rasulullah mengembalikan Zainab yang merasa martabatnya telah terendahkan, namun menjadi panutan hukum bahwa anak angkat tidaklah sama dengan anak kandung, maka istri yang telah diceraikannya boleh dinikahi bapak angkatnya. Namun sebaliknya wanita yang diceraikan oleh seseorang tidak boleh dikawini anaknya. Tentang hukum perkawinan bukan tempatnya untuk kita bahas di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ibnu Ishaq, seorang dari sejarawan awal Muslim, Pada tahun ke 6 H. terjadi peperangan antara kaum Muslim dengan kaun Yahudi Bani Mushthaliq. Akibat peperangan ini, sebagaimana hukum peperangan yang berlaku saat itu, mereka yang kalah menjadi tawanan dan budak bagi pemenang. Diantara mereka yang tertawan adalah Juwairiyah binti al-Harits, seorang putri dari al-Harits bin Abi Dlorror pemimpin Bani Mushtholiq. Sebagai putri seorang terpandang Juwairiyah tidak rela dirinya dijadikan budak, maka ia berniat menebus kepada Tsabit bin Qois yang kebetulan saat pembagian harta rampasan mendapat dirinya. Karena tidak memiliki harta lagi, maka ia pergi menghadap Rasulullah agar dibantu melunasi tebusan tersebut.54 Rasulullah yang telah mengajarkan kepada para sahabatnya agar mendidik budak dan kalau bisa memerdekakan dan menikahinya (lihat bahasan tentang perbudakan), memberikan contoh dengan memerdekakan Juwairiyah dan menawarkan pinangannya, ternyata Juwairiyah mengiyakan. Dengan persetujuan Juwairiyah ini maka Rasulullah menikahinya, dan dengan pernikahan tersebut para sahabat mengembalikan harta rampasan perang, sekaligus memerdekakan ± 100 keluarga. Ibnu Ishaq mengomentari: "Saya tidak pernah melihat keberkahan seseorang atas kaumnya melebihi Juwairiyah".55&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun ketujuh H, terjadi perang Khaibar. Pada saat penyerbuan ke benteng al-Qomush milik bani Nadlir, pemimpin benteng ini yaitu Kinanah bin Rabi' suami Shofiyah binti Hay terbunuh. Dan istrinya juga istri-istri bani Nadlir yang lain menjadi tawanan. Dan seperti yang pernah dilakukan oleh Rasulullah terhadap bani Mushtholiq, maka Rasulullah menikahi Shofiyah. Menurut keterangan Shofiyah sendiri, yang diceritakan oleh Ibnu Ishaq bahwa sebelum kejadian ini ia telah bermimpi melihat bulan jatuh di kamarnya. Ketika mimpi tersebut diceritakan kepada suaminya, ia malah mendapat tamparan dan dampratan, "Itu berarti engkau menginginkan raja Hijaz Muhammad", kata suaminya.56 Tentang apakah harta dikembalikan dan tawanan dibebaskan dengan perkawinan ini, tidak kami dapatkan keterangan yang jelas, namun diceritakan bahwa mahar perkawinan tersebut adalah pembebasan Shofiyyah. 57  Walaupun masih muda, usia 17 th, tapi sebelumnya Shofiyah telah menikah dua kali, dengan Salam bin Misykarn kemudian dengan Kinanah bin Rabi'. 58&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dua perkawinan di atas, dapat kita lihat bahwa upaya pembebasan perbudakan -akibat peperangan- lebih menonjol ketimbang masalah lainnya. Disisi lain dua pernikahan ini semakin mengokohkan kedudukan Muslim dalam rangka pembentukan komunitas bersama yang tidak saling bermusuhan. Selanjutnya, bahwa melihat usia Shofiyah yang masih 17 th. dan sudah menikah dua kali, setidaknya menunjukkan bahwa selain masyarakat Arab, komunitas Yahudi yang tinggal di Khaibar juga memiliki adat mengawinkan seorang wanita sejak masih dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat kedudukan kaum Muslimin di Madinah mulai menguat di jazirah Arab, Rasulullah mengirimkan utusan ke Habasyah (Etiopia) memanggil para emigran Muslim yang hijrah ke Habasyah pada masa awal kenabian (periode Makkah). Diantara para emigran tersebut terdapat Ummu Habibah yang menjadi janda karena tidak ingin berkumpul dengan suaminya yang murtad, yaitu Abdullah bin Jahsy. Ummu Habibah yang tidak memiliki tempat kembali, tidak mungkin ke keluarganya di Makkah sebab ia hijrah ke Habasyah karena masuk Islam dan lari dari keluarganya, sedang di Madinah ia tidak tahu harus ke mana. Beruntung bahwa surat Rasulullah yang memanggil mereka melalui Raja Najasyi, disertai pinangan terhadap Ummu Habibah. Pinangan tersebut bahkan diwakili oleh Najasyi sediri dan memberikan mahar sebesar 400 dirham. Adapun yang menikahkan adalah Kholid bin Sa'id bin 'Ash. Rombongan yang dipimpin Oleh Ja'far bin Abi Thalib ini datang bersamaan dengan kepulangan Rasulullah dari perang Khaibar.59&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun ketujuh Hijriah ini juga, utusan Rasulullah ke Iskandariah-Mesir telah datang dengan membawa hadiah dua orang budak dari Mesir, yang pertama bernama Maria binti Syam'un dan Sirin. Yang pertama dinikahi oleh Rasulullah dan yang kedua diberikan kepada Hassan bin Tsabit.60 Seperti yang telah kita bahas sebelum ini, bahwa Rasulullah yang mengajarkan agar para budak dididik kemudian dibebaskan dan dinikahi, dicontohkan sekali lagi oleh Rasulullah. Maria al­Qibthiah yang menjadi budak di Iskandariah, kini menjadi istri seorang pemimpin besar di tanah Hijaz. Ia bahkan telah memberikan keturunan yang diberi nama Rasulullah seperti nama kakeknya "Ibrahim", walaupun tidak berusia panjang. Rasulullah menyatakan : "Ia telah dimerdekakan oleh anaknya". 61&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para istri nabi -termasuk yang sebelumnya menjadi budak-, mendapat penghormatan yang tinggi dikalangan para sahabat dan umat Muslim, maka tidak mengherankan jika banyak wanita yang ingin dinikahi oleh nabi. Salah satu dari mereka adalah Maimunah yang dalam al-Qur'an disebut "Seorang wanita mu'min yang menyerahkan dirinya kepada nabi".62 Penawaran itu dilakukan oleh Maimunah melalui saudaranya Ummul Fadl, kemudian Ummul Fadl menyerahkan masalah ini kepada suaminya yaitu Abbas bin Abdil Muththolib (paman nabi). Maka `Abbas menikahkan Maimunah kepada Rasulullah dan memberikan mahar kepada Maimunah atas nama Nabi sebesar 400 dirham. Pernikahan ini terjadi pada akhir tahun ke 7 H. tepatnya pada bulan Dzul-Qo'dah.63 Selain Maimunah masih banyak wanita lain yang ingin dinikahi oleh Nabi, tapi beliau menolak. Jika dilihat dari seluruh pernikahan nabi seperti yang telah kita bahas, maka penolakan nabi tersebut agaknya lebih dilandaskan pada sisi kemanfaatan dan kemaslahatan, baik bagi umat maupun bagi wanita itu sendiri. Hal ini sekaligus menampik tuduhan bahwa perkawinan Rasulullah dilandaskan pada kepentingan pemuasan seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tuduhannya Robert Morey menyatakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wanita pemuja Muhammad juga menawarkan diri mereka sebagai penghuni harem Muhammad.64&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia kemudian menyitir sebuah hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang wanita menghadap pada nabi Allah sambil berkata, "Wahai Rasul Allah! Saya ingin menyerahkan diri saya untukmu" (Hadits III/505A).65&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits yang disitir oleh Robert Morey ini sebenarnya belum selesai, artinya dipotong. Padahal hadits ini selengkapnya berbunyi seperti berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...dari Sahal bin Sa'ad, ia rnengatakan : seorang wanita menghadap kepada Rasulullah sambil berkata : "Wahai Rasulullah saya menyerahkan diri saya kepadamu". Kemudian seseorang berkata: "Nikahkan aku dengannya". Berkata (Rasulullah): "Kami telah meniikahkanmu dengan hafalan al-Qur'an yang engkau miliki ". (HR. Bukhari).66&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini ditulis Imam Bukhari untuk masalah hukum perwakilan dalam masalah pernikahan. Hadits yang sama dari Sahal bin Sa'ad tentang kasus yang sama ditulis Imam Bukhari sebanyak 12 kali dalam kitabnya. Kecuali hadits di atas, hadits­hadits lain tersebut ditulis selengkapnya oleh Imam Bukhari, maksudnya percakapan lebih lengkap dalam kejadian tersebut, yang intinya bahwa Nabi tidak berkepentingan untuk menikahi wanita tersebut, dan salah satu sahabat meminta Nabi untuk menikahkan wanita tersebut dengan dirinya, karena si lelaki tersebut tidak memiliki mahar berupa harta maka ia ditanya apa memiliki hafalan surat-surat al-Qur'an, dan surat yang ia hafal itu ia dinikahkan oleh nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua hadits yang menerangkan kejadian adanya seorang wanita yang menawarkan dirinya kepada nabi, maksudnya menawarkan untuk dinikahi. Salah seorang dari mereka yang diterima oleh Nabi adalah Maimunah, adik dari istri paman nabi sendiri. Robert Morey tampaknya sengaja memaknai hadits-hadits dengan kata-kata fulgar layaknya sebuah harem yang digambarkannya seperti rumah pelacuran. Kesengajaan ini tampak jelas ketika memotong hadits yang disitirnya. Maha benar Allah yang mengabarkan kepada kita melalui al-Qur'an, bahwa para ahli kitab seperti Robert Morey selalu menutupi kebenaran yang ia ketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang jumlah istri, di mana sebagian menyebut 9, sebagian menyebut 11, tidak bisa di artikan bahwa sisa hitungan dari sembilan adalah partner seksual, seperti yang dituduhkan oleh Robert Morey67 Perhitungan sembilan karena tidak memasukkan Shofiyah dan Juwairiyah -keduanya adalah rampasan perang sebelum dinikahi-, serta Maria yang sebelumnya adalah budak. Sedang hitungan 11 tidak memasukkan Maria al-Qibthiyah yang memang sebelumnya adalah budak dari Iskandaria, itulah sebabnya banyak penulis klasik yang menyebutnya ummul walad (ibu dari anak), walaupun Rasulullah sendiri menyatakan "ia dlmerdekakan oleh anaknya" artinya Maria yang telah memberikan keturunan bagi Rasulullah telah dimerdekakan oleh beliau. Jumlah seluruhnya yang pernah ditulis dalam kitab-kitab sejarah menurut hitungan kami sebanyak 12 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan seseorang terhadap sesuatu seringkali dipengaruhi oleh latar belakang budayanya. Pandangan negatif masyarakat barat terhadap Nabi, terlepas dari apa yang dihembuskan oleh Gereja sejak berabat-abat lalu, juga dipengaruhi oleh latar belakang budayanya. Dengan latar belakang kehidupan yang sangat bebas dalam pergaulan antar jenis yang bahkan kebablasan antar sejenis, akan mudah menuduh nabi-nabi mereka sendiri melakukan incest dan melacur, dan tentunya akan lebih mudah berpandangan miring terhadap seseorang yang beristri hingga sembilan lebih Namun tidak demikian bagi masyarakat yang masih menjaga kesucian hubungan antar lawan jenis. Apalagi jika ternyata kebanyakan dari para Istri tersebut adalah janda dan cuma satu yang gadis. Akal sehat pasti mengatakan ada sesuatu niat mulia dibalik perkawinan itu, tapi akal bejat akan menyayangkan kenapa tidak memilih seluruhnya perawan. Maka tidak heran jika hujatan terhadap nabi jarang keluar dari masyarakat timur. Hal ini dapat dimaklumi sebab ditimur memang gudangnya etika dan pemikiran religius yang dapat membentengi kerusakan moral. Maka jika Gereja timur ikut-ikutan menghujat para nabi-nabi, pastilah akibat pengaruh dari kiblat modern mereka.&lt;br /&gt;sumber : buku islam dihujat oleh irene handono&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-672605048873582467?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/672605048873582467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=672605048873582467' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/672605048873582467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/672605048873582467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/10/perkawinan-rasulullah.html' title='Perkawinan Rasulullah'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-1356516650722672736</id><published>2008-10-15T22:58:00.000-07:00</published><updated>2008-10-15T22:59:50.104-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KIBLAT'/><title type='text'>Kiblat</title><content type='html'>Kiblat&lt;br /&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiblat adalah kata Arab yang merujuk arah yang dituju saat seorang Muslim mendirikan sholat.&lt;br /&gt;Daftar isi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 1 Sejarah&lt;br /&gt;    * 2 Penentuan arah kiblat&lt;br /&gt;    * 3 Pranala luar&lt;br /&gt;    * 4 Catatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sejarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya, kiblat mengarah ke Yerusalem. Menurut Ibnu Katsir,[1] Rasulullah SAW dan para sahabat shalat dengan menghadap Baitul Maqdis. Namun, Rasulullah lebih suka shalat menghadap kiblatnya Nabi Ibrahim, yaitu Ka'bah. Oleh karena itu beliau sering shalat di antara dua sudut Ka'bah sehingga Ka'bah berada di antara diri beliau dan Baitul Maqdis. Dengan demikian beliau shalat sekaligus menghadap Ka'bah dan Baitul Maqdis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hijrah ke Madinah, hal tersebut tidak mungkin lagi. Beliau shalat dengan menghadap Baitul Maqdis. Beliau sering menengadahkan kepalanya ke langit menanti wahyu turun agar Ka'bah dijadikan kiblat shalat. Allah pun mengabulkan keinginan beliau dengan menurunkan ayat 144 dari Surat al-Baqarah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan (Maksudnya ialah Nabi Muhammad SAW sering melihat ke langit mendoa dan menunggu-nunggu turunnya wahyu yang memerintahkan beliau menghadap ke Baitullah).[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga diceritakan dalam suatu hadits riwayat Imam Bukhari:[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dari al-Bara bin Azib, bahwasanya Nabi SAW pertama tiba di Madinah beliau turun di rumah kakek-kakek atau paman-paman dari Anshar. Dan bahwasanya beliau shalat menghadap Baitul Maqdis enam belas atau tujuh belas bulan. Dan beliau senang kiblatnya dijadikan menghadap Baitullah. Dan shalat pertama beliau dengan menghadap Baitullah adalah shalat Ashar dimana orang-orang turut shalat (bermakmum) bersama beliau. Seusai shalat, seorang lelaki yang ikut shalat bersama beliau pergi kemudian melewati orang-orang di suatu masjid sedang ruku. Lantas dia berkata: "Aku bersaksi kepada Allah, sungguh aku telah shalat bersama Rasulullah SAW dengan menghadap Makkah." Merekapun dalam keadaan demikian (ruku) merubah kiblat menghadap Baitullah. Dan orang-orang Yahudi dan Ahli Kitab senang beliau shalat menghadap Baitul Maqdis. Setelah beliau memalingkan wajahnya ke Baitullah, mereka mengingkari hal itu. Sesungguhnya sementara orang meninggal dan terbunuh sebelum berpindahnya kiblat, sehingga kami tidak tahu apa yang akan kami katakan tentang mereka. Kemudian Allah yang Maha Tinggi menurunkan ayat "dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu" (al-Baqarah, 2:143).[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu terjadi pada tahun 624. Dengan turunnya ayat tersebut, kiblat diganti menjadi mengarah ke Ka'bah di Mekkah. Selain arah shalat, kiblat juga merupakan arah kepala hewan yang disembelih, juga arah kepala jenazah yang dimakamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Penentuan arah kiblat&lt;br /&gt;Perhitungan geometris arah kiblat&lt;br /&gt;Perhitungan geometris arah kiblat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam 1000 tahun terakhir, sejumlah matematikawan dan astronom Muslim seperti Biruni telah melakukan perhitungan yang tepat untuk menentukan arah kiblat dari berbagai tempat di dunia. Seluruhnya setuju bahwa setiap tahun ada dua hari dimana matahari berada tepat di atas Ka'bah, dan arah bayangan matahari dimanapun di dunia pasti mengarah ke Kiblat. Peristiwa tersebut terjadi setiap tanggal 28 Mei pukul 9.18 GMT (16.18 WIB) dan 26 Juli jam 9.27 GMT (16.27 WIB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja pada waktu tersebut hanya separuh dari bumi yang mendapat sinar matahari. Selain itu terdapat 2 hari lain dimana matahari tepat di "balik" Ka'bah (antipoda), dimana bayangan matahari pada waktu tersebut juga mengarah ke Ka'bah. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 28 November 21.09 GMT (4.09 WIB) dan 16 Januari jam 21.29 GMT (4.29 WIB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Kiblat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-1356516650722672736?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Kiblat' title='Kiblat'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/1356516650722672736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=1356516650722672736' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/1356516650722672736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/1356516650722672736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/10/kiblat.html' title='Kiblat'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-8909291889014186285</id><published>2008-09-26T02:11:00.000-07:00</published><updated>2008-09-26T02:12:32.461-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Alasan Menjadi Pengikut Yesus yg Setia Harus Masuk Islam by H. Insan LS Mokoginta'/><title type='text'>10 Alasan Menjadi Pengikut Yesus yg Setia Harus Masuk Islam by H. Insan LS Mokoginta</title><content type='html'>10 Alasan Menjadi Pengikut Yesus yg Setia Harus Masuk Islam&lt;br /&gt;H. Insan LS Mokoginta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengenai Makanan Haram&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Alkitab cetakan baru tahun 1996-2005&lt;br /&gt;Imamat 11:7-8 Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ulangan 14:8 juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Alkitab cetakan lama 1991&lt;br /&gt;Imamat11:7-8 Demikian juga  babi, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak, haram itu bagimu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Alkitab cetakan lama tahun 1941&lt;br /&gt;Imamat 11:7-8 Dan lagi babi, karena soenggoehpon koekoenja terbelah doewa, ija itoe bersiratan koekoenja, tetapi tiada ija memamah bijak, maka haramlah ija kapadamoe. Djangan  kamoe makan daripada dagingnja dan djangan poela kamoe mendjamah bangkainja, maka haramlah ija kapadamoe.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Catatan: Menurut Alkitab babi itu haram. Kenyataanya oleh mereka bai diternak secara khusus, dipelihara, dirawat dan dijadikan sebagai bahan dagangan, dagingnya diperjualbelikan sebagai sumber penghidupan. Padahal jangankan memakannya, menyentuh tubuhnya saja dilarang dalam Alkitab.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semua umat Islam mengharamkan babi. Tetapi hampir semua umat Kristiani justru makan babi, kecuali sebagian kecil saja dari sekte Advent. Ini membuktikan bahwa yang ikut firman Allah dalam Alkitab tentang haramnya babi, adalah umat Islam. Sementara umat Kristiani yang menjadikan Alkitab sebagai Kitab Sucinya, justru tidak mengharamkan makan babi, bahkan babi merupakan makanan kesukaan mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menjadi pertanyaan , mengapa umat Kristiani tidak mengharamkan makan babi, justru malah mereka menghalalkannya?? Ternyata tanpa mereka sadari , mereka tela mengikuti paham Paulus yang mengatakan bahwa segala sesuatu itu halal. Perhatikan ucapan Paulus sbb:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Korintus 6:12 Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apa pun.&lt;br /&gt;Ayat-ayat dalam berbagai bahasa tersebut adalah Surat Kiriman Paulus kepada jemaatnya didaerah Korintus. Pendapat Paulus yang menghalalkan sesuatu, seperti daging babi dan lain-lain, bertolak belakang dengan firman Allah yang mengharamkan babi.&lt;br /&gt;Sebagai umat beragama yng taat, semestinya yang diikuti adalah firman Allah, bukan pendapat Paulus yang hanya manusia biasa.&lt;br /&gt;Seandainya umat Krsitiani mengikuti firman Allah tentang haramnya babi dll, dan bagaimana cara menyembelih hewan, rasanya dalam hal makanan, tidak terlalu diragukan lagi antara Islam dan Kristanbila menghadapi jamuan atau sejenisnya.&lt;br /&gt;Ada juga sebagian umat Kristiani mengatakan bahwa yang haram itu adalah “babi hutan”,  jadi “babi piaraan” tidak haram. Padahal Alkitab cetakan lama tertulis “babi”, sementara Alkitab cetakan baru dirobah menjadi “babi hutan” Tentu saja yang benar yaitu “babi”, sebab semua Alkitab cetakan lama tertulis “babi”.&lt;br /&gt;Makna “ babi haram” , berarti semua babi haram, tidak boleh dimakan, termasuk babi hutan. Tetapi “babi hutan haram”, berarti semua babi boleh dimakan, kecuali babi hutan.&lt;br /&gt;Contoh: kata “dilarang mrerokok “ maknanya semua rokok apapun mereknya tidak boleh di hisab. Manakala dirobah menjadi “dilarang merokok bentoel”, berarti semua rokok bisa di hisab, kecuali rokok bentoel bukan? Ini membuktikan bahwa penambahan satu kata saja bisa merobah makna dan arti.&lt;br /&gt;Contoh lain “orang “ jika ditambahkan kata “hutan” akan menjadi “ orang hutan”, tentu artinya sangat jauh berbeda. Demikian juga “babi” dengan “babi hutan” pasti berbeda.&lt;br /&gt;Tetapi sebagian umat kristiani ada juga yang menjadikan alasan babi halal berdasarkan Injil  Matius 15:11 sbb:&lt;br /&gt;“Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk kedalam mulut yang menajiskan orang , melainkan yang keluar dari mulut yag menajiskan orang.”&lt;br /&gt;Alasan tersebut tidal rasional dan tidak kuat, sebab jika asal masuk kedalam mulut manusia tidak menajiskan, bagaimana jika yang masuk ke mulut adalah : ganja, morphin, shabu-shabu dan sejenisnya apakah jadi halal walaupun merusak tubuh, jiwa dan pikiran manusia?&lt;br /&gt;Yang namanya ganja, morphin, shabu-shabu dan sejenisnya, walaupun sebelum masuk ke mulut manusia dibacakan doa kepada Tuhan atau Yesus, tetap aja haram hukumnya.&lt;br /&gt;Nah ternyata apa-apa yang benar , yang pernah difirmankan oleh  Allah dalam Alkitab seperti babi haram , diwahyukan kembali oleh Allah SWT melalui malaikat Jibril kepada Nabi kita  Muhammad Saw, didalam Al Qur’an. Alhamdulillah, dimanapun , siapapun dan sampai kapanpun umat Islam tetap akan mengharamkan babi. Firman Allah SWT, babi haram : Qs 2 Al Baqarah 173, Qs 5 Al Maidah 3, Qs 6 Al  An’aam 145, dan Qs 16 An Nahl 115.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Contoh: Qs 2 Al Baqarah 173&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;173. Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Qs An ‘aam 145 &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;145. Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi - karena sesungguhnya semua itu kotor - atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perhatikan ”haramnya babi “ menurut Alkitab bahasa bahasa daerah sbb: &lt;br /&gt;2. Tentang Mengkafani Jenasah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Markus 15:46 : Yusuf pun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia didalam kubur yang digali didalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintui kubur itu&lt;br /&gt;Catatan  : Menurut ayat-ayat Alkitab di atas, ternyata Yesus mati dikafani dan dikuburkan tidak pakai peti. Bahkan kuburan Yesus tidak dibeton tapi hanya diletakkan sebuah batu diatasnya sebagai tanda. Tapi umat Kristen justru matinya pakai jas, pakai sepatu, dihiasi serapih mungkin bagaikan seorang penganten dalam pelaminan, pakai peti dan kuburnya dibangun seperti rumah. Ketika Yesus mati, mayatnya juga disegerakan untuk dikubur walaupun baru mati beberapa jam. Tapi umat Kristiani, sering mayat itu dibiarkan sampai beberapa hari sambil menunggu keluarganya yang jauh untuk menengoknya. &lt;br /&gt;Umat Islam bila mati , disunnahkan mayatnya harus disegerakan menguburkannya, dikafani, dan tidak pakai peti. Ini berarti matinya umat Islam sama seperti matinya Yesus. Sebagaimana manusia lahir tanpa bawa apa-apa, demikian pula jika mati tidak ada yang dibawa menghadap Allah, bekalnya hanyalah iman dan taqwa.&lt;br /&gt;3. Yesus Mengaku Utusan Tuhan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yohanes 5:30 “aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku”.&lt;br /&gt;Lukas 10:16 “Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barang siapa menolak kamu, ia menolak Aku,; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.”&lt;br /&gt;Markus 9:37 “ Siapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”&lt;br /&gt;Matius 10:40 “Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barang siapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku “.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Catatan: Keempat injil semuanya menulis pengakuan Yesus bahwa dia itu hanya seorang utusan Tuhan atau Rasul Tuhan.  Bahkan masih banyak ayat-ayat lain di dalam Alkitab itu sendiri, dimana Yesus mengaku bahwa dia hanya sebagai seorang utusan Tuhan. Yesus mengaku dengan jujur dan polos, bahwa dia hanyalah seorang utusan Tuhan, rasul Tuhan.&lt;br /&gt;Umat Islam menjadikan Yesus sebagai utusan Tuhan atau rasul Tuhan sebagaimana pengakuan Yesus yang tertulis dalam Alkitab. Sementara semua umat Kristen menjadikan Yesus sebagai Tuhan yang disembah. Ini membuktikan bahwa umtat Islamlah yang mematuhi ajaran Yesus.&lt;br /&gt;Perhatikan pengakuanYesus sendiri, bahwa dia hanya seorang utusan Tuhan, menurut Alkitab dari berbagai bahaa-bahasa daerah sbb:&lt;br /&gt;Bukti lain bahwa Yesus benar-benar hanya seorang utusan Tuhan, baiklah kami kutip kembali dan kami komentari masih pada ayat tersebut tadi, untuk membuktikan pengakuan Yesus sendiri bahwa dia bukanlal Tuhan dan juga bukan Allah, tetapi hanya benar-benar hanya seorang utusan Tuhan saja.&lt;br /&gt;Yoh  50:30 “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak  Dia yang mengutus Aku”.&lt;br /&gt;Catatan: Jika Yesus itu Tuhan, sangat tidak masuk di akal sehat Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa dari diri-Nya sendiri.&lt;br /&gt;Dan tidak mungkin Tuhan tidak bisa menuruti kehendak-Nya sendiri. Yang namanya Tuhan, pasti Dia Maha Kuasa, jadi Dia bisa berbuat menurut kehendak-Nya sendiri.&lt;br /&gt;Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa dia tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiridan tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, karena dia hanya seorang utusan Tuhan, bukan Tuhan!!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.         Setiap yang diutus Tuhan, pasti bukan Tuhan&lt;br /&gt;2.         Yesus diutus oleh Tuhan , berarti...........&lt;br /&gt;3.         Yesus bukan Tuhan, tetapi hanya utusan Tuhan&lt;br /&gt;4.         Setiap yang tidak bisa berbuat apa-apa atas didinya sendiri, pasti bukan Tuhan&lt;br /&gt;5.         Yesus tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan&lt;br /&gt;6.         Setiap yang tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, pasti bukan Tuhan.&lt;br /&gt;7.         Yesus tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di dalam Al Qur’an yang Allah wahyukan kembali kepada nabiMuhammad Saw, Yesus (nabi Isa as) juga mengatakan bahwa dia hanyalah seorang utusan Tuhan atau rasul Tuhan, bahkan hanya untuk bani Israil saja , bukan untuk seluruh dunia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Qs 3 Ali Imran 48-49 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;48. wayu'allimuhu (a)lkitaaba wa(a)lhikmata wa(al)ttawraata wa(a)l-injiil(a) 49. warasuulan ilaa banii israa-iila annii qad ji/tukum bi-aayatin min rabbikum annii akhluqu lakum mina (al)ththhiini kahay-ati (al)ththhayri fa-anfukhu fiihi fayakuunu thayran bi-idzni (al)laahi waubri-u (a)l-akmaha wa(a)l-abrasha wauhyii (a)lmawtaa bi-idzni (al)laahi wa-unabbi-ukum bimaa ta/kuluuna wamaa taddakhiruuna fii buyuutikum inna fii dzaalika laaayatan lakum in kuntum mu/miniin(a) &lt;br /&gt;Artinya : 48. Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab[196], Hikmah, Taurat dan Injil. 49. Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Qs 43 Az Zukhruf 59 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;59. in huwa illaa 'abdun an'amnaa 'alayhi waja'alnaahu matsalan libanii israa-iil(a) &lt;br /&gt;Artinya: 59. Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail[1363] &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Qs 61 Ash Shaff 6 &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;6. wa-idz qaala 'iisaa ibnu maryama yaa banii israa-iila innii rasuulu (al)laahi ilaykum mushaddiqan limaa bayna yadayya mina (al)ttawraati wamubasysyiran birasuulin ya/tii min ba'dii ismuhu ahmadu falammaa jaa-ahum bi(a)lbayyinaati qaaluu haadzaa sihrun mubiin(un) &lt;br /&gt;Artinya: 6. Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Keterangan : Ada juga sebagian orang yang membantah bahwa yang disebut oleh Al Qur’an Qs 61 Ash Shaff ayat 6 adalah AHMAD, bukan MUHAMMAD.&lt;br /&gt;Hal ini kami jelaskan, menurut Hadist Rasulullah Saw, disebutkan bahwa beliau punya beberapa nama panggilan, sebagaiman hadis sbb:&lt;br /&gt;HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ahmad, Malik&lt;br /&gt;“Sesungguhnya aku memeiliki beberapa nama: Aku adalah Muhammad, dan aku adalah Ahmad , dan aku adalah Al Maahi ( penghapus) karena kekufuran dihancurkan olehku. Aku adalah Al-Haasyir dimana orang ramai di kumpulkan setelah masaku. Aku adalah Al Aaqib karena tidak ada lagi nabi penutup setelahku,”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;[196]. Al Kitab di sini ada yang menafsirkan dengan pelajaran menulis, dan ada pula yang menafsirkannya dengan kitab-kitab yang diturunkan Allah sebelumnya selain Taurat dan Injil. &lt;br /&gt;[1363]. Ayat ini menegaskan pandangan Islam terhadap kedudukan lsa a.s. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Yesus Ajarkan Dua Kalimat Syahadat &lt;br /&gt;Dan Mengaku Dia Hanya Seorang Utusan Tuhan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yohanes 17:3 “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah engkau utus”.&lt;br /&gt;Catatan: Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa satu-satunya Allah yang benar, adalh Allah SWT, dan dia hanya seorang utusan Tuhan. Ini berarti Yesus mengajarkan dua kalimat syahadat (syahadatin), yang jika di bahasa arabkn “ Asyhadu anla ilaaha illallahu, wa asyhadu anna Isa rasulullah”.&lt;br /&gt;Nah sepeninggal Yesus, nabi kita Muhammad saw juga mengajarkan dua kalimat syahadat (syahadatin) yaitu : “ Asyhadu anla ilaaha illallahu, wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah.”&lt;br /&gt;Ini merupakan suatu bukti bahwa kita umat Islamlah yang meneruskan ajaran Yesus tersebut. Sementara umat Kristen tidak mengenal dua kalimat syahadat. Bahkan syahadatin bagi seluruh umat Islam didunia, merupakan pintu awal menjadi seorang muslim.&lt;br /&gt;Pada ayat tersebut, sangat jelas sekali Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa satu-satunya Tuhan yang benar adalah Bapa (Allah SWT) dan ia hanya seorang utusan saja.&lt;br /&gt;Apa yang Yesus ucapkan pada Yoh 17:3 tadi, sama sekali tidak dianggap dan tidak diamalkan oleh mereka. Bahkan mereka menjadikan Yesus sebagai Tuhan atau Allah itu sendiri yang mereka sembah. Na’uudzubillaahimindzaalik.&lt;br /&gt;Nah dari ucapan Yesus dalam Yoh 17:3 tadi, membuktikan bahwa umat Islamlah yang mengamalkan ajaran Yesus yang mengatakan bahwa satu-satunya Tuhan adalah Allah dan Dia (Yesus) hanyalah seorang utusanTuhan, bukan Tuhan!! Sementara umat Kristiani menjadikan Tuhan itu Trinitas dan Yesus itu salah satu dari oknum Tuhan itu sendiri.&lt;br /&gt;5. Menghadap Qiblat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mazmur 5:8 “Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk kedalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau”.&lt;br /&gt;Penjelasan: Alkitab mengajarkan bahwa jika sembahyang (sholat) harus menghadap ke kiblat dengan cara berlutut dan bersujud menyembah kepada-Nya. Sementara umat Kristiani pada setiap ibadah mereka atau sembahyangnya menghadap kemana saja mereka mau.&lt;br /&gt;Ini menunjukkan bahwa umat Islamlah yang mengamalkan ajaran Allah dan Yesus didalam Alkitab, dimana setiap waktu mau sholat harus menghadap kan wajahnya kearah Bait Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bait Allah = Bethel = Baitullah = Ka’abah&lt;br /&gt;Semua umat Islam dimanapun mereka berada, jika mau mengerjakan shalat wajib maupun shalat sunnah pasti bersujud menghadap kiblat.&lt;br /&gt;Ketika Yesus masih hidup, setiap dia berdoa, selalu berlutut dan bersujud menyembah Tuhannya. Perhatikan bagaimana yesus berdoa sambil berlutut dan bersujud kepada Allah.&lt;br /&gt;Lukas 22:41-44&lt;br /&gt;(41) Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu ia berlutut dab berdoa kata-Nya:(42) “Ya Bapa-Ku , jikalau Engkau mau, ambilah cawan ini daripada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjad, (43) Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya (44)Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa . Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.&lt;br /&gt;Pejelasan: ayat ini memberikan bukti bahwq Yesus itu hanyalah seorang utusan Tuhan. Buktinya Tuhan mengutus malaikat-Nya untuk memberikan kekuatan pada Yesus. Dan ayat ini juga menjelaskan bahwa Yesus bukan Tuhan, sebab dia masih harus berdoa kepada Tuhan. Jika Yesus itu Tuhan tidak perlu lagi tuhan harus berdoa,. Jika Yesus itu Tuhan , mana mungkin Tuhan sangat ketakutan ketika malaikat menampakan diri kepada-Nya. Tidak masuk akal sehat Tuhan harus takut sama malaikat bukan?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;a.         Setiap yang berdoa kepad Tuhan , pasti bukan Tuhan&lt;br /&gt;b.         Yesus berdoa kepada Tuhan, berati Yesus bukan Tuhan&lt;br /&gt;c.         Setiap yang takut kepada malaikat Tuhan, pasti buka Tuhan&lt;br /&gt;d.         Yesus takut kepada malaikat Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan&lt;br /&gt;6. Yesus Mengajarkan Tauhid&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Matius 4:10 "Maka berkatalah Yesus kepadanya:”Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis:Engkau  harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penjelasan: Marilah kita ikuti dahulu perjalananYesus dalam Mat 4:1-10 sebelum dia menjadi Utusan Tuhan ataukah Tuhan ataukah Rasul ataukah Nabi ?????,&lt;br /&gt;(1). Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. (2) Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.(3). Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjad roti.” (4) tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” (5) Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, (6) lalu barkata kepada-Nya :”Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis : Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan Malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangan-Nya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.” (7) Yesus berkata kepada-Nya: “Ada pula tertulis Janganlah engkau mencobai Tuhan Allahmu!” (8) Dan Iblis membawa-Nya pula keatas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, (9) dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada –Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”(10) Maka berkatalh Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”&lt;br /&gt;Dari skenario jalannya cerita tersebut, dapatlah kita simpulkan bahwa terhadap iblis saja Yesus mengajarkan Tauhid. Artinya menyembah itu hanya kepada Allah saja.&lt;br /&gt;Ini membuktikan bahwa iblis saja tahu dan mengerti bahwa Yesus itu bukan Tuhan!!&lt;br /&gt;Jika Yesus itu tuhan, tentu dia akan berkata: Enyahlah iblis , sebab ada tertulis “Hanya kepadaku saja engkau menyembah”.&lt;br /&gt;Tidak disangsikan lagi bahwa Yesus bukan Tuhan yang harus disembah. Tapi anehnya umat Kristiani menjadikan Yesus sebagai Tuhan yang disembah.&lt;br /&gt;Yesus menyuruh menyembah kepada Tuhan. Semua umat Islam dimanapun mereka berada, menyembah hanya kepada Tuhan yang di-sembah oleh Yesus, sementara umat Kristen menjadikan Yesus sebagai sesembahan. Ini membuktikan bahwa kami umat Islamlah pengikut Yesus yang setia.&lt;br /&gt;Perhatikan bagaimana Yesus (Nabi Isa as) dalam Al Qur’an bersabda:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;51. inna (al)laaha rabbii warabbukum fa(u)'buduuhu haadzaa shiraathun mustaqiim(un) &lt;br /&gt;51. Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus."  (Qs 3 Ali 'Imraan 51)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;64. inna (al)laaha huwa rabbii warabbukum fa(u)'buduuhu haadzaa shiraathun mustaqiim(un) &lt;br /&gt;64. Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus. (Qs 43 Az Zukhruf 64)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahkan setiap hari kami umat Islam minimal 17 kali mengucapkan &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5. iyyaaka na'budu wa-iyyaaka nasta'iin(u)&lt;br /&gt;artinya: 5. Hanya Engkaulah yang kami sembah[6], dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan[7].  (Qs 1 Al Faatiha 5)&lt;br /&gt;Apa yang Yesus ajarkan dalam Alkitab, bahwa menyembah itu hanya kepad Allah yang dia sembah, ternyata kami umat Islamlah yang mengamalkan dan mengaminkan ucapan Yesus tsb, baik dalam Alkitab maupun dalam Al Qur’an.&lt;br /&gt;Dalam ayat lain , Yesus memberikan kesaksian langsung dari mulutnya sendiri ketika bersoal jawab dengan orang saduki, bahwa Tuhan itu Allah kita dan Tuhan itu Esa!! Perhatikan  ucapan Yesus pada ayat dibawah ini:&lt;br /&gt;Markus 12:28-32&lt;br /&gt;(28)Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya:”Hukum manakah yang paling utama?’(29)Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang israel, tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.(30) Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.(31)Dan hukum yang kedua ialah:Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” (32)Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.&lt;br /&gt;Alkitab bahasa Inggris juga meguakan bahwaYesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa!!&lt;br /&gt;Semua ayat-ayat Alkitab dalam berbagai bahasa menunjukkan bahwa Yesus sendiri memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa, bukan Trinitas. Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa, sebab pada jaman beliau masih hidup, tidak pernah beliau mengajarkan paham Trinitas. Paham Trinitas ini baru muncul pada tahun 325 Masehi ketika konferensi Nicea, oleh raja Constantin&lt;br /&gt;Oleh sebab itu seumur hidupnya Yesus tidak pernah tahu jika ajaran ketuhanan yang beliau ajarkan berubah menjadi paham Trinitas ; artinya Bapa itu Tuhan, Yesus itu Tuhan dan Roh kudus itu juga Tuhan.&lt;br /&gt;Salah satu contoh ayat Trinitas didalam Alkitab yaitu 1 Yoh 5:7-8 berbunyi:&lt;br /&gt;(7) Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga; Bapa, Firman dan Roh kudus; dan ketiganya adalh satu.(8) Dan ada tiga yng memberi kesaksan di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.&lt;br /&gt;Penjelasan: Ayat yang berada dalam kurung kurawal tadi (.......) adalah ayat Trinitas. Dalam catatan kaki Alkitab, ayat tersebut dinyatakn tidak asli . Nah kalau tidak asli, berarti palsu bukan?&lt;br /&gt;Umat Islam dimanapun mereka berada, semuanya menjadikan Tuhan sebagai Allah yang Esa seperti yang Yesus katakan. Bahkan dalam Al Qur’an, orang yang menjadikan tuhan-tuhan lain selain Allah, atau mempersekutukan-Nya dengan yang lainnya adalah kafir hukumnya.Perhatikan ayat-ayat Al Qur’an, Qs 5 Almaidah 72 dan 73 sbb:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Artinya: 72. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. 73. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. &lt;br /&gt;(Qs 5 Almaaidah 72)&lt;br /&gt;Pada dasarnya ada cukup banyak firman-firman Allah dalam Alkitab yang mengatakan Tuhan itu Esa, seperti ayat-ayat berikut ini:&lt;br /&gt;Ulangan 6:4 Dengarlah, hai orang Israil: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!&lt;br /&gt;Yesaya 45:6 Supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain,&lt;br /&gt;Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu Esa dan tidak ada Tuhan  selain Allah (Laa illaaha  Ilallaahu). Al Qur’an juga demikian, mengatakan Tuhan itu Esa “Qul huwallahu ahad”(Kataknlah Dialah Allah Yang Maha Esa)&lt;br /&gt;Ayat-ayat Alkitab tersebut memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa dan tidak ada Tuhan selain Allah. Nah ajaran Yesus dan Tuhannya tentang keesaan Allah (tauhid), umat Islamlah yang mengamalkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;[6] Na'budu diambil dari kata 'ibaadat: kepatuhan dan ketundukkan yang ditimbulkan oleh perasaan terhadap kebesaran Allah, sebagai Tuhan yang disembah, karena berkeyakinan bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang mutlak terhadapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[7] Nasta'iin (minta pertolongan), terambil dari kata isti'aanah: mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga sendiri. &lt;br /&gt;7. Masalah Jilbab&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.Korintus 11:5-6, 10,13 (5)Tetapi setiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepala, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya .(6) Sebab jika jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya.(10) sebab itu, perempuan harus memakai tanda wibawa dikepalanya oleh karena para malaikat.(13) Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala tidak bertudung? &lt;br /&gt;Catatan: Alkitab mengajarkan, wanita harus berjilbab, artinya harus menutupi kepalanya. Bahkan sangsinya jika tidak menutupi kepalanya, rambutnya harus digunting alias dibotakin. &lt;br /&gt;Dalam semua lukisan gambar bunda Maria ibunya Yesus, tampak dia memakai jilbab. Juga semua biarawati walaupun kurang sempurna, mereka memakai penutup kepala sejenis jilbab. Ini membuktikan orang yang menutup kepala dengan jilbab, &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;8. Yesus Mengaku Nabi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mat 13:57 Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang  nabi dihormati dimana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan dirumahnya.” (Mat 21:11, Mar 6:4, Luk 4:24, Luk 3:33, Yoh 4:44)&lt;br /&gt;Perhatikan, Alkitab bahasa-bahasa daerah seperti dibawah ini juga menjelaskan bahwa Yesus mengaku dengan jujur bahwa dia itu hanyalah seorang Nabi, bukan Tuhan! .....................&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penjelasan: Yesus saja mengaku dengan jujur bahwa dia hanyalah seorang nabi. Semua umat Islam dimanapun mereka berada, menjadikan Yesus sebagai seorang nabi saja.&lt;br /&gt;Tapi anehnya semua umat Kristen tidak mau menjadikan Yesus sebagai nabi mereka. Bahkan mereka jadikan Yesus sebagai Tuhan mereka. Padahal ayat-ayat yang mengatakan Yesus itu Tuhan, sangatlah lemah sekali, karena sebagian besar hanyalah berupa kesaksian dalam Surat Kiriman Paulus kepada jemaatnya dibeberapa tempat. Ini juga membuktikan bahwa umat Islamlah yang mengikuti perkataan dan kesaksian Yesus akan dirinya sebagai seorang nabi.&lt;br /&gt;Al Qur’an juga menjelaskan bahwa nabi Isa hanyalah seorang hamba Allah, seorang utusan Allah atau seorang Nabi Alllah&lt;br /&gt;Qs 3 Aali ‘Imraan 48-49 &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;48. wayu'allimuhu (a)lkitaaba wa(a)lhikmata wa(al)ttawraata wa(a)l-injiil(a) 49. warasuulan ilaa banii israa-iila annii qad ji/tukum bi-aayatin min rabbikum annii akhluqu lakum mina (al)ththhiini kahay-ati (al)ththhayri fa-anfukhu fiihi fayakuunu thayran bi-idzni (al)laahi waubri-u (a)l-akmaha wa(a)l-abrasha wauhyii (a)lmawtaa bi-idzni (al)laahi wa-unabbi-ukum bimaa ta/kuluuna wamaa taddakhiruuna fii buyuutikum inna fii dzaalika laaayatan lakum in kuntum mu/miniin(a) &lt;br /&gt;Artinya : 48. Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab[196], Hikmah, Taurat dan Injil. 49. Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman. &lt;br /&gt;Qs 43 Az Zukhruf 59 &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;59. in huwa illaa 'abdun an'amnaa 'alayhi waja'alnaahu matsalan libanii israa-iil(a) &lt;br /&gt;Artinya: 59. Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail[1363] &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt;[196]. Al Kitab di sini ada yang menafsirkan dengan pelajaran menulis, dan ada pula yang menafsirkannya dengan kitab-kitab yang diturunkan Allah sebelumnya selain Taurat dan Injil. &lt;br /&gt;[1363]. Ayat ini menegaskan pandangan Islam terhadap kedudukan lsa a.s. &lt;br /&gt;9. Masalah Khitan / Sunat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lukas 2:21 Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.&lt;br /&gt;Penjelasan: Yesus disunat karena mengikuti perintah Tuhannya pada Kejadian 17 melalui nabi Ibrahim. Semua orang yang mengaku umat Muhammad dan beragama Islam, pasti disunat karena mengikuti sunnah nabi Ibrahim as. Tapi umat Kristen tidak menjadikan sunat/khitansebagai suatu ketetapan/kehaursan, padahal menurut Alkitab sunat itu wajib hukumnya. Perhatikan bagaimanaasal mula perintah bersunat yang diwahyukan Allah melalui Nabi Ibrahim dalam Alkitab sbb:&lt;br /&gt;Kejadian 17 :9-14&lt;br /&gt;(9)Lagi firman Allah kepada Abraham: “Dari  pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun. (10) Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus di sunat; (11) Haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. (12) Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki diantara kamu, turun temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. (13)Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. (14) Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”&lt;br /&gt;Dari bunyi firman Allah tersebut sangatlah jelas bahwa khitan atau sunat itu wajib hukumnya, karena bagi yang tidak bersunat ancamannya dihukum mati.&lt;br /&gt;Sebagian besar umat Kristen mengatakan bahwa dengan kedatangannya kedunia ini , dia (Yesus) telah meniadakan “sunat daging” dan telah menggantikannya atau memperbaharui dengan ajaran “sunat hati”&lt;br /&gt;Padahal  jelas sekali bahwa “sunat hati” itupun bukan ajaran Yesus dalam Perjanjian Baru, tetapi ajaran nabi Musa dalam Perjanjian Lama.&lt;br /&gt;Perhatikan ayat Alkitab sbb:&lt;br /&gt;“Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi  kamu tegar tengkuk.” (Ulangan 10:16)&lt;br /&gt;Ini membuktikan bahwa “sunat daging” dan juga “sunat hati “ adalah dua perintah yang berbeda, bukan saling menggantikan satu sama lain, dan sama-sama sudah ada dan diajarkan dalam kitab Perjanjian Lama, jauh sebelum Yesus lahir ke dunia ini.&lt;br /&gt;Saking pentingnya sunat (khitan) ini, Allah mengancam bagi siapapun yang tidak mentaati peraturan-Nya dengan hukuman mati. Tetapi anehnya, justru umat Kristiani tidak menggubrisnya, bahkan tidak memperhitungkannya sebagai suatu keharusan atau kewajiban untuk melakukannya. Tetapi ada juga diantara mereka yang mengatakan bahwa sunat itu hanya tradisi umat Yahudi saja. Itu merupakan alasan dicari-cari sekedar untuk membenarkan kesalahan. Tradisi itu ialah suatu perbuatan yang tidak ada dasar hukumnya (dalilnya), karena dianggap baik, kemudian dilestarikan kemudia dipelihara. Tetapi khitan bukan Tradisi, sebab dalilnya jelas ada. Alkitab mengatakan bahwa bukan Yahudi juga harus disunat. Perhatikan ayat berikut ini:&lt;br /&gt;Kisah Rasul 15:5&lt;br /&gt;Tetapi beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi percaya, datang dan berkata: “Orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa.”&lt;br /&gt;Coba kita renungkan betapa beratnya ancaman Allah dalam Alkitab bagi orang-orang tidak melaksanakanatau yang melanggar hukum sunat Tidak tanggung-tanggung bagi yang mereka yang melanggarnya diancam Allah dengan hukuman mati!&lt;br /&gt;“ Dan orang yang tidak disunat , yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” (Kej 17:14)&lt;br /&gt;Terbukti semua umat Islam sunat (khitan). Bahkan hanya untuk merayakan sunat (khitan), banyak umat Islam yang mengadakan pesta besar-besaran dalam rangka mensyukuri nikmat Allah, karena anaknya telah dikhitankan. Bahkan anak orang Islam yang belum disunat pada usia mulai dewasa, sering membuat anak itu minder karena dicemoohin sama teman-temannya. Ada juga didaerah tertentu, ketika anaknya disunat, saking bersyukurnya karena telah mengadakan acara khitanan, anaknya diarak keliling kampung dengan naik kuda atau delman/bendi.&lt;br /&gt;Inilah bukti bahwa umat Islamlah pengikut sunnah nabi Ibrahim as. Yesus di khitan/sunat, umat Islam khitan, tapi umat Kristiani tidak berkhitan. Kalau begitu yang mengikuti Yesus (nabi Isa as) siapa?&lt;br /&gt;Bahkan Barnabas dalam Injilnya menulis dengan jelas dan tegas sabda Yesus tentang khitan atau sunat:&lt;br /&gt;Barnabas 22:2 Yesus menjawab: “Sungguh kukatakan kepadamu bahwa anjing lebih mulia dari seorang yang tidak bersunat”&lt;br /&gt;Barnabas 23:15 Yesus bersabda: “Manusia yang tidak menyunat tubuhnya akan Aku cerai beraikan dia dari kalangan keluarga-Ku untuk selama-lamanya”&lt;br /&gt;Barnabas 23:17 Kemudian Yesus berkata:”Tinggalkan ketakutan itu orang yang tidak mengerat kulupnya , karena dia diharamkan dari surga Firdaus”&lt;br /&gt;Ayat-ayat tentang khitan/sunat dalam Injil Barnabas sangat sesuai dengan firman Allah kepada nabi Abraham dalam kej 17:14 tadi yaitu:&lt;br /&gt;“Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”&lt;br /&gt;Ada alasan lain mengapa sampai umat kristiani tidak mewajibkan khitan/sunat kepada umatnya? Jawabannya karena ulah Paulus dalam beberapa surat kirimannya dia menulis sbb:&lt;br /&gt;Galatia 5:2 dan 6 (2) Sesungguhnya aku, Paulus, berkata kepadamu: Jikalau kamu men-yunatkan dirimu , Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu. (6) Sebab bagi orang-orang yang ada didalam kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai suatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.&lt;br /&gt;Coba bandingkan larangan berkhitan/sunat dari Paulus menurut Alkitab berbahasa Inggris dari berbagai versi sebagai berikut: &lt;br /&gt;............................&lt;br /&gt;Dalam ayat lain Paulus juga melarang bersunat, sebagaimana dalam surat kirimannya kepada jemaat di Korintus sbb:&lt;br /&gt;1 Korintus 7:18-19&lt;br /&gt;(18) Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha meniadakan tanda-tanda sunat  itu,. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat. (19) Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah.&lt;br /&gt;Keempat versi Alkitab berbahasa Inggris tersebut, tujuan maknanya sama, yaitu larangan Paulus untuk berkhitan. Walaupan terlihat berbeda dalam mengartikulasikannya, tetapi tujuannya sama.&lt;br /&gt;Sekaran bagaimana larangan bersunat oleh Paulus, menurut bahas-bahasa daerah:&lt;br /&gt;...............&lt;br /&gt;Ajaran Paulus dalam surat Kirimannya kepada jemaatnya didaerah Korintus tersebut, sangat bertentangan dengan firman Allah dalam Taurat/Musa. Allah mewajibkan khitan/sunat, bahkan bagi yang tidak bersunat di ancam hukuman mati (kej 17: 14). Orang tua Yesus juga tunduk dan patuh, maka anak mereka Yesus disunat (Lukas 2:21) sesuai apa yang Alllah perintahkan.  Tetapi giliran Paulus, dia melarang orang bersunat. Bahkan katanya jika orang menyunatkan dirinya, Yesus tidak berguna bagi dirinya, padahal Yesus sendiri sunat, dan dia sendiri sunat, dan dia sendiri jaga sunat tepat pada hari kedelapan.&lt;br /&gt;Filipi 3:4-5 Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku (Paulus) lebih lagi:disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israil, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PERBEDAAN DISUNAT DAN TIDAK DISUNAT&lt;br /&gt;YANG DISUNAT YANG TIDAK DISUNAT&lt;br /&gt;Karena mematuhi pada perintah Allah Tidak mematuhi perintah Allah&lt;br /&gt;Bersih Kotor&lt;br /&gt;Tidak jadi cemoohan orang dan teman Jadi cemoohan orang dan teman-teman&lt;br /&gt;Tidak punya dampak tekanan batin Berpotensi ada tekanan batin pd dirinya&lt;br /&gt;Pertumbuhannya lebih baik Pertumbuhannya lamban&lt;br /&gt;Mudah dibesihkan Sulit dibersihkan&lt;br /&gt;Tidak mudah terinfeksi penyakit kelamin Mudah terinfeksi virus &amp; penyakit kelamin&lt;br /&gt;Lebih sensitif Kurang sensitif&lt;br /&gt;Tidak ada rasa sakit ketika ereksi Terasa sakit sewaktu terjadi ereksi&lt;br /&gt;Tidak berbau busuk Berbau busuk ujungnya&lt;br /&gt;Lebih percaya diri Kurang percaya diri&lt;br /&gt;Tidak minder ketika akan menikah Merasa minder ketika akan menikah&lt;br /&gt;Lebih jantan dan seksi Kurang jantan dan seksi&lt;br /&gt;Lebih harmonis/nikmat dalam bersenggama Kurang harmonis dalam bersenggama&lt;br /&gt;10. Ucapan Insya Allah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yak 4:13-17 (13) Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan disana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”, (14) sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentarsaja keliahatan lalu lenyap. (15) Sebenarnya kamu harus berkata” Jika Tuhan menghendakinya (Insya Allah), kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.”(16) Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah (17) Jadi jika seorang tahu bagaimanaia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.&lt;br /&gt;INSYA ALLLAH (JIKA TUHAN MENGHENDAKI) Dalam berbagai bahasa daerah ....................&lt;br /&gt;Penjelasan: Alkitab mengajarkan bahwa jika mengatakan sesuat yang belum tentu atau belum pasti terjadi, hendaklah katakan”Insya Allah (jika Tuhan menghendaki). Tapi umat Kristen begitu berani memastikan sesuatu walaupun belum terjadi. Bahkan mereka tidak mau menggunakan kata “insya Allah” (Jika Tuhan menghendaki) karena mereka merasa yakin dan pasti bahwa dengan nama Yesus segala sesuatu pasti akan terjadi.&lt;br /&gt;Padahal dalam Alkitab jelas menyalahkan, bahwa siapa yang berani memastikan sesuatu yang belum past terjadi, adalah dosa, sebagaimana dalam Yakobus 4:15 tadi.&lt;br /&gt;Lebih ekstrim lagi, mereka justru menuduh bahwa dalam agama Islam semua masih serba tidak pasti, makanya kata mereka, keselamatan dalam agama Islam belum pasti karena masih serba insya Allah. Menurur mereka, keselamatan itu hanya ada dalam nama Yesus, sebab asal percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat, pasti dijamin masuk surga. Padahal jika cari didalam seluruh isi Alkitab, kata “pasti masuk surga” tidak ditemukan. &lt;br /&gt;Semua umat Islam diwajibkan mengucapkan Insya Allah jika mengatakan sesuatu yang belum terjadi karena demikianlah tuntunan yang diberikan lewat Al Qur’an. Perhatikan firman Allah dibawah ini:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;99. falammaa dakhaluu 'alaa yuusufa aawaa ilayhi abawayhi waqaala udkhuluu mishra in syaa-a (al)laahu aaminiin(a)  &lt;br /&gt;Artinya : 99. Maka tatkala mereka masuk ke (tempat) Yusuf: Yusuf merangkul ibu bapanya[762] dan dia berkata: "Masuklah kamu ke negeri Mesir, insya Allah dalam keadaan aman." (Qs 12 Yuusuf 99)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;69. qaala satajidunii in syaa-a (al)laahu shaabiran walaa a'shii laka amraa(n)&lt;br /&gt;Artinya : 69. Musa berkata: "Insya Allah kamu akan mendapati aku sebagai orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam sesuatu urusanpun." (Qs 18 Al Kahfi 69)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;102. falammaa balagha ma'ahu (al)ssa'ya qaala yaa bunayya innii araa fii (a)lmanaami annii adzbahuka fa(u)nzhur maatsaa taraa qaala yaa abati if'al maa tu/maru satajidunii in syaa-a (al)laahu mina (al)shshaabiriin(a) &lt;br /&gt;Artinya: 102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar." (Qs 37 Ash Shaaffaat 102)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Demikianlah ke 10 alasan kami sampaikan dengan panjang lebar, bahkan dengan memuat referensi dari berbagai bahasa-bahasa daerah maupun bahasa inggris. Jika pemuatan ayat-ayat Alkitab dalam bahasa-bahasa daerah ada yang kurang dipahami, mugkin karena telah terjadi perobahan ejaan baru yang berkembang mengikuti jaman. Sebenarnya masih cukup banyak bahasa daerah lain akan kami muat, mengingat terlalu banyak dan halaman buku ini akan menjadi panjang sekali bila memuat seluruhnya. Bila ada umat Kristiani yang membaca buku ini, semoga mereka diberi hidayah oleh AllahSWT, dibukakan pintu hatinya, untuk menuju kepada jalan yang benar. Sebab jika umat Kristiani mau benar-benar hanya mengikuti perintah Allah dan Yesus (Isa as) dalam alkitab, maka jalan satu-satunya harus masuk Islam, sebab nabi Isa (Yesus) juga seorang muslim dan beliau adalah nabi kami umat Islam juga. Menjadi pengikut Yesus yang sebenarnya, karena nabi Muhammad adalah penerus ajaran nabi Isa as.&lt;br /&gt;Semoga buku ini bisa memberikan pemahaman yang lebih dalam bagi siapa saja yang benar-benar ingin mencari kebenaran yang hakiki.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-8909291889014186285?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/8909291889014186285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=8909291889014186285' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/8909291889014186285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/8909291889014186285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/09/10-alasan-menjadi-pengikut-yesus-yg.html' title='10 Alasan Menjadi Pengikut Yesus yg Setia Harus Masuk Islam by H. Insan LS Mokoginta'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-3766450522740131854</id><published>2008-09-25T17:35:00.000-07:00</published><updated>2008-09-25T17:36:27.609-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Raperda Kota Injil'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Otda yang Kebablasan&apos;'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mendagri Harus Sikapi Raperda Injil'/><title type='text'>Raperda Kota Injil, Otda yang Kebablasan', Mendagri Harus Sikapi Raperda Injil</title><content type='html'>Raperda Kota Injil, Otda yang Kebablasan', Mendagri Harus Sikapi Raperda Injil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA 26/03/07 -- Upaya Pemerintah Kabupaten dan DPRD Manokwari, Provinsi Irian Jaya Barat (Irjabar), menyusun rancangan peraturan daerah (Raperda) Kota Injil terus menuai kritik. Banyak kalangan menilai upaya itu sebagai mengada-ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru Besar FISIP Universitas Indonesia (UI), Prof Eko Prasojo, misalnya, menilai upaya itu merupakan bentuk pelaksanaan otonomi daerah (Otda) yang kebablasan. ''Perda seperti itu berpotensi menciptakan daerah yang tersekat-sekat berdasarkan agama, budaya atau suku,'' katanya kepada Republika, Sabtu (24/3). Menurut Eko, dalam semangat Otda, pembentukan sebuah Perda harus memenuhi azas homogenitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, sebuah peraturan tak boleh bertentangan dengan peraturan yang ada di atasnya. Eko juga mengingatkan, sebuah Perda yang disusun pemerintah daerah harus memenuhi asas fleksibilitas. Maksudnya, sebuah Perda tidak boleh menghalangi mobilitas orang lain untuk bisa hidup berdampingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengaku sangat khawatir, bila pembentukan Kota Injil diwujudkan Pemkab Manokwari, maka daerah-daerah lain pun akan mengikuti hal serupa. ''Nanti Bali pun bisa-bisa menuntut hal yang sama, menjadikan daerahnya sebagai Kota Hindu,'' katanya. ''Akibatnya, daerah-daerah akan tersekat-sekat oleh agama, budaya dan suku. Kondisi itu bisa mengancam eksistensi NKRI.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, semangat Otda tak boleh menjadikan sebuah daerah lebih mementingkan perbedaan dari daerah lainnya. Otda seharusnya dijadikan sarana untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. ''Otda bukan berarti daerah bisa bebas tanpa batas,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Problema Otda yang kebablasan itu, kata Eko, dipicu oleh lemahnya pengawasan dari pemerintah pusat. ''Dalam UU Pemerintahan Daerah No 22 Tahun 1999, pengawasan terhadap Perda bersifat preventif, namun dalam UU No 32 tahun 2004 pengawasan terhadap perda jadi bersifat represif,'' ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengawasan yang bersifat preventif, menurutnya, memungkinkan pemerintah pusat mengkaji sebuah Perda sebelum diundangkan. Sedangkan pemerintah daerah saat ini bisa menetapkan perda tanpa harus dikaji pemerintah pusat terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya Pemkab dan DPRD Manokwari menyusun Raperda Kota Injil itu telah mendapat penolakan dari berbagai kalangan. Fraksi PKS DPR RI malah menilai usulan itu bertentangan dengan UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Sementara, Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) menilai tak boleh ada Perda yang hanya berlaku untuk satu etnis, agama atau suku tertentu. hri (RioL)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendagri Harus Sikapi Raperda Injil&lt;br /&gt;JAKARTA -- Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Irgan Chairul Mahfiz, meminta Mendagri segera turun tangan dan memanggil Bupati dan Ketua DPRD Manokwari, Provinsi Irian Jaya Barat (Irjabar), terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kota Injil. Sebab, raperda tersebut mengandung unsur diskriminasi bagi umat Islam dengan melarang pemakaian jilbab dan mendirikan masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saya berharap Mendagri bersikap tanggap dan responsif terhadap setiap persoalan yang meresahkan masyarakat,'' ujar Irgan kepada Republika, Ahad (25/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika raperda itu disahkan menjadi perda, lanjut Irgan, akan memberi dampak beruntun bagi daerah lain untuk melakukan hal yang sama. ''Akibatnya kerukunan hidup antarumat beragama dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan terganggu,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, raperda tersebut terlihat sengaja dibuat untuk 'mengunci' ruang gerak umat Islam dalam melaksanakan kewajiban agamanya. Mereka tidak memperhitungkan komunitas Muslim yang ada dan lahir di Manokwari. (RioL)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-3766450522740131854?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://swaramuslim.net/galery/papua/index.php?page=070326-a' title='Raperda Kota Injil, Otda yang Kebablasan&apos;, Mendagri Harus Sikapi Raperda Injil'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/3766450522740131854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=3766450522740131854' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/3766450522740131854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/3766450522740131854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/09/raperda-kota-injil-otda-yang-kebablasan.html' title='Raperda Kota Injil, Otda yang Kebablasan&apos;, Mendagri Harus Sikapi Raperda Injil'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-6617853718623200114</id><published>2008-09-22T23:53:00.000-07:00</published><updated>2008-09-22T23:56:54.783-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KIRIM TOPIK ATAU TULISAN ANDA DISINI'/><title type='text'>KIRIM TOPIK ATAU TULISAN ANDA DISINI</title><content type='html'>KIRIM TOPIK ATAU TULISAN ANDA DISINI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://serbuiff.blogspot.com/2008/09/kirim-topik-atau-tulisan-anda-disini.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-6617853718623200114?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/09/kirim-topik-atau-tulisan-anda-disini.html' title='KIRIM TOPIK ATAU TULISAN ANDA DISINI'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/6617853718623200114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=6617853718623200114' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/6617853718623200114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/6617853718623200114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/09/kirim-topik-atau-tulisan-anda-disini.html' title='KIRIM TOPIK ATAU TULISAN ANDA DISINI'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-194981541662187529</id><published>2008-09-21T22:52:00.000-07:00</published><updated>2008-09-21T22:54:20.797-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Perjanjian Baru Dan Perubahannya'/><title type='text'>Sejarah Perjanjian Baru Dan Perubahannya</title><content type='html'>Sejarah Perjanjian Baru Dan Perubahannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thursday, April 26, 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengkaji sejarah awal agama Kristen dalam bab yang lalu, kita sekarang sampai pada PB itu sendiri dan memperhatikan beberapa pertanyaan: siapakah yang mengarang keempat Injil itu'? Apakah mereka percaya bahwa karangan-karangan mereka terinspirasikan (wahyu), ataukah ide ini dikembangkan oleh para generasi belakangan? Bagaimana teks itu diubah? Dan barangkali yang paling awal dari segalanya, bagaimana tabiat Injil-Injil ini berbeda dengan ajaran-ajaran Yesus yang asli?[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Injil Q yang Hilang-Sebuah Tantangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum munculnya empat Injil yang kita kenal sekarang, para pengikut awal Yesus menyusun buku mereka masing-masing. Dalam hal ini tak ada hal yang dramatis tentang kehidupan Yesus, tak ada riwayat-riwayat mengenai pengorbanan dan penebusan spiritual. Fokusnya hanya terbatas pada ajaran­ajarannya, pikiran-pikirannya dan tata cara serta perilaku yang ia jelaskan, begitu juga pada pembaruan-pembaruan sosial yang ia canangkan.[2] Karangan ini sekarang dinamakan Injil Yesus, Q. Namun Q bukanlah sebuah teks yang stabil, sebagaimana kehidupan orang-orang Kristen yang tidak stabil, dan dengan begitu selama abad pertama orang-orang hidup dalam keadaan yang memaksa untuk menyisipkan lapisan-lapisan teks yang berbeda kepada Q. Lapisan yang asli sangat mencolok: penuh dengan kata-kata yang simpel tapi padat, tanpa ada ajakan kepada suatu agama baru dan tidak ada isyarat apa pun tentang Yesus Kristus sebagai Anak Tuhan.[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan kedua membawa pergeseran nada, yang secara tersurat menjanjikan kehancuran bagi mereka yang menolak pergerakan itu.[4]&lt;br /&gt;Namun menurut saya pergeseran yang mengherankan terjadi dalam lapisan Q yang ketiga dan terakhir, yang ditambahkan oleh orang-orang Kristen pada masa-masa percobaan pemberontakan Yahudi Pertama (66-70 M.), di bawah bayangan kehancuran Rumah Tuhan yang Kedua oleh serdadu Romawi.[5] Di sinilah Yesus di-upgrade dari seorang nabi yang bijak menjadi Anak Tuhan (Sun of God), pewaris Kerajaan Ayah, yang sukses melawan godaan-godaan di dalam hutan-belantara.[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu, buku ini telah terbukti rentan terhadap peruhahan, adalah korban dari berbagai mitos yang mulai beredar di kalangan Kristen tentang siapa sebenarnya Yesus. Tapi meski demikian, dalam lapisan ketiga ini pun tidak terdapat ajakan untuk menyembah Kristus, untuk menganggapnya sebagai seorang tuhan atau membayangkannya lewat ritual-ritual dan doa. Tidak terdapat penyaliban demi pergerakan itu sendiri, apalagi penebusan untuk seluruh manusia.[7] Markus, Matius, dan Lukas menggunakan Q ketika menulis Injil mereka menjelang akhir abad pertama, tapi mereka dengan sengaja memelintir teks itu (masing-masing dengan caranya sendiri) untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.[8] Bagaimanapun juga, Q sebagai sebuah buku yang sebenarnya telah hilang dengan cepat.[9] Teks-teks yang menggantikannya, berupa riwayat-riwayat kehidupan Kristus yang dramatis, telah mengantarkan kepada suatu pergeseran dalam fokus dan membantu menghidupkan mitos-mitos dan spekulasi yang sejak itu telah menutupi figur Yesus yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengarang Keempat Injil yang Ada Sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitos-mitos Yesus ini masih terus beredar baik pada masa hilangnya Q maupun setelahnya, dan dari sekian banyak karya yang terinspirasikan mitos-mitos ini hanya empat yang berhasil mencuat dan menonjol: Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Semua pengarangnya tak diketahui dengan pasti. Dalam kata-kata Sir Edwyn Hoskyns dan Noel Davey:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dirasakan sulit, karena bukti yang kurang memadai, untuk menamakan para pengarang Injil-Injil sinoptik*, maka lebih sulit lagi menentukan tanggal penulisannya secara pasti. Di sini tak ada bukti sama sekali; dan penentuan tanggal hanyalah suatu kemustahilan. Terminus ad quem adalah sekitar tahun 100 M.[10]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai hasil produksi gereja primitif, Injil-Injil itu merupakan tradisi lisan dari Iingkungannya, dan oleh karenanya masalah pengarang dan tanggalnya akan selalu enigmatic (menjadi teka-teki). Hoskyns dan Davey berargumen hahwa ketidakpastian ini hagaimanapun juga tidak mengurangi nilai dokumen­dukumen ini jika memang diperlakukan secara akademik.[11] Tetapi jaminan akurasi apakah yang kita miliki mengenai karya-karya anonim ini? Jika ketidakpastian pengarangnya itu sendiri gagal menunjukkan pentingnya uraian­uraian yang ada dalam Injil, bagaimana dengan ketidakpastian akurasinya? Sungguh, ini adalah masalah doktrinal yang luar biasa. Bucaille menukil pesan Bapa Kannengiesser, Professor di Institut Katolik Paris, yang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperingatkan bahwa 'seseorang harus tidak mengambil secara literal' fakta-fakta yang dilaporkan tentang Yesus oleh kitab-kitab Injil, karena Injil-Injil ini adalah 'tulisan-tulisan yang disesuaikan untuk kesempatan tertentu' atau 'untuk melawan', yang para pengarangnya semata-mata hanya 'menuliskan tradisi-tradisi komunitasnya tentang Yesus.' Mengenai Kebangkitan... la menegaskan bahwa tak seorang pun dari penulis-penulis Injil yang bisa mengklaim sebagai saksi mata. Dia mengisyaratkan bahwa, mengenai kehidupan publik Yesus yang selebihnya, juga berlaku hal yang sama karena, menurut Injil, tak satu pun dari para muridnya­kecuali Yudas Iskariot-yang meninggalkan Yesus semenjak ia pertama kali mengikuti-Nya sampai keberadaannya yang terakhir di dunia.[12]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku-buku yang asalnya tak pasti dan akurasinya dipertanyakan ini belakangan diberi otoritas besar oleh gereja masa-masa awal melalui sebuah klaim bahwa buku-buku tersebut adalah karya-karya yang terinspirasikan Tuhan, untuk membenarkan tradisi-tradisi oral Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Apakah Injil-Injil itu Terinspirasikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inspirasi, ide bahwa Tuhan secara nyata memberikan visi atau kemampuan atau wahyu secara langsung kepada seseorang merupakan sebuah konsep yang sentral dari semua agama monoteistik. Akan tetapi, Perjanjian Baru (PB) tidak pernah mengklaim dirinya sebagai karya dari sebuah inspirasi. Satu-satunya bagian yang mungkin menunjukkan inspirasi ini adalah 2 Timotius 3:16, bahwa, "Setiap Kitab Suci terinspirasikan dan berguna untuk pengajaran." Yang dimaksudkan di sini bagaimanapun juga adalah PL, sebab PB belum lagi dikompilasikan dalam bentuk yang kita kenal kini. Seorang penulis abad kedua, Justin Martyr, lebih lanjut mengklarifikasi bahwa inspirasi ini dimaksudkan bukan pada teks lbrani yang ada, tapi hanya pada keakuratan penerjemahannya ke dalam bahasa Yunani Kuno.[13]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarjana-sarjana Kristen sering membumbui tulisan-tulisan mereka dengan terminologi 'inspirasi'; misalnya P.W. Comfort menyatakan, "lndividu-individu tertentu... diberi inspirasi oleh Tuhan untuk menulis penjelasan-penjelasan Injil untuk membakukan tradisi oral.[14] Dan lagi, para juru tulis yang mengopi PB pada tahap belakangan, "Mungkin menganggap diri mereka telah terinspirasikan oleh roh dalam membuat penyesuaian-penyesuaian tertentu dengan contoh."[15] Namun, para pengarang empat Injil yang anonim itu boleh jadi sangat tidak sependapat dengan Prof. Comfort. Injil yang terawal, Markus, dianggap sebagai sumber utama oleh para pengarang Matius dan Lukas, yang telah mengubah, menghapus, dan menyingkat banyak kisah-kisah Markus. Perbuatan semacam ini tidak akan mungkin terjadi jika mereka menganggap bahwa Markus diberi inspirasi oleh Tuhan, atau bahwa kata-katanya merupakan kebenaran sejati.[16]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui bahwa klaim-klaim inspirasi dalam PB ini tidak memiliki legitimasi sama sekali, marilah sekarang kita periksa bagaimana komunitas Kristen sampai kini memperlakukan buku-buku ini, dan kita cermati apakah perlakuan ini kongruen dengan apa yang semestinya diterima oleh sebuah teks suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Transmisi Perjanjian Baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Comfort, Injil-Injil itu pertama kali diketahui di kalangan Kristen secara oral sebelum berwujud dalam bentuk tulisan.[17] Tidak ada satu buku pun dari PB yang masih selamat dalam tulisan asli pengarangnya, dan yang paling mendekati adalah berupa sebuah fragmen (penggalan) yang bertarikh ± 100-115 M dan mengandung enam ayat dari Yohanes 18.[18]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naskah-naskah berbagai buku dari PB dibuat secara meluas selama beberapa abad pertama, umumnya oleh orang-orang non-profesional yang jarang sekali mengecek kesalahan-kesalahan setelahnya. Memang tidak ada rangsangan sama sekali untuk melakukan hal itu: sebab hampir seluruh orang Kristen selama abad pertama mengharapkan datangnya kembali Kristus, dan kemungkinan tak pernah menyadari bahwa mereka sedang memelihara sebuah teks untuk masa depan yang jauh.[19] Setelah beberapa waktu, teks-teks yang beredar tidak lagi mengandung persamaan yang dekat dengan karya-karya aslinya, sehingga siapa saja juru tulis yang menyalin sebuah naskah dengan ketelitian yang tinggi tidak harus secara otomatis berarti membuat reproduksi yang akurat daripada aslinya.[20] Tambahan lagi, "Orang-orang Kristen masa awal tidak semestinya memperlakukan teks PB sebagai sebuah teks yang 'sakral',"[21] yang setiap hurufnya sudah tetap dan suci. Mereka boleh jadi kadang-kadang merasa terilhami (inspired) untuk membuat perubahan-perubahan pada naskah yang ada sebelumnya.[22]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas apakah mereka menganggap diri mereka terinspirasikan atau tidak, semua interpolasi penulisan harus dianggap sebagai perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Pembuatan Tipe-Tipe Teks yang Berbeda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Para sarjana berpendapat bahwa tingkat perbedaan (atau perubahan) di dalam teks PB mencapai puncaknya menjelang akhir abad kedua Masehi. Masing-masing dari pusat-pusat utama di kalangan gereja masa awal membuat variasi tekstualnya sendiri-sendiri dalam PB, yang berbeda dari teks yang ditemukan di lokalitas-lokalitas yang lain. Para akademisi telah mengategorikan teks-teks yang beragam ini menjadi empat tipe teks utama:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         1. Teks Alexandria&lt;br /&gt;            Para juru tulis di Alexandria unuunnya enggan mengubah substansi teks, dan lebih senang memodifikasi grammar dan style. Manuskrip­manuskrip mereka dianggap mendekati akurasi nrtkna.[23]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         2. Teks Barat&lt;br /&gt;            Teks 'Barat', berasal dari Afrika Utara dan Italia, merupakan teks yang tak terkendalikan dan populer. Teks ini mengalami interpolasi di tangan para juru tulis yang, dalam rangka mengejar akurasi, memper­kaya teks dengan menggunakan bahan tradisional, dan bahkan non­biblikal.[24]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         3. Teks Kaisar&lt;br /&gt;            Tipe ini adalah merupakan sebuah kompromi antara dua tipe yang sebelumnya, dalam substansi mengikuti teks Alexandria tapi tetap memelihara teks Barat yang tidak kelihatan terlalu tidak masuk akal.[25]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         4. Teks Byzantium.&lt;br /&gt;            Lucian dari Antioch, bekerja di Suriah pada masa-masa awal abad keempat, membandingkan berbagai bacaan PB untuk memproduksi sebuah bentuk teks yang revised dan kritis. Untuk tujuan ini dia lebih bersandar secara konsisten pada tipe teks Barat daripada Alexandria, dan mengambil jalan harmonisasi dan interpolasi ketika diperlukan. Hasil akhirnya segera memperoleh popular'rtas yang luas di seluruh Mediterania, menjadi teks favorit Gereja Ortodox Yunani; teks ini mengalami revisi lebih lanjut selama empat abad berikutnya sampai kemudian distandardisasikan.[26]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Jadi, teks Byzantium yang paling tersebar luas daripada yang lain ini, ternyata banyak bersandar pada teks Barat yang diakui paling sedikit dapat dipercaya di antara keempat teks yang lain. Agaknya tak dapat dihindarkan bahwa Lucian mesti telah memasukkan ke dalam teksnya paling tidak beberapa interpolasi, dari sumber-sumber tradisional dan bahkan non-biblikal, yang membentuk sebuah tanda utama tipe teks Barat. Kenyataannya pengaruh teks Barat ini secara umum memang mengagumkan; bahkan pemula teks Kaisar telah mencampurkan teks Alexandria yang relatif murni dengan elemen­elemen populer dari teks Barat, meskipun sepenuhnya menyadari inferioritasnya teks Barat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Tarikh Resensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Resensi adalah proses sekrutinisasi (pemeriksaan dengan cermat) semua bentuk yang ada dari sebuah dokumen, dan menyeleksi yang paling dapat dipercaya di antara yang lain sebagai dasar bagi sebuah teks yang standar. Secara alami, semakin belakang tarikh resensi yang pertama kali diupayakan maka semakin memungkinkan bahwa manuskrip-manuskrip yang tengah diperiksa itu akan mengandung perubahan-perubahan. George D. Kilpatrick dari Queen's College, Oxford "menegaskan bahwa pada kira-kira tahun 200 M. mayoritas perubahan-perubahan yang disengaja telah disusupkan ke dalam alur teks PB, dan bahwa setelah itu para juru tulis mentransmisikan beberapa bentuk teks dengan ketelitian tinggi.[27] Para sarjana modern sepakat bahwa tidak ada bukti substansial yang menunjukkan adanya resensi bahkan selama abad ke-3 sekali pun.[28] Sebagaimana hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar perubahan-perubahan teologis telah dimasukkan ke dalam teks sebelum adanya usaha resensi,[29] dapat kita katakan bahwa banyak dari pada perubahan­perubahan ini telah menyusup secara permanen ke dalam PB. Dan sebagaimana akan kita lihat dalam kasus Comma Johanneum, sebuah perubahan teologis besar yang disengaja telah terjadi bahkan sampai abad ke-16.[30]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Perubahan Tekstual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. Bacaan-Bacaan Beragam dalam Perjanjian Baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan tangan Yunani kuno terdiri dari dua style. Yang pertama adalah kursif, ditulis secara cepat dan digunakan untuk urusan sehari-hari. Yang kedua, lebih formal, disebut uncial.[31]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lambat laun skrip uncial itu mulai memburuk, yang mengharuskan adanya suatu pembaruan penulisan skrip pada abad ke-9 M. Style yang dihasilkan diberi label minuscule (kecil sekali).[32] Kira-kira terdapat 2800 potong penggalan PB yang ditulis dalam minuscule, dan kira-kira sebanyak seper­sepuluhnya yang ada di uncial, tapi jika kita membatasi diri pada mada ma­nuskrip-manuskrip yang memuat seluruh PB maka jumlahnya menurun secara dramatis: 58 di dalam minuscule, dan hanya satu di dalam uncial.[33] Angka ini merupakan penyebab keheranan; jumlah naskah-naskah yang komplet di dalam minuscule, khususnya adalah memprihatinkan, mengingat manuskrip-manuskrip ini diperkirakan ditulis pada rentang waktu antara abad ke-9 dan ke-15. Susul-menyusul para generasi Kristen yang tak terhingga jumlahnya berarti telah hidup dan mati tanpa menyaksikan sebuah naskah komplet Kitab Suci mereka.[34]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu ciri skrip uncial Yunani yang sangat kentara adalah tidak adanya pemisah antara kata-kata yang berdampingan, begitu juga antara kalimat­kalimat, meskipun pemisah antara kata-kata telah dipergunakan sebelumnya dalam tulisan-tulisan Ibrani, dan oleh karenanya bukannya tidak dikenal. Cacat ini telah mengakibatkan suatu perbedaan arti atau bahkan interpretasi untuk ayat-ayat tertentu. Di antara contoh yang serius dari hal ini adalah Manuskrip p75 (Bodmer Papyrus XIV-XV),[35] di mana Yohanes 1:18 bisa dibaca baik sebagai an only One, God (satu-satunya Tuhan), ataupun God, the only begotten (Tuhan, satu-satunya yang diperanakkan). Jelas sekali ada perbedaan yang mendasar dalam dua pilihan itu; sementara yang kedua mengimplikasikan eksistensi sebuah Trinitas, yang pertama sama sekali tidak (lihat gambar 17.3). Sesungguhnya terjemahan literalnya adalah 'Tuhan yang unik', meski pun hal ini tak pernah dilakukan.[36]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan tambahan terjadi melalui perubahan-perubahan dalam teks yang disengaja maupun tak disengaja, membuat tambahnya keragaman dalam bagian-bagian yang sensitif secara khusus. Termasuk di antaranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Yohanes 1: 18. Baris an only One, God (satu-satunya Tuhan) (atau bacaan alternatifnya God, the only begotten) (Tuhan, satu-satunya yang diperanakkan) mempunyai sebuah varian, the only begotten Son (Anak tunggal).[37]&lt;br /&gt;    * Yohanes 1: 34. The Son of God (Anak Tuhan) juga mempunyai varian the chosen One of God (Pilihan tunggal Tuhan).[38]&lt;br /&gt;    * Yohanes 7: 53-8:11. Seluruh kisah tentang Yesus dan perempuan pelacur tidak terdapat dalam manuskrip Yunani mana pun, kecuali satu pengecualian, sampai abad kesembilan-tapi sekarang dimasukkan dalam semua versi Perjanjian Baru karena kemasyhurannya, walaupun umumnya berakhir pada sebuah catatan kaki yang berhati-hati.[39]&lt;br /&gt;    * Yohanes 8: 16. Frasa Bapa yang mengutusku mempunyai varian, dia yang mengutusku.[40]&lt;br /&gt;    * Yohanes 1: 35. sebutan Yesus Anak Tuhan mempunyai varian dari bukti dukumenter besar, Anak manusia (suatu istilah pengganti untuk Yesus).[41]&lt;br /&gt;    * Markus 16: 9-20. Dua belas ayat yang mengakhiri Markus diganti dengan penutup yang Iebih pendek dalam beberapa manuskrip, tanpa menyebut risalah munculnya kembali Yesus di depan para muridnya dan kenaikannya setelah itu.[42]&lt;br /&gt;    * Lukas 3:22. Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi yang menyenangkan hati-Ku mempunyai varian Engkau adalah Anak-Ku; hari ini Aku memperanakkanmu.[43]&lt;br /&gt;    * Lukas 23:34. Dan Yesus berkata, "Bapa, ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan."Bagian ini dihapus dalam beberapa manuskrip yang berbeda, yang terawal di antaranya bertarikh ± 200 M. Ayat ini sangat mungkin tidak pernah menjadi bagian dari otografi asli Lukas, dan disusupkan setelah itu dari tradisi oral. Tapi kenyataannya frasa ini begitu populer, yang membuat para penerjemah enggan menghapusnya, dan sebagai gantinya, mencatatnya dalam catatan kaki mengenai absennya dalam berbagai manuskrip.[44]&lt;br /&gt;    * Lukas 24:6 dan 24:12. Ia tidak ada di sini ia sudah bangkit dan seluruh ayat 12 (di mana Petrus menemukan kain kafan Yesus tanpa bodi) tidak terdapat dalam beberapa manuskrip yang lebih tua.[45]&lt;br /&gt;    * Lukas 24:51 dan 24:52. Dan [Yesus] diangkat ke surga dan mereka menyembahnya tidak terdapat dalam manuskrip-manuskrip awal tertentu.[46]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ii. Perubahan-Perubahan Penulisan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh-contoh di atas tadi saya kira sudah cukup, dan sekarang beralih pada kategori-kategori sejumlah perubahan penulisan yang tersengaja maupun yang tidak, sebagaimana yang diklasifikasikan oleh para sarjana PB. Hal ini akan menjelaskan kita sejauh mana kesalahan-kesalahan yang mesti dihadapi. Di dalam menjelaskan perubahan-perubahan yang tidak disengaja, para sarjana menggunakan psikologi dengan begitu mahir dalam melacak kembali kondisi mental para juru tulis yang telah meninggal lebih sepuluh abad yang lalu. Astigmatisme dipersalahkan dalam hal seringnya perubahan urutan huruf Yunani dalam manuskrip; suatu telaah singkat dapat menangkap penghapusan atau pengulangan suatu bagian secara keseluruhan. Kebingungan ketika menyalin dari pendiktean, gangguan mental yang menyebabkan perubahan dalam urutan kata-kata, dan bahkan kebodohan murni, semuanya dapat menolong menjawab bagaimana blunder ini terjadi.[47]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana halnya dengan PL, bagaimanapun juga perubahan-perubahan yang disengaja adalah yang paling mengganggu. P.W. Comfort membagi perubahan-perubahan ini menjadi tujuh kategori:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Bahan diambil dari tradisi-tradisi oral (misalnya bagian mengenai perempuan pezina dalam Yohanes 7:53-8:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Tambahan-tambahan yang dimaksudkan untuk pelaksanaan ibadah.&lt;br /&gt;   3. Tambahan-tambahan karena menyebarnya asketisisme (misalnya penyusupan 'dan berpuasa' setelah 'sembahyang' di dalam Markus 9:29).&lt;br /&gt;   4. Perubahan-perubahan yang tak sah dari sekte-sekte tertentu. (Sekte Adopsionis misalnya, meyakini bahwa Yesus menjadi Anak Tuhan pada waktu pembaptisan, telah mengubah Lukas 3:22 dari "inilah anak-Ku yang terkasih yang menyenangkan hati-Ku" menjadi "inilah anak-Ku; hari ini Aku memperanakkanmu".)&lt;br /&gt;   5. Perubahan-perubahan karena prejudis, khususnya berkenaan dengan Roh.&lt;br /&gt;   6. Harmonisasi.&lt;br /&gt;   7. Perubahan-perubahan yang dimasukkan oleh para juru tulis yang kha­watir bahwa pembaca akan mendapatkan kesan "salah" tentang Yesus.[48]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidaklah mengherankan bahwa kritikus teks Origen, yang berkata pada abad ke-3, menegaskan bahwa perbedaan antara manuskrip-manuskrip itu terjadi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baik lewat kelengahan penyalin-penyalin tertentu, atau keberanian yang jahat yang ditunjukkan oleh sebagian orang dalam mengoreksi teks, atau lewat kesalahan mereka yang, berperan sebagai para pentashih, memperpanjang atau memperpendek teks sekehendak hati.[49]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana telah didiskusikan sebelumnya,[50] Gereja Ortodoks telah memainkan perannya dalam menciptakan perubahan-perubahan yang disengaja, dengan suatu pertimbangan untuk meng-counter perkembanban sekte-sekte tertentu yang berakhir dengan keyakinan-keyakinan yang berlawanan tentang hakikat Yesus (seperti Adopsionisme, Dosetisme, Separasionisme, dan Patripassianisme).[51] Setiap grup secara luas dituduh mengubah bagian-bagian tertentu dalam rangka mempertahankan sikap teologisnya masing-masing,[52] dan dengan setiap munculnya varian baru akan semakin mengaburkan keaslian teks asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bibel Erasmus dan Comma Johanneum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erasmus menerbitkan PB-nya yang pertama dalam bahasa Yunani pada tahun 1516 dan edisi kedua tiga tahun berikutnya. Di antara beberapa kritik yang sangat serius yang dialamatkan pada Bibel ini adalah bahwa ia tidak memuat pernyataan trinitas pada akhir 1 Yohanes, yang berbunyi bahwa Bapa, Kalimat, dan Roh Kudus adalah tiga dalam satu (1 Yohanes 5:7). Erasmus bersikukuh bahwa ia tidak menemukan kata-kata itu dalam manuskrip Yunani mana pun yang ia periksa, meskipun akhirnya dia menyerah dan setuju untuk menambahkan Comma Johanneum (demikian ia dikenal) jika memang ditemukan manuskrip Yunani yang memuat itu. Tidak lama kemudian manuskrip seperti itu benar-benar diberikan kepadanya. Besar kemungkinan itu adalah fabrikasi (pemalsuan), ditulis oleh seorang biarawan Fransiscan di Oxford sekitar tahun 1520. Meskipun Erasmus kemudian benar-benar memasukkan bagian itu ke dalam edisi ketiganya, dia merasa perlu membubuhkan sebuah catatan panjang yang mengekspresikan kecurigaannya bahwa manuskrip itu adalah palsu.[53]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak masa Erasmus hanya ada tiga manuskrip Yunani yang ditemukan memuat Comma Johanneum; yang paling tua di antaranya berasal dari abad ke-12, namun kemudian bagian ini berhasil dimasukkan dalam ping­girannya oleh sebuah tangan pada abad ke-17.[54] Pernyataan Trinitas dalam 1 Yohanes ini memiliki signifikansi teologis yang luar biasa; interpolasinya ke dalam manuskrip Yunani yang begitu lambat dalam sejarah (pada masa Renaissance) mengindikasikan sebuah kecairan atau kelabilan yang sangat memprihatinkan dalam teks. Dan bagaimana nasib ayat-ayat palsu ini? Dalam bahasa Inggris ayat-ayat itu berhasil masuk ke dalam Versi King James yang Sah (Authorized King James Version), yang dicetak pada 1611; tidak ada revisi kritis yang diupayakan terhadap terjemahan populer ini sampai pada 1881. Edisi yang ada dalam perpustakaan saya (Authorized Version (th 1983) memuat bagian ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   6. Inilah dia yang datang (ke dunia) dengan air dan darah, dialah Yesus Kristus; tidak hanya dengan air, tapi dengan air dan darah. Dan Roh sendiri yang memberi kesaksian, karena Roh adalah benar.&lt;br /&gt;   7. Karena ada tiga saksi yang memberi kesaksian di langit, Bapa, Kalimat, dan Roh Kudus (the Holy Ghost): dan ketiga-tiganya ini adalah satu.&lt;br /&gt;   8. Dan ada tiga saksi yang memberi kesaksian di bumi, Roh Kudus (the spirit), air, dan darah: dan ketiga-tiganya bersepakat menjadi satu.[55]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya, Versi Standar yang Diperbaiki (Revised Standard Version­RSV) yang merupakan revisi tahun 1946 terhadap versi Amerika 1901 yang juga merupakan edisi perbaikan 1881 dart Versi King James (King James Version-KJV) 1611 menghapus beberapa kata-kata yang krusial:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   6. Inilah dia yang datang (ke dunia) dengan air dan darah, Yesus Kristus; tidak hanya dengan air, tapi dengan air dan darah.&lt;br /&gt;   7. Dan Roh sendiri yang memberi kesaksian, karena Roh adalah benar.&lt;br /&gt;   8. Ada tiga saksi, Roh Kudus (the Spirit), air, dan darah; dan ketiga­tiganya bersepakat.[56]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologi yang pasti mengenai edisi yang sangat beragam ini membingungkan. Meskipun begitu kita dapat simpulkan bahwa terjemahan-terjemahan Bibel berbahasa Inggris telah harus menunggu paling kurang tiga abad, jika tidak malah lebih, sebelum membuang suatu bagian palsu yang disisipkan sampai akhir abad ke-16.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Perubahan Kontemporer pada Teks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini saya hanya membatasi diri pada pembahasan secara singkat tentang perubahan PB dalam manuskrip-manuskrip Yunani. Barangkali ada yang berargumen bahwa, bermula dengan Versi Perbaikan King James pada tahun 1881, setiap edisi mainstream telah berusaha memurnikan teks Biblikal melalui penelitian kritis terhadap manuskrip-manuskrip tua; dengan kata lain, bahwa edisi yang berturut-turut ini lebih mendekati teks Biblikal yang asli, daripada menjauhinya melalui perubahan-peruhahan baik yang sengaja atau tidak sengaja. Secana umum, kasusnya bukanlah sasedarhana ini. Setiap terjemahan adalah produk waktu dan tempat tertentu, dan sudah tentu akan dipengaruhi oleh isu-isu sosial politik apa pun yang sedang bergolak dalam psikologi sang penerjemah. Terlepas apakah studi kritis dilakukan terhadap manuskrip-manuskrip atau tidak, concern terhadap isu-isu semacam itu cukup untuk mendorong produk finalnya bahkan semakin jauh dari teks aslinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah artikel berjudul, "The Contemporary English Version: Inaccurate Translation Tries to Soften Anti-Judaic Sentiment," Joseph Blen­kinsopp mendiskusikan sebuah contoh seperti berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi Inggris Kontemporer dari Bibel (CEV), dipublikasikan tahun lalu oleh the American Bible Society... adalah secara aktif disponsori oleh the American Interfaith Institute... sebagai Bibel pertama yang tidak ' mengandung anti-Yudaisme. Ada kalanya hal ini disebabkan retranslasi (penerjemahan ulang), atau dalam beberapa kasus parafrasa (uraian dengan kata-kata sendiri) atau bahkan omitting (penghapusan), beberapa sindiran prejudis tertentu pada orang-orang Yahudi dalam Perjanjian Baru.[57]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya dia menyebutkan beberapa contoh di mana 'orang-orang Yahudi' (the Jews) telah diubah menjadi 'orang-orang' (the people), 'sekumpulan besar orang Yahudi' (a great crowd of the Jews) menjadi 'orang banyak' (a lot of people), dan seterusnya, begitu juga seperti memperlunak 'Terkutuk­lah kalian, para juru tulis dan orang-orang Farisi, orang-orang munafik!'[58] menjadi 'Celakalah kalian orang-orang Farisi dan guru-guru agama! Kalian tukang berpura-pura'. Tujuan penerjemah, dia menyimpulkan, seharusnya mengikuti teks secara tulus, bukannya membujuk atau memelintirnya menjadi sebuah ucapan yang ingin dikatakan oleh penerjemah.[59]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barclay Newman, ketua penerjemah CEV, memberikan respons seraya menegaskan bahwa dia dan timnya tulus mengikuti kemauan teks Yunani itu.[60]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan dalam Perjanjian Baru, the Jews (orang-orang Yahudi) lebih tepat dipahami sebagai the other Jews (orang-orang Yahudi yang lain) atau some of the Jews (sebagian orang Yahudi) atau a few of the Jews (beberapa orang Yahudi) atau the Jewish leaders (para pemimpin Yahudi) atau some of the Jewish leaders (sebagian pemimpin Yahudi) atau a Jew of Jewish leaders (beberapa pemimpin Yahudi). Kata-kata itu tidak pernah dimaksudkan sebuah bangsa secara keseluruhan... Pontius Pilate­gubernur Romawi-yang menjatuhkan hukuman mati kepada Yesus! Dan orang-orang yang memaku Yesus pada tiang salib adalah serdadu­serdadu Romawi.[61]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membantah adanya pelunakan dalam CEV Newman menambahkan bahwa risalah Yesus adalah lebih dimaksudkan untuk menyatukan Orang­orang Yahudi dan non-Yahudi daripada memprovokasi sentimen anti-Yahudi. Penerjemahan PB yang tulus memerlukan suatu pencarian "cara-cara yang kesan-kesan yang salah dapat diminimalisasi dan kebencian dapat diatasi".[62]­Bagaimana pun juga dalam mengejar tujuan ini, tim CEV sering membuat kesan-kesan salahnya sendiri tentang orang-orang Israel dengan mengayun ke arah yang berlawanan. Sebagai contoh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* KJV memberikan terjemahan 2 Tawarikh 21: 11-13 berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Lebih dari itu [Yehoram] mendirikan tempat-tempat penyembahan berhala di daerah pegunungan Yehuda, dan menyebabkan rakyat Yerusalem, dan dari situ memaksa rakyat Yehuda, melakukan perzinaan.&lt;br /&gt;12. Lalu ia mendapat sepucuk surat dari Nabi Elia, yang mengatakan, Begitulah berkata Tuhannya David ayahmu, sebab engkau tidak mengikuti jejak Yosafat ayahmu, dan jejak Asa raja Yehuda,&lt;br /&gt;13. Sebaliknya engkau mengikuti jejak raja-raja Israel, dan menyebabkan rakyat Yehuda dan Yerusalem tidak setia kepada Tuhan, Engkau berbuat seperti Raja Ahab, dan juga membunuh saudara-saudaramu seayah, padahal mereka lebih balk darimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RSV dan New World Translation [63] keduanya kurang lebih memberikan arti yang sama ("ketidaktulusan" dan "hubungan immoral" secara berurutan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkesimpulan demikian sebab terjemahan CEV telah mengejutkan saya karena sangat berheda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Yehoram bahkan mendirikan tempat-tempat suci lokal di bukit-bukit Yehuda, dan membiarkan rakyat berdosa kepada Tuhan dengan menyembah tuhan-tuhan asing.&lt;br /&gt;12. Suatu hari, Yehoram menerima sepucuk surat dari Nabi Elia yang mengatakan: Saya ada sebuah pesan untukmu dari Tuhan yang disembah nenek-moyangmu David. Dia tahu bahwa engkau tidak mengikuti jejak ayahmu Yosafat atau kakekmu Asa.&lt;br /&gt;13. Sebaliknya engkau telah berbuat seperti raja-raja Israel yang berdosa dan mendorong rakyat Yehuda untuk berhenti menyembah Tuhan, persis seperti yang dilakukan oleh Ahab dan anak-cucunya. Engkau bahkan membunuh saudara-saudaramu, yang sebetulnya mereka itu lebih baik darimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghapus referensi-referensi khusus mengenai perzinaan dan pelacuran agaknya tidak mempunyai dasar apa pun selain ingin memelihara opini pembaca terhadap moralitas publik selama masa terpecahnya kerajaan dari tergelincir lebih jauh menuju yang negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Berikut ini adalah dua ayat dari Yesaya, diambil dari KJV:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(36:11) Lalu berkatalah Elyakim, sebna dan Yoah kepada Rab-Syakih, Bicaralah, aku harap, kepada para pembantumu dalam bahasa Suriah; sebab kami paham: dan janganlah bicara kepada kita dalam bahasa Yahudi, nanti dimengerti rakyat di atas tembok kota itu.&lt;br /&gt;(36:13) Kemudian Rab-Shyakih berdiri dan berteriak dalam bahasa Yahudi, dan berkata, Dengarlah kata-kata raja agung, raja Asyur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frase yang sama, 'bahasa Yahudi' (atau 'bahasa Kanaan') bisa juga ditemukan dalam Yesaya 19:18, 2 Raja-raja 18:26, dan 2 Tawarikh 32:18; bahwa tak satu pun dari kelima ayat ini yang merujuk 'bahasa Yahudi' sebagai bahasa Ibrani agaknya lebih dari pada sekadar kebetulan.[64] New World Translation dan RSV kurang lebih mengikuti fraseologi yang sama. Bagaimana pun juga CEV menerjemahkan kelima ayat tersebut sebagai bahasa Ibrani, tanpa mem­berikan catatan lebih ]anjut. Tentu saja CEV dimaksudkan untuk bacaan verbal yang mudah dan tidak untuk studi tekstual, namun hal itu bukan lantas dapat dijadikan alasan bagi penerjemahan dan asumsi yang tak benar (khususnya ketika frasa yang benar itu begitu simpel).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Injil Yohanes kita dapatkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(9:22) Ibu bapak orang [buta] itu berkata begitu sebab mereka takut kepada orang-orang Yahudi, karena orang-orang Yahudi itu sudah sepakat bahwa jika seseorang mengakui [Yesus] sebagai Kristus, dia tidak boleh lagi masuk sinagog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menurut RSV sementara di dalam CEV kita baca:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(9:22-23) Ibu bapak orang itu berkata begitu sebab mereka takut kepada para pemimpin mereka. Para pemimpin itu telah bersepakat bahwa tak seorang pun boleh berhubungan dengan siapa saja yang berkata bahwa Yesus adalah Juru Selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah barang tentu jika ada seseorang yang sedang menciptakan sebuah image yang salah, maka para penerjemahlah yang di sini telah membuang referensi kepada "tidak boleh lagi masuk sinagog", yang membuat bagian ini berbunyi seakan-akan para pemimpin Yahudi telah dibuat sedikit jengkel dan siap memberikan teguran pedas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh-contoh ini adalah yang ditemukan secara kebetulan ketika menulis bagian awal dari buku ini, dan secara natural seseorang yang mempunyai inklinasi dan waktu akan dapat menemukan ayat-ayat tambahan yang lebih banyak lagi di mana para penerjemah telah memperkuat impresi-impresi salah yang baru. CEV hanyalah salah satu test case yang mutakhir; lebih dari empat puluh terjemahan Inggris sendiri dicetak, masing-masing mengandung ke­khususan-kekhususannya sendiri. Sebagai contoh banyak penginj il yang meng­anggap edisi-edisi utama Revised Standard Version terlalu liberal; New Testament in Modern English mengandung susunan kata-kata yang tak lazim; Living Bible mencampur teks dengan interpretasi, memasukkan kata-kata yang membuat teks sesuai dengan pandangan fundamentalis. Sebagian besar Bibel mengadopsi suatu pandangan teologis yang berbeda tentang Yesus Kristus dengan memilih bacaan-bacaan tertentu di atas lainnya: "seorang perempuan muda akan mengandung" untuk "seorang perawan akan mengandung" (Yesaya 7:14), "anak satu-satunya" untuk (anak satu-satunya yang diperanakkan (Yohanes 1:14, 18), "Yesus Kristus", untuk "Yesus Kristus, anak Tuhan" (Markus 1:1) dan seterusnya. Perbedaan implikasi dan arti teologis yang ada dalam bibel-bibel ini - sebagai akibat dari penyusupan, penggantian, atau omisi , apalagi penggunaan varian-varian yang selektif - hanya dapat dilabeli sebagai sebuah perusakan teks original.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Manuskrip-Manuskrip Kuno Menolak Doktrin-Doktrin Kristen yang Tersebar Luas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik melalui perubahan-perubahan yang terus berlaku atau pembuangan hal-hal yang tak murni yang sebelumnya menyusup ke dalam teks, Perjanjian Baru (PB) yang ada sekarang sering merupakan sebuah antagonis yang tajam daripada doktrin­doktrin Kristen yang dimuatnya itu sendiri. Pertama-tama, mayoritas orang Kristen hanyalah familiar dengan beberapa seleksi bagian tertentu yang secara regular dibaca atau dikomentari dalam khotbah-khotbah. Sebagaimana yang dicatat Maurice Bucaille, "Dengan pengecualian orang-orang Protestan, memebaca Injil-Injil secara keseluruhan merupakan hal yang tidak biasa dilakukan orang Kristen... Di sekolah Katolik Roma saya punya buku-buku Virgil dan Plato, tapi tidak punya Perjanjian Baru."[65] Sekarang kita temukan bahwa banyak di antara bagian-bagian yang dipilih ini, favorit tradisional para peng­injil dan bangunan dasar pengetahuan orang Kristen awam tentang agamanya sendiri, pada kenyataannya adalah palsu atau sekurang-kurangnya tidak dapat dipercaya, ditambah lagi telah diperlemah melalui catatan kaki-catatan kaki yang bersifat kehati-hatian di dalam Bibel kontemporer, atau bahkan dibuang kedua-duanya. Bagian-bagian ini menyentuh esensi doktrin Kristen itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Trinitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Kita telah mendiskusikan panjang lebar mengenai interpolasi Comma Johaaeum pada abad ke-16 menjadi 1 Yohanes 5:7, statemen Trinitas yang berkenaan dengan "Bapa, Kalimat, dan Roh Kudus, dan ketiga­tiganya adalah satu." Begitu terkenalnya interpolasi ini hingga mem­buat saya tidak menyadari adanya Bibel yang masih juga memasukkan bagian ini semata-mata untuk memelihara Authorized King James Version 1611 yang orisinal. Satu-satunya bagian yang masih mene­gaskan doktrin Trinitas secara jelas-jelasan adalah Matius 28:19, "Sebab itu pergilah kepada segala bangsa dan jadikanlah mereka pengikut-pengikutku, baptislah mereka atas nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Ajarkanlah mereka menaati semua yang sudah kuperintahkan kepadamu."[66] Berdasarkan itu, Akhir perkataan paska kebangkitan ini, yang tak dijumpai di Injil lain atau tempat mana pun di dalam PB, telah dianggap oleh sebagian sarjana sebagai sebuah interpolasi yang dimasukkan ke dalam Matius. Juga dijelaskan bahwa ide 'jadikan pengikut' sebetulnya dilanjutkan dengan 'ajarkan mereka,' yang sehingga rujukan kepada pembaptisan dengan formula Trinitarian di antara kalimat-kalimat tersebut merupakan sebuah susupan yang disusupkan kemudian ke dalam ucapan tersebut.[67]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Ketuhanan Yesus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Apakah Yesus pernah merujuk dirinya sendiri sebagai Anak Tuhan hampir secara eksklusif bersandar pada Lukas 10:22,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Tidak seorang pun mengenal Anak, selain Bapa. Tidak ada juga yang mengenal Bapa selain Anak; dan orang-orang kepada siapa Anak itu mau memperkenalkan Bapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Kata-kata ini diulang secara harfiah di dalam Matius 11:27, sebab Lukas dan Matius kedua-duanya mengambil bacaan ini dari Q.[68] Akan tetapi, kata­kata ini berasal dari lapisan ketiga dari Q, lapisan yang ditambahkan orang­orang Kristen sekitar tahun 70 M.[69] Tidak satu pun dari dua lapisan yang terdahulu, termasuk Q yang asli yang dipelihara oleh pengikut-pengikut awal Yesus sendiri, memuat sesuatu tentang ketuhanan Yesus Kristus. Di samping itu, frasa Anak Tuhan ditemukan dalam PB di bawah kedok-kedok dan arti-arti yang berbeda, yang tidak satu pun mengimplikasikan keperanakan secara langsung karena hal itu akan bertentangan dengan monoteisme Yahudi.[70] Dalam pemikiran Yahudi, Anak Tuhan berarti seorang manusia yang memiliki hubungan moral (bukan fisik) dengan Tuhan,[71] dan dengan demikian, sangat mungkin bahwa orang-orang Kristen awal menggunakan sebutan ini untuk Yesus dalam arti seperti itu, karena telah dibesarkan dalam tradisi Yahudi. Jika demikian masalahnya, maka pengaruh Helenisme, di mana para kaisar senang memandang diri mereka sendiri sebagai keturunan langsung dari tuhan-tuhan atau dewa-dewa, dapat dianggap sebagai yang bertanggung jawab dalam berubahnya persepsi orang-orang Kristen belakangan dari pengertian hubungan moral menjadi hubungan fisik sera langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Kembali kepada PB, terjemahan KJV 1 Timotius 3:16 mengulas ketuhanan Yesus dalam rupa manusia: "Dan tidak ada yang dapat menyangkal, betapa besarnya rahasia ketuhanan: Tuhan menampakkan diri dalam rupa manusia..." Analisis tekstual modern telah melempar bacaan ini menjadi sebuah kebingungan, dengan semua versi yang saat ini memilih sebagai gantinya untuk Dia [Siapa or Yang mana] manisfestasikan secara sempurna. Contoh-contoh lain dari kritik teks yang melemahkan ketuhanan Yesus adalah Markus 1:1 ("Anak Tuhan" dibuang); Yohanes 6:69 ("Kristus, Anak Tuhan yang hidup" menjadi "Orang Suci dari Tuhan"); Kisah Rasul-rasul 8:37 (seluruh ayat, termasuk "Aku percaya bahwa Yesus Kristus Anak Tuhan", dibuang);[72] dan 1Korintus 15:47 ("Orang kedua adalah Tuhan dari langit" menjadi "orang kedua adalah dari langit.")[73]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Penebusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Hal ini mengacu pada penebusan dosa warisan (original sin) manusia oleh Yesus bagi orang-orang yang mengimani bahwa Kristus mati (disalib) karena dosa kolektif mereka. Oleh karena itu, hal ini merupakan pertunjukan cinta dan pengorbanan yang tertinggi dalam Kristen, dengan syafaat Yesus untuk semua umat manusia di saat penderitaan yang paling besar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Bapa, ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang sedang mereka perbuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Tapi ucapan bersejarah yang ada di dalam Lukas 23:24 ini (yang tentu merupakan salah satu dari ayat-ayat dalam Bible yang paling sering dinukil) seluruhnya absen dalam berbagai manuskrip tua, dan yang paling tua adalah ± 220 M. P. W. Comfort mengamati bahwa "agaknya teks ini bukanlah bagian dari tulisan asli Lukas, tapi ditambahkan belakangan... dari tradisi oral."[74] Begitu esensialnya ayat ini bagi penjelasan-penjelasan Injil, sehingga semua penerbit memasukkannya, dengan memberikan sebuah penjelasan di catatan kaki setelahnya.[75] Begitu juga kita harus catat Yohanes 6:47 (KJV menerjemahkan: "Orang yang percaya kepadaku mempunyai kehidupan yang kekal"), di mana kritikus teks telah memengaruhi Bibel-bibel modern untuk membuang "kepadaku" sehingga ayat itu tidak lagi membedakan Kristus sebagai Penebus dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kenaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      'Tidak satu pun dari keempat Injil yang mcriwayatkan kenaikan Kristus ke langit setelah Kebangkitannya dari kubur dengan kualitas yang dapat dipercaya. Matius dan Yohanes kedua-duanya menyimpulkan tanpa mengacu pada kenaikan. Lukas 24:51 ("dan dinaikkan ke langit") tidak terdapat dalam berbagai manuskrip tua,[76] dan oleh karenanya sering cukup dicantumkan dalam catatan kaki. Namun yang benar-benar paling mengherankan adalah Markus, di mana kedua belas ayat seluruhnya - termasuk Kenaikan - tidak ditemukan di mana pun juga dalam berbagai manuskrip, yang menempatkan Bibel-bibel kontemporer dalam situasi kaku dan janggal, harus memanjangkan akhirannya atau menyingkatkannya.[77] Hasil akhirnya adalah tidak ada satu pun ayat yang secara eksplisit menyebutkan Kenaikan selamat dari pemeriksaan tekstual dalam keempat Injil.[78]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih terdapat banyak contoh-contoh lainnya, tapi permasalahannya sudah cukup jelas: beberapa fondasi doktrin Kristen yang sangat mendasar, yang diduga berasal dari penjelasan Bibel tentang kehidupan Yesus, ternyata ada kalanya tidak terbukti atau hampir tidak ada bukti tekstual sama sekali dalam edisi-edisi keempat Injil modern itu. Dengan adanya berbagai bacaan esensial dan sangat diminati yang dibuang dari KJV kemudian apa lagi dasar-dasar Kristen baru yang secara teologis lemah ini? Lagi doktrin-doktrin dan prinsip-prinsip dasar apakah yang masih dapat dipegangi gereja dengan kuat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya kita sudah ketahui bahwa sejarah situasi politik Yahudi sepenuhnya tidak mendukung untuk pemeliharaan PL, dengan sebagian besar penguasa-penguasa Yahudi yang menggalakkan politeisme dalam skala luas. Teks itu telah hilang berkali-kali, dan setelah penemuannya yang terakhir pun (dari sumber apa saja) pada abad ke-5 M, la senantiasa menjadi sasaran perubahan terus-menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita saksikan bahwa sejarah juga tak bersahabat dengan PB. Sumber utama Kristen itu sendiri, Yesus, merupakan sebuah figur yang eksistensi historisnya tidak mungkin dibuktikan lewat sumber-sumber utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari ajaran-ajarannya ditemukun dalam Q, hanya saja kemudiun Q mengalami interpolasi dalam masa beberupa dekade dan akhirnya hilang, tertimhun dengan berbagai macam mitos Yesus yang segera beredar di kalangan Kristen. Menjelang akhir abad pertama, beberapa karya biograti muncul; pengarang-pengarangnya anonim, dan tak satu pun dari mereka yang memiliki pengetahuan langsung tentang kehidupan Yesus, juga tak satu pun yang menyebutkan sumber-sumber informasinya. Sekte-sekte rival pun bermunculan, masing-masing tidak segan-segan mengubah ayat-ayat yang dianggap perlu untuk menguatkan pandangan khususnya tentang Kristus: Tipe-tipe teks berkembang, beragam, melahirkan yang lebih baru, dan menjadi populer. Resensi­resensi mulai marak, interpolasi-interpolasi terus berlangsung, analisis-analisis tekstual mulai meragukan beberapa bacaan yang signifikan. Dan sampai kini setiap Bibel dapat secara hati-hati memilih varian-variannya, susunan-susunan katanya, dan oleh karenanya sampai pada Yesus yang sedikit berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang berargumen bahwa beberapa dari ajaran Yesus masih senantiasa ada dalam keterangan-keterangan Injil sejatinya salah menanggapi; yaitu, bahwa kata-kata ini memang ada secara huruf tapi tidak secara spirit. Apa gunanya maklumat-maklumat mengenai kebajikan dan kecintaan, ketika keseluruhan agama itu sendiri telah menyelewengkan keinginan-keinginan orisinal Yesus (sebagaimana disaksikan dalam Q) menjadi agama yang mengajarkan penyembahan Yesus Kristus sebagai Anak Tuhan dan keselamatan melalui kepercayaan bahwa ia telah disalib untuk menebus dosa seluruh manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sesungguhnya telah beranjak sangat jauh dari dunia isnad-isnad, sertifikat-sertifikat membaca, tradisi kesaksian, kontak pribadi, huffaz, Mushaf `Uthman, dan teks suci yang kemurniannya senantiasa tidak diragukan selama lebih dari empat belas abad. Perbedaan (antara Al-Qur'an dan Bibel) ibarat terang-benderangnya sinar matahari tengah hari versus gelap-gulitanya bayang-bayang tengah malam, dan kekontrasan inilah yang menyulut kecemburuan mereka-mereka yang terbiasa dengan Kitab-kitab Suci Biblikal untuk terus berusaha memandang kemurnian Kitab Suci yang lain dan terpeliharanya dari perangkap waktu sebagai tidak dapat diterima dengan akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Footnotes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] Beberapa nukilan panjang yang saya lakukan dalam bab ini, seperti halnya Bab ke-15 dan 16, adalah terbatas dari sarjana-sarjana Yudco-Kristen (barangkali hanya ada satu pengecualian), agar sekali lagi mereka menjelaskan agama mereka sendiri kepada pembaca.&lt;br /&gt;[2] Burton L. Mack, The Lost Gospel: The Book of Q &amp; Christian Origins, hlm. 1.&lt;br /&gt;[3] Ibid, hlm. 73-80.&lt;br /&gt;[4] lbid, hlm. 131.&lt;br /&gt;[5] Ibid, hlm. 172.&lt;br /&gt;[6] Ibid, him. 82, 89, 173-4.&lt;br /&gt;[7] Ibid, him. 4-5.&lt;br /&gt;[8] Ibid, hlm. 177.&lt;br /&gt;[9] Ibid, hlm. 1-2. Hanya berkat analisa kritis terhadap teks selama abad yang lalu, bodi Q dapat dikenali dan secara perlahan direkonstruksi.&lt;br /&gt;* [Injil-injil sinoptik adalah Matius, Markus dan Lukas. (penterjemah)&lt;br /&gt;[10] Sir E. Hoskyns dan N. Davcy, The Riddle of the New Testament, Faber &amp; Faber, London. 1963, hlm. 196.&lt;br /&gt;[11] Ibid, hlm. 201.&lt;br /&gt;[12] Maurice Bucaille, The Bible, The Qur'an and Science, hlm. 47-48. Buku yang bagus sekali ini mengandung kekayaan informasi tidak hanya tentang sains, tapi juga sejarah Kitab Suci dan Qur'an - yang sangat banyak melengkapi bab-bab di dalam buku ini.&lt;br /&gt;[13] Lihat Helmut Koester, "What Is - And Is Not - Inspired", Bible Review, vol. xi, no. 5, Oktober 1995, hlm. 18.&lt;br /&gt;[14] P.W. Comfort, Early Manuscript &amp; Modern Translations of the New Testament, Baker Books, 1990, hlm. 3. Selanjutnya disebut Comfort.&lt;br /&gt;[15] Ibid, hlm. 6.&lt;br /&gt;[16] H. Koester, "What Is - And Is Not - Inspired", Bible Review, vol. xi, no. 5, Oktober 1995. hlm. 18, 48.&lt;br /&gt;[17] Comfort, hlm. 3.&lt;br /&gt;[18] Ibid, hlm. 3-4. Di sini saya harus sisipkan bahwa tarikh ini murni dugaan, suatu hal yang subjektif yang kadang kala dapat berbeda dalam hitungan dekade sampai ratusan tahun. Di antara manuskrip PB berbahasa Yunani yang paling awal yang memuat tarikh adalah yang ditulis pada Tahun Dunia 6457 (yakni 949 M.). [Perpustakaan Vatikan No. 345. Lihat Bruce M. Metzger, The Text of the New Testament, Its Transmission, Corruption, and Restoration, edisi ke-3, Oxford Univ. Press, 1992, hlm. 56. Selanjutnya disebut Metzger.] Perhatikan bahwa manuskrip itu tidak memuat tarikh Kristen, karena sistem kalender Anno Domini ("Tahun Tuhan") belum lagi diciptakan. Lihat juga buku ini hlm. 238-9, di mana Leningrad Codex menyebutkan banyak tarikh, yang tidak satu pun di antaranya adalah tarikh Kristen. Hal ini menunjukkan bahwa, paling tidak sampai abad 11 M. (jika tidak setelahnya), sistem kalender Kristen tidak ada wujudnya, atau setidaknya tidak lazim digunakan.&lt;br /&gt;[19] Ibid, hlm. 6.&lt;br /&gt;[20] Ibid, hlm. 7.&lt;br /&gt;[21] Ibid, him. 6.&lt;br /&gt;[22] Ibid, hlm. 6.&lt;br /&gt;[23] Ibid, hlm. 12.&lt;br /&gt;[24] Ibid, hlm. 13.&lt;br /&gt;[25] Etzger, hlm. 215.&lt;br /&gt;[26] Comfort, him. 13-14.&lt;br /&gt;[27] Metzger, hlm. 177.&lt;br /&gt;[28] Comfort, hlm. 9.&lt;br /&gt;[29] Ibid, him. 15.&lt;br /&gt;[30] Lihat buku ini hlm. 323-4.&lt;br /&gt;[31] Metzger, hlm. 8-9.&lt;br /&gt;[32] Ibid, hlm. 9.&lt;br /&gt;[33] Ibid, hlm. 262-3.&lt;br /&gt;[34] Sudah barang tentu teks-teks ini tidak ditulis dalam bahasa local, sehingga meskipun seorang awam yang beruntung melihatnya secara kebetulan tidak akan dapat mengambil manfaat apa pun darinya. Tapi 58 naskah yang berada dalam rentang waktu enam abad, dan meliputi seluruh dunia Kristen, benar-benar mengundang tanda tanya yang serius mengenai persentase para pendeta pada era tersebut yang tahu persis sebuah edisi komplet teks yang mereka khotbahkan&lt;br /&gt;[35] Kodex papyrus ini - disimpan pada Foundation Martin Bodmer (dekat Genewa) - dengan 15 helai yang selamat sekarang rnemuat bagian-bagian dari Lukas dan Yohanes. Setiap halaman ditulis dalam sebuah kolom tunggal terdiri dari 38 sampai 45 baris dengan 25 sampai 36 huruf pada setiap barisnya . Tulisan tangan itu terdapat dalam skrip uncial yang bertarikh sekitar 200 M&lt;br /&gt;[36] Comfort, him 105&lt;br /&gt;[37] Ibid, hlm. 105.&lt;br /&gt;[38] Ibid, hlm. 107.&lt;br /&gt;[39] Ibid, hlm. 115.&lt;br /&gt;[40] Ibid, hlm. 117.&lt;br /&gt;[41] Ibid, hlm. 118.&lt;br /&gt;[42] Lihat buku ini hlm. 332.&lt;br /&gt;[43] Comfort, him. 89.&lt;br /&gt;[44] Ibid, hlm. 10 1.&lt;br /&gt;[45] Ibid, hlm. 102.&lt;br /&gt;[46] Ibid, hlm. 103-4.&lt;br /&gt;[47] Metzger, hlm. 186-195.&lt;br /&gt;[48] Comfort, hlm. 8. Untuk kajian mendalam tentang perubahan-perubahan yang disengaja,&lt;br /&gt;lihat: B. D. Ehrman, The Orthodox Corruption of Scripture.&lt;br /&gt;[49] Comfort, hlm. 8.&lt;br /&gt;[50] Lihat buku ini, hlm. 309-310.&lt;br /&gt;[51] The Orthodox Corruption of Scripture, hlm. xii.&lt;br /&gt;[52] Ibid, hlm. 279.&lt;br /&gt;[53] Metzger, hlm. 101-2.&lt;br /&gt;[54] Ibid, hlm. 102.&lt;br /&gt;[55] 1 Yohanes 5: 6-8. .&lt;br /&gt;[56] RSV, Thomas Nelson &amp; Sons, 1952, 1 Yohanes 5: 6-8.&lt;br /&gt;[57] Bible Review, vol. xii, no. 5, Oct. 1996, hlm. 42. Cetakan miring ditambahkan.&lt;br /&gt;[58] Ini semua sebagaimana yang terdapat dalam Revised Standard Version, Matius 23.&lt;br /&gt;[59] Bible Review, vol. xii, no. 5, Oct. 1996, hlm. 42.&lt;br /&gt;[60] B.M. Newman, "CEV's Chief Translator: We Were Faithful to the Intention of the Text", Bible Review, vol. xii, no. 5, Oct. 1996, hlm. 43.&lt;br /&gt;[61] Ibid, hlm. 43. Harus kita catat bahwa perbedaan antara pendapat Newman dan Talmud tidak mungkin dapat diakurkan. Israel Shahak menulis, "Menurut Talmud, Yesus dieksekusi oleh sebuah pengadilan rabbinikal sebagaimana mestinya karena pemberhalaan, merangsang orang-orang Yahudi yang lain kepada pemberhalaan dan penghinaan kepada otoritas rabbinical. Semua sumber Yahudi klasik yang menyebutkan eksekusinya merasa sangat puas melaksanakan tanggung jawab itu: dalam uraian Talmud tidak menyebut orang-orang Romawi sedikit pun." [Jewish History, Jewish Religion, hlm. 97-98.] Dan berkenaan dengan nasib Yesus, "Talmud menegaskan bahwa hukumannya di neraka akan sangat pedih di dalam kotoran yang mendidih." [Ibid, hlm. 20-21.]&lt;br /&gt;[62] Bible Review, vol. xii, no. 5, Okt. 1996, hlm. 43.&lt;br /&gt;[63] New World Translation of the Holy Scripture, Watchtower Bible and Tract Society of New York, Inc., 1984.&lt;br /&gt;[64] Sebuah topik yang sudah dikupas sebelumnya pada halaman 259-261.&lt;br /&gt;[65] Maurice Bucaille, The Bible, The Qur'an and Science, hlm. 44-45. Meskipun Bibel secara keseluruhan ada dalam 286 bahasa (pada hitungan terakhir), dan pada era penerbitan besar-besaran sekarang ini ia berhasil meraih status best-seller, ternyata sangat sedikit yang peduli membacanya. Meskipun kehadirannya yang ada di mana-mana, di supermarket, hotel, tape, dan pop culture umumnya, hanya kira-kira lima belas persen saja dari mereka yang memiliki Bible benar-benar membacanya. [M. Abu Layla, "The Qur'an: Nature, Authenticity, Authority and Influence on the Muslim Mind", The Islamic Quarterly, 4th Quarter 1992, vol. xxxvi, no. 4, him. 235. Penulis itu menukil Manfred Barthel, What Does the Bible Really Say?, England. Souvenir Press Ltd., 1982.]&lt;br /&gt;[66] RSV, Matius 28:19-20.&lt;br /&gt;[67] Dictionary of the Bible, hlm. 1015.&lt;br /&gt;[68] Lihat buku ini hlm. 311-312.&lt;br /&gt;[69] B.L. Mack, The Lost Gospel: The Book of Q &amp; Asal-usul Kristen, hlm. 172.&lt;br /&gt;[70] Lihat misalnya, Kejadian 6:2, Ayyub 38:7, dan Keluaran 4:22.&lt;br /&gt;[71] Dictionary of the Bible, hlm. 143.&lt;br /&gt;[72] Comfort yakin ayat ini adalah interpolasi yang gambling [hlm.128].&lt;br /&gt;[73] Semua contoh diambil dari Revised Standard Version.&lt;br /&gt;[74] Comfort, hlm. 101.&lt;br /&gt;[75] lbid, hlm. 101.&lt;br /&gt;[76] Ibid, hlm. 103.&lt;br /&gt;[77] Di dalam RSV Markus 16:9-20 sudah dipindahkan ke catatan kaki dengan catatan yang hati­hati. Sementara dalam CEV ditempatkan di antara dua catatan berikut ini "Satu Akhiran Tua Untuk Injil Markus" Dan "Akhiran Tua Lainnya Untuk Injil Markus".&lt;br /&gt;[78] Bagaimana pun juga, Al-Qur'an secara eksplisit menegaskan kenaikan itu (4:158), dan oleh karena itu orang-orang Islam meyakini bahwa Yesus -meski tak pemah disalib-benar-benar dinaikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;The History of The Qur'anic Text&lt;br /&gt;- From Revelation to Compilation -&lt;br /&gt;Sejarah Teks Al-Quran - Dari Wahyu Sampai Kompilasinya -&lt;br /&gt;Prof. Dr. M.M al A'zami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download ebook nya di http://www.pakdenono.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-194981541662187529?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://menganalisiskristen.blogspot.com/2007/04/sejarah-perjanjian-baru-dan.html' title='Sejarah Perjanjian Baru Dan Perubahannya'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/194981541662187529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=194981541662187529' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/194981541662187529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/194981541662187529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/09/sejarah-perjanjian-baru-dan.html' title='Sejarah Perjanjian Baru Dan Perubahannya'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-6651241945926597611</id><published>2008-09-20T21:02:00.000-07:00</published><updated>2008-09-20T21:04:19.368-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkitab Kehilangan 18.666 ayat'/><title type='text'>Alkitab Kehilangan 18.666 ayat</title><content type='html'>Alkitab Kehilangan 18.666 ayat Nov 28, '07 9:51 AM&lt;br /&gt;for everyone&lt;br /&gt;Alkitab Kehilangan 18.666 ayat bag. 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katagori : Kristology&lt;br /&gt;Oleh : Tim FAKTA 25 Nov 2007 - 10:17 am&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robert Morey, seorang orientalis barat, memuntahkan ekspresi antiislamnya dalam buku The Islamic Invasion: Confronting the World’s Fastest Growing Religion. Buku 221 halaman ini sarat dengan tuduhan, hujatan, adu-domba, fitnah, dan sumpah serapah terhadap islam, Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, Al-Qur’an, dan hadits Nabi. Drs. H Amidhan, Ketua majelis ulama Indonesia (MUI) menyebutkan The Islamic Invasion sebagai buku yang lebih kejam dari buku Ayat-ayat setan tulisan Salman Rushdie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, buku yang sangat berbahaya ini menjadi lahan bisnis oleh oknum penerbit Muslim. The Islamic Invasion diterjemahkan utuh lalu diterbitkan dengan tambahan “catatan pinggir” (142 halaman) tentang teologi Kristen. Catatan pinggir ini sama sekali tidak membantah berbagai hujatan Robert terhadap Islam. Seharusnya, jika penerbit berorientasi dakwah, seharusnya mereka menerbitkan catatan pinggir itu saja, tanpa menerbitkan terjemahan utuh The Islamic Invasion karya orientalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya terjemah buku The Islamic Invasion ini diterbitkan oleh pihak Kristen, maka bisa dipastikan akan muncul reaksi keras dari ormas islam. Tetapi, karena terjemah The Islamic Invasion ini diterbitkan oleh penerbit muslim, maka tidak ada reaksi protes dari ormas islam. Terlebih, buku ini diberi kata pengantar oleh Rektor IAIN Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nazri Adlani, Ketua MUI Pusat, turut prihatin dengan beredarnya buku terjemah ini. Dengan arif, ia berkomentar ”beredarnya terjemah buku The Islamic Invasion tulisannya Robert Morey di Indonesia adalah ciri-ciri keteledoran kita semua. Karena, buku yang isinya menjelek-jelekkan islam, Nabi Muhammad SAW dan Al-Qur’an, jika dibaca oleh umat islam yang jauh dari kegiatan pengajian, mereka akan terpengaruh oleh berbagai fitnah dan image yang keliru tentang islam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, pihak walan tandho bertepuk tangan kegirangan. Mereka tidak usah repot-repot mengeluarkan dana untuik melancarkan hujatan kepada Al-Qur’an. Untuk mengedarkan buku hujatan terhadap islam, mereka tidak usah pusing kepala berhadapan dengan pendemo FPI, atau berurusan dengan polisi karena pasal ”Penodaan Agama.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, siapapun bisa belajar merancukan islam dengan membeli buku terjemahan The Islamic Invasion ini di toko buku islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya, masih ada mujahid islam yang peduli. Salah satunya adalah Abujamin Roham. Untuk menetralisir buku berbahaya tersebut, pakar kristologi yang juga pengurus Majelis Tabligh PP Muhammadiyah ini menulis buku Abujamin Rohan Menggugat Islamic Invasion (382 halaman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu senjata Robert Morey untuk mendangkalkan akidah umat adalah tuduhan bahwa Al-Qur'an kehilangan 73 ayat dalam proses pembukuannya. Robert menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Some verses missing. According to Professor Guillamume in his book, Islam, (p.191 ff), some of the original verses of the Quran were lost. For example, one Sura originally had 200 verses in the days of Ayesha. But by the time Utsman standardized the text of the Quran, it had only 73 verses! A total of 127 verses had been lost, and they have never been recovered.” (The Islamic Invasion: Confronting the World’s Fastest Growing Religion, Harvest House Publisher, Eugene Oregon, p.121).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Beberapa ayat hlang, menurut Professor Guillamume dalam bukunya yang berjudul, Islam, pada halaman 191 ff disebutkan bahwa beberapa ayat Al-Qur’an yang asli telah hilang. Contohnya adalah salah satu surat yang aslinya terdiri dari 200 ayat pada zaman Aisyah. Akan tetapi anehnya sesaat sebelum Utsman membukukan teks Al-Qur’an, jumlah ayatnya tersisa hingga 73 ayat! Sedangkan 127 ayat lainnya telah hilang begitu saja dan tidak pernah ditemukan lagi hingga sekarang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat islam tidak akan pernah terpengaruh oleh gugatan orientalis terhadap otentitas Al-Qur’an. Karena Allah sudah menjamin akan melakukan penjagaan terhadap Al-Qur’an. Allah berfirman: “sesungguhnya Kami lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” (Qs. Al-Hijr 9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah pembukuan Al-Qur’an, tidak pernah terjadi ayat yang yang hilang, karena sejak zaman Nabi, Al-Qur’an sudah dihafal oleh para sahabat. Ketika hendak dibukukan, pernah terselip ayat (ingat: bukan ayat hilang). Misalnya, surat Al-Ahzab 33 belum ditemukan catatannya, sementara ayat tersebut sudah dihafal di luar kepala oleh para sahabat. Maka ayat yang dimaksud dicari-cari terus, hingga akhirnya diketemukan pada catatan sahabat Abu Khuzaimah bin Aus Al-Anshary. Demikian pula yang diketemukan di kediaman sahabat Khuzaimah bin Tsabit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak pernah ada perbedaan naskah Al-Qur’an milik Aisyah dengan naskah Al-Qur’an yang dibukukan oleh panitia Zaid bin Tsabit. Tudingan Robert bahwa ada perbedaan naskah milik Aisyah dengan Al-Qur’an yang beredar sekarang ini adalah isapan jempol. Terbukti, dia tidak bias menunjukkan ayat yang dikatakan telah hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada ayat Al-Qur’an yang hilang, karena ayat-ayat itu langsung dihafal oleh para sahabat setelah diwahyukan kepada Nabi SAW. Selain itu, ayat-ayat tersebut juga ditulis oleh para sahabat di atas kulit binatang, batu tulis yang tipis, pelepah korma, tulang binatang, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat islam sedunia tidak akan guncang imannya terhadap otentisitas Al-Qur’an. Karena sejak zaman Nabi sampai kapan pun, Al-Qur’an sedunia tetap serupa dan sama tak ada beda satu titik-koma pun. Dimanapun berada, Al-Qur’an tetap satu, dalam bahasa Arab yang sudah dihafal oleh jutaan huffadz.&lt;br /&gt;Hal inilah yang membedakan otentisitas Al-Qur’an dengan Alkitab (bibel). Keaslian Alkitab tidak bias terjaga karena di samping naskahnya telah hilang, bahasa yang digunakan juga bukan bahasa asli ketika ayat tersebut diwahyukan. Selain itu, Bibel tidak pernah dihafal oleh satu orang pun sepanjang sejarah. Akibatnya, berbagai penyisipan dan pengurangan ayat tidak bias dihindari oleh Bibel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab Reader Digest terbit lebih tipis dan ringkas dari Alkitab standar umum. Dalam Alkitab ini, kitab perjanjian Baru diringkas 50 persen, sedangkan dan perjanjian Lama diringkas 25 persen.&lt;br /&gt;Bahkan dalam Alkitab terbitan Jerman “Die Gute Nachricht Altes und Neues Testament”, jumlah ayatnya berkurang belasan ribu ayat dibanding Alkitab standar Protestan (Revised Standard Version, King James Version, New International Version, Tyndale Bible, Zonderfan Bible) maupun standar Katolik (Revised Standard Version Catholic Edition, New American Bible, dan New Jerusalem Bible).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Alkitab yang diterbitkan oleh Deutsche Biblestifung Stuttgart, Germany tahun 1978 ini, terdapat lebih kurang 18.666 ayat dari ratusan pasal yang hilang. Jumlah ini cukup mencengangkan, karena berarti tiga kali lipat jumlah ayat kitab suci Al-Qur’an. bersambung..... (Molyadi Samuel AM.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab Kehilangan 18.666 ayat bag. 2 (TAMAT)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katagori : Kristology&lt;br /&gt;Oleh : Tim FAKTA 25 Nov 2007 - 10:23 am&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Alkitab terbitan Jerman “Die Gute Nachricht Altes und Neues Testament” terbitan deutsche Bibelstifung Stuttgart, Germany tahun 1978, jumlah ayat dalam Perjanjian Lama (PL) berkurang 18.666 ayat. Jumlah ini diperoleh dari perbandingan dengan Alkitab standar Protestan maupun standar Katolik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ev Jansen Litik, Alkitab Perjanjian Lama terdiri dari 22.465 ayat. (Tanya jawab Dogmatika Kristologi, hlm.18). Dengan demikian berarti Alkitab PL kehilangan sekitas 83 persen. Bila dibuka dengan cermat, dari lembaran pertama sudah terlihat mencolok adanya ayat-ayat yang raib itu. Bermula dari kitab Kejadian (Das Erste Buch Mose), terdapat 8 pasal 5, pasal 10, pasal 20, pasal 23, pasal 26, pasal 31, pasal 34, dan pasal 36.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari seluruh kitab Perjanjian Lama (PL), yang paling banyak kehilangan ayat adalah kitab Mazmur (Das Buch Psalmen). Umumnya, kiotab ini terdiri dari 150 pasal. Tetapi dalam Alkitab terbitan Jerman ini hanya terdapat 41 pasal saja. Sedangkan 109 pasal lainnya tidak dimuat sama seklai. Di samping itu, bebrapa bagian di antaranya kehilangan searoh pasal. Jika dihitung, jumlah seluruh ayat yang hilang dari kitabMazmur berjumlah 1.830 ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib yang sama juga dialami oleh kitab Tawarikh yang terdiri dari Tawarikh I dan Tawarikh II. Kitab Tawarikh I umumnya terdiri dari 29 pasal dan 891 ayat, sedangkan kitab Tawarikh II terdiri dari 36 pasal dan 822 ayat. Kedua kitab ini sama sekali disunat dari Alkitab. Jika dikalkulasi, terdapat 1.713 ayat yang tidak dimuat dalam kitab Tawarikh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Tawarikh, kitab lain yang dipangkas habis tanpa menyisakan satu ayat pun adalah Kitab Ester, Ratapan(nudub Yeremia), Obaja, Nahum, Habakuk, Zefanya, Tobit, Tambahan Ester, Kebijakan Alomo, Sirakh, Barukh, dan Tambahan Kitab Daniel. Total jumlah ayat dari kitab-kitab yang hilang ini adalah 3.006 ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Yehezkiel (Der Prophet Ezechiel) hilang 30 pasal, antara lain: pasal 6-7, pasal 12-15, pasal 17, pasal 19-30, pasal 32, pasal 35, pasal 38-42, pasal 44-46, dan pasal 48. Selain itu, ada bebrapa bagian yang hilang separoh pasal, sehingga total ayat yang hilang berjumlah 871 ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Yesaya (das Buch Jesaya) yang seyogianya berjumlah 66pasal, kini tinggal 37 pasal saja,lantaran kehilangan 29 pasal. Dari 37 pasal yang tersisa itu pun sebagian hilang separoh pasal. Jumlah seluruh ayat yang hilang dari kitabYesaya adalah 687 ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Bilangan (Das vierte Buch Mose) hanya ada 10 pasal, setelah kehilangan 26 pasal, antara lain: pasal 1-2, pasal 4-5, pasal 7-9, pasal 11-12, pasal 15-19, dan pasal 25-36. Jumlah ayat yang hilang dalam kitab Bilangan adalah 1.057 ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula yang dialami oleh Kitab Yeremia (Der Prophet Jeremia). Kitab ini hanya memiliki 25 pasal setelah kehilangan 27 pasal. Jumlah ayat yang hilang dalam kitab Bilangan adalah 869 ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Dua Halaman raib Ribuan Ayat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut urutan yang baku, seharusnya setelah kitab Tibit adalah kitab Yudit (339 ayat), Tambahan Ester (91 ayat), Kebijakan Salomo (435 ayat), Sirakh (1.401 ayat), barukh (213 ayat), dan Tambahan KItab Daniel (196 ayat). Tetapi, enam kitab yang terdiri dari 2.675 ayat ini hilang semua. Setelah kitab Tobit, langsung loncat ke kitab Makabe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR AYAT-AYAT YANG HILANG DARI ALKITAB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;Kitab Kejadian (Das Erste Buch Mose)&lt;br /&gt;391 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;Kitab Keluaran (Das Zweite Buch Mose)&lt;br /&gt;539 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;Kitab Imamat (Das Dritte Buch Mose)&lt;br /&gt;764 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;Kitab Bilangan (Das Vierte Buch Mose)&lt;br /&gt;1,057 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt;Kitab Ulangan (Das Funfte Buch Mose)&lt;br /&gt;698 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.&lt;br /&gt;Kitab Yosua (Das Buch Josua)&lt;br /&gt;528 ayat lenyap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.&lt;br /&gt;Kitab Hakim-hakim (Das Buch Von Den Richtern)&lt;br /&gt;386 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.&lt;br /&gt;Kitab l Samuel (Das Erste Buch Samuel)&lt;br /&gt;304 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.&lt;br /&gt;Kitab ll Samuel (Das Zweite Buch Samuel)&lt;br /&gt;363 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10&lt;br /&gt;I Raja-raja (Das Ersste Buch von den Konigen)&lt;br /&gt;375 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.&lt;br /&gt;II Raja-raja (Das Zweite Buch von den Konigen)&lt;br /&gt;343 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.&lt;br /&gt;Kitab Tawarikh I&lt;br /&gt;891 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.&lt;br /&gt;Kitab Tawarikh II&lt;br /&gt;822 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.&lt;br /&gt;Kitab Ezra (Das Buch Esra)&lt;br /&gt;125 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.&lt;br /&gt;Kitab Nehemia (Das Buch Nehemia)&lt;br /&gt;289 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.&lt;br /&gt;Kitab Ester&lt;br /&gt;167 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.&lt;br /&gt;Kitab Ayub (Das Buch Ijob)&lt;br /&gt;672 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.&lt;br /&gt;Kitab Mazmur (Das Buch Psalmen)&lt;br /&gt;1,830 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19.&lt;br /&gt;Kitab Amsal (Das Buch Sprichworter)&lt;br /&gt;704 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20&lt;br /&gt;Kitab Pengkhotbah (Das Buch Koholet)&lt;br /&gt;100 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.&lt;br /&gt;Kitab Kidung Agung (Das Hohelied)&lt;br /&gt;31 ayat lenyap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22.&lt;br /&gt;Kitab Yesaya (Das Buch Yesaya)&lt;br /&gt;687 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23.&lt;br /&gt;Kitab Yeremia (Der Prophet Jeremia)&lt;br /&gt;869 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24.&lt;br /&gt;Kitab Ratapan&lt;br /&gt;154 ayat lenyap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25.&lt;br /&gt;Kitab Yehezkiel (Der Prophet Ezechiel)&lt;br /&gt;871 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26.&lt;br /&gt;Kitab Daniel (Das Buch Daniel)&lt;br /&gt;219 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27.&lt;br /&gt;Kitab Hosea (Der Prophet Hosea)&lt;br /&gt;128 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28.&lt;br /&gt;Kitab Yoel (Der Prophet Joel)&lt;br /&gt;16 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29.&lt;br /&gt;Kitab Amos (Der Prophet amos)&lt;br /&gt;14 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30.&lt;br /&gt;Kitab Obaja&lt;br /&gt;21 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31.&lt;br /&gt;Kitab Mikha (Der Prophet Micha)&lt;br /&gt;46 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32.&lt;br /&gt;Kitab Nahum&lt;br /&gt;47 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33&lt;br /&gt;Kitab Habakuk&lt;br /&gt;56 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34.&lt;br /&gt;Kitab Zefanya&lt;br /&gt;53 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35.&lt;br /&gt;Kitab Hagai (Der Prophet Haggai)&lt;br /&gt;14 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36&lt;br /&gt;Kitab Zakharia (Der Prophet Sacharja)&lt;br /&gt;115 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37&lt;br /&gt;Kitab Maleakhi (Der Prophet Maliachi)&lt;br /&gt;36 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38&lt;br /&gt;Kitab Tobit (Das Buch Tobit)&lt;br /&gt;85 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39&lt;br /&gt;Kitab Yudit&lt;br /&gt;339 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40&lt;br /&gt;Tambahan Ester&lt;br /&gt;91 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41&lt;br /&gt;Kebijakan Salomo&lt;br /&gt;435 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42&lt;br /&gt;Kitab Sirakh&lt;br /&gt;1,401 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43&lt;br /&gt;Barukh&lt;br /&gt;213 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44&lt;br /&gt;Tambahan Kitab Daniel&lt;br /&gt;196 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45&lt;br /&gt;I Makabe (Das Erste Buch von Den Makkabaer)&lt;br /&gt;757 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46&lt;br /&gt;II Makabe (Das Zweite Buch von Den Makkabaer)&lt;br /&gt;424 ayat lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TOTAL AYAT LENYAP 18. 666 ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Imamat (Das Dritte Buch Mose) dalam Alkitab Jerman hanya memuat pasal 9,16 dan 19 yang semuanya terdiri dari 95 ayta saja. Padahal, standarnya kitab Imamat terdiri dari 27 pasal (859 ayat). Selebihnya, 24 pasal (764 ayat) disapu bersih. Jadi,kitab Imamat ini kehilangan ayat sebanyak 89 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab-kitab PL lainnya yang banyak kehilangan ayat antara lain: kitab Amsal (Das Buch Sprichworter) hilang 23 pasal (704 ayat); kitab Ayub (Das Buch Ijob) hilang 23 pasal (672 ayat); kitab Mazmur (Das Buch Psalmen) hilang 109 pasal (1.830 ayat); kitabYosua (Das Buch Josua) hilang 17 pasal (528 ayat); kitab Ulangan (Das Funfte Buch Mose/Deuteronomium) hilang 16 pasal (698 ayat); kitabYesaya (Das Buch Jesaya) hilang 29 pasal (687 ayat), dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data-data pengurangan dan perubahan tata letak ayat-ayat di atas, secara otomatis menggugurkan doktrin otoritas Alkitab (Bibel) sebagai murni firman Tuhan. Sebab Bibel telah dikotori oleh tangan-tangan manusia. Umat Islam tidak heran terhadap fenomena ini, karena Allah SWT telah mengabarkan dalam Al-Qur’an:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka (Ahli Kitab) suka mengubah kalimat-kalimat Allah daripada tempat-tempatnya…”(Qs. Al-Ma’idah 13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demkian, tuduhanRobert Morey dalam buku The Islamic Invasion bahwa Al-Qur’an kehilangan 73 ayat dalamproses pembukuannya, sanagt keliru dan tidak berdasar sama sekali. Sebab fakta sejarah telah menyanggah tuduhan ini (lihat Majalah tabligh edisi sebelumnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu,tuduhan kehilangan ayat dalam kitab suci itu, jelas salah alamat bila ditujukan unutk Al-Qur’an. Sebaiknya, Morey mengalamatkan tudingan ini kepada Alkitab (Bibel), yang terbukti telah kehilangan 18.666 ayat (sekitar 83 persen). TAMAT (Molyadi Samuel AM) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://agamaislam.multiply.com/journal/item/32&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-6651241945926597611?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://agamaislam.multiply.com/journal/item/32' title='Alkitab Kehilangan 18.666 ayat'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/6651241945926597611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=6651241945926597611' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/6651241945926597611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/6651241945926597611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/09/alkitab-kehilangan-18666-ayat.html' title='Alkitab Kehilangan 18.666 ayat'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-9026361266419196697</id><published>2008-09-16T21:09:00.000-07:00</published><updated>2008-09-16T21:11:35.518-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAULUS RUBAH TOTAL AJARAN YESUS .irenahandono'/><title type='text'>PAULUS RUBAH TOTAL AJARAN YESUS</title><content type='html'>PAULUS RUBAH TOTAL AJARAN YESUS sumber : http://www.irenahandono.or.id Nov 14, '07 9:14 PM&lt;br /&gt;for everyone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebudayaan Yunani sangat berpengaruh luas di masyarakat tanah Yudea kala itu, yang sekarang Palestina. Negeri dimana Yesus dilahirkan dan menyebarkan ajarannya. Masuknya kebudayaan Yunani adalah akibat dari masuknya penjajah Romawi yang menguasai tanah Yudea. Mereka masuk, menjajah, tidak hanya merampok harta rakyat dan kekayaan alam tapi juga menyebarkan ideologi mereka ke masyarakat Yahudi. Yakni Pantheisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita pernah menonton film serial Hercules, disanalah gambaran tentang ajaran Pantheisme. Ajaran yang menyembah pada banyak tuhan. Ada yang disebut dengan Zeus, tuhan tertinggi, bapak semua tuhan. Ada Hera, istri Zeus, Ares tuhan perang, Aprodite tuhan kecantikan, dan masih banyak yang lain. Yang menarik disini, Zeus mengawini perempuan bumi dan melahirkan seorang anak laki-laki yang super kuat yang diberi nama Hercules. Dan dia dianggap sebagai penyelamat umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa disebut menarik, sosok pribadi Hercules ini sangat mirip dengan Yesus yang juga dianggap sebagai penyelamat umat manusia. Memang kedatangan Yesus (Isa as) adalah untuk menyelamatkan umat manusia tapi bukan sebagai tuhan yang hidup ditengah manusia seperti halnya Hercules. Nabi Isa as hanyalah seorang manusia, utusan Allah, seorang nabi, seorang penunjuk jalan pada kebenaran yang diridhai Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi justru ajaran yang salah ini, bahwa Yesus adalah tuhan seperti halnya Hercules adalah tuhan, justru disebar luaskan oleh Paulus. Ajaran Yesus adalah menyembah pada Tuhan yang satu, Tauhid. Sedangkan ajaran Paulus adalah bentuk turunan dari ajaran Pantheisme, Paulus mengajarkan trinitas, tiga tuhan yakni bahwa ada Tuhan Bapak, Tuhan Anak dan tuhan Roh kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah bagaimana sesungguhnya perbedaan ajaran Paulus dan Yesus sehingga dikatakan Paulus telah merubah total wajah asli ajaran Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 pokok beda ajaran Yesus dan Paulus :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ajaran Yesus : Yesus adalah utusan Tuhan (Yesus tidak pernah meminta disembah / dituhankan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." (Matius 15:24)&lt;br /&gt;Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Yohanes 17:3), (Yohanes 11:42)&lt;br /&gt;Aku (Yesus) berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya....Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia (Bapa) yang mengutus Aku. (Yohanes 13:16,20)&lt;br /&gt;Kamu telah mendengar, bahwa Aku (Yesus) telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. (Yohanes 14:28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Paulus : Yesus adalah Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. (1 Korintus 8:6)&lt;br /&gt;Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (Roma 10:9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;Paulus berusaha mendoktrin orang lain bahwa hanya dengan meyakini Yesus sebagai Tuhan dan percaya Yesus telah bangkit dari antara orang mati, maka ia akan diselamatkan. Dalam ajaran Paulus/Kristen, Yesus lebih dipromosikan sebagai Tuhan ketimbang dengan Tuhan Allah/Bapa. Bandingkan dengan pernyataan-pernyataan Yesus yang lebih menonjolkan Allah/Bapa sebagai Tuhan Yang Esa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ajaran Yesus : tidak membatalkan hukum Taurat justru meneruskan hukum Taurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Matius 5:17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Matius 5:18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:19), (Matius 5:20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Taurat merupakan bagian dari ajaran Yesus yang wajib dilaksanakan oleh umatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Paulus : Kristen mengutuk hukum Taurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami-pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat. (Galatia 2:16), (Galatia 3:24-25), (Galatia 5:4), (Roma 3:27-28) dan (Efesus 2:15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ajaran Yesus : Laki-laki harus Khitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya. (Lukas 2:21)&lt;br /&gt;Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. (Kejadian 17:10-11)&lt;br /&gt;Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. (Kejadian 17:12) , (Kejadian 17:13), (Kejadian 17:14), (Kejadian 21:4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Paulus : Kristen tidak mewajibkan Khitan.&lt;br /&gt;Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih. (Galatia 5:6)&lt;br /&gt;Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah. (1 Korintus 7:19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ajaran Yesus : Tidak ada dosa waris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Markus 10:14)&lt;br /&gt;Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Paulus : Setiap orang mewarisi dosa Adam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang (Adam), dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. (Roma 5:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;Oleh karena dosa warisan dari Adam tersebut, menurut Paulus, disalibnya Yesus konon untuk menebus dosa-dosa manusia (Galatia 3:13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ajaran Yesus : Berpuasa, berwudlu, mengajarkan sujud serta berdoa ketika sedang sujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, (Matius 6:17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa dan Harun serta anak-anaknya membasuh tangan dan kaki mereka dengan air dari dalamnya. Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, maka mereka membasuh kaki dan tangan--seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. (Keluaran 40:31-32)&lt;br /&gt;Maka Ia (Yesus) maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (Matius 26:39), (Bilangan 20:6), (Kejadian 17:2-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Paulus : bernyanyi di gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. (Efesus 5:19)&lt;br /&gt;Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. (Kolose 3:16)&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;Menyanyi di gereja bukanlah ajaran Yesus, tetapi ajaran Paulus (Efesus 5:19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ajaran Yesus : melarang hidup mewah di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. (Matius 6:19-20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Paulus : Tidak ada larangan hidup mewah dalam ajaran Kristen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan." (Efesus 4:28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ajaran Yesus : meninggal dunia dibungkus kain kafan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, (Matius 27:59)&lt;br /&gt;Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. (Yohanes 19:40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Paulus : meninggal dunia diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, meninggalnya Paus Yohanes Paulus II, penyanyi Broery Marantika, dan mantan Menko Ekuin Radius Prawiro. Ketiganya diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati sebelum dikubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Ajaran Yesus : tidak membatalkan hukum rajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu (Yesus) tentang hal itu?" (Yohanes 8:5)&lt;br /&gt;Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya (Yesus), Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." (Yohanes 8:7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Paulus : Tidak ada hukum rajam dalam ajaran Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Kristen menolak hukum rajam, karena ia adalah bagian dari hukum Taurat. Lihat kembali pernyataan Paulus dalam Galatia 2:16 (butir 2 di atas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Ajaran Yesus : Menerapkah hukum Qisash&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. (Matius 5:38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki (Keluaran 21:24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;patah ganti patah, mata ganti mata, gigi ganti gigi; seperti dibuatnya orang lain bercacat, begitulah harus dibuat kepadanya. (Imamat 24:20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, sebab berlaku: nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki." (Ulangan 19:21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Paulus : Membatalkan hukum Qisash, menjerumuskan dalam perbudakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu. (Matius 5:39-42)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Yesus tidak membuat agama baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat kembali pernyataan Yesus dalam Matius 5:17-20 (Butir 2 di atas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kristen adalah agama baru yang lahir setelah usaha penyaliban Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. (Kisah Para Rasul 11:26).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Silmy kaffah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;======================================================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIAPA PAULUS ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Written by Administrator   &lt;br /&gt;Thursday, 14 June 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya." (Qs. Ali Imran : 55)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peristiwa penyaliban, berbeda-beda pendapat tentang kondisi Yesus (Isa as) ada yang menganggap beliau mati di tiang salib, dan memang keyakinan ini yang diinginkan oleh rabi-rabi Yahudi dan umatnya yang menolak Yesus. Dan ada pula yang berpendapat bahwa Yesus (Isa as) belum meninggal. Tapi Allah telah menyelamatkannya seperti yang di katakan dalam Al-Quran, surah An-Nisa : 157.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Yahudi terbagi-bagi menjadi beberapa golongan tapi secara garis besarnya sehubungan dengan agama Yesus (Isa as), mereka terbagi atas tiga golongan. Pertama, adalah orang-orang yahudi yang meyakini kebenaran misi Yesus dan kemudian menjadi pengikut Yesus, mereka ini disebut sebagai Nasrani dan diantara mereka ada murid-murid yang setia yang disebut dalam Al-Quran sebagai Hawariyyun, terdapat dalam Al-Quran surah As-Shaff : 14. Dalam tulisan-tulisan ahli sejarah, golongan ini disebut sebagai Yudeo-Christianity / Yahudi-Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, adalah orang-orang Yahudi yang memusuhi Yesus dan pengikutnya. Mereka ini pengikut rabi-rabi Yahudi. Merekalah yang ketika Pilatus memberikan pilihan antara Yesus dan Barabas, maka mereka lebih memilih Barabas untuk dibebaskan ketimbang Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 27:21-22&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wali negeri menjawab dan berkata kepada mereka: "Siapa di antara kedua orang itu yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu?" Kata mereka: "Barabas." Kata Pilatus kepada mereka: "Jika begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus, yang disebut Kristus?" Mereka semua berseru: "Ia harus disalibkan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, adalah orang-orang yang bukan bangsa Israel dan mereka juga tidak menganut agama Yahudi. Mereka ini disebut dengan Goyyim / Gentile. Umumnya kaum ini berasal dari orang-orang Romawi dan juga dari daerah lain. Agama yang mereka anut adalah pemujaan terhadap berhala, pemujaan terhadap banyak tuhan atau yang disebut sebagai kaum Pagan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan adalah seseorang yang bernama Paulus yang kemudian menubah keyakinan yang dibawa Yesus dengan wajah baru yang sama sekali berbeda dengan keyakinan aslinya, dan ironisnya keyakinan ini yang diikuti hingga detik ini oleh umat kristen sedunia. Nama aslinya adalah Saul, lahir di Tarsus (Turki) kira-kira 2 tahun sebelum Masehi. Karena Yesus lahir kira-kira tahun 6 SM, maka Paulus kira-kira berusia 8 tahun lebih muda daripada Yesus.&lt;br /&gt;Ayah Paulus berasal dari suku Benyamin salah satu suku dari 12 suku Bani Israel. Meskipun ayah Paulus tinggal di negeri asing ia tetap melaksanakan hukum Taurat dengan cermatnya. Di zaman itu, kota Tarsus merupakan kota dagang yang penting dan ramai karena sebagai kota perlintasan dari Timur ke Eropa dan begitu juga dari Eropa ke Timur maka akan melawati Tarsus juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu di kota Tarsus terdapat sebuah perguruan Yunani, sejumlah kuil dewa-dewi, gedung komedi, dan tempat-tempat hiburan lainnya yang sangat digemari oleh orang-orang Yunani. Sejak muda Paulus sangat tertarik pada kebudayaan Yunani terutama pelajaran filsafat Yunani. Dengan demikian terkumpullah pada dirinya dua pengaruh, pertama pengaruh didikan hukum Taurat dari keluarga Yahudinya, kedua pengaruh kebudayaan Yunani yang berpengaruh luas di masyarakat kala itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara formal Paulus juga berguru pada Gamalil, seorang ulama Yahudi yang amat terkenal di Yerusalem. Persinggungan pengaruh filsafat Yunani terhadap agama Yahudi di masa itu adalah hal yang umum. Aliran filsafat Yunani yang amat berpengaruh ketika itu adalah aliran Stoa yang pantheistik menganggap Tuhan dan makhluk merupakan suatu kesatuan yang sama zatnya dan hanya berbeda dalam penglihatan bentuk.&lt;br /&gt;Synthese antara ajaran filsafat Stoa dengan ajaran agama Yahudi seperti kita lihat pada sejarah filsafat terdapat pada filosof Yahudi Philo yang menganggap Logos dari Stoa sebagai semacam malaikat yang tertinggi alias Roh Kudus. Philo hidup antara tahun 25 SM hingga 50 SM, satu masa dengan kehidupan Yesus dan Paulus.&lt;br /&gt;Paulus bukanlah orang Betlehem (kota kelahiran Yesus) atau orang sekte Nazarene / Nazorite dan bukan pula orang Yerusalem. Ia tidak pernah berhubungan dengan lingkungan Yesus. Dan memang Paulus bukanlah murid Yesus, juga bukan pula pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia belum pernah bertatap muka dengan Yesus, meskipun ada kemungkinan dia pernah melihatnya dari kejauhan. Bible sendiri mencatat Paulus merupakan musuh pengikut-pengikut Yesus dan ia bertindak sangat kejam sekali kepada mereka. Tidak diceritakan apakah Paulus terlibat dalam upaya penangkapan untuk menyalib Yesus atau tidak.&lt;br /&gt;Paulus hingga matinya tidak pernah menikah karena kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan. Ia dikenal sebagai seorang pembicara (orator) yang baik, apalagi ditambah pengetahuan yang begitu mendalam tentang agama-agama Hellenisme (Kisah 2:39, Kisah 25:1-12). Kelebihan yang dimilikinya ini menjadi beralasan jika anda menyaksikan VCD Paul of Tarsus, sebuah film hasil penelitian yang diproduksi oleh BBC Channel. Di situ dikupas bahwa menurut penelitian mereka, Paulus mengalami sindrom syaraf otak yang disebut Epilepsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paulus yang telah menyatakan diri sebagai Rasul Yesus dan menemui para murid Yesus, mengetahui kelebihan, kelemahan dan kekuatan pengaruhnya. Dia memulai rencananya dengan menyebarkan ajarannya kepada orang-orang non Yahudi. Karena merasa mendapat kemajuan, dia mencurahkan seluruh kemampuannya dan berhasil mendapatkan pengikut dalam jumlah besar. Ia memasukkan ide-ide filsafat Yunani kedalam ajaran Yesus yang didapatkannya dari murid Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Yesus (Isa as) adalah khusus hanya untuk bani Israel, hal ini disebutkan dalam Al-Qur’an,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata." (Qs. As-Shaff :6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga dalam Bibel disebutkan dengan jelas sekali bahwa misi Yesus hanya untuk bani Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 10:5-6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktifitas Paulus ini menimbulkan ketegangan antara dia dengan para murid Yesus. Kitab Perjanjian Baru telah mencatat, dua orang murid Yesus berselisih dengannya, yakni Petrus dan Barnabas telah meninggalkannya. Petrus menyatakan bahwa dia adalah guru palsu. Begitu pula James menjulukinya sebagai seorang yang berdalih dan laki-laki sombong. Di dalam suratnya pada Paulus, James mengatakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tetapi kebohongan dan kesombonganmu, serta semua kesombonganmu adalah kejahatan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau pengakuan terus terang yang dinyatakan oleh Paulus sendiri :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roma 3:7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Silmy)&lt;br /&gt;Last Updated ( Thursday, 14 June 2007 )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-9026361266419196697?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://agamaislam.multiply.com/journal/item/26/PAULUS_RUBAH_TOTAL_AJARAN_YESUS_sumber_httpwww.irenahandono.or.id' title='PAULUS RUBAH TOTAL AJARAN YESUS'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/9026361266419196697/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=9026361266419196697' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/9026361266419196697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/9026361266419196697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/09/paulus-rubah-total-ajaran-yesus.html' title='PAULUS RUBAH TOTAL AJARAN YESUS'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-2711467053702524067</id><published>2008-09-07T20:51:00.000-07:00</published><updated>2008-09-07T20:56:43.615-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NABI MUHAMMAD'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MENCURI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEUTAMAAN BERBUAT KEBAIKAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HUKUM ZINA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dosa besar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERSIKAP ADIL AJARAN KASIH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MEMBUNUH'/><title type='text'>PETIKAN DAN PENJELASAN AYAT 2 AL QURAN DAN HADIAST YG BERHUBUNGAN TENTANG MASALAH HUKUM ZINA,MENCURI,MEMBUNUH,DOSA BESAR, KEUTAMAAN BERBUAT KEBAIKAN,</title><content type='html'>PETIKAN DAN PENJELASAN AYAT 2 AL QURAN DAN HADIAST YG BERHUBUNGAN TENTANG MASALAH HUKUM ZINA,MENCURI,MEMBUNUH,DOSA BESAR, KEUTAMAAN BERBUAT KEBAIKAN,BERSIKAP ADIL AJARAN KASIH DARI NABI MUHAMMAD DLL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Baqarah: 177 » Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebaktian, akan tetapi sesungguhnya kebaktian itu ialah beriman kepada Allah, Hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa. (QS. 2:177) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Baqarah: 215 » Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah:"Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan". Dan apa saja kebajikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. (QS. 2:215) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An Nisaa': 36 » Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri. (QS. 4:36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An Nisaa': 135 » Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. (QS. 4:135)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al An'aam: 151 » Katakanlah:"Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu olwh Tuhanmu, yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapak,dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka; dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak diantaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan suatu (sebab) yang benar". Demikian itu yang diperintahkan oleh Tuhanmu kepadamu supaya kamu memahami(nya). (QS. 6:151)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; DOSA BESAR&lt;br /&gt;Feb 19, '08 9:56 PM&lt;br /&gt;for everyone&lt;br /&gt; dosa besar"&lt;br /&gt;Nov 28, '07 10:40 AM&lt;br /&gt;for everyone&lt;br /&gt;dosa besar".  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;0214.  "Dari Ibnu Abbas ra., ia berkata: Nabi saw. melewati salah satu dinding dari dinding-dinding Madinah atau Makkah, lalu beliau mendengar suara dua orag manusia yang sedang disiksa didalam kuburnya. Nabis bersabda: ?Dua orang sedang disiksa dan keduanya tidak disiksa karena dosa besar. Kemudian beliau bersabda: ?Ya? yang seorang tidak bertirai dalam berkencing. Dan yang lain berjalan dengan mencaci maki. Kemudian beliau minta diambilkan pelepah korma yang basah, lalu dibelah menjadi dua, dan beliau letakkan pada masing-masing kuburan itu satu belahan. Lalu dikatakan: ?Wahai rasulullah, kenapakah engkau perbuat ini?? Beliau bersabda: ?Mudah-mudahan keduanya diringankan selama dua belah ini belum kering.?"&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;0216.  "Dari Ibnu Abbas, ia berkata: Nabi saw. berjalan melalui dua buah kubur, lalu beliau bersabda: ?Sesungguhnya orang yang ada di dalam kubur ini disiksa, tetapi bukannya disiksa karena mengerjakan dosa besar. Adapun yang seorang dari pada keduanya itu tidak beristinja? dengan sebersih-bersihnya dari kencingnya, sedangkan yang lain ini suka berjalan dengan menyampaikan kata-kata yang berupa adu domba. Kemudian beliau mengambil setangkai pelepah kurma yang masih basah, lalu membelahnya menjadi dua bagian, kemudian setiap belahan tadi dipancangkan pada setiap kubur (yakni masing-masing dari dua buah kubur itu diberi separuh belahannya). Para sahabat bertanya: ?Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan ini?? Beliau bersabda: ?Mudah-mudahan keduanya diringankan selama dua belahan itu belum kering.?"&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;6524.  Dari Abdullah Ibnu `Amr, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Dosa-dosa besar: mempersekutukan Allah, menduharkai ibu bapak". Atau beliau bersabda: "Sumpah palsu", keraguan dari Syu`bah. Dan Mu`adz berkata: "Syu`bah meriwayatkan: Beliau bersabda: "Dosa-dosa besar: mempersekutukan Allah, sumpah dusta dan menduharkai dua orang tua". Atau beliau bersabda : "dan membunuh jiwa".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;6525.  Dari Annas ra., dari Nabi saw, beliau bersabda: "Dosa-dosa besar -- Dari Anas Ibnu Malik, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Sebesar-besar dosa-dosa besar -- adalah mempersekutukan Allah, membunuh jiwa, menduharkai dua orang tua dan ucapan dusta". Atau beliau bersabda: "dan persaksian dusta (palsu)".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;6571.  Dari Abu Bakrah ra, dia berkata: Nabi saw bersabda: "Dosa-dosa besar yang paling besar adalah: Mempersekutukan Allah, durhaka kepada orang tua dan persaksian palsu -- dan persaksian palsu -- 3 kali atau ucapan palsu (dusta)". Maka beliau selalu mengulang-ulang hingga kami mengatakan, "semoga beliau diam".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;6572.  Dari Abdullah ibn `Amr ra dia berkata: Seorang dusun (a`rabi) datang kepada Nabi saw lalu ia bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah dosa-dosa besar itu?" Beliau bersabda: "Memusyrikkan Allah" Ia bertanya: "Kemudian apakah?" Beliau bersabda: "Kemudian mendurhakai ibu-bapak". Ia bertanya: "Kemudian apakah?" Beliau bersabda: "Sumpah bohong" Aku berkata: "Dan apakah itu sumpah bohong?" Beliau bersabda: "(Seperti sumpah) yang memetik harta seorang muslim sedang ia berdusta padanya (sumpah itu)".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;5665.  Dari Abdullah bin Amr ra. ia berkata: "Rasulullah SAW. bersabda: "Adalah termasuk dosa besar. Seseorang mengutuk terhadap kedua orang tuanya". Ditanyakan; "Wahai Rasulullah bagaimana mungkin seseorang mengutuk kedua orang tuanya"?. Beliau menjawab: "seseorang mencaci orang tua temannya, kemudian temannya mencaci ayahnya dan ibunya.&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;5669.  Dari Anas bin Malik ra. Ia berkata: "Rasulullah SAW. mengucapkan Dosa-dosa besar atau rasulullah sedang ditanyai tentang dosa-dosa besar, kemudian beliau bersabda: "Musyrik kepada Allah, membunuh orang dan berani kepada dua orang tua". kemudian ia bersabda: "Ingatlah aku beritahu kalian dosa paling besar" ia bersabda: "Ucapan bohong" atau bersabda: "kesaksian bohong". Syu`bah berkata: sangkaanku beliau bersabda: "kesaksian bohong".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;5743.  dari Ibnu Abbas ra. ia berkata: "Rasulullah lewatan diatas dua buah kuburan, kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya keduanya ini disiksa dan mereka disiksa bukan karena dosa besar. adapun yang ini adalah karena ia tidak menuntaskan kencingnya, dan yang ini adalah karena ia suka memfitnah, Kemudian nabi minta diambilkan batang kurma yang basah, lalu memenggalnya jadi dua, kemudian Nabi menancapkan diatas kuburan yang ini satu dan yang lain satu, lalu bersabda: "Mungkin (Batang ini) bisa meringankan keduanya selama belum kering".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;5746.  Dari Abdullah bin Abbas ra. ia berkata: "Rasulullah saw. sedang keluar dari sebagian tembok (dinding) Madinah, Kemudian Rasul mendengar suara dua orang yang sedang disiksa di kuburnya, lalu beliau bersabda: "Keduanya disiksa, mereka disiksa bukan karena perkara besar, tapi, (perkara itu) dosa besar, yang satu tidak mau menuntaskan kencingnya, sedangkan yang lain suka memfitnah (Mengadu domba) lalu Nabi minta (di ambilkan) sebatang tangkai, kemudian Nabi memecahnya menjadi dua, dan menancapkan sebuah diatas kuburan yang ini, dan yang lain diatas kuburan yang itu. Kemudian Nabi bersabda: Mungkin (tangkai itu) bisa meringankan siksa mereka, selama belum kering".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;6345.  Dari Abdullah bin Umar ra. dari Nabi saw. katanya: Dosa besar adalah menyekutukan Allah, berani kepada kedua orang tua, membunuh jiwa dan sumpah palsu". Allah Jalla Dzikruhu berfirman: "Janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertakwa dan mengadakan islah diantara manusia. Dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui". (Al Baqarah : 224). Allah Ta`ala juga berfirman: "Dan janganlah kamu tukar perjanjianmu dengan Allah dengan harga yang sedikit (murah), sesungguhnya apa yang ada di sisi Allah, itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahui". Allah Ta`ala juga berfirman: "Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu dengan meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpah itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat".(An Nahl : 91).&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;0016.  "Dari Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas'ud bahwasanya Abdulah bin Abbas memberitahukan kepadanya bahwasanya Abu Sufyan bin Harb menceritakan kepadanya bahwa Heraklius minta kedatangannya serta rombongan dagang Quraisy di Syam pada masa Rasulullah saw. membuat gecatan senjata kepada Abu Sufyan dan kafir Quraisy. Maka mereka (rombongan itu) datang kepada Heraklius di Ilia lalu Heraklius memanggil mereka dan disekelilingnya para pembesar Rumawi kemudian ia memanggil mereka dan juga memanggil penterjemah. Heraklius berkata: "Siapakah diatara kalian yang paling dekat nasabnya dengan laki-laki yang mengaku dirinya Nabi?" Lalu Abu Sufyan menjawab: "Sayalah yang paling dekat diantara mereka" Heraklius berkata: "Dekatkanlah kepadaku, dekatkanlah teman-temannya lalu jadikan mereka di belakangnya." Kemudian ia berkata kepada penterjemahnya: "Katakan lah kepada mereka bahwasanya saya bertanya kepada orang ini tentang laki-laki itu. Jika ia berdusta kepadaku maka dustakanlah ia. Demi Allah seandainya tidak malu karena menganggap saya berdusta niscaya saya berdusta tentang ia (Muhammad). Yang pertama kali ditanyakan kepada saya tentang dia adalah: "Bagaimana nasabnya diantara kalian?" Saya menjawab: "Di kalangan kami dia orang yang bernasab (bangsawan)". Ia berkata: "Pernahkah seorang diantaramu yang mengatakan perkataan ini sebelummu?" Saya menjawab:"Tidak". Ia berkata: Apakah nenek moyangnya ada yang menjadi raja?". Saya menjawab: "Tidak". Ia berkata: "Pengikutnya orang-orang mulia atau orang-orang lemah dantara mereka?". Saya menjawab: "Orang-orang lemah " Ia berkata:"Apakah mereka bertambah-tambah atau berkurang-kurang?". Saya menjawab:"Bahkan mereka bertambah". Ia berkata:"Apakah ada seseorang diantara mereka yang benci kepada agamanya sesudah ia memasukinya?". Saya berkata:"Tidak ada". Ia berkata: " Apakah dia berkhianat?". Saya menjawab: "Tidak, dan kami dalam masa gencatan dimana kami tidak mengetahui apa yang ia lakukan dalam masa ini, dan tidak mungkin bagi saya untuk memasukkan kalimat sedikitpun selain kalimat ini." Ia berkata: "Bagaimanakah peperanganmu terhadapnya?." Peperangan diantara kami dan dia silih berganti, ia menang atas kami dan kami menang atasnya". Ia berkata: "Apakah yang ia perintahkan kepadamu?." Saya menjawab: Ia berkata: "Sembahlah Allah sendiri dan jangan menyekutukan-Nya dengan sesuatu, dan tinggakanlah apa yang dahulu selalu disembah oleh nenek moyangmu". Ia menyuruh kami untuk shalat, jujur, menjaga diri dan menyambung (persaudaraan). Kemudian ia berkata kepada juru bahasanya: "Katakanlah kepadanya: "Sesungguhya saya bertanya kepadamu tentang nasabnya (keturunanya), lalu kamu menyebutkan bahwa dia di kalanganmu yang yang bernasab (bangsawan), dan demikianlah para rasul itu diutus dikalangan orang-orang bernasab di kaumnya, dan saya bertanta kepadamu: "Apakah ada sesorang diataramu yang mengatakan perkataan sebelumnya? Lalu kamu sebutkan bahwa tidak ada. Dan saya katakan seandainya ada seseorang yang mengatakan perkataan ini sebelumnya, niscaya saya katakan (dia) seseorang laki-laki yang menghibur dengan kata-kata yang diucapkan oleh orang sebelumnya. Saya tanya kepadamu, apakah nenek moyangnya ada yang menjadi raja maka saya katakan (dia) seorang laki-laki yang menuntut kerajaan nenek moyangnya. Saya bertanya kepadamu, apakah dahulu kamu menuduh ia berdusta sebelum mengatakan apa (kenabian) yang dikatakannya, lalu kamu menjawab bahwa tidak, maka saya tahu bawa dia tidak layak meninggalkanmu dusta atas manusia dan dusta atas Allah. Saya bertanya kepadamu, pengikutnya orang-orang mulia ataukah orang-orang lemah diantara mereka, lalu kamu menyebutkan bahwa pengikutnya adalah orang-orang lemah di antara kaumnya, dan itulah pengikut para rasul. Saya bertanya kepadamu apakah mereka (pengikut-pengikut) berkurang ataukah bertambah lalu kamu menyebutkan bahwa mereka bertambah, dan memang demikianlah urusan iman sehingga sempurna." "Saya bertanya kepadamu apakah ada salah seorang yang murtad karena benci kepada agamanya setelah ia memasukinya, lalu kami sebutkan bahwa tidak ada, dan memang demikianlah iman ketika bercampur dengan kelapangan hati. Saya bertanya kepadamu apakah dia berkhianat, lal kamu sebutkan tidak, dan memang demianlah para rasul itu tidak berkhianat. Dan saya bertanya kepadamu dengan apakah ia menyuruh kamu, lalu kamu menyebutkan bahwa ia menyuruh kamu untuk menyembah Allah semata dan janganlah mensekutukan-Nya dengan sesuatu. Dan ia melarang kamu untuk menyembah berhala dan menyuruh kamu dengan shalat, jujur, dan menjaga diri. Jika apa yang kamu katakana itu benar maka ia akan menguasai tempat dua telapak kakiku, dan saya mengetahui dia (Nabi) telah muncul padahal saya tidak menduga bahwa dia (Nabi) itu dari padamu. Seandainya saya mengetahui bahwa saya sampai kepadanya niscaya saya senang bertemu dengannya. Seandainya saya disisinya niscaya saya mencuci telapak kakinya. Kemudian ia minta didatangkan surat Rasulullah saw. Yang mana Dihyah diutus ke pembesar Bushro ia menyerahkannya kepada Heraklius dan dibacanya dan isinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang. Dari Muhammad hamba dan utusan Allah kepada Heraklius pembesar Rumawi. Kesejahteraan atas orang yang mengikuti petunjuk. Adapun selanjutnya, maka sesungguhnya saya mengajak kepadamu dengan panggilan Islam. Masuk Islam lah maka kamu selamat, Allah memberikan pahala kepadamu dua lipat. Jika kamu berpaling maka atasmu dosa para pengikut. Wahai ahli kitab, marilah kepada kalimat yang sama antara kami dan kamu bahwa tidak kita sembah selain Allah, dan tidak kita sekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak pula sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain dari pada Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah: "Saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)". Ia berkata: Abu Sofyan berkata: "Ketika ia mengatakan apa yang telah dikatakannya itu dan selesai mebaca surat sehingga ditempatnya, banyak kegaduhan dan suara-suara keras lalu kami dikeluarkan. Maka kami berkata kepada teman-temanku: Sungguh urusan Putera Abi Kabsyah (gelar ayah Nabi) telah menjadi vesar, sesungguhnya ia ditakuti oleh raia Bani Ashfar (Rumawi) dan saya senantiasa meyakinkan bahwa dia (Nabi) akan menang sampai Allah memasukkan Islam atas saya. Ibunu Nathur pemilik (Gubernur) Ilia dan Heraklius sampai pada orang-orang Nashrani di Syam menceritakan bahwa ketika Heraklius tiba di Ilia menjadi buruk jiwanya, lalu sebagian penghuninya berkata: "Kami telah mengingkari peri keadaan tuan". Ibnu Nathur berkata: " Heraklius itu seorang dukun yang mengarahkan pandanganmu ke bintang-bintang. Ia berkata kepada mereka ketika mereka bertanya kepadanya: "Sesungguhnya saya tadi malam ketika saya melihat bintang, saya berpendapat bahwa raja yang berkhianat telah muncul". Siapakah orang yang berkhianat dari umat ini? Mereka menjawab: "Yang berkhianat hanyalah orang-orang Yahudi". Urusan mereka janganlah menggelisahkanmu dan tulislah ke kota-kota kerajaanmu, lalu mereka membunuh orang-orang Yahudi yang ada di kalangan mereka. Ketika mereka mengurusi urusan mereka, didatangkan pada Heraklius seorang laki-laki yang diutus oleh Raja Ghassan yang memberitakan tentang cerita Rasulullah saw. ketika Heraklius bertanya kepadanya maka ia menjawab: "Pergilah, dan lihatlah apakah dia berkhianat atau tidak? Maka mereka melihatnya dan mereka membicarakannya bahwa Rasulullah saw. Berkhianat. Dan ia bertanya tentang bangsa Arab, lalu ia menjawab: " Mereka berkhianat". Lalu Heraklius berkata: "Inilah (Muhammad) raja umat itu telah muncul". Kemudian Heraklius menulis surat kepada temannya di Rumiah dan ia adalah orang yang menyamai dalam bidang ilmu. Heraklius pergi ke Himsha dan ia tidak bermaksud ke Himsha sehingga datang surat kawannya yang menyetujui pendapat Heraklius atas munculnya Nabi saw. Dan sesungguhnya dia itu Nabi. Lalu Heraklius memberi ijin kepada para pembesar Rumawi di istananya di Himsa kemudian ia mengatur pintu-pintu lalu pintu-pintu itu ditutup dan diapun menampakkan diri seraya berkata: "Wahai golongan orang-orang Rumawi. Apakah kamu ingin berbahagia dan mendapat petunjuk serta tetap kerajaanmu, maka baitlah laki-laki ini (Muhammad)". Maka mereka lari seperti larinya keledai liar ke pintu-pintu dan mereka dapati pintu-pintunya telah tertutup. Ketika Heraklius melihat larinya mereka dan putus asa dari iman mereka maka ia berkata: "Kembalikanlah mereka atasku". Dan ia berkata: "Tadi saya katakan perkatanku itu untuk menguji kekokohan agamamu, dan saya telah melihatnya". Lalu merekapun sujud dan senang kepadanya. Itulah akhir keadaan Heraklius."&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;6515.  Dari Abdullah Ibnu Mas`ud, dia berkata: Seorang laki-laki bertanya: "Wahai Rasulullah, dosa apakah yang paling besar di sisi Allah?" Beliau bersabda:"(Dosa yang paling besar) adalah bahwa kamu menyembah (membuat) sepadan kepada Allah sedangkan Dia telah menciptakan kamu". Ia bertanya: "Kemudian apa lagi?" Beliau bersabda: "Kamu membunuh anakmu, karena mengkhawatirkan dia makan bersama kamu". Ia bertanya: "Kemudian apa, lagi?" Beliau bersabda: "Kamu menzinahi istri tetanggamu". Lalu Allah Azza Wa Jalla menurunkan, sebagai pembenaran demikian: " Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) -- kecuali dengan (alasan) yang benar -- dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya)." (Al-Furqan:68)&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;6976.  Dari Abu Hurairah ra. Sesungguhnya Rasulullah saw, bersabda :"Kuda itu bisa memiliki tiga dimensi; bagi seorang lelaki bisa berati pahala, bagi seroang lelaki bisa berarti tirai, dan bagi seorang lelaki bisa berarti dosa. Adapun seorang lelaki yang baginya pahala, adalah seorang lelaki yang menyiapkan seekor kuda di dalam jalan Allah. Dia menempatkan kuda itu disebuah padang rumput atau kebun. Umput yang dimakan kuda itu sepanjang umurnya dari padang rumput atau kebun tersebut baginya adalah kebaik-baikan. Sesungguhnya jika saja kuda itu menempuh (perjalanan) sepanjang umurnya, ia menapaki sebuah bukit atau dua buah bukit, maka jejak-jejak dan kotoran-kotorannya adalah kebaikan-kebaikan baginya. Sesungguhnya jika saja kuda-kuda itu melintasi sebuah sungai, ia lalu meminum dari sungai itu, padahal pemiliknya tidak mengehendaki memberi minum dengan air sungai itu, maka air sungai itu adalah kebaikan-kebaikan baginya. Kuda itu bagi lelaki ini adalah suatu pahala. Seorang lelaki yang mengikat seekor kuda untuk kekayaan dan harga diri, dia tidak melupakan hak Allah dalam merawat dan melindungi kuda itu, maka kuda itu baginya adalah sebuah tirai. Dan seorang lelaki yang mengikat seekor kuda untuk kebesaran dan pamer (riya`), maka kuda itu dalam hal ini adalah sebuah dosa". Rasulullah saw, pernah ditanya soal keledai-keledai. Beliau bersabda :"Aallah tidak menurunkan kepadaku tentang keledai-keledai itu, kecuali satu-satunya ayat yang padat berikut ini : "Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat apapun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat apapun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;7150.  Dari Abdullah, dia berkata "Aku pernah bertanya kepada Nabi saw :"Dosa apakah yang paling besar menurut Allah ?". beliau bersabda :"Mengadakan sekutu bagi Allah, padahal dialah yang telah menciptkanmu". Aku berkata :"Sesungguhnya itu memang dosa sangat besar :". Kamu bertanya pula :"Lalu dosa apa lagi ?". Beliau bersabda :"Yaitu apabila kamu membunuh anakmu karena kawatir bila anakmu ikut makan bersamamu". Aku bertanya lagi :"Kemudian dosa apalagi ?". Beliau bersabda :"Yaitu apabila kamu berzina dengan istri tetanggamu".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;7163.  Dari Abdullah, ada seseorang lelaki berkata: "Wahai Rasulullah, dosa apakah yang paling besar itu menurut Allah?". Beliau bersabda: "jika kamu mengambil sekutu bagi Allah, padahal dia-lah yang telah menciptakanmu`. Lelaki tersebut barkata: "lalu dosa apa lagi?" beliau bersabda: "yaitu apabila kamu membunuh anakmu karena kamu kawatir jika dia ikut bersamamu". Lelaki tersebut berkata: "kemudian dosa apa lagi?". Lalu Allah menurunkan (ayat) yang membenarkannya: "dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah yang tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (Nya)".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;5668.  Dari Abi bakroh ra. ia berkata: "Rasulullah SAW. bersabda: "Ingatlah aku beritahukan kepadamu Dosa yang paling besar". Kami menjawab: "Ya wahai Rasulullah" Beliau bersabda: "Musyrik kepada Allah, dan berani kepada kedua orang tua, dan Rasulullah SAW. itu duduk bersandar kemudian duduk (tegak) lalu bersabda lagi: Ingatlah, dan ucapan bohong. dan kesaksian bohong, Ingatlah dan ucapan bohong dan kesaksian bohong, tiada hentinya Rasul mengulanginya sampai kami berkata: Rasul tidak diam.&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;5693.  Dari Abdullah ra. ia berkata: "Aku bertanya: "Wahai Rasulullah Dosa apa yang paling besar?". Beliau menjawab: "Engkau jadikan bagi Allah persamaan, sedangkan ia Dzat yang membuat kamu". saya berkata: "Kemudian apa?" beliau menjawab: "Engkau bunuh anakmu karena khawatir makan bersamamu". Abdullah berkata: "Kemudian apa?". Beliau menjawab: "Engkau Zinahi istri tetanggamu". dan Allah menurunkan ayat untuk membenarkan ucapan Nabi: WALLADZIINA LAA YAD`UUNA MA`ALLAHI ILAAHAN AKHORO. (Dan Orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah) (Q.Furqaan. 68).&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;5960.  Dari Abu Bakrah ra., ia berkata: Rasulullah bersabda: "Ingatlah!, Aku beri tahu kalian tentang Dosa yang paling besar", Para Sahabat menjawab: "Ya Wahai Rasulullah!", Beliau bersabda: "Mensekutukan Allah, dan Berani pada Kedua orang tua".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;6479.  Dari Abdillah ra. katanya: "Saya bertanya: Wahai Rasulullah apa dosa yang paling besar? Beliau menjawab: "Engkau menjadikan sekutu bagi Allah sedangkan Dia adalah Dzat Yang Telah membuatmu". Saya bertanya lagi: "Kemudian apa?". Beliau besabda: "Kamu membunuh anakmu karena khawatir ia makan bersamamu". Saya bertanya: "Kemudian apa?". Beliau bersabda: "Kamu berzina dengan isteri tetanggamu". Al Hasan berkata: "Barangsiapa yang berzina dengan saudara perempuannya sendiri maka hadnya seperti halnya had orang yang berzina".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AJARAN KASIH DARI NABI MUHAMMAD,&lt;br /&gt;Feb 19, '08 9:55 PM&lt;br /&gt;for everyone&lt;br /&gt; AJARAN KASIH DARI NABI MUHAMMAD,&lt;br /&gt;Dec 9, '07 7:27 AM&lt;br /&gt;for everyone&lt;br /&gt;0605. "Dari Malik bin Huwairits, ia berkata: Saya datang kepada Nabi saw. dalam sekelompok orang-orang dari kaum saya. Kami tinggal di sisi beliau dua puluh malam, beliau seorang yang penyayang dan belas kasihan. Ketika beliau melihat kerinduan kami terhadap keluarga, beliau bersabda: "Kembalilah kamu, tinggallah di sana, ajarlah mereka dan shalatlah. Apabila shalat telah datang maka hendaklah salah seorang di antaramu adzan, dan orang yang tertua di antara kamu menjadi iman."&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2896. "Dari Sa'id bin Abi Burdah dari ayahnya, dari kakeknya, dia berkata: "Sesungguhnya Nabi saw mengirim Mu'adz (bin Jabal) dan Abu Musa ke Yaman. Beliau bersabda (kepada dua orang utusan ini): "Permudahkanlah dan janganlah mempersulit, berilah berita gembira dan janganlah membuat mereka lari, bercita-kasihlah dan janganlah berselisih."&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2915. "Dari Zaid bin Aslam, dia berkata: Sesungguhnya Umar bin Khaththab ra mengangkat maulanya yang bernama Hunayyah sebagai penjaga (hewan shadaqah di tanah Ribdzah). Umar berkata: "Hai Hunaya, genggamlah sayapmu (yakni berbelas kasihlah) kepada kaum muslimin, dan takutilah doa orang yang didhalimi, karena sesungguhnya doa orang yang didhalimi adalah terkabul. Dan masukanlah pemilik sekelompok kecil (maksimal 30 ekor) unta dan pemilik sekelompok kecil kambing. Dan hindarilah hewan (Abdur Rahman) ibnu Auf dan hewan (Utsman) ibnu Affan, karena berdua ini apabila hewannya binasa niscaya mereka berdua kembali kepada (hartanya yang lain, seperti) kebun kurma dan ladang; sedangkan pemilik sekelompok kecil unta dan pemilik sekelompok kecil kambing, apabila hewannya binasa niscaya dia akan datang kepadaku bersama anak-anaknya, lalu dia katakan: "Wahai Amirul Mukminin", adakah aku membiarkan mereka (membutuhkan), jauh. Maka air dan padang penggembalaan adalah lebih ringan bagiku daripada emas dan perak. Demi Allah, sesungguhnya mereka menyangka aku ini mendhalimi mereka. Sesungguhnya tanah itu adalah negeri mereka, dimana mereka di masa Jahiliyah berperang di sana dan di masa Islam mereka masuk Islam di sana. Dan demi Dzat di mana jiwaku berada dalam kekuasaan-Nya, kalau toh tidak ada harta (unta, kuda dll) untuk membekali (orang yang tidak bertunggangan) di jalan Allah, pastilah aku tidak menjaga mereka pada negeri mereka sejengkalpun."&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;6998.  Dari Jarir bin Abdulah, dia berkata :"Rasulullah saw telah bersabda:"Allah tidak merahmati kepada seseorang yang tidak mau menaruh kasih sayang kepada manusia".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;6999.  Dari Usamah Bin Zaid, dia berkata :"Aku pernah berada di samping Nabi saw. Tiba-tiba datang kepada Beliau seorang utusan salah satu putri beliau. Dia minta kepada beliau menemui anak lelaki putrinya saat (menjelang) kematian". Nabi saw, bersabda :"Kembalilah. Kabarilah ia, bahwa hanya Allah-lah yang berhak mengambil dan hanya Allah-lah yang berhak memberi. Setiap sesuatu di sisinyaada batas tertentu. Maka suruhlah ia, hendaknya ia bersabar dan mencari pahal (dari-Nya)". Salah satu putri beliau menyuruh balik utusan tadi, bahwa ia telah bersumpah agar Anda benar-benar mendatanginya. Nabi saw, berangkat, dan ditemani oleh Sa`ad bin Ubadah serta Mu`adz bin Jabal. Anak lelaki itu lalu lalu diberikan kepada beliau, sementara jiwanya menggigil seolah berada dalam sebuah griba (tempat air dari kulit). Kedua mata beliau meneteskan air mata. Sa`ed berkata kepada beliau "Wahai Rasulullah, kenapa anda menangis?" Belia bersabda :"(Tangis) ini adalah suatu rahmat yang telah dijadikan Allah di dalam hati hamba-hamba-Nya. Sesunguhnya Allah hanya merahmati kepada hamba-hambanya yang penuh rasa kasih sayang.&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7077. Dari Usmaha, dia berkata :"Putra dari alah satu putri Nabi saw. Dalam keadaan koma. Ia lalu berkirim surat kepada beliau agar beliau mengunjunginya. Beliau berkirim surat yang isinya, sesungguhnya hanyalah Allah yang berhak mengambil dan yang berhak memberi. Semua telah ada batas yang tertentu. Maka hendaknya kamu bersabar dan mencari pahala. Teryata ia berikirim surat kepada beliau dan bersumpah atas beliau. Maka berangkatlah Rasulullah saw. Aku, Mu`adz bin Jabal, Ubai bin Ka`eb, dan Ubadah bin Shamit ikut berangkat bersama beliau. Ketika kami masuk, mereka menyerahkan putra tersebut kepaa Rasulullah saw. Sedangkan nyawa putra itu tinggal bergerak-gerak di dadanya, seolah di dalam sebuah griba(tmpat air terbuat dari kulit). Ternyata Rasulullah saw, menangis. Maka Sa`ed bin Ubadah berkata :"Mengapa anda mesti menangis ?". beliau lantas bersabda :"Sesungguhnya Allah hanya akan merahmati kepada hamba-hamba-Nya yang penuh kasih sayang.&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;5689.  Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: "Rasulullah mencium hasan bin Ali, dan disamping beliau ada "Aqro" bin Habis attamimiy duduk, Aqro` berkata: "Sesungguhnya aku punya sepuluh orang anak, aku tak pernah mencium seorangpun". kemudian Rasulullah memandangnya seraya bersabda: "Barang siapa tidak belas kasihan, maka tidak dibelas kasihani oleh Allah.&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;5690.  Dari A`isyah ra. ia berkata: "Engkau mencium anak-anak, sungguh aku tak pernah mencium mereka". kemudian Nabi bersabda: "Tiada kuasa aku (menolong kamu) jika Allah mencabut sifat Belas kasih dari hatimu".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;5700. Dari Ab Sulaiman Malik bin Huwairits ra. ia berkata: "Kami datang pada Nabi, dan kami pada waktu itu Masih muda yang berdekatan (Umurnya), Kemudian kami menetap disisi Nabi selama Dua puluh hari. lalu Nabi mengira kami sudah rindu keluarga kami, kemudian Nabi menanyai Kami tentang Keluarga yang kami tinggalkan, kemudian kami memberitahukannya, dan Nabi adalah orang yang lunak hatinya dan belas kasih, kemudian beliau bersabda: "Pulanglah kalian semua kepada Keluarga kalian, dan ajarilah mereka, dan perintahlah mereka, dan sholatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku sholat, dan ketika datang waktu sholat maka hendaklah salah satu diantara kalian beradzan untuk kalian semua, dan hendaklah yang paling tua menjadi Imam kalian".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;5703.  Dari Nu`man bin Basyir ra., ia berkata: "Rasulullah saw. bersabda: "Kamu melihat orang - orang mu`min dalam kasih sayang, cinta mencintai dan belas kasih mereka seperti tubuh. apabila tubuh itu mengaduh karena salah satu anggota badan, maka seluruh tubuh itu memanggilnya dengan jaga dan demam".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;5705.  Dari Jarir bin Abdullah ra. dari Nabi Muhammad saw. beliau bersabda: "Barang siapa tidak belas kasih (pada sesama) maka tidak di belas kasihi (Oleh Allah)".&lt;br /&gt;(HR: Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.(QS. 17:33) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: &lt;br /&gt;Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Israa' 33 &lt;br /&gt;وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَمَنْ قُتِلَ مَظْلُومًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهِ سُلْطَانًا فَلَا يُسْرِفْ فِي الْقَتْلِ إِنَّهُ كَانَ مَنْصُورًا (33) &lt;br /&gt;Sesudah itu Allah SWT melarang hamba Nya membunuh jiwa yang diharamkan Allah membunuhnya. Maksud "membunuh jiwa" ialah menghilangkan jiwa manusia. Sedang yang dimaksud dengan "yang diharamkan Allah membunuhnya" ialah tidak dengan alasan yang sah,. &lt;br /&gt;Adapun sebab mengapa Allah SWT melarang para hamba-Nya membunuh jiwa dengan alasan yang tidak sah ialah: &lt;br /&gt;1. Pembunuhan itu menimbulkan kerusakan. Islam melarang setiap tindakan yang menimbulkan kerusakan itu. Larangan itu berlaku umum untuk segala macam tindakan yang menimbulkan kerusakan, maka pembunuhanpun termasuk tindakan yang terlarang. Allah SWT berfirman: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا &lt;br /&gt;Artinya: &lt;br /&gt;"...., dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya." (Q.S. Al A'raf: 85) &lt;br /&gt;2. Pembunuhan itu membahayakan orang lain. Ketentuan pokok dalam agama ialah semua tindakan yang menimbulkan mudarat itu terlarang. &lt;br /&gt;Allah SWT berfirman: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ &lt;br /&gt;Artinya: &lt;br /&gt;Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kusukaran bagimu. (Q.S. Al Baqarah: 185) &lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لا ضرر ولا ضرار &lt;br /&gt;Artinya: &lt;br /&gt;Tidak boleh terjadi mudarat dan tidak boleh terjadi saling memudaratkan. &lt;br /&gt;3. Mengganggu keamanan masyarakat yang membawa kepada musnahnya masyarakat itu: Karena apabila pembunuhan itu diperbolehkan tidak mustahil akan terjadi tindakan saling membunuh di antara manusia, yang pada akhirnya manusia itu akan binasa. &lt;br /&gt;Dalam ayat ini Allah SWT memberikan pengecualian siapa-siapakah yang boleh dibunuh, dengan firman-Nya "melainkan dengan sesuatu alasan yang sah", yaitu antara lain pria atau wanita yang berzina setelah terikat dalam hukum dengan akad pernikahan dan orang yang membunuh orang yang beriman yang dilindungi hukum dengan sengaja. &lt;br /&gt;Pengecualian seperti tersebut di atas, disebutkan dalam hadis Nahi: Diriwayatkan oleh As Sahihain (Bukhari dan Muslim) dan ahli hadis lain dari Ibnu Masud: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لا يحل دم امرئ يشهد ان لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله إلا بإحدى ثلاث: النفس بالنفس، والثيب الزاني والتارك لدينه المفارق للجماعة &lt;br /&gt;Artinya: &lt;br /&gt;Tidak halal darah orang yang sudah mengucapkan dua kalimat syahadat, kecuali karena salah satu dari tiga perkara: Orang yang harus dibunuh karena membunuh jiwa, janda/duda yang berzina, dan orang yang meninggalkan agamanya memisahkan diri dari kaum muslimin". &lt;br /&gt;Kemudian Allah SWT menjelaskan tindakan apa yang harus dilakukan oleh waris dari yang terbunuh, dan siapa yang harus melaksanakan tindakan itu, apabila secara kebetulan si terbunuh itu tidak mempunyai ahli waris. &lt;br /&gt;Allah SWT menetapkan, bahwa barang siapa yang membunuh secara lalim, yakni tanpa alasan yang benar, maka Allah telah memberikan kekuasaan kepada ahli warisnya, untuk menentukan pilihannya di antara dua hal: hukum kisas atau menerima diat (tebusan) seperti yang telah ditetapkan dalam firman-Nya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِصَاصُ فِي الْقَتْلَى &lt;br /&gt;Artinya: &lt;br /&gt;"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu kisas berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh." (Q.S. Al Baqarah: 178) &lt;br /&gt;Dan sabda Nabi Muhammad saw yang disabdakan pada penaklukan kota Mekah: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;من قتل قتيلا فأهله بين خيرتين، إن أحبو قتلوا وإن أحبوا أخذو الدية &lt;br /&gt;Artinya: &lt;br /&gt;Barang siapa membunuh, maka keluarga siterbunuh diberi hak memilih antara dua hal, apabila ia ingin menuntut balas hukuman bunuh, lakukanlah, dan bila ia ingin menuntut diat (tebusan), lakukanlah. &lt;br /&gt;Kemudian apabila secara kebetulan siterbunuh itu tidak mempunyai ahli waris, maka yang bertindak menggantikan kedudukannya dalam menentukan pilihan ialah penguasa, yang di dalam hukum Islam terkenal dengan Sultan atau Al-Imamul A'zam atau Al Khalifatul `Ulya. Dalam hal ini Sultan boleh melimpahkan kekuasaannya kepada para kadi (hakim) setempat, apabila dipandang perlu. &lt;br /&gt;Sesudah itu Allah SWT menentukan pula bagaimana cara melaksanakan kisas itu, yaitu agar para penguasa yang diberi wewenang untuk melaksanakan kisas itu jangan melampaui batas-batas yang ditentukan, seperti yang telah terjadi di zaman Jahiliah Orang-orang di zaman Jahiliah tidak puas dengan hanya menuntut balas dengan kematian orang yang membunuh, akan tetapi menuntut pula matinya orang lain, apabila si terbunuh itu dari kalangan bangsawan. Dan kalau kebetulan yang terbunuh itu orang bangsawan, sedang yang membunuh dari kalangan biasa, maka yang dituntut kematiannya ialah dari kalangan bangsawan juga, sebagai pengganti si pembunuh. &lt;br /&gt;Pada ayat 178 Surah Al-Baqarah terdapat isyarat yang kuat, bahwa yang paling utama bagi keluarga si terbunuh, hendaknya jangan menuntut balas kematian, akan tetapi hendaknya merasa puas apabila menuntut diat atau memaafkan saja. &lt;br /&gt;Di akhir ayat Allah SWT menjelaskan mengapa para wali (ahli waris) atau penguasa dalam melaksanakan hukuman kisas tidak boleh melampaui batas, ialah karena baik wali atau penguasa itu mendapat pertolongan Allah, berupa pembalasan untuk memilih hukuman kisas, atau hukuman diat. Oleh sebab itu maka para hakim hendaknya berpedoman pada ketentuan tersebut dalam memutuskan perkara jangan sampai memutuskan perkara yang bertentangan dengan ketentuan tersebut atau melebihi ketentuan itu. &lt;br /&gt;Ayat ini tergolong ayat Makiyah, yang termasuk dalam bagian ayat hukum yang pertama dituturkan, maka wajarlah apabila ayat ini mengatur tentang hukum bagi pembunuhan secara garis besarnya saja. Adapun keterangan secara terperinci di atur dalam ayat-ayat yang lain, yang penafsirannya telah dikemukakan pada jilid 1. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Israa' 33 &lt;br /&gt;وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَمَنْ قُتِلَ مَظْلُومًا فَقَدْ جَعَلْنَا لِوَلِيِّهِ سُلْطَانًا فَلَا يُسْرِفْ فِي الْقَتْلِ إِنَّهُ كَانَ مَنْصُورًا (33) &lt;br /&gt;(Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah membunuhnya melainkan dengan suatu alasan yang benar. Dan barang siapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kepada wali si terbunuh) yakni para ahli warisnya (kekuasaan) terhadap si pembunuhnya (tetapi janganlah ahli waris itu berlebihan-lebihan) melampaui batas (dalam membunuh) seumpamanya ahli waris itu membunuh orang yang bukan si pembunuh atau ia membunuh si pembunuh dengan cara yang lain. (Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.(QS. 24:2) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: &lt;br /&gt;Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nuur 1 &lt;br /&gt;سُورَةٌ أَنْزَلْنَاهَا وَفَرَضْنَاهَا وَأَنْزَلْنَا فِيهَا آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ (1) &lt;br /&gt;Pada ayat ini, Allah SWT menerangkan bahwa satu surat ini mengandung banyak macam hukum yang wajib dipatuhi seperti hukum amar makruf, nahi mungkar, zina, pergaulan menuduh wanita muhsan berzina dan lain-lain sebagainya. Juga di dalam surat ini diturunkan tanda-tanda kebesaran Allah dan ke Esaan-Nya, kesempurnaan kekuasaan-Nya dan lain sebagainya. Kesemuanya itu diturunkan untuk menjadikan manusia selalu ingat dan menyadari diri mereka, untuk dapat menyesuaikan tindak tanduk serta sepak terjang mereka dengan hukum-hukum tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah An Nuur 1 &lt;br /&gt;سُورَةٌ أَنْزَلْنَاهَا وَفَرَضْنَاهَا وَأَنْزَلْنَا فِيهَا آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ (1) &lt;br /&gt;Ini adalah (suatu surah yang Kami turunkan dan Kami wajibkan) dapat dibaca secara Takhfif, yaitu Faradhnaahaa, dapat pula dibaca secara Musyaddad, yaitu Farradhnaahaa. Dikatakan demikian karena banyaknya fardu-fardu atau kewajiban-kewajiban yang terkandung di dalamnya (dan Kami turunkan di dalamnya ayat-ayat yang jelas) yakni jelas dan gamblang maksud-maksudnya (agar kalian selalu mengingatnya) asal kata Tadzakkaruuna ialah Tatadzakkaruuna, kemudian huruf Ta yang kedua diidgamkan kepada huruf Zal, sehingga menjadi Tadzakkaruuna, artinya mengambil pelajaran daripadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik,(QS. 24:4) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: &lt;br /&gt;Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nuur 4 &lt;br /&gt;وَالَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَأْتُوا بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاءَ فَاجْلِدُوهُمْ ثَمَانِينَ جَلْدَةً وَلَا تَقْبَلُوا لَهُمْ شَهَادَةً أَبَدًا وَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (4) &lt;br /&gt;Pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa orang-orang yang menuduh perempuan yang baik-baik (muhsanat) berzina, kemudian mereka itu tidak dapat membuktikan kebenaran tuduhan mereka, tidak dapat mendatangkan empat orang saksi yang adil yang menyaksikan dan melihat sendiri dengan mata kepalanya perbuatan zina itu, maka hukuman untuk mereka ialah dera delapan puluh kali, karena mereka itu telah membuat malu dan merusak nama baik yang dituduh, begitu juga keluarga turut kebawa-bawa. Yang dimaksud dengan perempuan muhsanat di sini, ialah perempuan-perempuan muslimat yang baik sesudah akil balig dan merdeka. Mereka penuduh-penuduh itu, jangan diterima kesaksiannya dalam urusan apa saja, karena mereka itu jelas-jelas pembohong. Mereka adalah orang-orang yang fasik, telah menyeleweng dariu ketentuan-ketentuan yang telah digariskan oleh Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah An Nuur 4 &lt;br /&gt;وَالَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَأْتُوا بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاءَ فَاجْلِدُوهُمْ ثَمَانِينَ جَلْدَةً وَلَا تَقْبَلُوا لَهُمْ شَهَادَةً أَبَدًا وَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (4) &lt;br /&gt;(Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik) menuduh berzina wanita-wanita yang memelihara dirinya dari perbuatan zina (dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi) yang menyaksikan perbuatan zina mereka dengan mata kepala sendiri (maka deralah mereka) bagi masing-masing dari mereka (delapan puluh kali dera, dan janganlah kalian terima kesaksian mereka) dalam suatu perkara pun (buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik) karena mereka telah melakukan dosa besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS. 5:38) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: &lt;br /&gt;Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Maa-idah 38 &lt;br /&gt;وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا جَزَاءً بِمَا كَسَبَا نَكَالًا مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (38) &lt;br /&gt;Setiap kejahatan ada hukumannya. Pelakunya akan dikenakan hukuman itu. Begitu pula halnya seorang pencuri akan dikenakan hukuman karena ia melanggar larangan mencuri. Seseorang, baik laki-laki maupun perempuan yang mengambil harta orang lain dari tempatnya yang layak dengan diam-diam, dinamakan "pencuri". &lt;br /&gt;Seorang yang telah akil balig mencuri harta orang lain dari tempatnya yang nilainya sekurang-kurangnya seperempat dinar, dengan kemauannya sendiri dan tidak dipaksa dan mengetahui bahwa perbuatannya itu haram, dilarang oleh Agama, maka orang itu sudah memenuhi syarat untuk dikenakan hukuman potong tangan kanan, sebagaimana yang diperintahkan Allah swt. dalam ayat ini. &lt;br /&gt;Suatu pencurian dapat ditetapkan apabila ada bukti-buktinya atau ada pengakuan dari pencuri itu sendiri dan hukuman potong tangan tersebut dapat gugur apabila pencuri itu dimaafkan oleh orang yang dicuri hartanya dengan syarat sebelum perkaranya ditangani oleh yang berwenang. &lt;br /&gt;Pelaksanaan hukum potong tangan ini dilaksanakan oleh orang yang berwenang yang ditunjuk untuk itu. &lt;br /&gt;Penetapan nilai harta yang dicuri, yang dikenakan hukum potong tangan bagi pelakunya yaitu sekurang-kurangnya seperempat dinar sebagaimana tersebut di atas, adalah pendapat Jumhur Ulama, baik ulama salaf maupun Ulama Khalaf (Pendapat yang lain mengatakan bahwa hukuman itu tetap dijalankan sekali pun nilai harga yang dicuri itu hanya satu dirham. Bahkan ada juga yang berpendapat bahwa tidak perlu adanya pembatasan nilai barang yang dicuri itu berdasarkan arti dari ayat yang sifatnya umum, nilainya sedikit atau banyak, asal ia mencuri dapat dibuktikan) berdasarkan sabda Rasulullah itu, sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يقطع يد السارق في ربع دينار فصاعدا &lt;br /&gt;Artinya: &lt;br /&gt;Rasulullah saw. memotong tangan pencuri itu bilamana nilai (yang dicuri) seperempat dinar ke atas. &lt;br /&gt;(H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah) &lt;br /&gt;Dan beliau bersabda: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لا تقطع يد السارق إلا في ربع دينار فصاعدا &lt;br /&gt;Artinya: &lt;br /&gt;Tidaklah dipotong tangan pencuri itu kecuali pada nilai (yang dicuri) seperempat dinar ke atas. &lt;br /&gt;(H.R. Muslim dari Aisyah) &lt;br /&gt;Seorang pencuri yang telah dipotong tangan kanannya, kemudian ia mencuri lagi dengan syarat-syarat seperti semula maka dipotonglah kaki kirinya yaitu dan ujung kaki sampai pergelangan. &lt;br /&gt;Kalau ia mencuri lagi untuk ketiga kakinya, dipotong lagi tangan kirinya, kalau ia mencuri lagi untuk keempat kalinya, dipotong lagi kaki kanannya, sebagaimana sabda Rasulullah saw. mengenai-pencuri sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إن سرق فاقطعوا يده ثم إن سرق فاقطعوا رجله ثم إن سرق فاقطعوا يده ثم إن سرق فاقطعوا رجله &lt;br /&gt;Artinya: &lt;br /&gt;Apabila ia mencuri, potonglah tangan (kanan)nya, kalau ia mencuri lagi potonglah kaki (kiri)nya, kalau masih mencuri lagi potonglah tangan (kiri)nya dan kalau ia masih juga mencuri potonglah kaki (kanan)nya. &lt;br /&gt;Kalau ini semua sudah dilaksanakan tetapi ia masih juga mencuri untuk kelima kalinya, maka ia dita'zir; artinya diberi hukuman menurut yang ditetapkan oleh penguasa, misalnya dipenjarakan atau diasingkan ke tempat lain di mana ia tidak dapat lagi mencuri. &lt;br /&gt;Potong tangan ini diperintahkan Allah swt. sebagai hukuman kepada pencuri, baik laki-laki maupun perempuan, karena Allah swt. Maha Perkasa, maka Ia tidak akan membiarkan pencuri-pencuri dan manusia lainnya berbuat maksiat. Allah Maha Bijaksana di dalam menetapkan sesuatu seperti menetapkan hukum potong tangan bagi pencuri, karena yang demikian itu apabila diperhatikan lebih dalam, tentu akan tampak dalam pelaksanaannya maslahat yang banyak, sekurang-kurangnya dapat membatasi merajalelanya pencurian itu. &lt;br /&gt;Apa saja yang diperintahkan Allah swt. pasti akan mendatangkan maslahat dan apa saja yang dilarang-Nya pasti akan mengakibatkan kerusakan dan kehancuran apabila dilanggar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsir / Indonesia / Jalalain / Surah Al Maa-idah 38 &lt;br /&gt;وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا جَزَاءً بِمَا كَسَبَا نَكَالًا مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (38) &lt;br /&gt;(Laki-laki yang mencuri dan wanita yang mencuri) al yang terdapat pada keduanya menunjukkannya sebagai isim maushul dan berfungsi sebagai mubtada, mengingat al mirip dengan syarat maka khabarnya diawali dengan fa, yaitu (maka potonglah tangan mereka) tangan kanan masing-masing mulai dari pergelangan. Dinyatakan oleh sunah bahwa hukum potong itu dilaksanakan jika yang dicuri itu bernilai seperempat dinar atau lebih; jika perbuatannya itu diulanginya lagi maka yang dipotong kakinya yang kiri dari pergelangan kaki, kemudian tangan kiri lalu kaki kanan dan setelah itu dilakukan hukum takzir (sebagai balasan) manshub sebagai mashdar (atas apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan) artinya hukuman bagi mereka (dari Allah dan Allah Maha Perkasa) artinya menguasai segala urusan (lagi Maha Bijaksana) terhadap makhluk-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Maka barangsiapa bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. 5:39) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: &lt;br /&gt;Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Maa-idah 39 &lt;br /&gt;فَمَنْ تَابَ مِنْ بَعْدِ ظُلْمِهِ وَأَصْلَحَ فَإِنَّ اللَّهَ يَتُوبُ عَلَيْهِ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ (39) &lt;br /&gt;Di zaman Rasulullah saw. ada seorang perempuan mencuri. Hal ini dilaporkan kepada Rasulullah saw. oleh orang yang kecurian. Mereka berkata, "Inilah perempuan yang telah mencuri harta benda kami, kaumnya akan menebusnya". Nabi saw. bersabda, "Potonglah tangannya". Kaumnya menjelaskan, "Kami berani menebusnya lima ratus dinar". Nabi saw. bersabda, "Potonglah tangannya". Maka dipotonglah tangan kanan perempuan itu. Kemudian ia bertanya, "Apakah saya ini masih bisa diterima tobatku, ya Rasulullah?" Beliau menjawab , "Ya, engkau hari ini bersih dari dosamu seperti pada hari engkau dilahirkan oleh ibumu". Maka turunlah ayat ini. &lt;br /&gt;Perempuan tersebut adalah seorang dari kabilah Bani Makzum, yang sangat mendapat perhatian dari pembesar-pembesar Quraisy. Mula-mula mereka berusaha agar perempuan tersebut bebas dari hukuman potong tangan, lalu mereka mencari siapa kira-kira yang dapat menghubungi Rasulullah untuk membicarakan hal tersebut. Kemudian ditunjuklah Usamah ibn Zaid karena ia adalah kesayangan Rasulullah saw. Ketika Usamah ibn Zaid mengunjungi Rasulullah saw. dan membicarakan hal tersebut, maka Rasulullah menjadi marah dan bersabda, "Apakah engkau akan membela sesuatu yang telah ditetapkan had dan hukumnya oleh Allah Azza wa jalla?" Usamah menjawab, "Maafkanlah saya, wahai Rasulullah". &lt;br /&gt;Sesudah itu Rasulullah saw. berpidato, antara lain beliau bersabda: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فإما أهلك الذين قبلكم انهم كانوا إذا سرق فيهم الشريف تركوه وإذا سرق فيهم الضعيف أقاموا عليه الحد، وإني والذي نفسي بيده لو أن فاطمة بنت محمد سرقت لقطعت يدها، ثم أمر بتلك المرأة التي سرقت فقطعت يدها &lt;br /&gt;Artinya: &lt;br /&gt;Bahwasanya yang membinasakan orang-orang sebelum kamu adalah karena sesungguhnya mereka apabila yang mencuri di antara mereka adalah orang-orang terkemuka. maka mereka membiarkannya. Tetapi apabila yang mencuri itu orang-orang lemah mereka itu dijatuhi hukuman. Saya, demi Allah yang diriku berada di dalam tangan-Nya, andai kata Fatimah anak Muhammad mencuri, pastilah saya potong tangannya. Kemudian diperintahkanlah memotong tangan perempuan itu; maka dipotonglah tangannya. &lt;br /&gt;(H.R. Bukhari dan Muslim) &lt;br /&gt;Jadi barang siapa bertobat dari perbuatannya dan berjanji tidak akan mencuri lagi setelah ia menganiaya dirinya menjelekkan nama baiknya dan menodai kesucian kaumnya, lalu berbuat baik dengan mengembalikan curiannya, maka ia diampuni Allah, karena Allah Maha Pengampun bagi orang yang telah bertobat. Dia Maha Penyayang bagi orang yang rendah hati yang suka mengakui kesalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain diantara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.(QS. 2:188) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul:: &lt;br /&gt;Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Al Baqarah 188 &lt;br /&gt;وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالْإِثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ (188) &lt;br /&gt;Sebab turunnya ayat ini ialah seperti yang diriwayatkan bahwa Ibnu Asywa` Al-Hadrami dan Imri'il Qais terlibat dalam suatu perkara soal tanah yang masing-masing tidak dapat memberikan bukti. Maka Rasulullah saw. menyuruh Imri'il Qais (sebagai terdakwa yang ingkar) supaya bersumpah. Tatkala Imri'il Qais hendak melaksanakan sumpah itu turunlah ayat ini. &lt;br /&gt;Pada bagian pertama dari ayat ini Allah melarang agar jagnan memakan harta orang lain denagn jalan yang batil. Yang dimaksud dengan "memakan" di sini ialah "mempergunakan" atau "memanfaatkan" sebagaimana biasa dipergunakan dalam bahasa Arab dan bahasa lainnya. Dan yang dimaksud dengan "batil" ialah dengan cara yang tidak menurut hukum yang telah ditentukan Allah. &lt;br /&gt;Para ahli tafsir mengatakan banyak hal-hal yang dilarang yang termasuk dalam lingkungan bagian pertama dari ayat ini, antara lain: &lt;br /&gt;(a).Memakan riba. &lt;br /&gt;(b).Menerima zakat bagi orang yang tidak berhak menerimanya. &lt;br /&gt;(c).Makelar-makelar yang melaksanakan penipuan terhadap pembeli atau penjual. &lt;br /&gt;Kemudian pada ayat babagian kedua atau bahagian terakhir dari ayat ini Allah swt. melarang membawa urusan harta kepada hakim dengan maksud untuk mendapatkan sebabagian dari harta orang lain dengan cara yang batil, dengan menyogok atau memberikan sumpah palsu atau saksi palsu. Rasulullah saw. bersabda: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إنما أنا بشر و إنكم تختصمون إلي ولعل بعضكم أن يكون ألحن بحجته من بعض فأقضي له بنحو ما أسمع فمن قضيت له من حق أخيه شئا يأخذه فإنما أقطع له قطعة من النار فبكي الخصمان و قال كل واحد منهما : أنا حل لصاحبي فقال عليه الصلاة و السلام : اذهبا فتوخيا ثم استهما ثم ليحلل كل واحد منهما بصاحبه &lt;br /&gt;Artinya: &lt;br /&gt;Sesungguhnya saya adalah manusia, dan kamu datang membawa suatu perkara untuk saya selesaikan. Barangkali di antara kamu ada yang lebih pintar berbicara sehingga saya memenangkannya, berdasarkan alasan-alasan yang kedengarannya baik. Maka barang siapa yang mendapat keputusan hukum dari saya untuk memperoleh bagian dari harta saudaranya (yang bukan haknya) kemudian ia mengambil harta itu, maka ini berarti saya memberikan sepotong api neraka kepadanya. (Mendengar ucapan itu) keduanya saling bertangisan dan masing-masing berkata, "Saya bersedia mengikhlaskan harta bagian saya untuk teman saya." Lalu Rasulullah saw. memerintahkan, "Pergilah kamu berdua dengan penuh rasa persaudaraan dan lakukanlah undian dan terimalah bahagianmu masing-masing menurut hasil undian itu dengan penuh keikhlasan." (HR Malik, Ahmad, Bukhari, Muslim dll dari Ummi Salamah dalam Tafsir Al Maragi, juz 2 hal. 33)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-2711467053702524067?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://agamaislam.multiply.com/' title='PETIKAN DAN PENJELASAN AYAT 2 AL QURAN DAN HADIAST YG BERHUBUNGAN TENTANG MASALAH HUKUM ZINA,MENCURI,MEMBUNUH,DOSA BESAR, KEUTAMAAN BERBUAT KEBAIKAN,'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/2711467053702524067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=2711467053702524067' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/2711467053702524067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/2711467053702524067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/09/petikan-dan-penjelasan-ayat-2-al-quran.html' title='PETIKAN DAN PENJELASAN AYAT 2 AL QURAN DAN HADIAST YG BERHUBUNGAN TENTANG MASALAH HUKUM ZINA,MENCURI,MEMBUNUH,DOSA BESAR, KEUTAMAAN BERBUAT KEBAIKAN,'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-5054124494006394243</id><published>2008-08-26T20:23:00.001-07:00</published><updated>2008-08-26T20:23:40.760-07:00</updated><title type='text'>tamu dari mane nih</title><content type='html'>&lt;a href="http://flagcounter.com/more/BfEo"&gt;&lt;img src="http://flagcounter.com/count/BfEo/bg=FF0000/txt=000000/border=000000/columns=9/maxflags=20/viewers=0/labels=1/" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;img style="visibility:hidden;width:0px;height:0px;" border=0 width=0 height=0 src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTIxOTgwNzA5NjgxMiZwdD*xMjE5ODA3NDA*ODI4JnA9MTQ2NDgxJmQ9Jm49YmxvZ2dlciZnPTE=.gif" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-5054124494006394243?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/5054124494006394243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=5054124494006394243' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/5054124494006394243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/5054124494006394243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/08/tamu-dari-mane-nih.html' title='tamu dari mane nih'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-2192735356386314724</id><published>2008-05-27T21:08:00.000-07:00</published><updated>2008-09-04T23:34:43.330-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muhammad'/><title type='text'>muhammad</title><content type='html'>Muhammad&lt;br /&gt;Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian dari artikel tentang&lt;br /&gt;Nabi Islam Muhammad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sebelum lahir&lt;br /&gt;    * di Mekkah&lt;br /&gt;    * di Madinah&lt;br /&gt;    * setelah Pembebasan Mekkah&lt;br /&gt;    * Suksesi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * sebagai Diplomat&lt;br /&gt;    * sebagai Panglima Perang&lt;br /&gt;    * sebagai suami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pandangan Islam&lt;br /&gt;    * Pandangan Orientalis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Untuk pengertian lain dari Muhammad, lihat Muhammad (disambiguasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad (bahasa Arab: محمد, juga dikenal sebagai Mohammad, Mohammed, dan kadang-kadang oleh orientalis Mahomet, Mahomed) adalah pembawa ajaran Islam, dan diyakini oleh umat Muslim sebagai nabi Allah (Rasul) yang terakhir. Menurut biografi tradisional Muslimnya (dalam bahasa Arab disebut sirah), ia lahir sekitar tahun 570 di Mekkah (atau "Makkah") dan wafat pada 8 Juni 632 di Madinah. Kedua kota tersebut terletak di daerah Hejaz (Arab Saudi saat ini). Muhammad diriwayatkan memiliki 11 istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Muhammad" dalam bahasa Arab berarti "dia yang terpuji". Muslim mempercayai bahwa ajaran Islam yang dibawa oleh Muhammad S.A.W adalah penyempurnaan dari agama-agama yang dibawa oleh nabi-nabi sebelumnya. Mereka memanggilnya dengan gelar Rasulullah (رسول الله), dan menambahkan kalimat sallallaahu alayhi wasallam (صلى الله عليه و سلم, yang berarti "semoga Allah memberi kebahagiaan dan keselamatan kepadanya"; sering disingkat "S.A.W") setelah namanya. Selain itu Al-Qur'an dalam Surah As-Saff (QS 61:6) menyebut Muhammad dengan nama "Ahmad" (أحمد), yang dalam bahasa Arab juga berarti "terpuji".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael H. Hart, dalam bukunya The 100, menetapkan Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Menurut Hart, Muhammad adalah satu-satunya orang yang berhasil meraih keberhasilan luar biasa baik dalam hal agama maupun hal duniawi. Dia memimpin bangsa yang awalnya terbelakang dan terpecah belah, menjadi bangsa maju yang bahkan sanggup mengalahkan pasukan Romawi di medan pertempuran.[1]&lt;br /&gt;Daftar isi&lt;br /&gt;[sembunyikan]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 1 Genealogi&lt;br /&gt;    * 2 Riwayat&lt;br /&gt;          o 2.1 Kelahiran&lt;br /&gt;          o 2.2 Masa remaja&lt;br /&gt;          o 2.3 Kerasulan&lt;br /&gt;          o 2.4 Hijrah ke Madinah&lt;br /&gt;          o 2.5 Penaklukan Mekkah&lt;br /&gt;    * 3 Pernikahan&lt;br /&gt;    * 4 Perbedaan dengan nabi dan rasul terdahulu&lt;br /&gt;    * 5 Referensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Genealogi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Silsilah keluarga Muhammad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silsilah Muhammad dari kedua orang tuanya kembali ke Kilab bin Murrah bin Ka'b bin Lu'ay bin Ghalib bin Fihr (Quraish) bin Malik bin an-Nadr (Qais) bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah (Amir) bin Ilyas bin Mudar bin Nizar bin Ma`ad bin Adnan.[2] Dimana Adnan merupakan keturunan laki-laki ke tujuh dari Ismail bin Ibrahim, yaitu keturunan Sam bin Nuh.[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Riwayat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Kelahiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Maulud Nabi Muhammad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penulis sirah (biografi) Muhammad pada umumnya sepakat bahwa ia lahir di Tahun Gajah, yaitu tahun 570 M. Muhammad lahir di kota Mekkah, di bagian Selatan Jazirah Arab, suatu tempat yang ketika itu merupakan daerah paling terbelakang di dunia, jauh dari pusat perdagangan, seni, maupun ilmu pengetahuan. Ayahnya, Abdullah[4], meninggal dalam perjalanan dagang di Yastrib, ketika Muhammad masih dalam kandungan. Ia meninggalkan harta lima ekor unta, sekawanan biri-biri dan seorang budak perempuan bernama Ummu Aiman yang kemudian mengasuh Nabi.[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat Muhammad berusia enam tahun, ibunya Aminah binti Wahab mengajaknya ke Yatsrib (Madinah) untuk mengunjungi keluarganya serta mengunjungi makam ayahnya. Namun dalam perjalanan pulang, ibunya jatuh sakit. Setelah beberapa hari, Aminah meninggal dunia di Abwa' yang terletak tidak jauh dari Yatsrib, dan dikuburkan di sana.[2] Setelah ibunya meninggal, Muhammad dijaga oleh kakeknya, 'Abd al-Muththalib. Setelah kakeknya meninggal, ia dijaga oleh pamannya, Abu Thalib. Ketika inilah ia diminta menggembala kambing-kambingnya disekitar Mekkah dan kerap menemani pamannya dalam urusan dagangnya ke negeri Syam (Suriah, Libanon dan Palestina).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua ahli hadits dan sejarawan sepakat bahwa Muhammad lahir di bulan Rabiulawal, kendati mereka berbeda pendapat tentang tanggalnya. Di kalangan Syi'ah, sesuai dengan arahan para Imam yang merupakan keturunan langsung Muhammad, menyatakan bahwa ia lahir pada hari Jumat, 17 Rabiulawal; sedangkan kalangan Sunni percaya bahwa ia lahir pada hari Senin, 12 Rabiulawal atau (2 Agustus 570M).[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Masa remaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masa remajanya, diriwayatkan bahwa Muhammad percaya sepenuhnya dengan keesaan Tuhan. Ia hidup dengan cara amat sederhana dan membenci sifat-sifat angkuh dan sombong. Ia menyayangi orang-orang miskin, para janda dan anak-anak yatim serta berbagi penderitaan dengan berusaha menolong mereka. Ia juga menghindari semua kejahatan yang biasa di kalangan bangsa Arab pada masa itu seperti berjudi, meminum minuman keras, berkelakuan kasar dan lain-lain, sehingga ia dikenal sebagai As-Saadiq (yang benar) dan Al-Amin (yang terpercaya). Ia senantiasa dipercayai sebagai penengah bagi dua pihak yang bertikai di kampung halamannya di Mekkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Kerasulan&lt;br /&gt;Gua Hira tempat pertama kali Muhammad memperoleh wahyu&lt;br /&gt;Gua Hira tempat pertama kali Muhammad memperoleh wahyu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad dilahirkan di tengah-tengah masyarakat terbelakang yang senang dengan kekerasan dan pertempuran. Ia sering menyendiri ke Gua Hira', sebuah gua bukit dekat Mekah, yang kemudian dikenali sebagai Jabal An Nur karena bertentangan sikap dengan kebudayaan Arab pada zaman tersebut. Di sinilah ia sering berpikir dengan mendalam, memohon kepada Allah supaya memusnahkan kekafiran dan kebodohan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu malam, ketika Muhammad sedang bertafakur di Gua Hira', Malaikat Jibril mendatanginya. Jibril membangkitkannya dan menyampaikan wahyu Allah di telinganya. Ia diminta membaca. Ia menjawab, "Saya tidak bisa membaca". Jibril mengulangi tiga kali meminta agar Muhammad membaca, tetapi jawabannya tetap sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Jibril berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang Maha Pemurah, yang mengajar manusia dengan perantaraan (menulis, membaca). Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan wahyu pertama yang diterima oleh Muhammad. Ketika itu ia berusia 40 tahun. Wahyu turun kepadanya secara berangsur-angsur dalam jangka waktu 23 tahun. Wahyu tersebut telah diturunkan menurut urutan yang diberikan Muhammad, dan dikumpulkan dalam kitab bernama Al Mushaf yang juga dinamakan Al-Quran (bacaan). Kebanyakan ayat-ayatnya mempunyai arti yang jelas, sedangkan sebagiannya diterjemahkan dan dihubungkan dengan ayat-ayat yang lain. Sebagian ayat-ayat adapula yang diterjemahkan oleh Muhammad sendiri melalui percakapan, tindakan dan persetujuannya, yang terkenal dengan nama As-Sunnah. Al-Quran dan As-Sunnah digabungkan bersama merupakan panduan dan cara hidup bagi "mereka yang menyerahkan diri kepada Allah", yaitu penganut agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama tiga tahun pertama, Muhammad hanya menyebarkan agama terbatas kepada teman-teman dekat dan kerabatnya. Kebanyakan dari mereka yang percaya dan meyakini ajaran Muhammad adalah para anggota keluarganya serta golongan masyarakat awam, antara lain Khadijah, Ali, Zayd dan Bilal. Namun pada awal tahun 613, Muhammad mengumumkan secara terbuka agama Islam. Banyak tokoh-tokoh bangsa Arab seperti Abu Bakar, Utsman bin Affan, Zubair bin Al Awwam, Abdul Rahman bin Auf, Ubaidillah bin Harits, Amr bin Nufail masuk Islam dan bergabung membela Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat halangan dari masyarakat jahiliyyah di Mekkah, sebagian orang Islam disiksa, dianiaya, disingkirkan dan diasingkan. Penyiksaan yang dialami hampir seluruh pengikutnya membuat lahirnya ide berhijrah (pindah) ke Habsyah. Negus, raja Habsyah, memperbolehkan orang-orang Islam berhijrah ke negaranya dan melindungi mereka dari tekanan penguasa di Mekkah. Muhammad sendiri, pada tahun 622 hijrah ke Madinah, kota yang berjarak sekitar 200 mil (320 km) di sebelah Utara Mekkah.&lt;br /&gt;Kronologi Kehidupan Muhammad&lt;br /&gt;Tanggal dan lokasi penting dalam hidup Muhammad&lt;br /&gt;569  Meninggalnya ayah, Abdullah&lt;br /&gt;570  Tanggal lahir (perkiraan), 20 April: Makkah&lt;br /&gt;570  Tahun Gajah, gagalnya Abrahah menyerang Mekkah&lt;br /&gt;576  Meninggalnya ibu, Aminah&lt;br /&gt;578  Meninggalnya kakek, Abdul Muthalib&lt;br /&gt;583  Melakukan perjalanan dagang ke Suriah&lt;br /&gt;595  Bertemu dan menikah dengan Khadijah&lt;br /&gt;610  Wahyu pertama turun: Makkah&lt;br /&gt;610  Ditunjuk sebagai Nabi: Makkah&lt;br /&gt;613  Memulai menyebarkan Islam kepada umum: Makkah&lt;br /&gt;614  Mendapatkan pengikut: Makkah&lt;br /&gt;615  Hijrah pertama ke Habsyah&lt;br /&gt;616  Boikot Quraish terhadap Bani Hasyim dan Muhammad mulai&lt;br /&gt;619  Boikot Quraish terhadap Bani Hasyim dan Muhammad selesai&lt;br /&gt;619  Tahun kesedihan: Khadijah dan Abu Thalib meninngal&lt;br /&gt;620  Isra' dan Mi'raj&lt;br /&gt;621  Bai'at Aqabah pertama&lt;br /&gt;622  Bai'at Aqabah kedua&lt;br /&gt;622  Hijrah ke Madinah&lt;br /&gt;624  Pertempuran Badar&lt;br /&gt;624  Pengusiran Bani Qaynuqa&lt;br /&gt;625  Pertempuran Uhud&lt;br /&gt;625  Pengusiran Bani Nadir&lt;br /&gt;626  Penyerangan ke Dumat al-Jandal: Suriah&lt;br /&gt;627  Pertempuran Khandak&lt;br /&gt;627  Penghancuran Bani Quraizhah&lt;br /&gt;628  Perjanjian Hudaybiyah&lt;br /&gt;628  Melakukan umrah ke Ka'bah&lt;br /&gt;628  Pertempuran Khaybar&lt;br /&gt;629  Melakukan ibadah haji&lt;br /&gt;629  Pertempuran Mu'tah&lt;br /&gt;630  Pembukaan Kota Makkah&lt;br /&gt;630  Pertempuran Hunain&lt;br /&gt;630  Pendudukan Thaif&lt;br /&gt;631  Menguasai sebagian besar Jazirah Arab&lt;br /&gt;632  Pertempuran Tabuk&lt;br /&gt;632  Haji Wada'&lt;br /&gt;632  Meninggal (8 Juni): Madinah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Hijrah ke Madinah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Mekah terdapat Ka'bah yang telah dibangun oleh Nabi Ibrahim a.s. Masyarakat jahiliyah Arab dari berbagai suku berziarah ke Ka'bah dalam suatu kegiatan tahunan, dan mereka menjalankan berbagai tradisi keagamaan mereka dalam kunjungan tersebut. Muhammad mengambil peluang ini untuk menyebarkan Islam. Di antara mereka yang tertarik dengan seruannya ialah sekumpulan orang dari Yathrib (dikemudian hari berganti nama menjadi Madinah). Mereka menemui Muhammad dan beberapa orang Islam dari Mekkah di suatu tempat bernama Aqabah secara sembunyi-sembunyi. Setelah menganut Islam, mereka lalu bersumpah untuk melindungi Islam, Rasulullah (Muhammad) dan orang-orang Islam Mekkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun berikutnya, sekumpulan masyarakat Islam dari Yathrib datang lagi ke Mekkah. Mereka menemui Muhammad di tempat mereka bertemu sebelumnya. Abbas bin Abdul Muthalib, yaitu pamannya yang saat itu belum menganut Islam, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka mengundang orang-orang Islam Mekkah untuk berhijrah ke Yathrib. Muhammad akhirnya setuju untuk berhijrah ke kota itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui bahwa banyak masyarakat Islam berniat meninggalkan Mekkah, masyarakat jahiliyah Mekkah berusaha menghalang-halanginya, karena beranggapan bahwa bila dibiarkan berhijrah ke Yathrib, orang-orang Islam akan mendapat peluang untuk mengembangkan agama mereka ke daerah-daerah yang lain. Setelah berlangsung selama kurang lebih dua bulan, masyarakat Islam dari Mekkah pada akhirnya berhasil sampai dengan selamat ke Yathrib, yang kemudian dikenal sebagai Madinah atau "Madinatun Nabi" (kota Nabi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Madinah, pemerintahan (kalifah) Islam diwujudkan di bawah pimpinan Muhammad. Umat Islam bebas beribadah (shalat) dan bermasyarakat di Madinah. Quraish Makkah yang mengetahui hal ini kemudian melancarkan beberapa serangan ke Madinah, akan tetapi semuanya dapat diatasi oleh umat Islam. Satu perjanjian damai kemudian dibuat dengan pihak Quraish. Walaupun demikian, perjanjian itu kemudian diingkari oleh pihak Quraish dengan cara menyerang sekutu umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Penaklukan Mekkah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun ke-8 setelah berhijrah ke Madinah, Muhammad berangkat kembali ke Makkah dengan pasukan Islam sebanyak 10.000 orang. Penduduk Makkah yang khawatir kemudian setuju untuk menyerahkan kota Makkah tanpa perlawanan, dengan syarat Muhammad kembali pada tahun berikutnya. Muhammad menyetujuinya, dan ketika pada tahun berikutnya ia kembali maka ia menaklukkan Mekkah secara damai. Muhammad memimpin umat Islam menunaikan ibadah haji, memusnahkan semua berhala yang ada di sekeliling Ka'bah, dan kemudian memberikan amnesti umum dan menegakkan peraturan agama Islam di kota Mekkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Pernikahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pernikahan Muhammad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama hidupnya Muhammad menikahi 11 atau 13 orang wanita (terdapat perbedaan pendapat mengenai hal ini). Pada umur 25 Tahun ia menikah dengan Khadijah, yang berlangsung selama 25 tahun hingga Khadijah wafat.[5] Pernikahan ini digambarkan sangat bahagia,[6][7] sehingga saat meninggalnya Khadijah (yang bersamaan dengan tahun meninggalnya Abu Thalib pamannya) disebut sebagai tahun kesedihan.&lt;br /&gt;Kaligrafi Muhammad dalam bentuk yang lebih sederhana&lt;br /&gt;Kaligrafi Muhammad dalam bentuk yang lebih sederhana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggal Khadijah, Muhammad disarankan oleh Khawla binti Hakim, bahwa sebaiknya ia menikahi Sawda binti Zama (seorang janda) atau Aisyah (putri Abu Bakar, dimana Muhammad akhirnya menikahi keduanya. Kemudian setelah itu Muhammad tercatat menikahi beberapa wanita lagi sehingga mencapai total sebelas orang, dimana sembilan diantaranya masih hidup sepeninggal Muhammad. Para ahli sejarah antara lain Watt dan Esposito berpendapat bahwa sebagian besar perkawinan itu dimaksudkan untuk memperkuat ikatan politik (sesuai dengan budaya Arab), atau memberikan penghidupan bagi para janda (saat itu janda lebih susah untuk menikah karena budaya yang menekankan perkawinan dengan perawan).[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status dari beberapa istri Muhammad menjadi sumber perdebatan dalam sejarah. Maria al-Qibtiyya dikatakan seorang budak atau seorang budak yang dibebaskan. Di sisi lain terdapat perdebatan tentang umur Aisyah saat dinikahi. Sebagian besar referensi (termasuk sahih Bukhari dan sahih Muslim) menyatakan bahwa upacara perkawinan tersebut terjadi diusia enam tahun, dan Aisyah diantarkan memasuki rumah tangga Muhammad sejak umur sembilan tahun. [9][10][11] Sementara pada hadits lainnya dikatakan Aisyah pada umur belasan tahun saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah Lahir sebelum Muhammad diangkat sebagai nabi(610), Perbedaan umur Aisyah dan Fatimah adalah sekitar 5 tahun. Fatimah lahir pada saat Ka'bah sedang dibangun(605). Maka diperkirakan Aisyah dipinang oleh Muhammad pada usia sekitar 12-15 tahun, setelah Khadijah wafat(622).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat perbedaan pemahaman mengenai istilah "memasuki rumah tangga" Muhammad, sebagaimana yang dinyatakan dalam hadits-hadits sahih tersebut. Umumnya umat Islam berpendapat bahwa perlakukan Aisyah sebagai istri terjadi saat ia sudah mengalami menstruasi. Pendapat lain mengatakan bahwa perdebatan mengenai umur Aisyah yang terjadi pada abad ke-7, yaitu saat praktik pernikahan dengan anak adalah tradisi umum yang juga pernah terjadi di India, China dan bahkan Eropa, yang kemudian dibawa ke abad modern sehingga telah keluar dari konteks. Terlepas dari perdebatan tersebut, tidak didapatkan informasi lain tentang umur pasti Aisyah saat menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Perbedaan dengan nabi dan rasul terdahulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengemban misi dakwahnya, umat Islam percaya bahwa Muhammad diutus Allah untuk menjadi Nabi bagi seluruh umat manusia (QS. 34 : 28), sedangkan nabi dan rasul sebelumnya hanya diutus untuk umatnya masing-masing (QS 10:47, 23:44) seperti halnya Nabi Musa yang diutus Allah kepada kaum Bani Israil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan persamaannya dengan nabi dan rasul sebelumnya ialah sama-sama mengajarkan Tauhid, yaitu kesaksian bahwa Tuhan yang berhak disembah atau diibadahi itu hanyalah Allah (QS 21:25).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Referensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. ^ Hart, Michael. 2007. 100 Tokoh Paling Berpengaruh Sepanjang Masa. Batam: Karisma Publising Group.&lt;br /&gt;   2. ^ a b Lings, Martin. Muhammad: Kisah Hidup Nabi berdasarkan Sumber Klasik. Jakarta: Penerbit Serambi, 2002. ISBN 979-3335-16-5&lt;br /&gt;   3. ^ a b c Subhani, Ja'far. Ar-Risalah: Sejarah Kehidupan Rasulullah SAW. Jakarta: Penerbit Lentera, 2002. ISBN 979-8880-13-7&lt;br /&gt;   4. ^ Abdullah bin Abdul-Muththalib bin Hâsyim bin 'Abd al-Manâf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka'b.&lt;br /&gt;   5. ^ Esposito, John (1998). Islam: The Straight Path. Oxford University Press. ISBN 0-19-511233-4. p.18&lt;br /&gt;   6. ^ Bullough, Vern; Brenda Shelton, Sarah Slavin (1998). The Subordinated Sex: A History of Attitudes Toward Women. University of Georgia Press. ISBN 978-0-8203-2369-5. p.119&lt;br /&gt;   7. ^ Reeves, Minou (2003). Muhammad in Europe: A Thousand Years of Western Myth-Making. NYU Press. ISBN 978-0-8147-7564-6. p.46&lt;br /&gt;   8. ^ Watt, M. Aisha bint Abi Bakr. Article at Encyclopaedia of Islam Online. Ed. P.J. Bearman, Th. Bianquis, C.E. Bosworth, E. van Donzel, W.P. Heinrichs. Brill Academic Publishers. ISSN 1573-3912. pp. 16-18&lt;br /&gt;   9. ^ Sahih Muslim, Book 8, Number 3310&lt;br /&gt;  10. ^ Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 64&lt;br /&gt;  11. ^ Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 88&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad"&lt;br /&gt;Kategori: Nabi Islam | Kelahiran 570 | Islam | Kematian 632 | Bani Hasyim | Muhammad | 100 Tokoh menurut Michael H. Hart&lt;br /&gt;Pencarian&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * ייִדיש&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Powered by MediaWiki&lt;br /&gt;Wikimedia Foundation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Halaman ini terakhir diubah pada 02:58, 27 Mei 2008.&lt;br /&gt;    * Seluruh teks tersedia sesuai dengan Lisensi Dokumentasi Bebas GNU&lt;br /&gt;      Wikipedia® adalah merek dagang terdaftar dari Wikimedia Foundation, Inc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=====================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan Muhammad&lt;br /&gt;Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.&lt;br /&gt;Langsung ke: navigasi, cari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian dari artikel tentang&lt;br /&gt;Nabi Islam Muhammad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sebelum lahir&lt;br /&gt;    * di Mekkah&lt;br /&gt;    * di Madinah&lt;br /&gt;    * setelah Pembebasan Mekkah&lt;br /&gt;    * Suksesi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * sebagai Diplomat&lt;br /&gt;    * sebagai Panglima Perang&lt;br /&gt;    * sebagai suami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pandangan Islam&lt;br /&gt;    * Pandangan Orientalis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lihat • bicara • sunting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu-ibu dari orang-orang yang beriman (Arab: أمهات المؤمنين) adalah istilah Islam yang merupakan penyebutan kehormatan bagi istri-istri dari Nabi Muhammad. Muslim menggunakan istilah tersebut sebelum atau sesudah nama istri beliau. Istilah ini diambil dari ayat Quran, Surah Al-Ahzab ayat 6.&lt;br /&gt;Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad seringkali disebutkan menikah dengan 11 orang perempuan. Terdapat anggapan bahwa ia menikah dengan dua orang perempuan lainnya, tetapi diceraikannya sebelum mereka sempat bersama-sama.[rujukan?]&lt;br /&gt;Daftar isi&lt;br /&gt;[sembunyikan]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 1 Khadijah binti Khuwailid&lt;br /&gt;    * 2 Saudah binti Zam'ah&lt;br /&gt;    * 3 Aisyah binti Abu Bakar&lt;br /&gt;    * 4 Hafshah binti Umar bin al-Khattab&lt;br /&gt;    * 5 Ummu Salamah&lt;br /&gt;    * 6 Ummu Habibah binti Abu Sufyan&lt;br /&gt;    * 7 Juwairiyah (Barrah) binti Harits&lt;br /&gt;    * 8 Shafiyah binti Huyai&lt;br /&gt;    * 9 Zainab binti Jahsy&lt;br /&gt;    * 10 Zainab binti Khuzaimah&lt;br /&gt;    * 11 Mariah al-Qibthiyah&lt;br /&gt;    * 12 Referensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Khadijah binti Khuwailid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Khadijah binti Khuwailid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia merupakan isteri Nabi Muhammad yang pertama. Sebelum menikah dengan Nabi, ia pernah menjadi isteri dari Atiq bin Abid dan Abu Halah bin Malik dan telah melahirkan empat orang anak, dua dengan suaminya yang bernama Atiq, yaitu Abdullah dan Jariyah, dan dua dengan suaminya Abu Halah yaitu Hindun dan Zainab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai riwayat memaparkan bahwa saat Muhammad s.a.w. menikah dengan Khadijah, umur Khadijah berusia 40 tahun sedangkan Nabi hanya berumur 25 tahun. Tetapi menurut Ibnu Katsir, seorang tokoh dalam bidang tafsir, hadis dan sejarah, mereka menikah dalam usia yang sebaya. Nabi Muhammad s.a.w. bersama dengannya sebagai suami isteri selama 25 tahun yaitu 15 tahun sebelum menerima wahyu pertama dan 10 tahun setelahnya hingga wafatnya Khadijah, kira-kira 3 tahun sebelum hijrah ke Madinah. Khadijah wafat saat ia berusia 50 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia merupakan isteri nabi Muhammad s.a.w. yang tidak pernah dimadu, karena semua isterinya yang dimadu dinikahi setelah wafatnya Khadijah. Di samping itu, semua anak Nabi kecuali Ibrahim adalah anak kandung Khadijah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maskawin dari nabi Muhammad s.a.w. sebanyak 20 bakrah dan upacara perkawinan diadakan oleh ayahnya Khuwailid. Riwayat lain menyatakan, upacara itu dilakukan oleh saudaranya Amr bin Khuwailid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Saudah binti Zam'ah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Saudah binti Zam'ah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi menikah dengan Saudah setelah wafatnya Khadijah dalam bulan itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudah adalah seorang janda tua. Suami pertamanya ialah al-Sakran bin Amr. Saudah dan suaminya al-Sakran adalah di antara mereka yang pernah berhijrah ke Habsyah. Saat suaminya meninggal dunia setelah pulang dari Habsyah, maka Rasulullah s.a.w. telah mengambilnya menjadi isteri untuk memberi perlindungan kepadanya dan memberi penghargaan yang tinggi kepada suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara pernikahan dilakukan oleh Salit bin Amr. Riwayat lain menyatakan upacara dilakukan oleh Abu Hatib bin Amr. Mas kawinnya ialah 400 dirham. ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Aisyah binti Abu Bakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Aisyah binti Abu Bakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akad nikah diadakan di Mekkah sebelum Hijrah, tetapi setelah wafatnya Khadijah dan setelah nabi Muhammad menikah dengan Saudah. Ketika itu Aisyah berumur 16 tahun. Rasulullah tidak bersama dengannya sebagai suami isteri melainkan setelah berhijrah ke Madinah. Ketika itu, Aisyah berumur 19 tahun sementara nabi Muhammad berumur 53 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah adalah satu-satunya isteri rasulullah yang masih gadis pada saat dinikahi. Saat itu Aisyah berumur 19. Upacara dilakukan oleh ayahnya Abu Bakar dengan mas kawin 400 dirham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lebih jauh dapat dibaca di: http://erzal.wordpress.com/category/pernikahan-nabi-muhammad-dengan-siti-aisyah/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Hafshah binti Umar bin al-Khattab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Hafshah binti Umar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hafsah seorang janda. Suami pertamanya Khunais bin Hudhafah al-Sahmiy yang meninggal dunia saat Perang Badar. Ayahnya Umar meminta Abu Bakar menikah dengan Hafsah, tetapi Abu Bakar tidak menyatakan persetujuan apapun dan Umar mengadu kepada nabi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudia rasulullah mengambil Hafsah sebagai isteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Ummu Salamah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Ummu Salamah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salamah seorang janda tua mempunyai 4 anak dengan suami pertama yang bernama Abdullah bin Abd al-Asad. Suaminya syahid dalam Perang Uhud dan saudara sepupunya turut syahid pula dalam perang itu lalu nabi Muhammad melamarnya. Mulanya lamaran ditolak karena menyadari usia tuanya. Alasan umur turut digunakannya ketika menolak lamaran Abu Bakar dan Umar al Khattab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lamaran kali kedua nabi Muhammad diterimanya dengan mas kawin sebuah tilam, mangkuk dari sebuah pengisar tepung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Ummu Habibah binti Abu Sufyan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Ummu Habibah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummu Habibah seorang janda. Suami pertamanya Ubaidillah bin Jahsyin al-Asadiy. Ummu Habibah dan suaminya Ubaidullah pernah berhijrah ke Habsyah. Ubaidullah meninggal dunia ketika di rantau dan Ummu Habibah yang berada di Habsyah kehilangan tempat bergantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui al Najashi, nabi Muhammad melamar Ummu Habibah dan upacara pernikahan dilakukan oleh Khalid bin Said al-As dengan mas kawin 400 dirham, dibayar oleh al Najashi bagi pihak nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Juwairiyah (Barrah) binti Harits&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Juwairiyah binti Harits&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Juwairiyah ialah ketua kelompok Bani Mustaliq yang telah mengumpulkan bala tentaranya untuk memerangi nabi Muhammad dalam Perang al-Muraisi'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Bani al-Mustaliq tewas dan Barrah ditawan oleh Tsabit bin Qais bin al-Syammas al-Ansariy. Tsabit hendak dimukatabah dengan 9 tahil emas, dan Barrah pun mengadu kepada nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersedia membayar mukatabah tersebut, kemudian menikahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Shafiyah binti Huyai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Shafiyah binti Huyai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Safiyah anak dari Huyay, ketua suku Bani Nadhir, yaitu salah satu suku bangsa Yahudi yang berdiam di sekitar Madinah. Dalam Perang Khaibar, Safiyah dan suaminya Kinanah bin al-Rabi telah tertawan. Dalam satu perundingan setelah dibebaskan, Safiyah memilih untuk menjadi isteri nabi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Zainab binti Jahsy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Zainab binti Jahsy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zainab merupakan isteri Zaid bin Haritsah, yang pernah menjadi budak dan kemudian menjadi anak angkat nabi Muhammad s.a.w. setelah dia dimerdekakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan suami isteri antara Zainah dan Zaid tidak bahagia karena Zainab dari keturunan mulia, tidak mudah patuh dan tidak setaraf dengan Zaid. Zaid telah menceraikannya walaupun telah dinasihati oleh nabi Muhammad s.a.w. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upacara pernikahan dilakukan oleh Abbas bin Abdul-Muththalib dengan mas kawin 400 dirham, dibayar bagi pihak nabi Muhammad s.a.w.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Zainab binti Khuzaimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Zainab binti Khuzaimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zainab binti Khuzaimah meninggal dunia sewaktu nabi Muhammad s.a.w. masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Mariah al-Qibthiyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    !Artikel utama untuk bagian ini adalah: Mariah al-Qibthiyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mariah al-Qibthiyah ialah satu-satunya istri Nabi yang berasal dari Mesir dan satu-satunya pula yang dengannya Nabi memperoleh anak selain Khadijah yakni Ibrahim namun sayangnya meninggal dalam usia 4 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[sunting] Referensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Profesor Madya Dr. Ishak Mohd. Rejab, Rasulullah Sebagai Ketua Keluarga, Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia, 1988.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Pernikahan_Muhammad"&lt;br /&gt;Kategori: Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan | Muhammad | Ummul Mukminin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah oleh Michael H. Hart Indeks Iptek | Indeks Artikel ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota 01. NABI MUHAMMAD (570 SM - 632 SM) Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi. Berasal-usul dari keluarga sederhana, Muhammad menegakkan dan menyebarkan salah satu dari agama terbesar di dunia, Agama Islam. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin tangguh, tulen, dan efektif. Kini tiga belas abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar. Sebagian besar dari orang-orang yang tercantum di dalam buku ini merupakan makhluk beruntung karena lahir dan dibesarkan di pusat-pusat peradaban manusia, berkultur tinggi dan tempat perputaran politik bangsa-bangsa. Muhammad lahir pada tahun 570 M, di kota Mekkah, di bagian agak selatan Jazirah Arabia, suatu tempat yang waktu itu merupakan daerah yang paling terbelakang di dunia, jauh dari pusat perdagangan, seni maupun ilmu pengetahuan. Menjadi yatim-piatu di umur enam tahun, dibesarkan dalam situasi sekitar yang sederhana dan rendah hati. Sumber-sumber Islam menyebutkan bahwa Muhamnmad seorang buta huruf. Keadaan ekonominya baru mulai membaik di umur dua puluh lima tahun tatkala dia kawin dengan seorang janda berada. Bagaimanapun, sampai mendekati umur empat puluh tahun nyaris tak tampak petunjuk keluarbiasaannya sebagai manusia. Umumnya, bangsa Arab saat itu tak memeluk agama tertentu kecuali penyembah berhala Di kota Mekkah ada sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Agama Yahudi dan Nasrani, dan besar kemungkinan dari merekalah Muhammad untuk pertama kali mendengar perihal adanya satu Tuhan Yang Mahakuasa, yang mengatur seantero alam. Tatkala dia berusia empatpuluh tahun, Muhammad yakin bahwa Tuhan Yang Maha Esa ini menyampaikan sesuatu kepadanya dan memilihnya untuk jadi penyebar kepercayaan yang benar. Selama tiga tahun Muhammad hanya menyebar agama terbatas pada kawan-kawan dekat dan kerabatnya. Baru tatkala memasuki tahun 613 dia mulai tampil di depan publik. Begitu dia sedikit demi sedikit punya pengikut, penguasa Mekkah memandangnya sebagai orang berbahaya, pembikin onar. Di tahun 622, cemas terhadap keselamatannya, Muhammad hijrah ke Madinah, kota di utara Mekkah berjarak 200 mil. Di kota itu dia ditawari posisi kekuasaan politik yang cukup meyakinkan. Peristiwa hijrah ini merupakan titik balik penting bagi kehidupan Nabi. Di Mekkah dia susah memperoleh sejumlah kecil pengikut, dan di Medinah pengikutnya makin bertambah sehingga dalam tempo cepat dia dapat memperoleh pengaruh yang menjadikannya seorang pemegang kekuasaan yang sesungguhnya. Pada tahun-tahun berikutnya sementara pengikut Muhammad bertumbuhan bagai jamur, serentetan pertempuran pecah antara Mektah dan Madinah. Peperangan ini berakhir tahun 630 dengan kemenangan pada pihak Muhammad, kembali ke Mekkah selaku penakluk. Sisa dua setengah tahun dari hidupnya dia menyaksikan kemajuan luar-biasa dalam hal cepatnya suku-suku Arab memeluk Agama Islam. Dan tatkala Muhammad wafat tahun 632, dia sudah memastikan dirinya selaku penguasa efektif seantero Jazirah Arabia bagian selatan. Suku Bedewi punya tradisi turun-temurun sebagai prajurit-prajurit yang tangguh dan berani. Tapi, jumlah mereka tidaklah banyak dan senantiasa tergoda perpecahan dan saling melabrak satu sama lain. Itu sebabnya mereka tidak bisa mengungguli tentara dari kerajaan-kerajaan yang mapan di daerah pertanian di belahan utara. Tapi, Muhammadlah orang pertama dalam sejarah, berkat dorongan kuat kepercayaan kepada keesaan Tuhan, pasukan Arab yang kecil itu sanggup melakukan serentetan penaklukan yang mencengangkan dalam sejarah manusia. Di sebelah timurlaut Arab berdiri Kekaisaran Persia Baru Sassanids yang luas. Di baratlaut Arabia berdiri Byzantine atau Kekaisaran Romawi Timur dengan Konstantinopel sebagai pusatnya. Ditilik dari sudut jumlah dan ukuran, jelas Arab tidak bakal mampu menghadapinya. Namun, di medan pertempuran, pasukan Arab yang membara semangatnya dengan sapuan kilat dapat menaklukkan Mesopotamia, Siria, dan Palestina. Pada tahun 642 Mesir direbut dari genggaman Kekaisaran Byzantine, dan sementara itu balatentara Persia dihajar dalam pertempuran yang amat menentukan di Qadisiya tahun 637 dan di Nehavend tahun 642. Tapi, penaklukan besar-besaran --di bawah pimpinan sahabat Nabi dan penggantinya Abu Bakr dan Umar ibn al-Khattab-- itu tidak menunjukkan tanda-tanda stop sampai di situ. Pada tahun 711, pasukan Arab telah menyapu habis Afrika Utara hingga ke tepi Samudera Atlantik. Dari situ mereka membelok ke utara dan menyeberangi Selat Gibraltar dan melabrak kerajaan Visigothic di Spanyol. Sepintas lalu orang mesti mengira pasukan Muslim akan membabat habis semua Nasrani Eropa. Tapi pada tahun 732, dalam pertempuran yang masyhur dan dahsyat di Tours, satu pasukan Muslimin yang telah maju ke pusat negeri Perancis pada akhirnya dipukul oleh orang-orang Frank. Biarpun begitu, hanya dalam tempo secuwil abad pertempuran, orang-orang Bedewi ini -dijiwai dengan ucapan-ucapan Nabi Muhammad- telah mendirikan sebuah empirium membentang dari perbatasan India hingga pasir putih tepi pantai Samudera Atlantik, sebuah empirium terbesar yang pernah dikenal sejarah manusia. Dan di mana pun penaklukan dilakukan oleh pasukan Muslim, selalu disusul dengan berbondong-bondongnya pemeluk masuk Agama Islam. Ternyata, tidak semua penaklukan wilayah itu bersifat permanen. Orang-orang Persia, walaupun masih tetap penganut setia Agama Islam, merebut kembali kemerdekaannya dari tangan Arab. Dan di Spanyol, sesudah melalui peperangan tujuh abad lamanya akhirnya berhasil dikuasai kembali oleh orang-orang Nasrani. Sementara itu, Mesopotamia dan Mesir dua tempat kelahiran kebudayaan purba, tetap berada di tangan Arab seperti halnya seantero pantai utara Afrika. Agama Islam, tentu saja, menyebar terus dari satu abad ke abad lain, jauh melangkah dari daerah taklukan. Umumnya jutaan penganut Islam bertebaran di Afrika, Asia Tengah, lebih-lebih Pakistan dan India sebelah utara serta Indonesia. Di Indonesia, Agama Islam yang baru itu merupakan faktor pemersatu. Di anak benua India, nyaris kebalikannya: adanya agama baru itu menjadi sebab utama terjadinya perpecahan. Apakah pengaruh Nabi Muhammad yang paling mendasar terhadap sejarah ummat manusia? Seperti halnya lain-lain agama juga, Islam punya pengaruh luar biasa besarnya terhadap para penganutnya. Itu sebabnya mengapa penyebar-penyebar agama besar di dunia semua dapat tempat dalam buku ini. Jika diukur dari jumlah, banyaknya pemeluk Agama Nasrani dua kali lipat besarnya dari pemeluk Agama Islam, dengan sendirinya timbul tanda tanya apa alasan menempatkan urutan Nabi Muhammad lebih tinggi dari Nabi Isa dalam daftar. Ada dua alasan pokok yang jadi pegangan saya. Pertama, Muhammad memainkan peranan jauh lebih penting dalam pengembangan Islam ketimbang peranan Nabi Isa terhadap Agama Nasrani. Biarpun Nabi Isa bertanggung jawab terhadap ajaran-ajaran pokok moral dan etika Kristen (sampai batas tertentu berbeda dengan Yudaisme), St. Paul merupakan tokoh penyebar utama teologi Kristen, tokoh penyebarnya, dan penulis bagian terbesar dari Perjanjian Lama. Sebaliknya Muhammad bukan saja bertanggung jawab terhadap teologi Islam tapi sekaligus juga terhadap pokok-pokok etika dan moralnya. Tambahan pula dia "pencatat" Kitab Suci Al-Quran, kumpulan wahyu kepada Muhammad yang diyakininya berasal langsung dari Allah. Sebagian terbesar dari wahyu ini disalin dengan penuh kesungguhan selama Muhammad masih hidup dan kemudian dihimpun dalam bentuk yang tak tergoyangkan tak lama sesudah dia wafat. Al-Quran dengan demikian berkaitan erat dengan pandangan-pandangan Muhammad serta ajaran-ajarannya karena dia bersandar pada wahyu Tuhan. Sebaliknya, tak ada satu pun kumpulan yang begitu terperinci dari ajaran-ajaran Isa yang masih dapat dijumpai di masa sekarang. Karena Al-Quran bagi kaum Muslimin sedikit banyak sama pentingnya dengan Injil bagi kaum Nasrani, pengaruh Muhammad dengan perantaraan Al-Quran teramatlah besarnya. Kemungkinan pengaruh Muhammad dalam Islam lebih besar dari pengaruh Isa dan St. Paul dalam dunia Kristen digabung jadi satu. Diukur dari semata mata sudut agama, tampaknya pengaruh Muhammad setara dengan Isa dalam sejarah kemanusiaan. Lebih jauh dari itu (berbeda dengan Isa) Muhammad bukan semata pemimpin agama tapi juga pemimpin duniawi. Fakta menunjukkan, selaku kekuatan pendorong terhadap gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab, pengaruh kepemimpinan politiknya berada dalam posisi terdepan sepanjang waktu. Dari pelbagai peristiwa sejarah, orang bisa saja berkata hal itu bisa terjadi tanpa kepemimpinan khusus dari seseorang yang mengepalai mereka. Misalnya, koloni-koloni di Amerika Selatan mungkin saja bisa membebaskan diri dari kolonialisme Spanyol walau Simon Bolivar tak pernah ada di dunia. Tapi, misal ini tidak berlaku pada gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab. Tak ada kejadian serupa sebelum Muhammad dan tak ada alasan untuk menyangkal bahwa penaklukan bisa terjadi dan berhasil tanpa Muhammad. Satu-satunya kemiripan dalam hal penaklukan dalam sejarah manusia di abad ke-13 yang sebagian terpokok berkat pengaruh Jengis Khan. Penaklukan ini, walau lebih luas jangkauannya ketimbang apa yang dilakukan bangsa Arab, tidaklah bisa membuktikan kemapanan, dan kini satu-satunya daerah yang diduduki oleh bangsa Mongol hanyalah wilayah yang sama dengan sebelum masa Jengis Khan Ini jelas menunjukkan beda besar dengan penaklukan yang dilakukan oleh bangsa Arab. Membentang dari Irak hingga Maroko, terbentang rantai bangsa Arab yang bersatu, bukan semata berkat anutan Agama Islam tapi juga dari jurusan bahasa Arabnya, sejarah dan kebudayaan. Posisi sentral Al-Quran di kalangan kaum Muslimin dan tertulisnya dalam bahasa Arab, besar kemungkinan merupakan sebab mengapa bahasa Arab tidak terpecah-pecah ke dalam dialek-dialek yang berantarakan. Jika tidak, boleh jadi sudah akan terjadi di abad ke l3. Perbedaan dan pembagian Arab ke dalam beberapa negara tentu terjadi -tentu saja- dan nyatanya memang begitu, tapi perpecahan yang bersifat sebagian-sebagian itu jangan lantas membuat kita alpa bahwa persatuan mereka masih berwujud. Tapi, baik Iran maupun Indonesia yang kedua-duanya negeri berpenduduk Muslimin dan keduanya penghasil minyak, tidak ikut bergabung dalam sikap embargo minyak pada musim dingin tahun 1973 - 1974. Sebaliknya bukanlah barang kebetulan jika semua negara Arab, semata-mata negara Arab, yang mengambil langkah embargo minyak. Jadi, dapatlah kita saksikan, penaklukan yang dilakukan bangsa Arab di abad ke-7 terus memainkan peranan penting dalam sejarah ummat manusia hingga saat ini. Dari segi inilah saya menilai adanya kombinasi tak terbandingkan antara segi agama dan segi duniawi yang melekat pada pengaruh diri Muhammad sehingga saya menganggap Muhammad dalam arti pribadi adalah manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia. Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Michael H. Hart, 1978 Terjemahan H. Mahbub Djunaidi, 1982 PT. Dunia Pustaka Jaya Jln. Kramat II, No. 31A Jakarta Pusat Indeks Iptek | Indeks Artikel ISNET Homepage | MEDIA Homepage | Program Kerja | Koleksi | Anggota Please direct any suggestion to Media Team&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-2192735356386314724?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://serbuiff.multiply.com' title='muhammad'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/2192735356386314724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=2192735356386314724' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/2192735356386314724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/2192735356386314724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/05/muhammad_27.html' title='muhammad'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-5253311302540564127</id><published>2008-03-05T19:17:00.000-08:00</published><updated>2008-03-05T19:24:30.988-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN PENGGANTIAN URL'/><title type='text'>PENGUMUMAN PENGGANTIAN URL</title><content type='html'>PENGUMUMAN PENGGANTIAN URL&lt;br /&gt;Filed under: PENGUMUMAN PENGGANTIAN URL — Tags: PENGUMUMAN PENGGANTIAN URL — erzal @ 3:39 am&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGUMUMAN : Penggantian url: dari url : http://agamaislam.multiply.com menjadi http://serbuiff.multiply.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaukum wr.wb. View Profile Selamat datang di situs ini dengan url yang baru http://serbuiff.multiply.com. Situs ini merupakan hasil pembelahan sel / pengganti dari url : http://agamaislam.multiply.com yang telah di hekker netter kafir iff. Ini membuktikan kebenaran pendapat saya sebelumnya bahwa mereka adalah orang - orang pengecut, mereka pada ketakutan dengan hadirnya situs saya tersebut. Ternyata mereka punya satu peluru terakhir untuk melawan situs saya yaitu dengan menghekker . Apa tidak ada tindakan yang lebih pengecut dari itu ?. Belang mereka sudah di buka disitus itu……… Untuk netter islam mari kita sama2 menyerang balik serangan orang2 anti islam ini , dg situs “andalan” mereka … … situs http://indonesia.faithfreedom.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-5253311302540564127?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/5253311302540564127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=5253311302540564127' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/5253311302540564127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/5253311302540564127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2008/03/pengumuman-penggantian-url.html' title='PENGUMUMAN PENGGANTIAN URL'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-2902384175476062472</id><published>2007-12-01T00:34:00.000-08:00</published><updated>2007-12-01T00:35:25.384-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selingkuh Kristen dengan Islam Liberal'/><title type='text'>Selingkuh Kristen dengan Islam Liberal</title><content type='html'>Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Search the Web       &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;[-Melawan Fitnah-]&lt;br /&gt;JARINGAN IBLIS LIBERAL&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selingkuh Kristen dengan Islam Liberal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Publikasi: 29/07/2003 11:33 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eramuslim - Strategi Kristenisasi kini menggencarkan siasat baru. Selain mengerahkan para pastor dan pendeta, mereka juga merangkul para tokoh Islam Liberal dan aktivis-aktivis kampus. Semboyan persamaan agama, menjadi nilai bersama. "Islam adalah agama palsu, Allah bukanlah Tuhan, Muhammad bukan seorang Nabi, Islam dikarang oleh orang-orang yang berniat dan berwatak buruk, serta didukung kekuatan pedang,"ujar sejarwan Inggris, Albert Hourani. Seorang Crusader pada abad ke-13 menyatakan: "Islam diawali dengan pedang, dipertahankan dengan pedang dan dengan pedanglah akan diakhiri." Sedangkan cendekiawan Perancis Maxime Rodinson menyatakan: "Umat Kristen di Barat mempersepsi dunia Muslim sebagai bahaya, jauh sebelum Islam dilihat sebagai masalah nyata." (Fawaz A Gerges; 2002:47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah pandangan banyak cendekiawan Kristen (juga Yahudi) terhadap Islam. Pendeta-pendeta Kristen juga tak kalah galaknya dengan cendekiawannya. Misalnya, Pendeta Filemon bersembunyi sampai sekarang, setelah berkampampanye dimana-mana, bahwa Zaenuddin MZ telah dibaptis secara Kristen. Pengakuan Filemon itu disebarkan lewat VCD, Zaenuddin telah membantahnya dan mengadukan Filemon ke kepolisian. Sebelumnya muncul pendeta Suradi menyebarkan isu yang menghina Nabi Muhammad, Al Qur'an dan Islam. Beberapa pendeta AS yang dekat dengan presiden Bush, beberapa waktu yang lalu juga membuat opini di media massa bahwa Nabi Muhammad adalah teroris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi pemburukan citra atau stigmatisasi terhadap Islam itu, memang dilakukan sejak lama. Di Indonesia, sejak masa pendeta Yusuf Roni, tahun 70-an. Dalam sebuah ceramah di Gereja Maranatha, Surabaya (16 September 1973) pendeta Yusuf Roni yang saat ini masih hidup, menyatakan tentang sebab-sebab ia murtad: "Saya adalah orang yang memegang dan taat sekali melaksanakan ajaran Islam. Karena saya dari aliran Darul Islam, yang dipimpin oleh almarhum Kartosuwiryo. Bila ditanya ideologi yang paling saya benci, tentu saja ideologi itu adalah Kristen. Karena Kristen adalah ideologi lawan Islam yang paling saya benci. Karena itu, saya memimpin pembakaran gereja di Majalaya Kabupaten Bandung tahun 1967. Juga memimpin perusakan gereja di Ciwidei Kabupaten Bandung pada tahun 1966. Saya juga memimpin pengusiran misi penginjilan Immanuel dan perusakan sebuah rumah tangga yang dipakai kebaktian di jalan Bima, Bandung. Banyak sekali aktivitas saya waktu itu yang melawan Kristen. Semua itu adalah bentuk konsekuen saya terhadap Al Qur'an. Didalam Al Qur'an ada ayat "As sidau alal kufar," yang artinya "Potong itu orang-orang Kristen." Kemudian dilanjutkan "La ta'khiduuna kaafirina auliya," artinya,"Jangan engkau dekat-dekat dengan mereka, karena kelak engkau mati dalam kesesatan." Inilah doktrin yang kami pegang. Sehingga kami bergerak agresif sekali. Ayat ini "zahidu fi sabilillah" artinya,"berpeganglah engkau di jalan Allah." Kemudian ada hadits berbunyi,"ma qoddamin illa bil saef," artinya,"Tidak akan tegak Islam, kecuali dengan pedang." Dengan kata lain, Islam tidak akan tegak tanpa kekerasan. Inilah ayat-ayat dan hadis yang saya pegang, sehingga saya membenci Kristen." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski ungkapan Yusuf Roni itu penuh kebohongan dan lafadz-makna ayat Al Qur'an keliru, tapi ucapan pendeta radikal itu, menjadi pegangan banyak orang Kristen. Sehingga nama Yusuf Roni sekarang tetap ngetop di kalangan gereja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, untuk menggencarkan Kristenisasinya, Yusuf Roni mendirikan Sekolah Tinggi Teologia (STT) Apostolos di Jakarta. Apostolos ini selain berfungsi sebagai sekolah tinggi, juga tempat penggodokan kader-kader para penginjil. "Mahasiswa yang kuliah di Apostolos ini, selain mendapat pengajaran tentang ajaran-ajaran Kristen, juga mendapat pengajaran tentang Islamologi 40 sks,"kata Abu Deedat dalam diskusi rutin bulanan di Pesantren Husnayain, Jakarta akhir Juli lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosen Apostholos tadinya ada sembilan orang dari UIN. "Tapi setelah tokoh-tokoh Islam datang ke Rektor UIN, protes mengenai dosen-dosen itu, akhirnya beberapa orang mengundurkan diri,"kata Abu Deedat, dai yang ahli dalam masalah Kristologi, kepada Media Dakwah. Kini, masih ada beberapa dosen dari UIN yang mengajar di Apostolos, tapi namanya tidak tercantum di leaflet resmi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta lain yang gencar juga melakukan Kristenisasi, adalah Pendeta Bambang Noorsena. Bambang mengumpulkan jamaatnya dengan sebutan Kanisah Ortodoks Syiria. Ia mensosialisasikan kaligrafi Arab yang lafadz-lafadznya memuji Yesus dan juga aktif menerbitkan buku-buku. Salah satu buku Bambang Noorsena diberi kata pengantar oleh KH Agil Siradj menyatakan bahwa tidak ada perbedaan Tauhid yang berarti antara Kristen dan Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Yusuf Roni dan Bambang Noorsena yang mendirikan lembaga-lembaga Kristen, juga ada Pendeta Josias Lengkong yang mendirikan Institut Teologi Kalimatullah. Sedangkan Pendeta Edi Sapto -yang pernah ditangkap di Bekasi karena mengkristenkan paksa beberapa pemuda Islam dari Indonesia Timur-mendirikan Sekolah Tinggi Teologia Kiyai Sadrach. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang di Indonesia ini, Kristenisasi diberikan kebebasan yang seringkali keblabasan.  Kaum Kristen di sini -merasa mempunyai kekuatan ekonomi dan dapat dukungan dari Washington, Vatikan dan lain-lain-berani terang-terangan menolak tentang aturan pendirian rumah ibadah, UU Peradilan Agama dan terakhir menolak RUU Sisdiknas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selingkuh Kristen dan Islam Liberal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi gerakan Kristen saat ini, menurut Abu Deedat ada tiga : pertama, menjauhkan kaum Muslim dari ajaran Islam. Kedua, menguasai dunia, dengan menguasai ekonomi (politik), budaya dan media. Ketiga, strategi multiplikasi rohani yaitu dengan: memanggil, membina, melatih dan mengutus (menjalankan misi). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu jaringan yang terkenal sebagai pusat pengkaderan Kristen adalah Lippo Cikarang dan Lippo Karawaci, Bekasi. Pusat Kristenisasi di Bekasi adalah di Lippo Karawaci yang dikuasai oleh kelompok Kristen Bettani. Menurut sumber Media Dakwah, tiap minggu disitu ada pembaptisan puluhan orang. Mereka juga menggunakan sistem pengkaderan sistem sel, dengan nama G-12, mencontoh misi Yesus. Nama lain yang digunakan adalah MLM, Multilevel Misi (MLM). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model Kristenisasi aktif MLM itu, sekarang juga masuk ke hampir semua pusat perbelanjaan mall-mall kota besar. Pengusaha Ciputra, saat ini juga dikenal sebagai penginjil yang aktif. "Mereka sekarang juga mengenalkan doa lima patok,"ungkap Abu Deedat. Maksudnya doa yang dilakukan selama lima waktu, meniru umat Islam menjalankan sholat lima waktu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan Kristen di Indonesia, juga pernah dihebohkan dengan kejadian pembakaran Doulos di Cipayung. Doulos dalam dokumentasinya yang disebar resmi lewat internet, memang menargetkan dapat menyebarkan Kristen di 125 suku untuk 160 juta rakyat Indonesia. Gerakan Doulus menfokuskan pertama pada 125 suku terasing yang sudah mendengar injil. Kedua, mendirikan pos-pos penginjilan, rumah ibadah, gereja dan Sekolah Tinggi Teologia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kaum penginjil juga aktif menyusup ke kantor-kantor, kampus, perusahaan dan lain-lain, untuk mengadakan doa bersama dan khotbah-khotbah Kristiani. Berbagai cara ditawarkan di Kampus, misalnya dengan membantu pencarian kos mahasiswa, kursus bahasa Inggris dan lain-lain. Di Kampus-kampus Bandung, diantaranya di Universitas Pendidikan Indonesia (tadinya IKIP) penginjil-penginjil dari Kanada dan Amerika aktif mengadakan kursus bahasa Inggris gratis, untuk menyelubungi misi Kristennya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu -ini yang perlu diwaspadai-gerakan-gerakan penginjilan melakukan program-program pendekatan ke masyarakat Islam, dengan kegiatan doa bersama, kegiatan bersama antar agama dan penyebaran faham penyamaan agama. Disinilah kepentingan Islam Liberal dan Misi Kristen bertemu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Yogyakarta, Mahasiswa Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga membentuk forum kerjasama resmi dengan mahasiswa STT Apostolos, dengan nama "STAFUKA". Dalam kegiatannya mereka diantaranya mengadakan Pekan Agama Islam dan Kristen, berupa pentas drama, doa bersama dan lain-lain. Mahasiswa Islam yang mengadakan kerjasama dengan mahasiswa Apostolos itu, dikenal sebagai sebagai mahasiswa yang mempunyai paham Islam Liberal. Selain mengadakan kerjasama dengan IAIN Suka, mahasiswa-mahasiswa Kristen itu juga melakukan pendekatan ke aktivis-aktivis HMI. Di Jakarta, sejumlah mahasiswa UIN Sahid beberapa minggu lalu, mengadakan Kajian Kristologi dengan mengundang Yusuf Roni. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jakarta, pendeta-pendeta dan umat Kristen sering mengundang Ulil Abshar untuk berceramah tentang Islam. Dan Ulil Abshar sebagai tokoh ICRP (Indonesian Conference on Religion and Peace) aktif mewadahi kerjasama dengan Kristen dan agama-agama lain, sekaligus menjadi sponsor dengan dana melimpah dari Asia Foundation dan Ford Foundation (AS). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ICRP yang bermarkas di Jl. Cempaka Putih Barat XXI No. 34 Jakarta ini sekarang juga membuka kursus agama terbuka untuk umum dengan KALAM (Kelas Lintas Iman). Dengan biaya yang murah sebesar 50 ribu untuk mahasiswa, mereka dapat mengikuti Kelas Elementary, Intermediate atau Kelas Advance. Kelas Elementary diajarkan Sejarah Agama-agama dan Sejarah Perjumpaan Agama-agama di Dunia dan Indonesia. Kelas Intermediate diajarkan Sistematika/Dogma/Doktrin Agama-agama dan Tradisi Agama-agama dan Kelas Advance diajarkan Etika Agama-agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan agresif Islam Liberal dan aktivis-aktivis Kristen itu, sebenarnya dimulai sejak Islam Liberal membentuk resmi jaringan . Markas Islam Liberal 68H Utan Kayu --milik Gunawan Moehammad--, dikenal sebagai tempat pertemuan anak-anak muda lintas agama. Kerjasama mereka itu, selain penyebaran gagasan penyamaan agama lewat buku, internet, radio dan lain-lain (di Yogya ada penerbit senafas JIL yang bernama LKIS), mereka juga aktif dengan Paramadina menyebarluaskan wacana bolehnya nikah beda agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kehidupan, persatuan komunitas terjadi karena kesamaan ide, kesamaan kepentingan dan kesamaan melihat musuh bersama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qur'an jelas-jelas melarang kerjasama dengan orang-orang yang memusuhi Islam dan melarang kerjasama dengan orang-orang yang memusuhi Allah dan Nabi Muhammad saw. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah SWT : "Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akherat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menenamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari-Nya..." (QS Al Mujaadilah 22). * &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuim (Media Dakwah, Agustus 2003) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;::BACK TO HOME::&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-2902384175476062472?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.nojil.8m.net/selingkuh.html' title='Selingkuh Kristen dengan Islam Liberal'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/2902384175476062472/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=2902384175476062472' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/2902384175476062472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/2902384175476062472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2007/12/selingkuh-kristen-dengan-islam-liberal.html' title='Selingkuh Kristen dengan Islam Liberal'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-2300449983163763789</id><published>2007-12-01T00:28:00.000-08:00</published><updated>2007-12-01T00:29:44.438-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='1001 Cara Kristenisasi'/><title type='text'>1001 Cara Kristenisasi</title><content type='html'>1001 Cara Kristenisasi &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1001 Cara Kristenisasi &lt;br /&gt; Berbagai cara ditempuh untuk melancarkan proyek kristenisasi. Ada yang memalsukan Al-Quran, pendeta mengaku haji, sampai upaya memurtadkan kiai ternama. Ada pula tokoh Muslim yang "mendukung" kristenisasi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawin antar-agama hanyalah salah satu cara kristenisasi. Lainnya, banyak. Menurut kristolog Abu Deedat Shihab, kaum misionaris dan zending perlu menempuh berbagai macam cara karena selama ini merasa gagal. Kini, kristenisasi lebih diprioritaskan untuk menjauhkan ummat Islam dari agama, baru kemudian memurtadkannya. Abu Deedat merujuk pada Al-Quran Surat Al-Baqarah: 109, "Sebagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman..." Juga Al-Baqarah: 120, "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinyalemen Al-Quran itu memang benar. Dalam Konferensi Misionaris di kota Quds (1935), Samuel Zweimer, seorang Yahudi yang menjabat direktur organisasi misi Kristen, menyatakan, "Misi utama kita bukan menghancurkan kaum Muslimin sebagai seorang Kristen, namun mengeluarkan seorang Muslim dari Islam agar jadi orang yang tidak berakhlaq sebagaimana seorang Muslim. Tujuan kalian adalah mempersiapkan generasi baru yang jauh dari Islam, generasi yang sesuai dengan kehendak kaum penjajah, generasi malas dan hanya mengejar kepuasan hawa nafsu." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plesetan Al-Quran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran, sebagai tuntunan hidup ummat Islam, kini dimanfaatkan sebagai sarana kristenisasi. Tentu saja bukan Al-Quran sungguhan, tapi palsu. Salah satunya adalah The True Furqan, yang sempat beredar di internet dan menggegerkan publik Jawa Timur, awal Mei lalu. Dalam Al-Quran buatan Evangelis (Ev) Anis Shorrosh itu, ada surat bernama Al-Iman, At-Tajassud, Al-Muslimun, dan Al-Washaya yang isinya memuji-muji Yesus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ada Al-Quran palsu, juga bertebaran buku-buku plesetan ayat-ayat Al-Quran dan Hadits. "Cara ini yang sekarang paling banyak terjadi. Pemberian Supermie atau bantuan uang sudah tidak manjur lagi," tutur Abu Deedat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa cara itu ditempuh? Dalam wawancara dengan majalah Jemaat Indonesia (edisi 4 Juni 2001), Pdt R Muhamad Nurdin —Muslim murtad— menyebut trik itu sebagai cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. "Saya membuat buku agar dibaca umat Kristen, kemudian disalurkan kepada umat beragama lain. Saya tulis untuk kalangan sendiri, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Demikian bagi orang Yahudi aku seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang Yahudi. Itu cara yang hati-hati dalam merebut hati kaum Muslimin. Jangan sampai ada vonis mati seperti untuk Suradi dan Poernama," ujarnya. Dua nama terakhir adalah pendeta yang divonis mati oleh Forum Ulama Ummat (FUU) Bandung karena menghina agama Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku-buku Nurdin laku keras. Dalam tiga tahun, 5000 eksemplar ludes. Hasilnya, menurut penuturan Wakil Gembala Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) Rawamangun Jakarta ini, banyak orang Islam yang akhirnya menerima Yesus alias murtad. "Bahkan ada yang menjadi penginjil." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh buku karangan Nurdin adalah Ash-Shadiqul Masdhuq (Kebenaran yang Benar), As-Sirrullahil Akbar (Rahasia Allah yang Paling Besar), dan Ayat-ayat Penting dalam Al-Quran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain buku, juga bermunculan brosur atau pamflet sejenis lembar Jumat. Judul yang dipilih pun seolah-olah Islami. Misalnya "Allahu Akbar Maulid Nabi Isa as", "Kesaksian Al-Quran tentang Keabsahan Taurat dan Injil", dan "Siapakah yang Bernama Allah itu?" Bertebaran pula stiker kaligrafi Arab yang isinya pujian kepada Yesus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku dan brosur itu diterbitkan oleh Yayasan Jalan Al-Rachmat, Yayasan Christian Center Nehemia Jakarta, Yayasan Pusat Penginjilan Alkitabiah (YPPA), Dakwah Ukhuwah, dan Iman Taat kepada Shiraathal Mustaqiim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak sekolah juga menjadi sasaran empuk. Siti Muflikhah, santri Pesantren At-Taqwa Bekasi, pernah mendapat surat berisi komik anak-anak dari sebuah lembaga yang menamakan diri Klab17. Di bagian awal, komik itu berisi cerita keseharian anak-anak. Namun di bagian akhir ada pernyataan, "Saya percaya akan Engkau, Yesus sebagai juruselamat saya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengaku Mantan Haji &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang kesehatan juga dibidik. Ini antara lain dialami keluarga Hartono, warga Kupang, Surabaya. Istrinya, Jam'iyah, sakit dan dirawat di RS RKZ Surabaya. Biaya yang harus dikeluarkan selangit sehingga Hartono yang cuma bekerja sebagai mandor kontraktor kebingungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datang misionaris menawarkan bantuan biaya pengobatan. Namun ada syaratnya: masuk Kristen. Hartono terpikat. Suami istri itupun akhirnya menjadi penganut Kristen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara yang cukup sulit diidentifikasi adalah tipu daya dengan meniru adat atau kebiasaan komunitas Muslim. Di Cirebon, ada kelompok qasidah yang menyanyikan puji-pujian kepada Yesus. Hal serupa juga dilakukan jemaat Kanisah (Kristen) Ortodoks Syiria (KOS) yang menyelenggarakan tilawatul Injil, memakai peci, ibadahnya mengamalkan shalat 7 waktu, memakai sajadah, dan mendendangkan qasidah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duta-duta Injil (begitu kalangan Kristen menyebutnya —red) juga berani mengaku sebagai mantan ustadz, bertitel haji atau hajjah, atau anak kiai terkenal. Pengakuan-pengakuan seperti itu direkam dalam kaset dan diedarkan di tengah masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya di Cirebon, murtadin Ev Danu Kholil Dinata alias Theofilus Daniel alias Amin Al-Barokah, mengaku sebagai sarjana agama Islam, yang pindah menjadi pemeluk Kristen setelah mempelajari Nabi Isa versi Islam di STAI Cirebon. Ternyata ijazah sarjana yang dipakai untuk kesaksian itu palsu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi Ev Hj Christina Fatimah alias Tin Rustini alias Sutini alias Bu Nonot, pemberita Injil dengan memperalat Al-Quran di Gereja Bethel Pasir Koja, Bandung . Mengaku pernah berkali-kali menunaikan ibadah haji. Menurut penuturan Sumarsono, mantan suaminya, Sutini tidak pernah belajar di pesantren. Selama berkeluarga tidak pernah shalat. Memang dia pernah pergi ke Arab Saudi, bukan untuk ibadah haji tetapi menjadi TKW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak lagi kaset-kaset yang berisi rekaman kesaksian palsu, misalnya kesaksian HA Poernama Winangun alias H Amos, Pdt R Muhamad Nurdin, Pdt M Mathius, Pdt Akmal Sani, Niang Dewi Ratu Epon Irma F Intan Duana, dan Ev Paulus Marsudi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah dan Tawaran Kerja &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya sekolah yang kian mahal juga dimanfaatkan untuk menjerumuskan kaum Muslimin. Mereka mendirikan sekolah (yang seolah-olah) Islam, seperti Institut Teologi Kalimatullah Jakarta yang dikelola Yayasan Misi Global Kalimatullah. Juga ada Sekolah Tinggi Teologi (STT) Apostolos Jakarta, yang mempunyai kurikulum Islamologi bermuatan 40 sks. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapangan kerja juga menjadi lahan subur. Ini misalnya dilakukan pasangan misionaris Robert Antony Adam dan Traccy Carffer di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Warga Amerika Serikat yang terang-terangan mengaku utusan Yesus itu berhasil memurtadkan 123 orang Minang, dengan bekal jabatan konsultan kehutanan Global Partners Forestry Unit (GPFU). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robert-Traccy yang masuk Pesisir Selatan sejak Desember tahun silam, menawarkan rekayasa teknologi tepat guna pemberdayaan jati emas, pala super, dan kapas transgenik. Robert lantas menjual bibit jati mas, pala, dan kapas dengan harga 50% lebih murah daripada harga pasaran. Kalau mau dapat gratisan, bisa saja. "Asal masuk Kristen," ujar Masrizal, aktivis dakwah di Pesisir Selatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak warga yang tergiur dan akhirnya menjual keyakinan karena terobsesi keuntungan jutaan rupiah. Untung misionaris ini segera dideportasi karena pelanggaran visa, pertengahan bulan lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus serupa terjadi di Bekasi. Bulan April lalu terbongkar praktik kristenisasi berbungkus lapangan kerja. Sekitar 50 orang Muslim asal Gorontalo dibawa ke Bekasi dengan janji akan dipekerjakan dan diberi beasiswa oleh Yayasan Dian Kaki Emas. "Tapi setelah sampai di sini, mereka dididik dan dipaksa pindah agama Kristen oleh Pendeta Edi Sapto," ungkap Hamdi, Ketua Divisi Khusus Forum Bersama Ummat Islam, dalam acara konferensi pers di Masjid Al Azhar, Klender Jakarta Timur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga Muslim itu disekap, didoktrin ajaran Kristen, disuruh ikut kebaktian, dan dilarang shalat. Mereka juga diwajibkan memelihara babi-babi yang ada di kompleks yang berdiri di atas tanah seluas 5 hektar itu. Akhirnya kompleks kristenisasi terselubung itu digerebeg warga dan aparat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dukungan" Tokoh Muslim Liberal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyek kristenisasi ternyata mendapat `dukungan' dari beberapa orang yang sering disebut cendekiawan Muslim. Tokoh-tokoh ini memperkenalkan paham liberalisme dan pluralisme yang kerap mengusung slogan `membangun dunia baru', dengan penyatuan agama dan melepaskan fanatisme agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya adalah Prof DR Said Agil Siradj, MA. Gagasan pluralnya antara lain tampak dalam pengantar buku Menuju Dialog Teologis Kristen-Islam. Buku ini dikarang oleh Bambang Noorsena, pendiri Kanisah Ortodoks Syiria (KOS) di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di situ Said Agil menulis bahwa KOS tidak berbeda dengan Islam. Secara al-rububiyyah, KOS mengakui bahwa Allah adalah Tuhan sekalian alam yang harus disembah. Secara al'uluhiyyah, telah mengikrarkan Laa ilaha ilallah (Tiada Ilah selain Allah) sebagai ungkapan ketauhidannya. Jadi dari tauhid sifat dan asma Allah secara substansial tidak jauh berbeda dengan Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaannya, menurut Said Agil, hanya sedikit. Jika dalam Islam (Sunni) kalam Tuhan yang Qadim itu turun kepada manusia (melalui Muhammad) dalam bentuk Al-Quran, maka dalam KOS kalam Tuhan turun menjelma (tajassud) dengan Ruh al-Quddus dan perawan Maryam menjadi Manusia (Yesus). Perbedaan ini tentu saja sangat wajar dalam dunia teologi, termasuk dalam teologi Islam. "Pandangan seperti itu merupakan salah satu bentuk penghancuran aqidah," timpal Abu Deedat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh lainnya adalah DR Nurcholis Madjid. Dalam buku Pluralitas Agama, Kerukunan dalam Keragaman, Cak Nur menjelaskan bahwa pengikut Isa Almasih menyebut kitab Injil sebagai Perjanjian Baru berdampingan dengan kitab Taurat yang mereka sebut sebagai Perjanjian Lama. Kaum Yahudi tidak mengakui Isa Almasih dengan kitab Injil-nya, menolak ide Perjanjian Lama ataupun Perjanjian Baru itu, namun Al-Quran mengakui keabsahan keduanya sekaligus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan nada agak tinggi, Abu Deedat menyebut pendapat Cak Nur itu sebagai upaya pendangkalan aqidah. " Para pengikut Nabi Isa as (kaum Hawariyun) tidak pernah menyebut Injil sebagai kitab Perjanjian Baru. Nabi Isa sendiri tidak pernah menerima atau mengetahui kitab Perjanjian Baru karena Injil yang diturunkan Allah kepada Nabi Isa bukanlah Perjanjian Baru yang isinya kebanyakan surat-surat Paulus yang sangat bertentangan dengan ajaran Nabi Isa itu sendiri," katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kedua tokoh di atas, Abu Deedat juga memasukkan Alwi Shihab sebagai tokoh pluralis. Sementara Adian Husaini dalam Islam Liberal menunjuk beberapa nama seperti dosen-dosen Universitas Paramadina (Komaruddin Hidayat, Budhy Munawar Rahman, Luthfi As-Syaukanie), dosen UIN Syarif Hidayatullah (Azyumardi Azra, Muhammad Ali, Nasaruddin Umar), dan beberapa nama lain yang menjadi kontributor Jaringan Islam Liberal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Adian yang juga anggota Komisi Kerukunan antarumat Beragama MUI, melalui pluralisme, ummat Islam diprovokasi agar melapaskan aqidahnya. Tidak lagi meyakini agamanya saja yang benar, dan kemudian diajak untuk mengakui bahwa agama Kristen juga benar. "Teologi pluralis sebenarnya adalah pembuka pintu bagi misi Kristen dan sejalan dengan imbauan Paus Yohanes Paulus II agar misi Kristen terus dijalankan," ujarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Kristen juga tak segan-segan "menyerang" tokoh-tokoh Muslim yang dikenal sebagai pejuang tegaknya syariat Islam. Misalnya KH Kholil Ridwan (Ketua Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia ) dan KH Abdul Rasyid Abdullah Syafii (Pimpinan As-Syafiiyah, Jakarta ). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 5 bulan lalu, keduanya mendapat kiriman brosur dari STT Apostolos. "Isinya tidak secara langsung mengajak kepada agama Kristen, namun mengajak saya agar masuk ke dalam Apostolos. Itu artinya Apostolos mengajak saya untuk masuk ke dalam agama Kristen," kata Abdul Rasyid. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdul Rasyid segera melaporkan kejadian itu kepada aparat, sebab cara itu sudah melanggar ketentuan hukum, yakni larangan mengajak ummat suatu agama untuk masuk ke agama lain. Kemudian ada pemberitahuan dari aparat bahwa pihak Apostolos melalui Pdt Yusuf Roni membantah telah mengirim surat dan brosur itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terlepas dari benar tidaknya bantahan itu, yang jelas apa yang saya alami merupakan indikasi bahwa sasaran kristenisasi tidak hanya kalangan akar rumput, tapi juga ulama dan tokoh masyarakat," ujar Abdul Rasyid. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yerikho 2000 dan Doa 2002 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi Kristen di Indonesia didukung oleh kekuatan dana yang sangat besar, di antaranya melibatkan konglomerat keturunan Cina, James T Riady (bos Grup Lippo). Seperti terungkap di majalah Fortune (16 Juli 2001), James berencana membangun seribu sekolah di desa-desa miskin di Indonesia . James bekerjasama dengan Pat Robinson (misionaris dunia) juga akan mendirikan organisasi jaringan umat Kristiani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hebatnya, ummat Islam secara tidak sadar turut mendukung cita-cita besar James T Riady. Antara lain dengan menjadi nasabah Bank Lippo, belanja di Mal Lippo, membeli rumah di Lippo Karawaci dan Cikarang, berobat ke RS Siloam, pelanggan Lippo Shop, Link Net, Lippo Star, Kabel Vision, dan Asuransi Lippo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia memang akan dijadikan pusat perkembangan Kristen di Asia Pasifik. Demikian kata Pdt George Anatorae dari The Lord Familly Church Singapore dalam seminar kerjasama Global Mission Singapore dan Galilea Ministry Indonesia , di Hotel Shangrila Jakarta (9-12 Juni 1998). Sejauh mana keberhasilan program itu, perlu diteliti lebih lanjut. Yang pasti, data tahun 1999 menunjukkan jumlah umat Islam di Indonesia anjlok dari 90% menjadi 75% (Siar No 43, 18-24 November 1999). Keberhasilan itu berkat kerja keras 38 agen kristenisasi, 1573 misionaris pribumi, 62 misionaris asing, dan 421 misionaris lintas kultural (data dari Operation World 2001 yang dihimpun India Missions Association, Japan Evangelical Assocation, dan Korea Research Institute for Missions). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu lembaga yang gencar melaksanakan kristenisasi adalah Doulos World Mission (DWM). Saat ini DWM sedang melaksanakan Proyek Yerikho 2000, yaitu program pengkristenan wilayah Jawa Barat, dengan sentra kegiatan digerakkan di kawasan pinggiran Jakarta . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proyek ini bertujuan "mewujudkan Kerajaan Allah di bumi Parahyangan menyongsong abad XXI". Menurut Hendrik Kraemer, peneliti dan penginjil dari Belanda, Jawa Barat adalah wilayah "paling gelap" di Indonesia dan sangat tertutup bagi Injil. Karena itu aktivis DWM bertekad, "Kita harus merebut tanah Pasundan bagi Kristus." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yerikho 2000 juga digerakkan di Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Pusat kegiatan DWM berada di kawasan Rawamangun (Jakarta Timur) dan Tangerang (Banten). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program lainnya adalah Doa 2002, yang dilaksanakan sejak tanggal 19 Oktober 2001 sampai 6 Desember 2002. Secara khusus program ini menyebut beberapa komunitas Muslim sebagai objek kristenisasi. Di antaranya adalah suku Kaili Ledo (Sulawesi Tengah), Melayu Riau, Betawi, Aceh, Melayu Kalimantan, Tenggarong Kutai, Bima, Maluku, Banda, dan Papua. Rencana program Doa 2002 tertuang dalam buku 40 Hari Doa Bangsa-Bangsa yang telah diterjemahkan ke dalam 35 bahasa di dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim Betawi misalnya, harus didoakan oleh segenap orang Kristen pada tanggal 9 November 2001 lalu. Itu perlu dilakukan agar hati Bapa mengasihi dan merindukan orang Betawi. Selain itu, agar Bapa mengutus duta-duta kerajaan-Nya untuk mengembangkan pelayanan kesenian Betawi, literatur, dan radio dalam bahasa Betawi. Juga, agar Tuhan mencurahkan kuasa-Nya dan mengubah kehidupan orang-orang yang berpengaruh dalam suku Betawi, baik para penyanyi, penari, tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan wanita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara khusus, orang Kristen mendoakan Presiden Megawati dan beberapa pemimpin dunia. Harapannya, agar Megawati (dan para pemimpin) mendapat pewahyuan tentang Ketuhanan Yesus dan keluarganya datang mengenal Kristus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duta-duta Injil juga sedang menggencarkan ritual Doa 5 Patok. Yakni meningkatkan doa 5 kali sehari dengan pelaksanaan minimal 30 menit lebih awal sebelum waktu shalat (bagi orang Islam). Tujuannya adalah untuk mengadakan penghadangan ruhani sekaligus pembersihan atmosfir ruhani agar kaum Muslimin dapat menerima Yesus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ritualnya dilaksanakan sebelum waktu shalat ummat Islam, yakni subuh (mulai 03.15-selesai), pagi (10.30-selesai), siang (14.00-selesai), sore (17.00-selesai), dan malam (18.00-selesai). Pada Kamis malam, dilakukan doa semalaman dan peperangan ruhani sambil berkeliling kota/lokasi tertentu. Awas, hati-hati!• (ahmad, dodi nurja, amz, pam) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.al-ilma.cjb.net&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-2300449983163763789?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://cc.domaindlx.com/ilma/kristenisasi.htm' title='1001 Cara Kristenisasi'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/2300449983163763789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=2300449983163763789' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/2300449983163763789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/2300449983163763789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2007/12/1001-cara-kristenisasi.html' title='1001 Cara Kristenisasi'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-7093308244346668575</id><published>2007-12-01T00:26:00.000-08:00</published><updated>2007-12-01T00:27:49.142-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tantangan Muallaf kepada Pendeta'/><title type='text'>Tantangan Muallaf kepada Pendeta</title><content type='html'>Bimbingan Tauhid&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Tantangan Muallaf kepada Pendeta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 9 November&lt;br /&gt; 2002, diadakan dialog Islam dan Kristen berlangsung di gedung ICMI Centre, Mampang, Jakarta Selatan. Pihak Kristen diwakili oleh Pendeta Josias Lenkong Mdiv MTh PhD, Rektor Institut Teologi Kalimatullah (ITK), Jakarta. ITK telah memproklamirkan pengkristenan kepada umat Islam dengan memperalat ayat-ayat al-Qur‘an. Hal ini terang-terangan disebutkan dalam brosur ITK bahwa visi institusi tersebut adalah “untuk membagikan kasih Kristus (baca: ajaran dan doktrin Kristiani) kepada kaum Muslim dan dialog antarpemeluk Islam dan Kristen”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti lainnya, dalam makalah berjudul “Otentisitas Alkitab Berdasarkan Kesaksian al-Qur`an” yang dimuat di majalah Pendidikan Syiar Injil (Pensyil) no 34, Lengkong menyatakan, al-Qur’an sangat potensial diperalat untuk menyebarkan misi Kristen kepada umat Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tujuan utama menyelidiki referensi-referensi al-Qur`an yang menyaksikan tentang Alkitab ialah: agar kita dapat mengenal serta mengerti dan memanfaatkan potensi ayat-ayat al-Qur`an yang berguna bagi kepentingan membagikan berkat Injil kepada kaum Muslim yang kita cintai. Hal menyelidiki al-Qur`an bukanlah untuk kepentingan pertumbuhan iman kita, tetapi semata-mata hanya untuk menolong kaum Muslim” (hal. 8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian penutupnya, Josias menulis, “Kesaksian al-Qur`an sangat berguna untuk dijadikan jembatan atau sarana misi pekabaran Injil Alkitabiah” (hal. 26).&lt;br /&gt;Dialog berlangsung selama tujuh jam. Mulai dari pukul 09.00 WIB dengan disaksikan oleh khalayak dari umat Islam dan Kriten dari berbagai kalangan kurang lebih 90 orang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialog Rel Kereta&lt;br /&gt;Dialog berlangsung kurang menarik karena tema yang disampaikan oleh kedua belah pihak tampak tidak sejalan. Ibarat dua rel kereta api yang tidak saling bertemu dan berjalan masing-masing. Pihak Kristen memaparkan makalah seputar Alkitab (Bibel), sedangkan pihak Islam memaparkan makalah seputar al-Qur’an. Dialog antar pembicara pun berlangsung tidak begitu seru dan menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan Muallaf&lt;br /&gt;Yang menarik dalam dialog tersebut adalah sesi tanya-jawab antara peserta dengan pembicara. H. Insan LS Mokoginta (muallaf mantan Katolik) dari Tim FAKTA menyampaikan pertanyaan dan tantangan yang cukup mecengangkan hadirin. Disebutkan, salah satu bukti mukjizat al-Qur‘an adalah mudah dihafal. Jutaan orang di dunia ini mampu menghafal al-Qur‘an di luar kepala. Jutaan huffazh (penghafal al-Qur’an-red) itu hafal al-Qur‘an dalam teks asli bahasa Arab, dari kalimat sampai titik-komanya, meskipun mereka banyak yang tidak paham bahasa Arab. Karena itu, seluruh kekeliruan cetakan al-Qur‘an baik yang disengaja ataupun tidak, pasti dapat segera dideteksi. Dengan demikian, otentisitas al-Qur‘an selalu terjamin. “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS al-Hijr: 9)&lt;br /&gt;Keistimewaan serupa tidak dimiliki oleh umat Kristiani. Sampai saat ini, tak seorang pun yang hafal Alkitab (Bibel). Muallaf FAKTA ini menantang Pendeta Lengkong dan seluruh jemaat Kristiani yang hadir. Jika ada di antara mereka yang bisa menghafal Alkitab satu lembar bolak-balik tanpa salah, dia akan kembali masuk agama Kristen. Seluruh peserta dialog (terutama kalangan Islam) kelihatan agak tegang dengan tantangan ini, khawatir kalau ada umat Kristen yang betul-betul hafal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, sampai acara selesai, tak seorang pun yang hafal Alkitab meski hanya selembar dalam bahasa Indonesia, bukan bahasa asli Alkitab. Pendeta Lengkong menutupi kelemahannya dengan berkilah, “Kami umat Kristiani tidak ditekankan untuk menghafal kitab suci. Kami hanya menekankan pemahaman dan pengamalan, bukan hafalan.” Jawaban ini hanyalah retorika untuk menutupi kelemahan kitab sucinya. Sangat aneh jika pendeta (yang biasa mengkhutbahkan ayat Alkitab) sarjana S-3 tidak hafal selembar Alkitab pun. Padahal, jika Alkitab itu murni firman Tuhan, seharusnya mudah dihafal. Karena Allah pasti memudahkan umat manusia untuk menghafal firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, ketegangan hadirin pihak Islam pun berubah menjadi kecerahan. Tantangan muallaf tidak terjawab oleh sang pendeta. Insya Allah sampai akhir hayatnya hidayah Islam tetap menyertainya. Meski tantangan tersebut diperpanjang lagi sampai beberapa tahun, tetap tak akan terjawab oleh pendeta. Sebab umat Kristiani sudah tidak punya keseragaman kitab suci. Masing-masing penerbit berbeda versi dan tiap tahun terjadi revisi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menelusuri asal-usul Alkitab yang asli, para teolog dan sejarawan menemui kebuntuan, karena naskah Alkitab yang asli memang sudah musnah. Alkitab yang ada saat ini adalah salinan dari salinan-salinan naskah kuno. Stefan Leks, pakar bibliologi mengakui hal tersebut. “Salah satu pertanyaan dasariah yang sering kali dikemukakan para pembaca Kitab Suci (Alkitab) menyangkut teksnya sendiri adalah: Sejauh manakah teks itu pasti? Jangan-jangan teks itu sudah diubah dan dimanipulasikan. Jangan-jangan ada teks-teks yang disingkirkan oleh pihak tertentu, dan sebagainya. Di seluruh dunia tidak usah dicari teks asli Kitab Suci, sebab teks itu memang tidak ada. Yang kita miliki sekarang ialah salinan dari salinan-salinan terdahulu, dan di antara bermacam-macam salinan yang kita miliki itu terdapat cukup banyak perbedaan” (Stefan Leks, Inspirasi dan Kanon Kitab Suci, Kanisius, Yogyakarta 1992, hal. 73-74).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya ada orang yang hafal Alkitab cetakan tertentu, pasti tidak sama dengan Alkitab tertentu milik orang lain di tahun cetakan yang berbeda. Hal ini menjadi kendala lain yang cukup berat bagi orang yang ingin menghafal Alkitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh perbedaan yang sangat mencolok dapat kita lihat pada Alkitab tahun 1970 dengan Alkitab tahun 2000. Dalam Alkitab cetakan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) tahun 2000, kitab II Samuel pasal 21 terdapat 22 ayat, pasal 22 ada 51 ayat, pasal 23 ada 39 ayat dan pasal 24 ada 25 ayat. Jumlah seluruhnya, pasal 21-24 ada 127 ayat, termaktub kita-kira tujuh halaman. Seandainya ada orang yang hafal ayat ini, tentu akan sia-sia hafalannya. Karena dalam Alkitab versi lain, kitab II Samuel pasal 21-24 itu tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab versi Kitab Kudus Perdjandjian Lama terbitan Arnoldus Ende-Flores tahun 1970 misalnya, tidak memuat 127 ayat tersebut dalam kitab Samuel. Pada halaman 290 dijelaskan bahwa pasal 21-24 itu adalah ayat-ayat tambahan saja. Bagi pembaca yang menginginkan copy lampiran tersebut, bisa meminta kepada Tim FAKTA melalui email, SMS, kontak HP atau surat via Po. Box.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau demikian, tantangan muallaf kepada pendeta tidak akan pernah terjawab sampai kapanpun. Otentisitas al-Qur’an menguatkan iman para pemeluknya terhadap Islam untuk selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Editing terakhir: Selasa, 21 Januari 2003 11:23&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  Majalah Islam Sabili&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No. 11 Th. X&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 Desember 2002/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Syawal 1423&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. 70-71&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-7093308244346668575?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.geocities.com/dialog_antar_agama/bimb_tauhid/muallaf.htm' title='Tantangan Muallaf kepada Pendeta'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/7093308244346668575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=7093308244346668575' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/7093308244346668575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/7093308244346668575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2007/12/tantangan-muallaf-kepada-pendeta.html' title='Tantangan Muallaf kepada Pendeta'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-7919073578279641171</id><published>2007-11-30T23:29:00.000-08:00</published><updated>2007-11-30T23:31:46.412-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memaki sembahan qs 6 : 108'/><title type='text'>Memaki sembahan qs 6 : 108</title><content type='html'>108  Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.(QS. 6:108)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Al An'aam 108 &lt;br /&gt;وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ كَذَلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَى رَبِّهِمْ مَرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (108) &lt;br /&gt;Abdurrazzaq telah mengatakan, "Mu'ammar menceritakan kepada kami melalui Qatadah. Qatadah telah bercerita, bahwa dahulu orang-orang muslim sering memaki berhala-berhala orang-orang kafir, pada akhirnya orang-orang kafir balas memaki Allah, kemudian Allah swt. menurunkan firman-Nya, 'Dan janganlah kamu memaki sesembahan-sesembahan yang mereka sembah selain Allah...'" (Q.S. Al-An'am 108).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7636689054516612832-7919073578279641171?l=serbuiff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://serbuiff.blogspot.com/feeds/7919073578279641171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7636689054516612832&amp;postID=7919073578279641171' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/7919073578279641171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7636689054516612832/posts/default/7919073578279641171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://serbuiff.blogspot.com/2007/11/memaki-sembahan-qs-6-108.html' title='Memaki sembahan qs 6 : 108'/><author><name>SERANGAN BALIK UNTUK INDONESIA.FAITHFREEDOM.ORG ( serbuiff )</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01491069715504218376</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_X_TXWAOSSRk/SL5OlEHLN-I/AAAAAAAAABQ/8yK16pdWBkw/S220/se.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7636689054516612832.post-9072887726568104487</id><published>2007-11-30T22:41:00.001-08:00</published><updated>2007-11-30T22:57:30.937-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='[Asbabun Nuzul] : QS 3 &apos;ALI-IMRAN ayat 1-200'/><title type='text'>[Asbabun Nuzul] : QS 3 'ALI-IMRAN ayat 1-200</title><content type='html'>1  Alif laam miim.(QS. 3:1)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 1 &lt;br /&gt;الم (1) &lt;br /&gt;Ibnu Abu Hatim mengetengahkan dari Rabi' bahwa orang-orang Nasrani datang kepada Nabi saw. lalu membantahnya tentang Nabi Isa, maka Allah swt. menurunkan, "Alif laam miim, allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyum," sampai delapan puluh ayat lebih. Ibnu Ishak mengatakan bahwa Muhammad bin Sahal bin Abu Umamah menceritakan, "Ketika datang warga Najran kepada Rasulullah saw., mereka menanyakan kepada beliau tentang Isa bin Maryam, maka diturunkan mengenai mereka awal surah Ali Imran hingga ayat kedelapan puluh." Hadis ini diketengahkan oleh Imam Baihaqi di dalam kitab Ad-Dalailnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2  Allah--tidak ada Tuhan melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi senantiasa berdiri sendiri.(QS. 3:2)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3  Dia menurunkan Al Kitab (Al quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,(QS. 3:3)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4  sebelum (Al quran), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa).(QS. 3:4)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5  Sesungguhnya bagi Allah tidak ada satupun yang tersembunyi di bumi dan tidak (pula) di langit.(QS. 3:5)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;6  Dia-lah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS. 3:6)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;7  Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi Al quran dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari takwilnya, padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: `Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.` Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang orang yang berakal.(QS. 3:7)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;8  (Mereka berdoa): `Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau memberi petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)`.(QS. 3:8)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;9  `Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya`. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.(QS. 3:9)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;10  Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak (siksa) Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka.(QS. 3:10)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;11  (Keadaan mereka) adalah sebagai keadaan kaum Firaun dan orang-orang yang sebelumnya; mereka mendustakan ayat-ayat Kami; karena itu Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Dan Allah sangat keras siksa-Nya.(QS. 3:11)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;12  Katakanlah kepada orang-orang yang kafir: `Kamu pasti akan dikalahkan (di dunia ini) dan akan digiring ke dalam neraka Jahannam. Dan itulah tempat yang seburuk-buruknya`.(QS. 3:12)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 12 &lt;br /&gt;قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا سَتُغْلَبُونَ وَتُحْشَرُونَ إِلَى جَهَنَّمَ وَبِئْسَ الْمِهَادُ (12) &lt;br /&gt;Abu Daud di dalam kitab Sunan dan Imam Baihaqi di dalam kitab Dalail mengetengahkan hadis berikut melalui jalur Ibnu Ishak dari Muhammad bin Abu Muhammad dari Said atau Ikrimah dan dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa ketika Rasulullah saw. memperoleh kemenangan dalam perang Badar, lalu beliau kembali ke Madinah, kemudian beliau mengumpulkan orang-orang Yahudi di pasar Bani Qainuqa. Selanjutnya beliau bersabda kepada mereka, "Hai orang-orang Yahudi! Masuk Islamlah kalian sebelum kalian mendapat kekalahan seperti apa yang telah ditimpakan Allah atas kaum Quraisy (dalam perang Badar)." Orang-orang Yahudi menjawab, "Hai Muhammad! Janganlah engkau memperdaya dirimu sendiri hanya karena engkau telah memerangi segolongan orang-orang Quraisy, mereka adalah orang-orang kampungan yang tidak pandai perang! Demi Allah, jika berhadapan dengan kami, baru kamu ketahui bahwa kami ini orang-orang perang." Maka Allah pun menurunkan, "Katakanlah kepada orang-orang yang kafir bahwa kamu pasti akan dikalahkan...," sampai dengan firman-Nya, "...bagi orang-orang yang mempunyai pandangan batin." (Q.S. Ali Imran 12-13) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;13  Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur). Segolongan berperang di jalan Allah dan (segolongan) yang lain kafir yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati.(QS. 3:13)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 13 &lt;br /&gt;قَدْ كَانَ لَكُمْ آيَةٌ فِي فِئَتَيْنِ الْتَقَتَا فِئَةٌ تُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَأُخْرَى كَافِرَةٌ يَرَوْنَهُمْ مِثْلَيْهِمْ رَأْيَ الْعَيْنِ وَاللَّهُ يُؤَيِّدُ بِنَصْرِهِ مَنْ يَشَاءُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَعِبْرَةً لِأُولِي الْأَبْصَارِ (13) &lt;br /&gt;Abu Daud di dalam kitab Sunan dan Imam Baihaqi di dalam kitab Dalail mengetengahkan hadis berikut melalui jalur Ibnu Ishak dari Muhammad bin Abu Muhammad dari Said atau Ikrimah dan dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa ketika Rasulullah saw. memperoleh kemenangan dalam perang Badar, lalu beliau kembali ke Madinah, kemudian beliau mengumpulkan orang-orang Yahudi di pasar Bani Qainuqa. Selanjutnya beliau bersabda kepada mereka, "Hai orang-orang Yahudi! Masuk Islamlah kalian sebelum kalian mendapat kekalahan seperti apa yang telah ditimpakan Allah atas kaum Quraisy (dalam perang Badar)." Orang-orang Yahudi menjawab, "Hai Muhammad! Janganlah engkau memperdaya dirimu sendiri hanya karena engkau telah memerangi segolongan orang-orang Quraisy, mereka adalah orang-orang kampungan yang tidak pandai perang! Demi Allah, jika berhadapan dengan kami, baru kamu ketahui bahwa kami ini orang-orang perang." Maka Allah pun menurunkan, "Katakanlah kepada orang-orang yang kafir bahwa kamu pasti akan dikalahkan...," sampai dengan firman-Nya, "...bagi orang-orang yang mempunyai pandangan batin." (Q.S. Ali Imran 12-13) Ibnu Munzir mengetengahkan dari Ikrimah bahwa seorang Yahudi bernama Fanhash mengatakan sehabis perang Badar, "Janganlah si Muhammad itu membanggakan dirinya mentang-mentang ia dapat membunuh dan mengalahkan orang-orang Quraisy! Orang-orang Quraisy itu tidak pandai berperang!" Maka turunlah ayat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;14  Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: Wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (syurga).(QS. 3:14)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;15  Katakanlah: `Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?`. Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (ada pula) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah; Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hambanya.(QS. 3:15)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;16  (Yaitu) orang-orang yang berdoa: `Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,(QS. 3:16)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;17  (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.(QS. 3:17)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;18  Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS. 3:18)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;19  Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.(QS. 3:19)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;20  Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: `Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku`. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: `Apakah kamu (mau) masuk Islam`. Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.(QS. 3:20)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 21  Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, maka gembirakanlah mereka bahwa mereka akan menerima siksa yang pedih.(QS. 3:21)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;22  Mereka itu adalah orang-orang yang lenyap (pahala) amal-amalnya di dunia dan akhirat, dan mereka sekali-kali tidak memperoleh penolong.(QS. 3:22)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;23  Tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang telah diberi bahagian yaitu Al Kitab (Taurat), mereka diseru kepada kitab Allah supaya kitab itu menetapkan hukum di antara mereka; kemudian sebahagian dari mereka berpaling, dan mereka selalu membelakangi (kebenaran).(QS. 3:23)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 23 &lt;br /&gt;أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ أُوتُوا نَصِيبًا مِنَ الْكِتَابِ يُدْعَوْنَ إِلَى كِتَابِ اللَّهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ يَتَوَلَّى فَرِيقٌ مِنْهُمْ وَهُمْ مُعْرِضُونَ (23) &lt;br /&gt;Ibnu Abu Hatim, Ibnu Munzir dan Ikrimah mengetengahkan dari Ibnu Abbas, katanya, "Rasulullah saw. masuk ke rumah Madras menemui segolongan orang-orang Yahudi. Maka diserunya mereka kepada Allah, lalu kata Na'im bin Amr dan Harits bin Zaid kepada Nabi saw., 'Menganut agama apakah Anda, hai Muhammad?' Jawabnya, 'Menganut millah Ibrahim dan agamanya.' Kata mereka pula, 'Sesungguhnya Ibrahim itu beragama Yahudi.' Sabda Nabi saw. pula, 'Kalau begitu marilah kita pegang Taurat! Dialah yang akan menjadi hakim di antara kami dan tuan-tuan!' Kedua mereka itu menolak, maka Allah pun menurunkan, 'Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang diberi bagian berupa Alkitab...,' sampai dengan firman-Nya, '...mereka ada-adakan.'" (Q.S. Ali Imran 23-24) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;24  Hal itu adalah karena mereka mengaku: `Kami tidak akan disentuh oleh api neraka selain beberapa hari yang dapat dihitung`. Mereka diperdayakan dalam agama mereka oleh apa yang selalu mereka ada-adakan.(QS. 3:24)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 24 &lt;br /&gt;ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ إِلَّا أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ وَغَرَّهُمْ فِي دِينِهِمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَ (24) &lt;br /&gt;Ibnu Abu Hatim, Ibnu Munzir dan Ikrimah mengetengahkan dari Ibnu Abbas, katanya, "Rasulullah saw. masuk ke rumah Madras menemui segolongan orang-orang Yahudi. Maka diserunya mereka kepada Allah, lalu kata Na'im bin Amr dan Harits bin Zaid kepada Nabi saw., 'Menganut agama apakah Anda, hai Muhammad?' Jawabnya, 'Menganut millah Ibrahim dan agamanya.' Kata mereka pula, 'Sesungguhnya Ibrahim itu beragama Yahudi.' Sabda Nabi saw. pula, 'Kalau begitu marilah kita pegang Taurat! Dialah yang akan menjadi hakim di antara kami dan tuan-tuan!' Kedua mereka itu menolak, maka Allah pun menurunkan, 'Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang diberi bagian berupa Alkitab...,' sampai dengan firman-Nya, '...mereka ada-adakan.'" (Q.S. Ali Imran 23-24) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;25  Bagaimanakah nanti apabila mereka Kami kumpulkan di hari (kiamat) yang tidak ada keraguan tentang adanya. Dan disempurnakan kepada tiap-tiap diri balasan apa yang diusahakannya sedang mereka tidak dianiaya.(QS. 3:25)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;26  Katakanlah: `Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.(QS. 3:26)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 26 &lt;br /&gt;قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (26) &lt;br /&gt;Dikeluarkan oleh Ibnu Abu Hatim dari Qatadah, katanya, "Orang- orang mengatakan kepada kami bahwa Rasulullah saw. memohon kepada Tuhan agar menundukkan kerajaan Romawi dan Persi ke dalam kekuasaan umatnya, maka Allah pun menurunkan, 'Katakanlah! Wahai Tuhan yang memiliki kerajaan...sampai akhir ayat.'" (Q.S. Ali Imran 26) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;27  Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab`.(QS. 3:27)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;28  Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).(QS. 3:28)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 28 &lt;br /&gt;لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلَّا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ (28) &lt;br /&gt;Ibnu Jarir mengetengahkan dari jalur Said atau Ikrimah dari Ibnu Abbas, katanya, "Hajjaj bin Amr, yakni sekutu dari Kaab bin Asyraf, Ibnu Abu Haqiq dan Qais bin Zaid telah mengadakan hubungan akrab dengan beberapa orang Ansar untuk menggoyahkan mereka dari agama mereka, maka kata Rifaah bin Munzir, Abdullah bin Jubair dan Saad bin Hatsmah kepada orang-orang Ansar itu, 'Jauhilah orang-orang Yahudi itu dan hindarilah hubungan erat dengan mereka agar kamu tidak terpengaruh dari agamamu!' Pada mulanya mereka tidak mengindahkan nasihat itu, maka Allah pun menurunkan terhadap mereka, 'Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir...,' sampai dengan firman-Nya, '....dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.'" (Q.S. Ali Imran 28-29) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;29  Katakanlah: `Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu melahirkannya, pasti Allah mengetahui.` Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.(QS. 3:29)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 29 &lt;br /&gt;قُلْ إِنْ تُخْفُوا مَا فِي صُدُورِكُمْ أَوْ تُبْدُوهُ يَعْلَمْهُ اللَّهُ وَيَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (29) &lt;br /&gt;Ibnu Jarir mengetengahkan dari jalur Said atau Ikrimah dari Ibnu Abbas, katanya, "Hajjaj bin Amr, yakni sekutu dari Kaab bin Asyraf, Ibnu Abu Haqiq dan Qais bin Zaid telah mengadakan hubungan akrab dengan beberapa orang Ansar untuk menggoyahkan mereka dari agama mereka, maka kata Rifaah bin Munzir, Abdullah bin Jubair dan Saad bin Hatsmah kepada orang-orang Ansar itu, 'Jauhilah orang-orang Yahudi itu dan hindarilah hubungan erat dengan mereka agar kamu tidak terpengaruh dari agamamu!' Pada mulanya mereka tidak mengindahkan nasihat itu, maka Allah pun menurunkan terhadap mereka, 'Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir...,' sampai dengan firman-Nya, '....dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.'" (Q.S. Ali Imran 28-29) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;30  Pada hari ketika tiap-tiap diri mendapati segala kebajikan dihadapkan (kehadapannya), begitu (juga) kejahatan yang telah dikerjakannya; ia ingin kalau kiranya antara ia dengan hari itu ada masa yang jauh; dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan Allah sangat Penyayang kepada hamba-hamba-Nya.(QS. 3:30)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;31  Katakanlah: `Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.` Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. 3:31)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 31 &lt;br /&gt;قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ (31) &lt;br /&gt;Ibnu Munzir mengetengahkan dari Hasan, katanya, "Berkata beberapa golongan di masa Nabi saw., 'Demi Allah, wahai Muhammad! Sungguh kami amat mencintai Tuhan kita' Maka Allah pun menurunkan, 'Katakanlah! Jika kamu benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku...'" (Q.S. Ali Imran 31) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;32  Katakanlah: `taatilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir`.(QS. 3:32)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;33  Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga `Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing),(QS. 3:33)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;34  (sebagai) satu keturunan yang sebagiannya (keturunan) dari yang lain. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.(QS. 3:34)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;35  (Ingatlah), ketika isteri Imran berkata: `Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu daripadaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.`(QS. 3:35)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;36  Maka tatkala isteri Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: `Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku melindungkannya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk.`(QS. 3:36)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;37  Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: `Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?` Maryam menjawab: `Makanan itu dari sisi Allah`. Sesungguhnya Allah memberi rezki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.(QS. 3:37)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;38  Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: `Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa`.(QS. 3:38)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;39  Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri bersembahyang di mihrab (katanya): `Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari pengaruh hawa nafsu) dan seorang Nabi dan keturunan orang-orang saleh.`(QS. 3:39)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;40  Zakariya berkata: `Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedang aku telah sangat tua dan isteriku pun seorang yang mandul?`. Berfirman Allah: `Demikianlah, Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya`.(QS. 3:40)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;41  Berkata Zakariya: `Berilah aku suatu tanda (bahwa isteriku telah mengandung)`. Allah berfirman: `Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari`.(QS. 3:41)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;42  Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: `Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).(QS. 3:42)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;43  Hai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujud dan rukulah bersama orang-orang yang ruku.(QS. 3:43)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;44  Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita ghaib yang Kami wahyukan kepada kamu (ya Muhammad); padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa.(QS. 3:44)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;45  (Ingatlah), ketika Malaikat berkata:` Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan salah seorang di antara orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),(QS. 3:45)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;46  dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia adalah salah seorang di antara orang-orang yang saleh.`(QS. 3:46)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;47  Maryam berkata:` Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun. `Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril):` Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: `Jadilah`, lalu jadilah dia.(QS. 3:47)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;48  Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil.(QS. 3:48)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;49  Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): `Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah sebagai bentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.(QS. 3:49)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;50  Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.(QS. 3:50)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;51  Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.`(QS. 3:51)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;52  Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran dari mereka (Bani Israil) berkatalah dia: `Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?` Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: `Kamilah penolong-penolong (agama) Allah. Kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang menyerahkan diri.(QS. 3:52)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;53  Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah)`.(QS. 3:53)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;54  Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.(QS. 3:54)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;55  (Ingatlah), ketika Allah berfirman: `Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya`.(QS. 3:55)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;56  Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong.(QS. 3:56)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;57  Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan yang saleh, maka Allah akan memberikan kepada mereka dengan sempurna pahala amalan mereka; dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.(QS. 3:57)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;58  Demikianlah (kisah Isa), Kami membacakannya kepada kamu sebagian dari bukti-bukti (kerasulannya) dan (membacakan) Al quran yang penuh hikmah.(QS. 3:58)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 58 &lt;br /&gt;ذَلِكَ نَتْلُوهُ عَلَيْكَ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ (58) &lt;br /&gt;Ibnu Abu Hatim mengetengahkan dari Hasan, katanya, "Dua orang pendeta Nasrani dari Najran datang menemui Rasulullah saw. lalu tanya salah seorang di antara mereka, 'Siapakah bapak Isa?' Rasulullah saw. tidak segera menjawab sebelum memohon petunjuk kepada Tuhannya, maka diturunkan kepadanya, 'Demikianlah Kami membacakannya kepadamu, sebagian dari bukti-bukti, kerasulannya dan membacakan, Alquran yang penuh hikmah...' sampai dengan, '...di antara orang yang ragu-ragu.'" (Q.S. Ali Imran 58-60) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;59  Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: `Jadilah` (seorang manusia), maka jadilah dia.(QS. 3:59)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 59 &lt;br /&gt;إِنَّ مَثَلَ عِيسَى عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آدَمَ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ (59) &lt;br /&gt;Ibnu Abu Hatim mengetengahkan dari Hasan, katanya, "Dua orang pendeta Nasrani dari Najran datang menemui Rasulullah saw. lalu tanya salah seorang di antara mereka, 'Siapakah bapak Isa?' Rasulullah saw. tidak segera menjawab sebelum memohon petunjuk kepada Tuhannya, maka diturunkan kepadanya, 'Demikianlah Kami membacakannya kepadamu, sebagian dari bukti-bukti, kerasulannya dan membacakan, Alquran yang penuh hikmah...' sampai dengan, '...di antara orang yang ragu-ragu.'" (Q.S. Ali Imran 58-60) Dan diketengahkan dari jalur Aufi dari Ibnu Abbas, katanya "Serombongan orang-orang Najran, termasuk para pemimpin dan pengiringnya, mereka datang menemui Nabi saw. lalu tanya mereka, 'Bagaimana kamu ini, kenapa kamu sebut-sebut pula sahabat kami?' Jawab Nabi, 'Siapa dia?' Ujar mereka, 'Isa! Kamu katakan dia hamba Allah!' 'Benar,' jawab Nabi pula. Tanya mereka, 'Pernahkah kamu melihat orang seperti Isa atau mendengar berita seperti yang dialaminya?' Setelah itu mereka keluar meninggalkan Nabi saw, maka datanglah Jibril, katanya kepada beliau, 'Katakanlah kepada mereka jika mereka datang kepadamu, 'Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah adalah seperti Adam...,' sampai dengan firman-Nya, 'Janganlah kamu termasuk di antara orang yang ragu-ragu!'" (Q.S. Ali Imran 59-60) Baihaqi mengetengahkan dalam Dalail dari jalur Salamah bin Abdu Yasyu' dari bapaknya seterusnya dari kakeknya bahwa Rasulullah saw. menulis surat kepada warga Najran, yakni sebelum diturunkan kepadanya surat Thasin, "Atas nama Tuhan dari Ibrahim, Ishak dan Yakub, dari Muhammad yang nabi..." Di dalamnya disebutkan, "Maka orang-orang Najran itu mengutus Syurahbil bin Wadaah Al-Hamdani, Abdullah bin Syurahbil Al-Ashbahi dan Jabbar Al-Hartsi kepada Nabi saw. Perutusan ini berangkat mendatangi Nabi saw. sehingga mereka pun saling bertanya jawab. Demikianlah tanya jawab ini terus berlangsung sampai mereka menanyakan, 'Bagaimana pendapat Anda tentang Isa?' Jawab Nabi saw., 'Sampai hari ini tak ada suatu pun pendapat saya mengenai dirinya. Tinggallah tuan-tuan di sini dulu sampai saya dapat menerangkannya!' Ternyata esok paginya Allah telah menurunkan ayat ini, 'Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah...,' sampai dengan firman-Nya, '...seraya kita memohon agar laknat Allah itu ditimpakan-Nya kepada orang-orang yang dusta.'" (Q.S. Ali Imran 59-61) Ibnu Saad mengetengahkan dalam kitab Thabaqat dari Azraq bin Qais, katanya, "Telah datang kepada Nabi saw. uskup negeri Najran bersama bawahannya, kepada mereka ditawarkannya agama Islam. Mereka menjawab, 'Sebelum Anda, kami telah Islam.' Jawab Nabi saw., 'Bohong! Ada tiga perkara yang menghalangi tuan-tuan masuk Islam, yakni ucapan tuan-tuan bahwa Allah mempunyai anak, memakan daging babi dan sujud kepada patung.' Tanya mereka, 'Siapakah bapak dari Isa?' Rasulullah tidak dapat menjawab sampai Allah menurunkan, 'Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah...,' sampai dengan firman-Nya, '...dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tangguh lagi Maha Bijaksana.' (Q.S. Ali Imran 59-62) Nabi mengajak mereka untuk saling kutuk-mengutuk, tetapi mereka menolak dan setuju akan membayar upeti lalu mereka pun kembali." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;60  (Apa yang telah Kami ceritakan itu), itulah yang benar, yang datang dari Tuhanmu, karena itu janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.(QS. 3:60)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 60 &lt;br /&gt;الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلَا تَكُنْ مِنَ الْمُمْتَرِينَ (60) &lt;br /&gt;Ibnu Abu Hatim mengetengahkan dari Hasan, katanya, "Dua orang pendeta Nasrani dari Najran datang menemui Rasulullah saw. lalu tanya salah seorang di antara mereka, 'Siapakah bapak Isa?' Rasulullah saw. tidak segera menjawab sebelum memohon petunjuk kepada Tuhannya, maka diturunkan kepadanya, 'Demikianlah Kami membacakannya kepadamu, sebagian dari bukti-bukti, kerasulannya dan membacakan, Alquran yang penuh hikmah...' sampai dengan, '...di antara orang yang ragu-ragu.'" (Q.S. Ali Imran 58-60) Dan diketengahkan dari jalur Aufi dari Ibnu Abbas, katanya "Serombongan orang-orang Najran, termasuk para pemimpin dan pengiringnya, mereka datang menemui Nabi saw. lalu tanya mereka, 'Bagaimana kamu ini, kenapa kamu sebut-sebut pula sahabat kami?' Jawab Nabi, 'Siapa dia?' Ujar mereka, 'Isa! Kamu katakan dia hamba Allah!' 'Benar,' jawab Nabi pula. Tanya mereka, 'Pernahkah kamu melihat orang seperti Isa atau mendengar berita seperti yang dialaminya?' Setelah itu mereka keluar meninggalkan Nabi saw, maka datanglah Jibril, katanya kepada beliau, 'Katakanlah kepada mereka jika mereka datang kepadamu, 'Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah adalah seperti Adam...,' sampai dengan firman-Nya, 'Janganlah kamu termasuk di antara orang yang ragu-ragu!'" (Q.S. Ali Imran 59-60) Baihaqi mengetengahkan dalam Dalail dari jalur Salamah bin Abdu Yasyu' dari bapaknya seterusnya dari kakeknya bahwa Rasulullah saw. menulis surat kepada warga Najran, yakni sebelum diturunkan kepadanya surat Thasin, "Atas nama Tuhan dari Ibrahim, Ishak dan Yakub, dari Muhammad yang nabi..." Di dalamnya disebutkan, "Maka orang-orang Najran itu mengutus Syurahbil bin Wadaah Al-Hamdani, Abdullah bin Syurahbil Al-Ashbahi dan Jabbar Al-Hartsi kepada Nabi saw. Perutusan ini berangkat mendatangi Nabi saw. sehingga mereka pun saling bertanya jawab. Demikianlah tanya jawab ini terus berlangsung sampai mereka menanyakan, 'Bagaimana pendapat Anda tentang Isa?' Jawab Nabi saw., 'Sampai hari ini tak ada suatu pun pendapat saya mengenai dirinya. Tinggallah tuan-tuan di sini dulu sampai saya dapat menerangkannya!' Ternyata esok paginya Allah telah menurunkan ayat ini, 'Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah...,' sampai dengan firman-Nya, '...seraya kita memohon agar laknat Allah itu ditimpakan-Nya kepada orang-orang yang dusta.'" (Q.S. Ali Imran 59-61) Ibnu Saad mengetengahkan dalam kitab Thabaqat dari Azraq bin Qais, katanya, "Telah datang kepada Nabi saw. uskup negeri Najran bersama bawahannya, kepada mereka ditawarkannya agama Islam, Mereka menjawab, 'Sebelum Anda, kami telah Islam.' Jawab Nabi saw., 'Bohong! Ada tiga perkara yang menghalangi tuan-tuan masuk Islam, yakni ucapan tuan-tuan bahwa Allah mempunyai anak, memakan daging babi dan sujud kepada patung.' Tanya mereka, 'Siapakah bapak dari Isa?' Rasulullah tidak dapat menjawab sampai Allah menurunkan, 'Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah...,' sampai dengan firman-Nya, '...dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tangguh lagi Maha Bijaksana.' (Q.S. Ali Imran 59-62) Nabi mengajak mereka untuk saling kutuk-mengutuk, tetapi mereka menolak dan setuju akan membayar upeti lalu mereka pun kembali." &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;61  Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka katakanlah (kepadanya): `Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta.(QS. 3:61)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 61 &lt;br /&gt;فَمَنْ حَاجَّكَ فِيهِ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ فَقُلْ تَعَالَوْا نَدْعُ أَبْنَاءَنَا وَأَبْنَاءَكُمْ وَنِسَاءَنَا وَنِسَاءَكُمْ وَأَنْفُسَنَا وَأَنْفُسَكُمْ ثُمَّ نَبْتَهِلْ فَنَجْعَلْ لَعْنَةَ اللَّهِ عَلَى الْكَاذِبِينَ (61) &lt;br /&gt;Baihaqi mengetengahkan dalam Dalail dari jalur Salamah bin Abdu Yasyu' dari bapaknya seterusnya dari kakeknya bahwa Rasulullah saw. menulis surat kepada warga Najran, yakni sebelum diturunkan kepadanya surat Thasin, "Atas nama Tuhan dari Ibrahim, Ishak dan Yakub, dari Muhammad yang nabi..." Di dalamnya disebutkan, "Maka orang-orang Najran itu mengutus Syurahbil bin Wadaah Al-Hamdani, Abdullah bin Syurahbil Al-Ashbahi dan Jabbar Al-Hartsi kepada Nabi saw. Perutusan ini berangkat mendatangi Nabi saw. sehingga mereka pun saling bertanya jawab. Demikianlah tanya jawab ini terus berlangsung sampai mereka menanyakan, 'Bagaimana pendapat Anda tentang Isa?' Jawab Nabi saw., 'Sampai hari ini tak ada suatu pun pendapat saya mengenai dirinya. Tinggallah tuan-tuan di sini dulu sampai saya dapat menerangkannya!' Ternyata esok paginya Allah telah menurunkan ayat ini, 'Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah...,' sampai dengan firman-Nya, '...seraya kita memohon agar laknat Allah itu ditimpakan-Nya kepada orang-orang yang dusta.'" (Q.S. Ali Imran 59-61) Ibnu Saad mengetengahkan dalam kitab Thabaqat dari Azraq bin Qais, katanya, "Telah datang kepada Nabi saw. uskup negeri Najran bersama bawahannya, kepada mereka ditawarkannya agama Islam, Mereka menjawab, 'Sebelum Anda, kami telah Islam.' Jawab Nabi saw., 'Bohong! Ada tiga perkara yang menghalangi tuan-tuan masuk Islam, yakni ucapan tuan-tuan bahwa Allah mempunyai anak, memakan daging babi dan sujud kepada patung.' Tanya mereka, 'Siapakah bapak dari Isa?' Rasulullah tidak dapat menjawab sampai Allah menurunkan, 'Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah...,' sampai dengan firman-Nya, '...dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tangguh lagi Maha Bijaksana.' (Q.S. Ali Imran 59-62) Nabi mengajak mereka untuk saling kutuk-mengutuk, tetapi mereka menolak dan setuju akan membayar upeti lalu mereka pun kembali." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;62  Sesungguhnya ini adalah kisah yang benar, dan tak ada Tuhan selain Allah; dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS. 3:62)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 62 &lt;br /&gt;إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْقَصَصُ الْحَقُّ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلَّا اللَّهُ وَإِنَّ اللَّهَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (62) &lt;br /&gt;Ibnu Saad mengetengahkan dalam kitab Thabaqat dari Azraq bin Qais, katanya, "Telah datang kepada Nabi saw. uskup negeri Najran bersama bawahannya, kepada mereka ditawarkannya agama Islam, Mereka menjawab, 'Sebelum Anda, kami telah Islam.' Jawab Nabi saw., 'Bohong! Ada tiga perkara yang menghalangi tuan-tuan masuk Islam, yakni ucapan tuan-tuan bahwa Allah mempunyai anak, memakan daging babi dan sujud kepada patung.' Tanya mereka, 'Siapakah bapak dari Isa?' Rasulullah tidak dapat menjawab sampai Allah menurunkan, 'Sesungguhnya perumpamaan Isa di sisi Allah...,' sampai dengan firman-Nya, '...dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tangguh lagi Maha Bijaksana.' (Q.S. Ali Imran 59-62) Nabi mengajak mereka untuk saling kutuk-mengutuk, tetapi mereka menolak dan setuju akan membayar upeti lalu mereka pun kembali." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;63  Kemudian jika mereka berpaling (dari menerima kebenaran), maka sesungguhnya Allah, Maha Mengetahui siapa orang-orang yang berbuat kerusakan.(QS. 3:63)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;64  Katakanlah:` Hai Ahli Kitab, marilah kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain daripada Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: `Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang menyerahkan diri (kepada Allah)`.(QS. 3:64)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;65  Hai Ahli Kitab, mengapa kamu bantah membantah tentang hal Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak berpikir?(QS. 3:65)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 65 &lt;br /&gt;يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تُحَاجُّونَ فِي إِبْرَاهِيمَ وَمَا أُنْزِلَتِ التَّوْرَاةُ وَالْإِنْجِيلُ إِلَّا مِنْ بَعْدِهِ أَفَلَا تَعْقِلُونَ (65) &lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Ibnu Ishak dengan sanad yang berulang kali kepada Ibnu Abbas, katanya, "Pendeta-pendeta Yahudi dan orang-orang Nasrani dari Najran berkumpul di hadapan Rasulullah saw. dan berdebat di hadapannya. Kata pendeta-pendeta, 'Ibrahim itu tidak lain adalah orang Yahudi,' berkata orang-orang Nasrani bahwa Ibrahim itu tidak lain adalah orang Nasrani. Maka Allah menurunkan ayat, 'Wahai Ahli Kitab! Kenapa kamu berbantah-bantahan...'" (Q.S. Ali Imran 65) Riwayat ini dikeluarkan oleh Baihaqi dalam Dalail. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;66  Beginilah kamu, kamu ini (sewajarnya) bantah membantah tentang hal yang kamu ketahui, maka kenapa kamu bantah membantah tentang hal yang tidak kamu ketahui?; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.(QS. 3:66)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;67  Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi menyerahkan diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia dari golongan orang yang musyrik. `(QS. 3:67)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;68  Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman.(QS. 3:68)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;69  Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya.(QS. 3:69)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;70  Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenarannya).(QS. 3:70)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;71  Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui?(QS. 3:71)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 71 &lt;br /&gt;يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَلْبِسُونَ الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ (71) &lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Ibnu Ishak dari Ibnu Abbas, katanya, "Berkata Abdullah bin Shaif, Adi bin Zaid dan Harts bin Auf seorang kepada yang lain, 'Marilah kita beriman kepada apa yang telah diturunkan kepada Muhammad dan para sahabatnya di pagi hari dan kita ingkar kembali di sore hari hingga mengacaukan agama mereka, semoga mereka memperbuat pula apa yang kita perbuat lalu keluar dari agama mereka.' Maka Allah pun menurunkan pada mereka, 'Wahai Ahli Kitab! Kenapa kamu campur-adukan yang hak dengan yang batil...,' sampai dengan firman-Nya, '...dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.'" (Q.S. Ali Imran 71-73) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;72  Segolongan (lain) dari Ahli Kitab berkata (kepada sesamanya):` Perlihatkanlah (seolah-olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman (sahabat-sahabat Rasul) pada permulaan siang dan ingkarilah ia pada akhirnya, supaya mereka (orang-orang mukmin) kembali (kepada kekafiran).(QS. 3:72)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 72 &lt;br /&gt;وَقَالَتْ طَائِفَةٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ آمِنُوا بِالَّذِي أُنْزِلَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَجْهَ النَّهَارِ وَاكْفُرُوا آخِرَهُ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ (72) &lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Ibnu Ishak dari Ibnu Abbas, katanya, "Berkata Abdullah bin Shaif, Adi bin Zaid dan Harts bin Auf seorang kepada yang lain, 'Marilah kita beriman kepada apa yang telah diturunkan kepada Muhammad dan para sahabatnya di pagi hari dan kita ingkar kembali di sore hari hingga mengacaukan agama mereka, semoga mereka memperbuat pula apa yang kita perbuat lalu keluar dari agama mereka.' Maka Allah pun menurunkan pada mereka, 'Wahai Ahli Kitab! Kenapa kamu campur-adukan yang hak dengan yang batil...,' sampai dengan firman-Nya, '...dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.'" (Q.S. Ali Imran 71-73) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;73  Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah: `Sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) ialah petunjuk Allah, dan (janganlah kamu percaya) bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepadamu, dan (jangan pula kamu percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu`. Katakanlah: `Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui`;(QS. 3:73)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 73 &lt;br /&gt;وَلَا تُؤْمِنُوا إِلَّا لِمَنْ تَبِعَ دِينَكُمْ قُلْ إِنَّ الْهُدَى هُدَى اللَّهِ أَنْ يُؤْتَى أَحَدٌ مِثْلَ مَا أُوتِيتُمْ أَوْ يُحَاجُّوكُمْ عِنْدَ رَبِّكُمْ قُلْ إِنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ (73) &lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Ibnu Ishak dari Ibnu Abbas, katanya, "Berkata Abdullah bin Shaif, Adi bin Zaid dan Harts bin Auf seorang kepada yang lain, 'Marilah kita beriman kepada apa yang telah diturunkan kepada Muhammad dan para sahabatnya di pagi hari dan kita ingkar kembali di sore hari hingga mengacaukan agama mereka, semoga mereka memperbuat pula apa yang kita perbuat lalu keluar dari agama mereka.' Maka Allah pun menurunkan pada mereka, 'Wahai Ahli Kitab! Kenapa kamu campur-adukan yang hak dengan yang batil...,' sampai dengan firman-Nya, '...dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.'" (Q.S. Ali Imran 71-73) Ibnu Abu Hatim mengetengahkan dari Sadiy dari Abu Malik katanya, "Rahib-rahib Yahudi mengatakan kepada orang-orang yang menganut agama lain, 'Janganlah kamu percaya kecuali kepada orang yang mau mengikuti agamamu!' Maka Allah menurunkan, 'Sesungguhnya petunjuk itu ialah petunjuk Allah.'" (Q.S. Ali Imran 73) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;74  Allah menentukan rahmat-Nya (kenabian) kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah mempunyai karunia yang besar.(QS. 3:74)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;75  Di antara Ahli Kitab ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan: `Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi. Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.(QS. 3:75)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;76  (Bukan demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat) nya dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.(QS. 3:76)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;77  Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih.(QS. 3:77)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;78  Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan:` Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah `, padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui.(QS. 3:78)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;79  Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia:` Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya,(QS. 3:79)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;80  dan (tidak wajar pula baginya) menyuruhmu menjadikan malaikat dan para nabi sebagai tuhan. Apakah (patut) dia menyuruhmu berbuat kekafiran di waktu kamu sudah (menganut agama) Islam?`(QS. 3:80)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;81  Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi:` Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa Kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya `. Allah berfirman:` Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu? `Mereka menjawab:` Kami mengakui `. Allah berfirman:` Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu `.(QS. 3:81)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;82  Barangsiapa yang berpaling sesudah itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.(QS. 3:82)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;83  Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.(QS. 3:83)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;84  Katakanlah:` Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yaqub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri. `(QS. 3:84)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;85  Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.(QS. 3:85)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;86  Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang yang zalim.(QS. 3:86)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 86 &lt;br /&gt;كَيْفَ يَهْدِي اللَّهُ قَوْمًا كَفَرُوا بَعْدَ إِيمَانِهِمْ وَشَهِدُوا أَنَّ الرَّسُولَ حَقٌّ وَجَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ (86) &lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Nasai, Ibnu Hibban dan Hakim dari Ibnu Abbas, katanya, "Ada seorang laki-laki Ansar yang telah masuk Islam kemudian murtad lalu ia menyesal. Lalu menghubungi kaumnya, agar mereka mengirim utusan kepada Nabi saw. untuk menanyakan apakah ada kesempatan baginya buat bertobat. Maka turunlah ayat, 'Betapa Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir...,' sampai dengan firman-Nya, '...maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' Maka dikirimnya kaumnya kepada Nabi saw. dan menyatakan diri masuk Islam kembali." Musaddad mengetengahkan dalam musnadnya dan oleh Abdurrazzaq dari Mujahid, katanya, "Harits bin Suwaid datang kepada Nabi saw. lalu masuk Islam. Kemudian ia kembali kafir dan pergi kepada kaumnya, maka Allah pun menurunkan padanya ayat Alquran, 'Betapa Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir...' sampai dengan firman-Nya, '...maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' (Q.S. Ali Imran 86-89) Ayat ini dibawa oleh salah seorang warganya lalu membacakannya kepadanya. Kata Harits, 'Demi Allah, setahu saya kamu adalah seorang yang benar, tetapi Rasulullah lebih benar dari padamu, dan Allah lebih benar lagi di antara yang tiga.' Maka ia pun kembali masuk Islam dan beragama dengan baik." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;87  Mereka itu, balasannya ialah: Bahwasanya laknat Allah ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya,(QS. 3:87)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 87 &lt;br /&gt;أُولَئِكَ جَزَاؤُهُمْ أَنَّ عَلَيْهِمْ لَعْنَةَ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ (87) &lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Nasai, Ibnu Hibban dan Hakim dari Ibnu Abbas, katanya, "Ada seorang laki-laki Ansar yang telah masuk Islam kemudian murtad lalu ia menyesal. Lalu menghubungi kaumnya, agar mereka mengirim utusan kepada Nabi saw. untuk menanyakan apakah ada kesempatan baginya buat bertobat. Maka turunlah ayat, 'Betapa Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir...,' sampai dengan firman-Nya, '...maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' Maka dikirimnya kaumnya kepada Nabi saw. dan menyatakan diri masuk Islam kembali." Musaddad mengetengahkan dalam musnadnya dan oleh Abdurrazzaq dari Mujahid, katanya, "Harits bin Suwaid datang kepada Nabi saw. lalu masuk Islam. Kemudian ia kembali kafir dan pergi kepada kaumnya, maka Allah pun menurunkan padanya ayat Alquran, 'Betapa Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir...' sampai dengan firman-Nya, '...maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' (Q.S. Ali Imran 86-89) Ayat ini dibawa oleh salah seorang warganya lalu membacakannya kepadanya. Kata Harits, 'Demi Allah, setahu saya kamu adalah seorang yang benar, tetapi Rasulullah lebih benar dari padamu, dan Allah lebih benar lagi di antara yang tiga.' Maka ia pun kembali masuk Islam dan beragama dengan baik." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;88  mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh,(QS. 3:88)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 88 &lt;br /&gt;خَالِدِينَ فِيهَا لَا يُخَفَّفُ عَنْهُمُ الْعَذَابُ وَلَا هُمْ يُنْظَرُونَ (88) &lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Nasai, Ibnu Hibban dan Hakim dari Ibnu Abbas, katanya, "Ada seorang laki-laki Ansar yang telah masuk Islam kemudian murtad lalu ia menyesal. Lalu menghubungi kaumnya, agar mereka mengirim utusan kepada Nabi saw. untuk menanyakan apakah ada kesempatan baginya buat bertobat. Maka turunlah ayat, 'Betapa Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir...,' sampai dengan firman-Nya, '...maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' Maka dikirimnya kaumnya kepada Nabi saw. dan menyatakan diri masuk Islam kembali." Musaddad mengetengahkan dalam musnadnya dan oleh Abdurrazzaq dari Mujahid, katanya, "Harits bin Suwaid datang kepada Nabi saw. lalu masuk Islam. Kemudian ia kembali kafir dan pergi kepada kaumnya, maka Allah pun menurunkan padanya ayat Alquran, 'Betapa Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir...' sampai dengan firman-Nya, '...maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' (Q.S. Ali Imran 86-89) Ayat ini dibawa oleh salah seorang warganya lalu membacakannya kepadanya. Kata Harits, 'Demi Allah, setahu saya kamu adalah seorang yang benar, tetapi Rasulullah lebih benar dari padamu, dan Allah lebih benar lagi di antara yang tiga.' Maka ia pun kembali masuk Islam dan beragama dengan baik." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;89  kecuali orang-orang yang taubat, sesudah (kafir) itu dan mengadakan perbaikan. Karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. 3:89)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 89 &lt;br /&gt;إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ وَأَصْلَحُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ (89) &lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Nasai, Ibnu Hibban dan Hakim dari Ibnu Abbas, katanya, "Ada seorang laki-laki Ansar yang telah masuk Islam kemudian murtad lalu ia menyesal. Lalu menghubungi kaumnya, agar mereka mengirim utusan kepada Nabi saw. untuk menanyakan apakah ada kesempatan baginya buat bertobat. Maka turunlah ayat, 'Betapa Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir...,' sampai dengan firman-Nya, '...maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' Maka dikirimnya kaumnya kepada Nabi saw. dan menyatakan diri masuk Islam kembali." Musaddad mengetengahkan dalam musnadnya dan oleh Abdurrazzaq dari Mujahid, katanya, "Harits bin Suwaid datang kepada Nabi saw. lalu masuk Islam. Kemudian ia kembali kafir dan pergi kepada kaumnya, maka Allah pun menurunkan padanya ayat Alquran, 'Betapa Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir...' sampai dengan firman-Nya, '...maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' (Q.S. Ali Imran 86-89) Ayat ini dibawa oleh salah seorang warganya lalu membacakannya kepadanya. Kata Harits, 'Demi Allah, setahu saya kamu adalah seorang yang benar, tetapi Rasulullah lebih benar dari padamu, dan Allah lebih benar lagi di antara yang tiga.' Maka ia pun kembali masuk Islam dan beragama dengan baik." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;90  Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima taubatnya; dan mereka itulah orang-orang yang sesat.(QS. 3:90)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;91  Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang di antara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu. Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong.(QS. 3:91)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;92  Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaktian (yang sempurna), sebelum kamu manafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.(QS. 3:92)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;93  Semua makanan adalah halal bagi Bani Israil melainkan makanan yang diharamkan oleh Israil (Yaqub) untuk dirinya sendiri sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah:` (Jika kamu mengatakan ada makanan yang diharamkan sebelum turun Taurat), maka bawalah Taurat itu, lalu bacalah dia jika kamu orang-orang yang benar `.(QS. 3:93)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;94  Maka barangsiapa mengada-adakan dusta terhadap Allah sesudah itu, maka merekalah orang-orang yang zalim.(QS. 3:94)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;95  Katakanlah:` Benarlah (apa yang difirmankan) Allah `. Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik.(QS. 3:95)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;96  Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.(QS. 3:96)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;97  Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.(QS. 3:97)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 97 &lt;br /&gt;فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ (97) &lt;br /&gt;Said bin Manshur mengetengahkan dari Ikrimah, katanya, "Tatkala diturunkan ayat, 'Barang siapa yang mencari agama selain dari Islam...' (Q.S. Ali Imran 85) orang-orang Yahudi berkata, 'Kalau begitu kami ini beragama Islam.' Kata Nabi saw. kepada mereka, 'Sesungguhnya Allah telah mewajibkan naik haji itu atas kaum muslimin.' Jawab mereka, 'Tidak pernah diwajibkan atas kami,' dan mereka tidak mau menunaikannya, maka Allah menurunkan ayat, 'Dan barang siapa yang kafir, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya dari seluruh alam.'" (Q.S. Ali Imran 97) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;98  Katakanlah:` Hai Ahli Kitab, mengapa kamu ingkari ayat-ayat Allah, padahal Allah Maha menyaksikan apa yang kamu kerjakan? `.(QS. 3:98)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;99  Katakanlah:` Hai Ahli Kitab, mengapa kamu menghalang-halangi dari jalan Allah orang-orang yang telah beriman, kamu menghendakinya menjadi bengkok, padahal kamu menyaksikan? `. Allah sekali-kali tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.(QS. 3:99)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;100  Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang yang diberi Al Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman.(QS. 3:100)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;101  Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.(QS. 3:101)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 101 &lt;br /&gt;وَكَيْفَ تَكْفُرُونَ وَأَنْتُمْ تُتْلَى عَلَيْكُمْ آيَاتُ اللَّهِ وَفِيكُمْ رَسُولُهُ وَمَنْ يَعْتَصِمْ بِاللَّهِ فَقَدْ هُدِيَ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ (101) &lt;br /&gt;Faryabi dan Ibnu Abu Hatim mengetengahkan dari Ibnu Abbas, katanya, "Di masa jahiliah, di antara suku-suku Aus dan Khazraj terdapat persengketaan. Sementara mereka sedang duduk-duduk, teringatlah mereka akan peristiwa yang mereka alami, hingga mereka pun jadi marah lalu sebagian bangkit mengejar lainnya dengan senjata. Maka turunlah ayat, 'Kenapa kamu menjadi kafir...,' serta dua buah ayat berikutnya." (Q.S. Ali Imran 101-103) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;102  Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.(QS. 3:102)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 102 &lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (102) &lt;br /&gt;Faryabi dan Ibnu Abu Hatim mengetengahkan dari Ibnu Abbas, katanya, "Di masa jahiliah, di antara suku-suku Aus dan Khazraj terdapat persengketaan. Sementara mereka sedang duduk-duduk, teringatlah mereka akan peristiwa yang mereka alami, hingga mereka pun jadi marah lalu sebagian bangkit mengejar lainnya dengan senjata. Maka turunlah ayat, 'Kenapa kamu menjadi kafir...,' serta dua buah ayat berikutnya." (Q.S. Ali Imran 101-103) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;103  Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah menjinakkan antara hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.(QS. 3:103)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 103 &lt;br /&gt;وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَى شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ (103) &lt;br /&gt;Faryabi dan Ibnu Abu Hatim mengetengahkan dari Ibnu Abbas, katanya, "Di masa jahiliah, di antara suku-suku Aus dan Khazraj terdapat persengketaan. Sementara mereka sedang duduk-duduk, teringatlah mereka akan peristiwa yang mereka alami, hingga mereka pun jadi marah lalu sebagian bangkit mengejar lainnya dengan senjata. Maka turunlah ayat, 'Kenapa kamu menjadi kafir...,' serta dua buah ayat berikutnya." (Q.S. Ali Imran 101-103) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;104  Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.(QS. 3:104)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;105  Dan janganlah kamu menyerupai orang yang bercerai berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,(QS. 3:105)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;106  pada hari yang di waktu itu ada muka yang menjadi putih berseri, dan ada pula muka yang menjadi hitam muram. Adapun orang-orang yang menjadi hitam-muram mukanya (kepada mereka dikatakan):` Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu `.(QS. 3:106)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;107  Adapun orang-orang yang menjadi putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (syurga); mereka kekal di dalamnya.(QS. 3:107)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;108  Itulah ayat-ayat Allah, Kami bacakan ayat-ayat itu kepadamu dengan benar; dan tiadalah Allah berkehendak untuk menganiaya hamba-hamba-Nya.(QS. 3:108)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;109  Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.(QS. 3:109)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;110  Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.(QS. 3:110)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;111  Mereka sekali-kali tidak akan dapat membuat mudharat kepada kamu, selain dari gangguan-gangguan celaan saja, dan jika mereka berperang dengan kamu, pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah). Kemudian mereka tidak mendapat pertolongan.(QS. 3:111)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;112  Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia, dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan. Yang demikian itu karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas.(QS. 3:112)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;113  Mereka tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang).(QS. 3:113)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;114  Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang munkar dan bersegera kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh.(QS. 3:114)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;115  Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali-sekali mereka tidak dihalangi (menerima pahalanya) nya; dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.(QS. 3:115)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;116  Sesungguhnya orang-orang yang kafir baik harta mereka maupun anak-anak mereka sekali-kali tidak dapat menolak azab Allah dari mereka sedikitpun. Dan mereka adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS. 3:116)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;117  Perumpamaan harta yang mereka nafkahkan di dalam kehidupan dunia ini, adalah seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.(QS. 3:117)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;118  Hai orang-orang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.(QS. 3:118)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 118 &lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ (118) &lt;br /&gt;Ibnu Jarir dan Ibnu Ishak mengetengahkan dari Ibnu Abbas, katanya, "Beberapa orang laki-laki Islam masih juga berhubungan dengan laki-laki Yahudi disebabkan mereka bertetangga dan terikat dalam perjanjian jahiliah. Maka Allah pun menurunkan ayat yang melarang mereka mengambil orang-orang Yahudi itu sebagai teman akrab karena dikhawatirkan timbulnya fitnah atas mereka, 'Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil sebagai teman kepercayaan orang-orang yang di luar kalanganmu...'" (Q.S. Ali Imran 118). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;119  Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata:` Kami beriman `; dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka):` Matilah kamu karena kemarahanmu itu `. Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati.(QS. 3:119)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;120  Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.(QS. 3:120)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;121  Dan (ingatlah), ketika kamu berangkat pada pagi hari dari (rumah) keluargamu akan menempatkan para mukmin pada beberapa tempat untuk berperang. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,(QS. 3:121)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 121 &lt;br /&gt;وَإِذْ غَدَوْتَ مِنْ أَهْلِكَ تُبَوِّئُ الْمُؤْمِنِينَ مَقَاعِدَ لِلْقِتَالِ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ (121) &lt;br /&gt;Ibnu Abu Hatim dan Abu Ya'la mengetengahkan dari Miswar bin Makhramah, katanya, "Saya katakan kepada Abdurrahman bin Auf, 'Ceritakanlah kepada saya kisah tuan-tuan di waktu perang Uhud.' Ia menjawab, 'Bacalah setelah ayat ke 120 dari surat Ali Imran, maka di sana akan kamu dapati kisah kami,' yaitu 'Dan ingatlah ketika kamu berangkat pada pagi hari dari keluargamu buat menempatkan kaum mukminin pada beberapa tempat untuk berperang...' sampai dengan firman-Nya, '...ingatlah ketika dua golongan daripadamu bermaksud hendak mundur karena takut.' (Q.S. Ali Imran 121-122). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;122  ketika dua golongan dari padamu ingin (mundur) karena takut, padahal Allah adalah penolong bagi kedua golongan itu. Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.(QS. 3:122)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 122 &lt;br /&gt;إِذْ هَمَّتْ طَائِفَتَانِ مِنْكُمْ أَنْ تَفْشَلَا وَاللَّهُ وَلِيُّهُمَا وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ (122) &lt;br /&gt;Ibnu Abu Hatim dan Abu Ya'la mengetengahkan dari Miswar bin Makhramah, katanya, "Saya katakan kepada Abdurrahman bin Auf, 'Ceritakanlah kepada saya kisah tuan-tuan di waktu perang Uhud.' Ia menjawab, 'Bacalah setelah ayat ke 120 dari surat Ali Imran, maka di sana akan kamu dapati kisah kami,' yaitu 'Dan ingatlah ketika kamu berangkat pada pagi hari dari keluargamu buat menempatkan kaum mukminin pada beberapa tempat untuk berperang...' sampai dengan firman-Nya, '...ingatlah ketika dua golongan daripadamu bermaksud hendak mundur karena takut.' (Q.S. Ali Imran 121-122). Bukhari dan Muslim mengetengahkan dari Jabir bin Abdullah, katanya, "Terhadap kamilah diturunkan ayat, 'Ketika dua golongan di antara kamu hendak mundur karena takut.' (Q.S. Ali Imran 122) yakni golongan Bani Salamah dan Bani Haritsah." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;123  Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya.(QS. 3:123)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;124  (Ingatlah), ketika kamu mengatakan kepada orang mukmin:` Apakah tidak cukup bagi kamu Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit)? `(QS. 3:124)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 124 &lt;br /&gt;إِذْ تَقُولُ لِلْمُؤْمِنِينَ أَلَنْ يَكْفِيَكُمْ أَنْ يُمِدَّكُمْ رَبُّكُمْ بِثَلَاثَةِ آلَافٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ مُنْزَلِينَ (124) &lt;br /&gt;Ibnu Abu Hatim mengetengahkan dari Sya'bi juga oleh Ibnu Abu Syaibah dalam kitab Al-Mushannaf, "Kaum muslimin mendapat berita di hari perang Badar bahwa Karaz bin Jabir Al-Muharibi memberi bantuan kepada orang-orang musyrik hingga kaum muslimin menjadi susah karenanya, maka Allah swt. menurunkan ayat, 'Tidakkah cukup bagi kamu jika Tuhanmu menolong...' sampai dengan firman-Nya, '...yang bertanda.' (Q.S. Ali Imran 124-125). Lalu kekalahan orang-orang musyrik itu sampai ke telinga Karaz, hingga ia tidak jadi membantu kaum musyrik demikian pula kaum muslimin tidak pula jadi dibantu dengan lima ribu orang malaikat." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;125  Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang memakai tanda.(QS. 3:125)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 125 &lt;br /&gt;بَلَى إِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا وَيَأْتُوكُمْ مِنْ فَوْرِهِمْ هَذَا يُمْدِدْكُمْ رَبُّكُمْ بِخَمْسَةِ آلَافٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ مُسَوِّمِينَ (125) &lt;br /&gt;Ibnu Abu Hatim mengetengahkan dari Sya'bi juga oleh Ibnu Abu Syaibah dalam kitab Al-Mushannaf, "Kaum muslimin mendapat berita di hari perang Badar bahwa Karaz bin Jabir Al-Muharibi memberi bantuan kepada orang-orang musyrik hingga kaum muslimin menjadi susah karenanya, maka Allah swt. menurunkan ayat, 'Tidakkah cukup bagi kamu jika Tuhanmu menolong...' sampai dengan firman-Nya, '...yang bertanda.' (Q.S. Ali Imran 124-125). Lalu kekalahan orang-orang musyrik itu sampai ke telinga Karaz, hingga ia tidak jadi membantu kaum musyrik demikian pula kaum muslimin tidak pula jadi dibantu dengan lima ribu orang malaikat." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;126  Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala-bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira (kemenangan) mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS. 3:126)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;127  (Allah menolong kamu dalam perang Badar dan memberi bala bantuan itu) untuk membinasakan segolongan orang-orang yang kafir, atau untuk menjadikan mereka hina, lalu mereka kembali dengan tiada memperoleh apa-apa.(QS. 3:127)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;128  Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim.(QS. 3:128)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 128 &lt;br /&gt;لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ (128) &lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Ahmad dan Muslim dari Anas, "Salah satu gigi Nabi saw. rontok di waktu perang Uhud dan terdapat luka di wajah beliau sehingga darah pun mengalir ke bawah. Maka tanyanya, 'Bagaimana suatu kaum akan berbahagia jika mereka berani melukai Nabi mereka, padahal ia menyeru mereka kepada Tuhan mereka?' Maka Allah swt. pun menurunkan ayat, 'Tak ada urusanmu mengenai hal ini sedikit pun juga...'" (Q.S. Ali Imran 128) Diriwayatkan oleh Ahmad dan Bukhari dari Ibnu Umar, katanya, "Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda, 'Ya Allah! Kutuklah si Anu! Kutuklah Harits bin Hisyam! Ya Allah, kutuklah Suhail bin Amr! Ya Allah kutuklah Shafwan bin Umayyah!' Maka turunlah ayat, 'Tak ada urusanmu mengenai hal itu...' (Q.S. Ali Imran 128) Sehingga semua mereka itu pun diterima tobatnya oleh Allah." Diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah yang serupa dengan itu. Kata Hafizh Ibnu Hajar, "Cara menghimpun di antara kedua hadis bahwa Nabi saw. memohon kepada Allah mengenai kedua hal tersebut di dalam salatnya setelah terjadi peristiwa di waktu perang Uhud. Maka turunlah ayat ini mengenai kedua hal tersebut sekaligus, yakni tentang peristiwa yang dialaminya dan tentang doa yang diucapkannya terhadap mereka." Kata Hafizh pula, "Tetapi menghimpun ini sulit dilakukan terhadap peristiwa yang tersebut dalam hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. pernah berdoa di waktu salat subuh, 'Ya Allah! Kutuklah suku-suku Ra'al, Dzakwan dan Ushaiyah,' sampai Allah menurunkan, 'Tak ada urusanmu mengenai hal itu sedikit pun juga!'" (Q.S. Ali Imran 128) Dikatakan sulit karena ayat ini turun mengenai peristiwa Uhud, sedangkan kisah Ra'al dan Dzakwan terjadi sesudahnya. Tetapi kemudian tampak oleh saya alasan terjadinya berita demikian itu dan bahwa di sana terdapat jarak. Perkataannya "sampai Allah menurunkan," terputus dari riwayat Zuheri pada orang yang menyampaikannya dalam riwayat Muslim. Penyampaian tidak sah pada riwayat yang saya katakan itu. Katanya lagi, "Mungkin dapat dikatakan bahwa kisah mereka terjadi di belakang itu, lalu turunnya ayat terkebelakang sedikit dari sebab nuzul, kemudian barulah ia turun mengenai semua itu." Hanya mengenai sebab nuzul ini ada lagi riwayat yang dikeluarkan oleh Bukhari dalam Tarikhnya dan oleh Ibnu Ishak dari Salim bin Abdullah bin Umar katanya, "Seorang laki-laki Quraisy datang kepada Nabi saw. lalu katanya, 'Bukanlah kamu melarang orang memaki?' Lalu ia berpaling dan memutar pundaknya kepada Nabi saw. serta membukakan badan bagian bawahnya, maka Rasulullah mengutuk dan mendoakan kecelakaan baginya sehingga Allah pun menurunkan, 'Tak ada urusanmu mengenai hal itu sedikit pun...' (Q.S. Ali Imran 128) Kemudian orang itu masuk Islam dan keislamannya ternyata baik, tetapi hadis ini mursal lagi garib atau aneh." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;129  Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi ampun kepada siapa yang Dia kehendaki; Dia menyiksa siapa yang Dia kehendaki; dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. 3:129)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;130  Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.(QS. 3:130)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 130 &lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (130) &lt;br /&gt;Firman Allah swt., "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda..." (Surat Ali Imran 130) Diketengahkan oleh Faryabi dari Mujahid, katanya, "Mereka biasa berjual beli hingga waktu tertentu. Jika waktu itu telah sampai, mereka tambah harganya dan perpanjang waktunya, maka turunlah ayat, 'Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda.'" (Q.S. Ali Imran 130) Diketengahkan pula dari Atha', katanya, "Suku Tsaqif biasa berutang kepada Bani Nadhir di masa jahiliah, maka jika telah jatuh temponya, mereka katakan, 'Kami beritahu tambahan asal saja kamu perpanjang waktu pembayarannya.' Maka turunlah ayat, 'Janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda.'" (Q.S. Ali Imran 130) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;131  Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir.(QS. 3:131)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;132  Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat.(QS. 3:132)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;133  Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.(QS. 3:133)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;134  (Yaitu) orang-orang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.(QS. 3:134)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;135  Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa mereka--dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.(QS. 3:135)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;136  Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan syurga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.(QS. 3:136)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;137  Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah Allah; karena itu berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).(QS. 3:137)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;138  (Al quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.(QS. 3:138)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;139  Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.(QS. 3:139)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;140  Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejadian dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.(QS. 3:140)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 140 &lt;br /&gt;إِنْ يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِثْلُهُ وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ (140) &lt;br /&gt;Diketengahkan oleh Ibnu Abu Hatim dari Ikrimah, katanya, "Tatkala berita perang lambat sampai ke telinga kaum wanita, mereka pun pergi keluar untuk mencari-carinya. Kebetulan ada dua orang yang datang dengan mengendarai unta, maka tanya salah seorang di antara wanita itu, 'Apakah yang dilakukan oleh Rasulullah?' Kedua laki-laki itu pun berceritalah, sampai wanita itu mengatakan, 'Saya tidak peduli, apakah Allah akan menjadikan sebagian di antara hamba-hamba-Nya sebagai syuhada,' dan Alquran pun turun mengenai apa yang dikatakan wanita itu, 'Dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya sebagai syuhada.'"(Q.S. Ali Imran 140) &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;141  Dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang yang kafir.(QS. 3:141)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;142  Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.(QS. 3:142)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;143  Sesungguhnya kamu mengharapkan mati (syahid) sebelum kamu menghadapinya; (sekarang) sungguh kamu telah melihatnya dan kamu menyaksikannya.(QS. 3:143)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 143 &lt;br /&gt;وَلَقَدْ كُنْتُمْ تَمَنَّوْنَ الْمَوْتَ مِنْ قَبْلِ أَنْ تَلْقَوْهُ فَقَدْ رَأَيْتُمُوهُ وَأَنْتُمْ تَنْظُرُونَ (143) &lt;br /&gt;Ibnu Abu Hatim mengetengahkan dari jalur Aufi dari Ibnu Abbas bahwa beberapa orang sahabat laki-laki pernah berkata, "Kenapa kita tidak gugur sebagaimana sahabat-sahabat kita di waktu perang Badar," atau, "Kapan kita dapat menemui kembali suatu hari sebagaimana hari perang Badar, di mana kita dapat bertempur melawan orang-orang musyrik dan berhasil merebut kemenangan dan mendapatkan kebahagiaan, atau kita cari mati syahid, atau dua kalimat syahadat, surga atau kehidupan abadi yang penuh rezeki." Maka Allah pun membukakan kesempatan itu bagi mereka, yakni di medan perang Uhud, tetapi mereka tak dapat bertahan agak lama kecuali beberapa orang yang dikehendaki Allah di antara mereka. Maka Allah pun menurunkan ayat, "Sesungguhnya dulu kamu telah mengharapkan mati syahid..." (Q.S. Ali Imran 143) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;144  Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun; dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.(QS. 3:144)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Tafsir / Indonesia / Sebab turun / Surah Ali 'Imran 144 &lt;br /&gt;وَمَا مُحَمَّدٌ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ أَفَإِنْ مَاتَ أَوْ قُتِلَ انْقَلَبْتُمْ عَلَى أَعْقَابِكُمْ وَمَنْ يَنْقَلِبْ عَلَى عَقِبَيْهِ فَلَنْ يَضُرَّ اللَّهَ شَيْئًا وَسَيَجْزِي اللَّهُ الشَّاكِرِينَ (144) &lt;br /&gt;Ibnu Munzir mengetengahkan dari Umar, katanya, "Kami terpisah cerai-berai dari Rasulullah saw. di hari perang Uhud, lalu saya naik ke sebuah bukit. Maka saya dengar orang Yahudi mengatakan. 'Muhammad sudah terbunuh!' Maka kata saya, 'Tidak seorang pun saya dengar mengatakan bahwa Muhammad telah terbunuh, kecuali saya tebas batang lehernya!' Kemudian saya berkeliling melihat-lihat kiranya tampak Rasulullah saw. dan orang-orang telah pada pulang. Maka turunlah ayat, 'Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul...'" (Q.S. Ali Imran 144) Ibnu Abu Hatim mengetengahkan dari Rabi', katanya, "Tatkala perang Uhud mereka ditimpa malapetaka yang menyebabkan mereka luka-luka sehingga saling menanyakan tentang Nabi saw., ada orang yang mengatakan, 'Nabi telah terbunuh.' Lalu dijawab oleh beberapa orang lain, 'Sekiranya ia seorang nabi, maka dia tidak akan terbunuh.' Seru yang lain pula, 'Perangilah apa yang diperangi Nabimu sampai kamu beroleh kemenangan atau kamu pergi menyusulnya.' Maka Allah pun menurunkan ayat, 'Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul...'" (Q.S. Ali Imran 144) Baihaqi mengetengahkan dalam Dalail dari Abu Najih, "Seorang laki-laki Muhajirin lewat pada seorang laki-laki Ansar yang sedang bergelimang darah, maka tanyanya, 'Tahukah Anda bahwa Muhammad telah terbunuh?' Jawabnya, 'Sekiranya Muhammad terbunuh, beliau telah menyampaikan, risalahnya, maka berperanglah pula kamu untuk agamamu!' Maka turunlah ayat itu." Diketengahkan oleh Ibnu Rahawaih dalam Musnadnya dari Zuhri bahwa setanlah yang meneriakkan di waktu perang Uhud bahwa Muhammad telah terbunuh. Kata Kaab bin Malik, "Sayalah yang mula-mula mengenali Rasulullah saw., saya lihat kedua matanya dari balik topi besi, lalu saya serukan dengan sekeras-keras suara saya, 'Inilah Rasulullah saw. masih hidup!' Maka Allah pun menurunkan, 'Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul...'" (Q.S. Ali Imran 144). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;145  Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang tertentu waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.(QS. 3:145)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;146  Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.(QS. 3:146)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;147  Tidak ada doa mereka selain ucapan:` Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir `.(QS. 3:147)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;148  Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.(QS. 3:148)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;149  Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mentaati orang-orang yang kafir itu, niscaya mereka mengembalikan kamu ke belakang (kepada kekafiran), lalu jadilah kamu orang-orang yang rugi.(QS. 3:149)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;150  Tetapi (ikutilah Allah), Allahlah Pelindungmu, dan Dia-lah sebaik-baik Penolong.(QS. 3:150)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;151  Akan kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. Tempat kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim.(QS. 3:151)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;152  Dan sesungguhnya Allah telah memenuhi janji-Nya kepada kamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu dan mendurhakai perintah (Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai. Di antaramu ada orang yang menghendaki dunia dan di antara kamu ada orang yang menhendaki akhirat. Kemudian Allah memalingkan kamu dari mereka untuk menguji kamu; dan sesungguhnya Allah telah memaafkan kamu. Dan Allah mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas orang-orang yang beriman.(QS. 3:152)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;153  (Ingatlah) ketika kamu lari dan tidak menoleh kepada seseorangpun, sedang Rasul yang berada di antara kawan-kawanmu yang lain memanggil kamu, karena itu Allah menimpakan atas kamu kesedihan atas kesedihan, supaya kamu jangan bersedih hati terhadap apa yang luput dari pada kamu dan terhadap apa yang menimpa kamu. Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS. 3:153)  &lt;br /&gt;::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::  &lt;br /&gt; Maaf, Belum tersedia ...atau lihat pada ayat sebelumnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;154  Kemudian setelah kamu berduka-cita Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu, sedang segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri; mereka menyangka yang tidak benar terhdadap Allah seperti sangkaan jahiliyah. Mereka berkata:` Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini? `Katakanlah:` Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Allah `. Mereka menyembunyikan dalam hati mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu; mereka berkata:` Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan
